Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MUHAMMAD

630 karya publik ditemukan.

2026: 1192025: 922024: 1152023: 1092022: 882021: 732020: 272019: 3

.

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

.

Optimasi operasi pump storage hydroelectricity pada sistem tenaga listrik

2025 · Thesis ·

Saat ini, dengan meningkatnya kebutuhan energi global dan peningkatan kesadaran akan dampak negatif penggunaan bahan bakar fosil terhadap lingkungan, kebutuhan akan penyimpanan energi yang efisien dan ramah lingkungan semakin penting. Energy storage atau penyimpanan energi menjadi solusi yang banyak diteliti dan dikembangkan dalam upaya mengatasi masalah pasokan energi yang bervariabilitas. Optimasi operasi Pump Storage Hydroelectricity (PSH) menjadi penting untuk memaksimalkan efisiensi dari sistem ini. Terdapat beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam melakukan optimasi, seperti pengaturan beban sistem, manajemen waktu pengisian dan pengosongan waduk, serta efisiensi konversi energi. Dengan menggunakan model matematika dan algoritma yang tepat, proses pengaturan operasi dapat dioptimalkan sehingga penggunaan energi dapat ditingkatkan, biaya operasional dapat ditekan, dan respon sistem terhadap perubahan permintaan energi dapat dipercepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi sistem pembangkitan dengan integrasi Pumped Storage Hydroelectricity (PSH) mampu meminimalkan biaya pembangkitan. Pada sistem IEEE 10, total daya yang dihasilkan sebesar 13.655,47 MW dengan biaya pembangkitan sebesar US$ 428.382.050,14. Penggunaan PSH menghasilkan penghematan biaya sebesar US$ 6.351.348,75 (sekitar Rp104,51 miliar) dibandingkan sistem tanpa PSH. Dynamic Economic Dispatch (DED) sendiri merupakan metode pembagian beban ekonomis yang memperhitungkan perubahan beban secara real-time, menjadikannya peningkatan dari metode Economic Dispatch (ED) konvensional.

Implikasi Sektor Ekonomi dan Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2017-2023

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor basis dan pertumbuhan penyerapan tenaga kerja di sektor ekonomi, serta pengaruh PDRB dan investasi secara parsial dan simultan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara dari tahun 2017-2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun 2017-2023. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Location Quetiont (LQ), Shift Share, dan Regresi Data Panel dengan bantuan program E-views 12. Berdasarkan hasil analisis Location Quetiont (LQ) di Kota Tarakan terdapat 2 sektor basis yaitu, sektor industri pengolahan dan jasa, Kabupaten Malinau dan Nunukan memiliki 1 sektor basis, yaitu sektor pertanian, Kabupaten Tana Tidung memiliki 2 sektor basis yaitu, sektor pertanian dan jasa, dan Kabupaten Bulungan memiliki 2 sektor basis, yaitu sektor pertanian dan industri pengolahan. Hasil analisis shift share seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara menunjukkan nilai yang positif, menandakan terjadi pertumbuhan penyerapan tenaga kerja dari tahun 2017-2023 di Provinsi Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil analisis regresi data panel diperoleh hasil secara parsial menunjukkan bahwa variabel PDRB berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara dari tahun 2017- 2023, sedangkan variabel investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara dari tahun 2017-2023. Adapun hasil secara simultan menunjukkan bahwa variabel PDRB dan investasi berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara dari tahun 2017-2023

RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI DAN MONITORING ASAP ROKOK PADA RUANGAN TERTUTUP BERBASIS INTERNET OF THINGS

