ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan sikap sopan santun pada siswa kelas IV-C di SD Negeri Utama 2 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian guru wali kelas dan 26 siswa kelas IV-C. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara serta angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru dalam menanamkan sikap sopan santun pada siswa kelas IV-C di SD Negeri Utama 2 Tarakan sudah diterapkan dengan baik melalui peran guru sebagai pendidik dan peran guru sebagai penasihat dimana guru sebagai pendidik dalam memberikan contoh sudah melakukan perannnya seperti guru melakukan pendekatan personal kemudian menjadi teladan siswa tentang baik buruknya berbicara kepada guru. Dalam melatih siswa guru sudah melakukan perannya seperti guru memberikan arahan membiasakan siswa mengucapkan kata tolong, maaf dan terimakasih, menyapa teman dengan sopan dan membudayakan senyum, salam, sapa, sopan dan santun (5S). Dalam membimbing siswa guru sudah melakukan perannya seperti guru mengamati perilaku yang tidak pantas dan tidak dapat diterima kemudian membimbing siswa. Dan peran guru sebagai penasihat ialah guru sudah memberikan masukan pada siswa yang kurang sopan saat berbicara dengan guru bahwa siswa harus menghargai perbedaan dan menghormati yang lebih tua. Guru juga memberikan masukan pada siswa yang menggunakan kata-kata kasar ketika berbicara dengan teman sebaya. Guru sudah memberikan layanan pada siswa yang membutuhkan bantuan dalam penyelesaian masalah seperti guru memahami masalah, kemudian merencanakan pemecahan dan penyelesaian masalah serta memeriksa kembali hasil yang di peroleh.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam mengurangi kejenuhan belajar siswa. Kejenuhan belajar adalah kondisi fisik dan emosional seseorang yang mengalami kelelahan atau keletihan sehingga merasakan kebosanan dan tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas belajar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Tarakan. Informan penelitian ini adalah satu orang guru bimbingan dan konseling dan informan pendukung yaitu satu siswa kelas XI yang pernah mendapatkan layanan BK terkait masalah kejenuhan belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri dari wawancara dan dokumentasi. Triangulasi data yang digunakan yaitu triangulasi sumber. Berdasarkan hasil wawancara dan dokumentasi yang dilakukan, diketahui bahwa guru bimbingan dan konseling telah berperan dengan melakukan pemberian layanan konseling individual dengan tujuan untuk meningkatkan minat belajar serta motivasi belajar siswa yang mengalami kejenuhan belajar. Setelah pemberian layanan konseling, guru bimbingan dan konseling melakukan evaluasi terhadap perubahan yang dialami siswa. Kata Kunci : Peran Guru BK, Kejenuhan Belajar
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan nilai karakter profil pelajar pancasila pada siswa kelas IV di SDN 050 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Fokus dalam penelitian ini adalah peran guru dalam menanamkan nilai karakter pada siswa SDN 050 Tarakan. Sumber data yang digunakan adalah data primer yaitu guru dan siswa sementara untuk data sekunder yaitu modul dari P5 dan juga dokumentasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif yang digunakan adalah teknik analisis interaktif miles & huberman yang terdiri dari tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru kelas IV SDN 050 Tarakan telah menjalankan perannya; 1) Peran guru sebagai educator guru telah memberikan pengajaran dan edukasi kepada siswa dalam hal pengembangan nilai karakter kerja sama mereka. 2) Peran guru sebagai leader guru telah memberikan pengaruh positif dan contoh teladan kepada siswa dalam hal pengembangan nilai karakter kerja sama mereka. 3) Peran guru sebagai motivator guru telah memberikan motivasi dan dorongan guna meningkatkan motivasi belajar kepada siswa dalam hal pengembangan nilai karakter kerja sama mereka.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Palas Utara oleh dosen pembimbing utama bapak Suprianto S. Sos., M.Pd dan ibu suriata M.Pd selaku pembimbing anggota tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yang mengalami motivasi belajar yang rendah. peran guru bimbingan dan konseling sangat penting dalam membantu siswa yg memiliki motivasi belajar yang rendah. Merencanakan program yang tepat akan membuat layanan yang di berikan efektif dan efisien. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif subjek penelitian adalah informan utama dalam penelitian ini adalah 1 orang guru bimbingan dan konseling dan 3 orang siswa SMA. Teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi,dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini ini peran guru bimbingan dan konseling dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Palas Utara sudah terlaksana dengan baik, karena guru bimbingan dan konseling sudah melaksanakan tugasnnya seperti menyusun program bimbingan dan konseling untuk meningkatkan motivasi belajar dan melaksanakan konseling individu untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.