2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The waters of Tarakan Island have enormous fishery potential, it can be seen from the diversity of fish caught, these waters are one of the fishing areas with monumental fishing gear, one of which is the Amal Beach on Tarakan Island. This study aims to identify the relative abundance of fish species and classify based on the size of the pomfret (Pampus sp.) caught in the Tugu fishing gear in the Amal Coast waters of Tarakan Island. The research was carried out for 2 months from June to July 2021. The total fish caught were 2,932 fish, which were distributed in 3 phyla, 4 classes, 13 orders, 15 families, 17 genera and 18 species. The relative abundance of fish species ranged from 0.14 – 48.06%, the highest abundance of the species Panaeus merguensi 48.06%, Ilisha sp. 15.04% and Argyrosome sp. 11.94%, while the lowest abundance was from Portunus sp. 0.14%, Pseudorhombus sp. 0.31%, and Paraplausia sp. 0.38%. The total length of pomfret (Pampus sp.) caught ranged from 8.2 – 27.13 cm which was dominated by the size of 8.2 – 11.96, the pomfret caught was juvenile or immature fish with a size smaller than 15 ,9 cm.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
STUDI KASUS MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN LEARN ON DELIVERY (LOD) PADA KELAS X DI SMA MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran biologi dengan menggunakan model pembelajaran Learn On Delivery (LOD) pada kelas X dan untuk mengetahui minat belajar siswa terhadap pembelajaran biologi dengan menggunakan model pebelajaran Learn On Delivery (LOD) pada kelas X SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kuesioner, lembar observasi keterlaksanaan model pembelajaran, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan keterlaksanaan model pembelajaran Learn On Delivery (LOD) pada pertemuan pertama dikategorikan kurang dengan presentase 52% sedangkan pada pertemuan kedua dikategorkan baik dengan presentase 76% sedangkan minat belajar siswa terhadap pembelajaran biologi dengan menggunakan model pembelajaran Learn On Delivery (LOD) rata-rata kategori sangat berminat terdapat 14 siswa dengan presentase 45,16%, pada kategori berminat terdapat 11 siswa dengan presentase 35,48%, dan pada kategori cukup berminat terdapat 6 siswa dengan presentase 19,35%. Kata kunci : Minat, Model pembelajaran Learn On Delivery (LOD) A CASE STUDY OF STUDENTS’ LARNING INTEREST IN BIOLOGI LEARNING USING THE LEARN ON DELIVERY (LOD) MODEL AT CLASS X OF SMA MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL TARAKAN Abstract The purpose of this research was to determine the implementation of biology learning using the Learn on Delivery (LOD) learning model in class X, as well as student interested in learning biology using the Learn on Delivery (LOD) learning model in class X at SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. Case study research was the design of this investigation. Questionnaires, observation sheets on the execution of the learning model, documentation, and interviews were utilized as data gathering approaches. The results of this study showed that the frist meeting’s implementation of the Learn on Delivery (LOD) learning model was categorized as lacking 52%, while the second meeting’s implementation was categorized as good 76%, and student’s interest in learning biology using the Learn on Delivery (LOD) learning model was average. There were 14 students in the hight interested category with a 45.16% interest rate, 11 students were in the interested category with a 35.48% interest rate, and 6 students were in the moderately interested category with a 19.35% interest rate. Keywords: Interest, Learning on Delivery (LOD) Learning Model
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
ASUHAN KEBIDANAN KOMPRHENSIF PADA NY.N DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS ABSTRAK Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan. AKI adalah jumlah kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan dan nifas yang disebabkan oleh kehamilan, persalinan dan nifas atau pengelolaanya tetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan atau terjatuh, setiap 100.000 kelahiran hidup. Bidan diharapkan mampu memberika pelayanan secara komprehensif yang berkualitas sesuai dengan standar Asuhan Kebidanan. Asuhan komprehensif diberikan dengan tujuan untuk melakukann asuhan pelayanan kebidanan secara komprehensif sesuai standar pelayanan kebidanan sejak masa hamil, bersalin, dan neonatus dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny.N adalah melakukan asuhan kehamilan sebanyak 2 kali yaitu pada usia kehamilan 38 minggu dan 39 minggu 4 hari dengan memberikan standar 10 T. Pada kunjungan kedua tersebut klien tidak merasakan keluhan. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 31 Maret 2021 dengan keluhan perut terasa kencang-kencang dan keluar lendir darah dari jalan lahir. Proses persalinan berlangsung selama 7 jam. Asuhan pada bayi baru lahir dilakukan pada usia 3 jam dengan dilakukan pemeriksanaan ttv, pemeriksanaan fisik, dan pemeriksanaan antropometri. Bayi lahir dengan spontan, jenis kelamin perempuan, berat badan bayi 3.100 gram, dan panjang 49 cm, telah melakukan IMD pada kala I, 21 menit pada kala II, 7 menit pada kala III, dan 2 jam pada kala IV. Persalinan pada Ny.N berlangsung normal dan tidak ada penyulit., tidak ada komplikasi dan kelainan. Kemudain telah dilakukan pendokumentasian asuhan kebidanan pada Ny.N dengan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.N, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya penyulit dan kesenjangan antara teori dengan praktek asuhan kebidnana pada Ny.N.