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rokok merupakan salah satu permasalahan kesehatan global yang berdampak buruk bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Dalam beberapa studi kasus ditemukan bahwa ruangan tertutup sering kali menjadi tempat melakukan aktivitas merokok. Hal ini diperburuk oleh kurangnya sistem yang dapat mendeteksi dan memantau keberadaan asap rokok pada ruangan tertutup. Penelitian ini mengusulkan pengembangan sistem pendeteksi dan monitoring asap rokok pada ruangan tertutup menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Penelitian ini, menggunakan sensor MQ-2 untuk mendeteksi konsentrasi asap rokok dan gas berbahaya lainnya. Data yang diperoleh dari sensor akan dikirimkan secara real-time melalui modul NodeMCU ESP8266 ke platform Blynk untuk pemantauan jarak jauh. Untuk memastikan seluruh komponen berfungsi dengan baik dilakukan kalibrasi pada Sensor MQ-2 menggunakan regresi linear dengan nilai slope -0,44 dan intercept 1,53. Pengujian sensor ini menghasilkan nilai rata – rata error sebesar 3,76% dengan nilai akurasi rata – rata adalah 96,24%, dan mampu mendeteksi asap rokok dalam rentang 0-10.000 PPM. Konektivitas IoT melalui platform Blynk menunjukkan performa optimal dengan packet loss 0% pada jarak 1-5 meter dan latency konsisten 67-68 ms. Pada pengujian keseluruhan sistem dilakukan selama 4 jam (18:30-22:30 Wita) dengan 45 data sampel. Hasil menunjukkan sistem mampu mengklasifikasikan tingkat bahaya secara akurat: kondisi aman (48,89% data) dengan konsentrasi 21,56-49,37 PPM mengaktifkan LED hijau; kondisi sedang (31,11% data) dengan konsentrasi 50-199 PPM mengaktifkan LED kuning dan buzzer peringatan; kondisi bahaya (20,0% data) dengan konsentrasi 200-848,08 PPM mengaktifkan LED merah, buzzer panjang dan menyalakan exhaust fan. Penelitian membuktikan bahwa sistem pendeteksi dan monitoring asap rokok berbasis IoT pada ruangan tertutup telah memenuhi seluruh spesifikasi yang diharapkan.

PENGEMBANGAN SISTEM DETEKSI DAN KLASIFIKASI JENIS KELAMIN BUNGA PADA KELAPA SAWIT BERBASIS CITRA MENGGUNAKAN METODE CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kabupaten Nunukan, yang terletak di Provinsi Kalimantan Utara, khususnya di Pulau Sebatik, memiliki potensi besar dalam produksi kelapa sawit. Proses manual dalam menentukan jenis kelamin bunga kelapa sawit seringkali menyebabkan kesalahan dan ketidakefisienan. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan untuk mengembangkan sistem klasifikasi jenis kelamin bunga kelapa sawit secara otomatis berbasis citra dengan menggunakan salah satu arsitektur CNN (Convolutional Neural Network) yaitu VGG19. Dataset dalam penelitian ini menggunakan data primer yang terdiri dari 800 citra bunga kelapa sawit, masing-masing 400 citra untuk bunga jantan dan betina. Dataset kemudian diproses melalui tahapan preprocessing hingga menghasilkan total 1.164 citra baru yang digunakan untuk pelatihan model dengan pembagian proporsi 80% untuk data pelatihan, 10% untuk data validasi, dan 10% untuk data uji. Hasil pelatihan model CNN dengan arsitektur VGG19 terhadap 80% data pelatihan menunjukkan rata-rata nilai precision, recall, dan f1-score keseluruhan sebesar 100%. Begitu pula hasil evaluasi model pelatihan terhadap 10% data validasi dan 10% data uji menunjukkan nilai precision, recall, dan f1-score mencapai 100%. Namun pada saat sistem diimplementasikan menggunakan citra baru diluar dataset sebanyak 18 citra, masih terdapat kesalahan dalam mengidentifikasi bunga betina sebagai bunga jantan, sehingga menghasilkan rata-rata presisi sebesar 95%, recall 95%, dan F1-score 94%. Hasil pengujian ini menunjukkan, sistem berhasil mengklasifikasikan bunga kelamin kelapa sawit, meskipun masih terdapat kesalahan dalam implementasi sistem. Faktor kesalahan tersebut disebabkan oleh keterbatasan jumlah citra ataupun kurangnya variasi data latih. Sistem ini diharapkan dapat berkontribusi dalam bidang pertanian kelapa sawit, terutama dalam mengklasifikasikan bunga kelapa sawit.

Analisis Pengaruh Reduksi Dimensi Kompor Biomassa Plat Galvanis Terhadap Efisiensi Termal

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kompor biomassa adalah kompor yang menggunakan bahan bakar biomassa untuk menghasilkan panas melalui proses pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reduksi dimensi terhadap efisiensi termal kompor biomassa berbahan plat galvanis yang dilengkapi teknologi blower DC 12 Volt. Desain awal kompor mengacu pada penelitian Ming, Santoso, dan Nurdin (2022) dengan ukuran 50×50×55 cm³, kemudian direduksi menjadi ukuran ±40×40×40 cm³ mengacu pada kompor prime standar dari Clean Cooking Alliance (2021). Pengujian dilakukan menggunakan metode Water Boiling Test (WBT) dengan dua variasi volume air (2 liter dan 5 liter) serta tiga variasi berat bahan bakar (40%, 60%, dan 80%). Hasilnya menunjukkan bahwa reduksi dimensi kompor mampu mempertahankan fungsi dan efisiensi termal yang layak. Efisiensi termal tertinggi sebesar 14,6% pada pengujian 5 liter air dengan 60% bahan bakar. Selain itu, laju konsumsi bahan bakar spesifik (FCR) terendah adalah 13,4 g/s, menunjukkan efisiensi penggunaan bahan bakar yang lebih baik dibandingkan penelitian sebelumnya. Dengan demikian, kompor hasil reduksi ini memiliki kinerja termal yang cukup baik serta desain yang lebih ringkas dan mudah dipindahkan.

Estimasi dan Proyeksi Inflasi, Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi di Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi dan memproyeksikan inflasi, pengangguran, serta pertumbuhan ekonomi di Kota Tarakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data sekunder yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan selama periode 2015–2024. Estimasi inflasi dilakukan melalui dua pendekatan utama, yaitu PDRB Deflator dan Indeks Harga Konsumen (IHK), serta dianalisis menggunakan metode rata-rata aritmetika dan tren kuadratik. Proyeksi ke depan (2025–2030) juga dilakukan terhadap tingkat inflasi, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi dengan model kuadratik sebagai alat prediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi Kota Tarakan mengalami fluktuasi dengan puncak tertinggi sebesar 7,69% pada tahun 2022, dan turun drastis menjadi 1,97% pada 2024. Proyeksi menunjukkan tren inflasi yang stabil dan menurun hingga 1,79% pada tahun 2030. Pengangguran diproyeksikan turun dari 5,21% pada 2025 menjadi 4,79% pada 2030, sementara pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren positif, meningkat dari 5,63% menjadi 8,45% pada periode yang sama. Fenomena ekonomi ini tidak sepenuhnya mengikuti teori Kurva Phillips, karena inflasi dan pengangguran menurun secara bersamaan. Namun, hubungan negatif antara pengangguran dan pertumbuhan ekonomi selaras dengan Hukum Okun. Penelitian ini memberikan rekomendasi penting bagi pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan berbasis data, memperkuat sektor ekonomi riil, serta merancang kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat di Kota Tarakan.

ANALYSIS OF STUDENTS’ ERROR IN TRANSLATING IDIOMS FROM ENGLISH TO INDONESIA MADE BY SIXTH SEMESTER OF ENGLISH DEPARTMENT STUDENTS AT THE UNIVERSITY OF BORNEO TARAKAN

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study examines students' mistakes in translating idiomatic idioms among sixth- semester students in the English Department at the University of Borneo Tarakan. This study also explores the variables that cause these errors. This study uses qualitative content analysis techniques and the subjects are students from local A1 and A2 in the sixth semester of the English Education Department, University of Borneo Tarakan. This study employs qualitative content analysis approaches, focusing on students from local A1 and A2 in their sixth semester, majoring in English Education at the University of Borneo Tarakan. Data collection was executed via document analysis and interviews. The results of the study found that students faced many challenges in interpreting idiomatic phrases, including linguistic knowledge, cultural differences, and style constraints. This occurs as students struggle to identify the most analogous source language and to derive a meaning that aligns with the idiomatic expression. Numerous challenges arise from factors such as students' unfamiliarity with idiomatic expressions, cultural disparities between English and Indonesian, the infrequent application of these expressions in daily communication or writing, and the intricacies associated with interpreting idiomatic phrases. Finally, this study encourages lecturers and students to investigate language through vocabulary and linguistic phrases, particularly idioms, and to apply them in daily practice, both written and spoken, in and out of the classroom.