2021 · Thesis ·
ASUHAN KEBIDANAN KOMPRHENSIF PADA NY.N DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS ABSTRAK Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan. AKI adalah jumlah kematian ibu selama masa kehamilan, persalinan dan nifas yang disebabkan oleh kehamilan, persalinan dan nifas atau pengelolaanya tetapi bukan karena sebab-sebab lain seperti kecelakaan atau terjatuh, setiap 100.000 kelahiran hidup. Bidan diharapkan mampu memberika pelayanan secara komprehensif yang berkualitas sesuai dengan standar Asuhan Kebidanan. Asuhan komprehensif diberikan dengan tujuan untuk melakukann asuhan pelayanan kebidanan secara komprehensif sesuai standar pelayanan kebidanan sejak masa hamil, bersalin, dan neonatus dengan menggunakan pendekatan manajemen kebidanan. Asuhan kebidanan yang diberikan pada Ny.N adalah melakukan asuhan kehamilan sebanyak 2 kali yaitu pada usia kehamilan 38 minggu dan 39 minggu 4 hari dengan memberikan standar 10 T. Pada kunjungan kedua tersebut klien tidak merasakan keluhan. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 31 Maret 2021 dengan keluhan perut terasa kencang-kencang dan keluar lendir darah dari jalan lahir. Proses persalinan berlangsung selama 7 jam. Asuhan pada bayi baru lahir dilakukan pada usia 3 jam dengan dilakukan pemeriksanaan ttv, pemeriksanaan fisik, dan pemeriksanaan antropometri. Bayi lahir dengan spontan, jenis kelamin perempuan, berat badan bayi 3.100 gram, dan panjang 49 cm, telah melakukan IMD pada kala I, 21 menit pada kala II, 7 menit pada kala III, dan 2 jam pada kala IV. Persalinan pada Ny.N berlangsung normal dan tidak ada penyulit., tidak ada komplikasi dan kelainan. Kemudain telah dilakukan pendokumentasian asuhan kebidanan pada Ny.N dengan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.N, dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya penyulit dan kesenjangan antara teori dengan praktek asuhan kebidnana pada Ny.N.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA KELAS VIII MTS NEGERI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan resiliensi dengan kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan yang bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Subjek dalam penelitian ini adalah 40 siswa di kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian korelasi. Skala yang digunakan adalah skala likert. Pada skala resiliensi terdapat 26 item dan skala kecerdasan interpersonal terdapat 26 item. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang linier yang dibuktikan dengan hasil uji linieritas dimana nilai signifikan kurang dari 0,05 yaitu (0,000 0,05). Selanjutnya nilai koefisien korelasi yang diperoleh dalam penelitian yaitu 0,560. Hal ini berarti menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan kecerdasan interpersonal. Kata Kunci : Resiliensi, Kecerdasan Interpersonal
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HUBUNGAN RESILIENSI DENGAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA KELAS VIII MTS NEGERI TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi dengan kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan resiliensi dengan kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan yang bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi terhadap kecerdasan interpersonal siswa kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Subjek dalam penelitian ini adalah 40 siswa di kelas VIII MTS Negeri Tarakan. Metode Penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan desain penelitian korelasi. Skala yang digunakan adalah skala likert. Pada skala resiliensi terdapat 26 item dan skala kecerdasan interpersonal terdapat 26 item. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang linier yang dibuktikan dengan hasil uji linieritas dimana nilai signifikan kurang dari 0,05 yaitu (0,000 0,05). Selanjutnya nilai koefisien korelasi yang diperoleh dalam penelitian yaitu 0,560. Hal ini berarti menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan kecerdasan interpersonal. Kata Kunci : Resiliensi, Kecerdasan Interpersonal