Implikasi Sektor Ekonomi dan Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2017-2023

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor basis dan pertumbuhan penyerapan tenaga kerja di sektor ekonomi, serta pengaruh PDRB dan investasi secara parsial dan simultan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara dari tahun 2017-2023. Data yang digunakan merupakan data sekunder hasil publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) dari tahun 2017-2023. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Location Quetiont (LQ), Shift Share, dan Regresi Data Panel dengan bantuan program E-views 12. Berdasarkan hasil analisis Location Quetiont (LQ) di Kota Tarakan terdapat 2 sektor basis yaitu, sektor industri pengolahan dan jasa, Kabupaten Malinau dan Nunukan memiliki 1 sektor basis, yaitu sektor pertanian, Kabupaten Tana Tidung memiliki 2 sektor basis yaitu, sektor pertanian dan jasa, dan Kabupaten Bulungan memiliki 2 sektor basis, yaitu sektor pertanian dan industri pengolahan. Hasil analisis shift share seluruh kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara menunjukkan nilai yang positif, menandakan terjadi pertumbuhan penyerapan tenaga kerja dari tahun 2017-2023 di Provinsi Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil analisis regresi data panel diperoleh hasil secara parsial menunjukkan bahwa variabel PDRB berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara dari tahun 2017- 2023, sedangkan variabel investasi tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara dari tahun 2017-2023. Adapun hasil secara simultan menunjukkan bahwa variabel PDRB dan investasi berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Utara dari tahun 2017-2023

RANCANG BANGUN POROS ENGKOL SEBAGAI TRANSMISI PADA WAVE TANK SKALA LABORATORIUM

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Wave tank merupakan perangkat laboratorium untuk mengamati perilaku gelombang permukaan. Dalam pengembangan wave tank skala laboratorium poros engkol sebagai transmisi menjadi solusi untuk memperbaiki sistem penggerak yang suda ada namun gerakan yang dihasilkan kurang maksimal. Tujuan penelitian dapat membuat dan menghitung transmisi poros engkol yang dapat menghasilkan gerakan gelombang yang baik pada wave tank skala laboratorium dengan menggunakan metode penelitian secara eksperimental. Poros engkol yang dibuat berdiameter 12 cm dengan ketebalan 3 mm menggunakan bahan plat baja dengan berat 0,2 kg dengan jari-jari lubang disk poros engkol 2 cm. Gaya total yang dihasilkan dari transmisi poros engkol adalah 12,11 N, dengan torsi sebesar 0,24 N.m yang menunjukkan bahwa poros engkol dapat dengan mudah diputar oleh motor dan menghasilkan rotasi yang stabil. Gelombang yang dihasilkan dengan rata-rata tinggi gelombang 3,2 cm pada jarak 50 cm, 2,8 cm pada jarak 70 cm, dan 2,6 cm pada jarak 90 cm. Panjang gelombang yang dihasilkan juga menunjukkan variasi, dengan rata-rata 34,6 cm pada jarak 50 cm, 35 cm pada jarak 70 cm, dan 33,4 cm pada jarak 90 cm. Penurunan tinggi dan panjang gelombang ini mengindikasikan bahwa energi gelombang mengalami penurunan saat merambat melalui air.

RANCANG BANGUN POROS ENGKOL SEBAGAI TRANSMISI PADA WAVE TANK SKALA LABORATORIUM

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wave tank merupakan perangkat laboratorium untuk mengamati perilaku gelombang permukaan. Dalam pengembangan wave tank skala laboratorium poros engkol sebagai transmisi menjadi solusi untuk memperbaiki sistem penggerak yang suda ada namun gerakan yang dihasilkan kurang maksimal. Tujuan penelitian dapat membuat dan menghitung transmisi poros engkol yang dapat menghasilkan gerakan gelombang yang baik pada wave tank skala laboratorium dengan menggunakan metode penelitian secara eksperimental. Poros engkol yang dibuat berdiameter 12 cm dengan ketebalan 3 mm menggunakan bahan plat baja dengan berat 0,2 kg dengan jari-jari lubang disk poros engkol 2 cm. Gaya total yang dihasilkan dari transmisi poros engkol adalah 12,11 N, dengan torsi sebesar 0,24 N.m yang menunjukkan bahwa poros engkol dapat dengan mudah diputar oleh motor dan menghasilkan rotasi yang stabil. Gelombang yang dihasilkan dengan rata-rata tinggi gelombang 3,2 cm pada jarak 50 cm, 2,8 cm pada jarak 70 cm, dan 2,6 cm pada jarak 90 cm. Panjang gelombang yang dihasilkan juga menunjukkan variasi, dengan rata-rata 34,6 cm pada jarak 50 cm, 35 cm pada jarak 70 cm, dan 33,4 cm pada jarak 90 cm. Penurunan tinggi dan panjang gelombang ini mengindikasikan bahwa energi gelombang mengalami penurunan saat merambat melalui air.

Evaluasi Instalasi Listrik pada Gedung Sekolah Dasar Negeri 001 Sebatik Tengah

2025 · Book ·

Listrik merupakan suatu energi yang berperan sangat penting bagi kehidupan manusia, di zaman ini hampir semua alat pendukung kehidupan manusia membutuhkan energi listrik, seperti lampu penerangan, bahkan dapat dikatakan listrik sudah menjadi kebutuhan mendasar, baik dalam kebutuhan hidup rumah tangga, industri, dan pendidikan. Contohnya seperti sekolah yang merupakan tempat pembelajaran bagi siswa-siswa dan tempat pengawasan bagi para guru, yang dimana sekolah digunakan dalam seminggu sebanyak 5-6 kali, jadi perlu diketahui bahwa fasilitas-fasilitas umum seperti lampu, kipas, speaker, dan lain-lain sangat bergantung pada energi listrik. Namun beberapa sekolah perlu evaluasi yang baik dan matang. Misalnya saja pada Sekolah Dasar Negeri 001, yang berada di Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan. Dari hasil survei yang dilakukan ada beberapa yang tidak sesuai dengan standar PUIL 2011. Dari perhitungan evaluasi pada setiap ruangan menggunakan jenis lampu TL = 36 Watt dan rata-rata ruangan memiliki 12 lampu atau 6 armatur. Untuk luas penampang kabel yang telah dievaluasi sebagian besar menggunakan 2,5 mm2 dan 4 mm2. Namun pada evaluasi ini tidak menggunakan 3 fasa dikarena beban yang tidak melebihi 11,120 Watt dari standar PLN yang digunakan. Jenis tanah adalah tanah liat dengan nilai pentahanan 0,42 ῼ dan telah memenuhi syarat standar PUIL 2011 yaitu 0,5 ῼ

Pengaruh media cangkok terhadap pertumbuhan akar cangkok tanaman mangga madu (mangifera indica L.)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis media cangkok terhadap pertumbuhan akar tanaman mangga madu (Mangifera indica L.). Teknik cangkok merupakan salah satu metode perbanyakan vegetatif yang memungkinkan tanaman memiliki sifat yang sama dengan induknya serta lebih cepat berbuah dibandingkan dengan metode generatif. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan, yaitu P0 (tanah), P1 (tanah + serbuk kayu), P2 (tanah + arang sekam), dan P3 (tanah + cocopeat), masing-masing diulang enam kali. Pengamatan dilakukan pada parameter panjang akar, jumlah akar, jumlah tunas, dan persentase keberhasilan cangkok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media cangkok berpengaruh terhadap pertumbuhan akar tanaman mangga madu (Mangifera indica L.). Media arang sekam (P2) memberikan hasil terbaik dalam meningkatkan panjang dan jumlah akar serta jumlah tunas dibandingkan perlakuan lainnya. Persentase keberhasilan cangkok mencapai 100% untuk semua perlakuan. Media arang sekam terbukti dapat mempertahankan kelembapan serta menyediakan aerasi yang baik, sehingga mendukung perkembangan akar secara optimal. Sementara itu, media cocpeat dan serbuk kayu juga memberikan hasil cukup baik tetapi tidak seoptimal arang sekam. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referansi dalam perbanyakan vegetatif tanaman mangga madu (Mangifera indica L.) menggunakan teknik cangkok dengan media yang optimal.

ANALISIS KEAMANAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK MENGGUNAKAN METODE PENETRATION TESTING EXECUTION STANDARD (STUDI KASUS SIAKAD UBT)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sistem Informasi Akademik Universitas Borneo Tarakan (SIAKAD UBT) merupakan sarana pengelolaan informasi akademik berbasis website yang digunakan oleh seluruh civitas akademik di Universitas Borneo Tarakan (UBT). SIAKAD UBT sebagai infrastruktur digital bersifat sangat vital karena menyimpan banyak data dan informasi penting sensitif di dalamnya, sehingga keamanan website SIAKAD UBT adalah hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisis keamanan melalui pengujian penetrasi (penetration testing) sehingga dapat diketahui kerentanan-kerentanan apa saja yang mungkin terdapat pada website SIAKAD UBT. Pengujian penetrasi dilakukan menggunakan metode Penetration Testing Execution Standard (PTES) agar memiliki prosedur yang sistematis, dan kerentanan yang ditemukan kemudian akan dinilai tingkat keparahannya berdasarkan standar penilaian OWASP Risk Rating Methodology sehingga dapat diketahui status kerentanan yang terdapat pada website SIAKAD UBT berada pada level Low, Medium, High, atau Critical. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kerentanan Insecure Direct Object Reference (IDOR) pada level Critical dengan skor 7.1, kerentanan Broken Access Control pada level Critical dengan skor 7.1, kerentanan Cross-Site Scripting (XSS) pada level High dengan skor 5.7, kerentanan Brute Force Attack pada level Medium dengan skor 4.8, dan kerentanan XML External Entity (XXE) pada level Low dengan skor 1.6, sehingga diperlukan perbaikan sesegera mungkin untuk mengatasi kelima kerentanan yang ditemukan. Adapun rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan dan mitigasi insiden siber dari kerentanan yang ditemukan adalah instalasi web application firewall (WAF) yang dapat melakukan pendeteksian dan pemblokiran trafik anomali seperti serangan injeksi pada URL, data input, serta serangan trafik kepada web server, melakukan perbaikan kode program dan desain sistem, membatasi akses ke direktori dan file tertentu pada web server, juga melakukan pembaruan aplikasi web server yang saat ini digunakan dan semua komponen aplikasi SIAKAD UBT seperti library dan bahasa pemrograman pada sisi back-end.

PENGEMBANGAN SISTEM PEREKAPAN DAN ANALISIS DATA RADIOSONDE (RASON) DENGAN METODE RANDOM FOREST UNTUK STASIUN METEOROLOGI BMKG KOTA TARAKAN

2025 · Thesis ·

Stasiun Meteorologi BMKG Kota Tarakan menghadapi tantangan dalam perekapan dan analisis data radiosonde yang masih dilakukan secara manual, menyebabkan inefisiensi dan potensi kesalahan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem perekapan otomatis dan analisis data radiosonde (RASON) menggunakan metode random forest untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengolahan data. Sistem terdiri dari modul impor data, analisis dengan random forest, visualisasi data, dan antarmuka pengguna berbasis GUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi perekapan data hingga 99%, dengan waktu perekapan otomatis hanya 8 detik untuk 20 baris data, dibandingkan 10 menit 24 detik pada metode manual. Akurasi klasifikasi menggunakan random forest mencapai 100% untuk indeks stabilitas atmosfer (KI, LI, SI, TT) dan 99,93% untuk CAPE, dengan nilai Precision, Recall, dan F1-Score yang tinggi, seperti 1,0000 untuk KI dan TT, serta 0,9938 untuk LI dan 0,9965 untuk CAPE. Klasifikasi keseluruhan (AllData_Class) mencapai Precision 0,9030, Recall 0,9877, dan F1-Score 0,9369. Evaluasi usabilitas dengan skor SUS rata-rata 90 menunjukkan bahwa sistem mudah digunakan dan diterima dengan baik oleh pengguna. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja BMKG Kota Tarakan, mendukung pengambilan keputusan terkait kondisi cuaca, serta menjadi solusi modern dalam analisis data meteorologi. Pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan dengan integrasi sistem prediksi cuaca ekstrem dan klasifikasi curah hujan untuk memperluas manfaatnya.

BAURAN PEMASARAN BISNIS SAYURAN HIDROPONIK DI HIDRO FARM FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025 · Book ·

ABSTRAK Penggunaan sistem hidroponik memungkinkan budidaya tanaman dilakukan di lahan sempit, seperti di pekarangan rumah, atap rumah, atau area lain yang terbatas. Demi keberlanjutan dan daya saing bisnis hidropononik diperlukan trategi pemasaran dengan pendekatan bauran pemasaran (marketing mix) Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan perpaduan komponen pemsaran yang terdiri dari produk (product), harga (price), promosi (promotion), dan lokasi (place).Penelitian bertujuan untuk mengetahui mengidentifikasi penerapan strategi bauran pemasara. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penentuan lokasi menggunakan metode purposive di Hidro Farm Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Variabel yang digunakan adalah komponen bauran pemasaran yang terdiri dari produk (product), harga (price), tempat (place) dan promosi (promotion). Hasil penelitian menunjukan dalam terdapat empat jenis sayuran organik yang dipasarkan yaitu selada, kangkung, pakcoy dan sawi dengan menggunakan teknik NFT dalam pembudidayaannya. Harga yang diterapkan memperhatikan harga pasar dan kualitas produk yang dihasilkan. Green House Fakultas Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan digunakan sebagai tempat budidaya, pengemasan dan pemasaran produk. Promosi produk lebih ditekankan pada media promosi dengan menggunakan Instagram, Facebook, broadcast WhatsApp dan Tiktok.

ANALISIS PENDAPATAN PETANI HORTIKULTURA MENTIMUN (CUCUMIS SATIVUS L ) DI DESA BALANSIKU KECAMATAN SEBATIK BARAT KABUPATEN NUNUKAN

2025 · Book ·

Mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang banyak dibudidayakan oleh petani di Desa Balansiku, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan. Potensi pengembangan tanaman ini cukup besar, namun pendapatan petani masih bervariasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis karakteristik petani mentimun di Desa Balansiku, dan (2) menghitung besaran pendapatan petani di Desa Balansiku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan pendekatan survei. Sampel yang digunakan sebanyak 25 petani mentimun yang dipilih dengan metode sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan menyebar kuesioner. Analisis data dilakukan dengan menghitung total penerimaan, total biaya produksi, dan pendapatan petani serta menggunakan Benefit-Cost Ratio (BCR) untuk menentukan kelayakan usaha tani mentimun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas petani mentimun di Desa Balansiku berada dalam kelompok usia 31-40 tahun (36%) dengan tingkat pendidikan yang didominasi oleh lulusan Sekolah Dasar (36%). Luas lahan yang digunakan berkisar antara 0,5 hingga lebih dari 1 hektar, dengan 48% petani memiliki lahan lebih dari 1 hektar. Rata-rata pendapatan total petani per musim tanam adalah Rp4.345.200,00 dengan total biaya produksi sebesar Rp1.113.800,00, sehingga pendapatan bersih yang diperoleh adalah Rp3.231.400,00. Analisis Benefit-Cost Ratio (BCR) sebesar 3,90 (>1) menunjukkan bahwa usaha tani mentimun di Desa Balansiku menguntungkan dan layak untuk dikembangkan. Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani meliputi harga jual mentimun yang stabil, tingkat produktivitas tanaman, luas lahan yang dikelola, serta kondisi lingkungan seperti cuaca dan serangan hama.

PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI WILAYAH PERAIRAN KALIMANTAN UTARA MELALUI KETERLIBATAN DIREKTORAT KEPOLISIAN PERAIRAN DAN UDARA

2025 · Book ·

Tujuan Penelitian: Untuk mengkaji kewenangan hukum Polisi Perairan sebagai wujud dari konsep penegakan hukum di wilayah Laut Territorial Provinsi Kalimantan Utara. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan kewenangan hukum dalam kerangka penegakan hukum di wilayah laut teritorial Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum normatif. Sehubungan dengan itu, maka penedekatan masalah yang digunakan adalah Pertama, pendekatan perundang-undangan, yakni melakukan analisis terhadap kewenangan hukum Polisi Perairan sebagai wujud dari konsep penegakan hukum di wilayah Laut Territorial Provinsi Kalimantan Utara melalui tinjauan beberapa undang-undang yang relevan, seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kedua, pendekatan Konseptual, melalui pendekatan ini, penulis hendak menggali serta memformulasikan konsep kewenangan hukum Polisi Perairan dalam kerangka penegakan hukum di wilayah Laut Territorial Provinsi Kalimantan Utara. Hasail penelitian menunjukkan bahwa Kewenangan Ditpolairud Polda Kalimantan Utara sebagai wujud dari konsep penegakan hukum di wilayah Laut Teritorial Provinsi Kalimantan Utara, adalah kewenangan yang merujuk Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara. Kewenangannya dalam kerangka penegakan hukum pidana khususnya penegakan hukum tindak pidana narkotika adalah sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakan hukum. Lingkup kewenangan dari Ditpolairud pada Polda Kalimantan Utara adalah melakukan penegakan hukum pidana hanya pada batas laut teritorial 12 mil laut pada kawasan Provinsi Kalimantan Utara, dimana kawasan teritorial dimaksud adalah merujuk kepada Peraturan Daerah Kalimantan Utara Nomor 4 Tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2018-2038. Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan kewenangan hukum dalam kerangka penegakan hukum di wilayah laut teritorial Provinsi Kalimantan Utara, antara lain: faktor tumpang tindihnya kewenangan; faktor Masih Kurang Memadainya Jumlah Personil Aparat Polisi Perairan; Faktor Sarana dan Prasarana..

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP JURU PARKIR ILEGAL DI KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

ABSTRAK PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP JURU PARKIR ILEGAL DI KOTA TARAKAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum terhadap juru parkir ilegal di Kota Tarakan dan bagaimana pertanggungjawaban pidana terhadap juru parkir ilegal di Kota Tarakan. Pesatnya pertumbuhan penduduk di daerah perkotaan mengakibatkan meningkatnya jumlah kendaraan sehingga menyebabkan tingginya infrastruktur yang harus disediakan oleh pemerintah kota, pada beberapa kasus di Kota Tarakan banyak di temukannya petugas parkir liar yang tidak sesuai peraturan yang berlaku sebagaimana yang di atur dalam Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 1 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Perparkiran. Metode penelitian dilakukan dengan hukum normatif yang berfokus pada norma hukum positif, sedangkan pendekatan penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi Pustaka. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa penegakan hukum pidana cukup terbilang rendah dalam aturan ini sehingga tujuan daripada pelanggaran yang tergolong pidana kurang memberi kesan penderitaan berat terhadap akibat dari perbuatan pelanggaran sehingga para juru parkir ilegal ini tidak mendapat efek jera. Sehingga perlu adanya upaya penegakan hukum yang lebih masif dari Aparat Penegak Hukum serta peran serta masyarakat dalam memberantas juru parkir ilegal yang merugikan bagi masyarakat bahkan Pemerintah Kota Tarakan bagi Pendapatan Asli Daerah dari sektor retribusi parkir.

PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI WILAYAH PERAIRAN KALIMANTAN UTARA MELALUI KETERLIBATAN DIREKTORAT KEPOLISIAN PERAIRAN DAN UDARA

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan Penelitian: Untuk mengkaji kewenangan hukum Polisi Perairan sebagai wujud dari konsep penegakan hukum di wilayah Laut Territorial Provinsi Kalimantan Utara. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan kewenangan hukum dalam kerangka penegakan hukum di wilayah laut teritorial Provinsi Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum normatif. Sehubungan dengan itu, maka penedekatan masalah yang digunakan adalah Pertama, pendekatan perundang-undangan, yakni melakukan analisis terhadap kewenangan hukum Polisi Perairan sebagai wujud dari konsep penegakan hukum di wilayah Laut Territorial Provinsi Kalimantan Utara melalui tinjauan beberapa undang-undang yang relevan, seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kedua, pendekatan Konseptual, melalui pendekatan ini, penulis hendak menggali serta memformulasikan konsep kewenangan hukum Polisi Perairan dalam kerangka penegakan hukum di wilayah Laut Territorial Provinsi Kalimantan Utara. Hasail penelitian menunjukkan bahwa Kewenangan Ditpolairud Polda Kalimantan Utara sebagai wujud dari konsep penegakan hukum di wilayah Laut Teritorial Provinsi Kalimantan Utara, adalah kewenangan yang merujuk Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang KUHAP dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara. Kewenangannya dalam kerangka penegakan hukum pidana khususnya penegakan hukum tindak pidana narkotika adalah sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakan hukum. Lingkup kewenangan dari Ditpolairud pada Polda Kalimantan Utara adalah melakukan penegakan hukum pidana hanya pada batas laut teritorial 12 mil laut pada kawasan Provinsi Kalimantan Utara, dimana kawasan teritorial dimaksud adalah merujuk kepada Peraturan Daerah Kalimantan Utara Nomor 4 Tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2018-2038. Adapun Faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan kewenangan hukum dalam kerangka penegakan hukum di wilayah laut teritorial Provinsi Kalimantan Utara, antara lain: faktor tumpang tindihnya kewenangan; faktor Masih Kurang Memadainya Jumlah Personil Aparat Polisi Perairan; Faktor Sarana dan Prasarana..