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Demam Berdarah Dengue merupakan infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia dengan jumlah penderita cenderung meningkat dan penyebaran yang semakin meluas. Ketidakpatuhan masyarakat melakukan tindakan pencegahan dengan melakukan upaya pemberantasan saran nyamuk diduga menjadi faktor utama tingginya penularan DBD. Anak memiliki kerentanan penularan yang relatif lebih tinggi sebagai dampak kebiasaan bermain diluar rumah. Dibutuhkan perawatan yang komprehensif bagi anak yang dirawat dirumah sakit dengan DBD melalui proses keperawatan yang berkesinambungan. Kajian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran nyata tentang penerapan proses keperawatan pada anak yang dirawat dengan DBD. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif tipe studi kasus dengan kasus tunggal pada An. R. Dalam penelitian seluruh langkah proses keperawatan dapat dijalankan secara berkesinambungan. Hasil pengkajian menunjukkan hanya gejala utama yang ditemukan pada An. R, sedang gejala penyerta tidak semua ditemukan. Didapatkan empat diagnosa keperawatan pada An. R dengan diagnosa utama berupa hipertemi yang merujuk pada kasus dan sesuai secara konseptual. Penyusunan rencana asuhan keperawatan disesuaikan dengan kondisi klien dan berdasarkan ketersediaan sarana penunjang. Seluruh rencana asuhan dapat diimpelementasikan dengan baik. Evaluasi hasil menunjukkan seluruh masalah keperawatan dapat teratasi. Dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan perbedaan yang bermakna antara kasus dengan teori pada setiap langkah proses keperawatan yang meliputi pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, penyusunan renacana keperawatan, implementasi dan evaluasi. Hal ini berarti proses keperawatan dapat dijalankan dengan baik oleh perawat.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kandungan bahan organik Karbon (C), Nitrogen (N), dan Fosfor (P) pada sedimen berperan sebagai proses fotosintesis, respirasi, serta pembentuk protein bagi tanaman. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kandungan bahan organik Karbon (C), Nitrogen (N), dan Fosfor (P) pada sedimen berdasarkan kedalaman10 cm, 20 cm, dan 30 cm di Kawasan Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dimulai pada bulan September 2019 sampai dengan Januari 2020 metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan mendeskripsikan kandungan Karbon (C), Nitrogen (N), dan Fosfor (P) pada sedimen berdasarkan kedalaman disetiap stasiun penelitian. Pengambilan sampel dilakukan di 3 titik stasiun yaitu daerah muara sungai, tengah danau, dan hulu danau dengan 3 kali pengulangan. Kandungan karbon (C) pada sedimen di kedalaman 10 cm berkisar antar 1,35 – 1.83%, kedalaman 20 cm berkisar antar 0,73 – 0,78% dan kedalaman 30 cm berkisar antar 0,81 – 1,54%. Kandungan nitrogen (N) berdasarkan kedalaman 10 cm berkisar antar 0,21 – 0,25%, kedalaman 20 cm berkisar antar 0,14 – 0,16% dan kedalaman 30 cm berkisar antar 0,18 – 0,21%. Serta kandungan fosfor (P) berdasarkan kedalaman 10 cm berkisar antar 3,71 – 5,09 mg/l, kedalaman 20 cm berkisar antar 5,15 – 5,39 mg/l dan kedalaman 30 cm berkisar antar 3,37 – 5,15 mg/l di Kawasan Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kandungan bahan organik Karbon (C), Nitrogen (N), dan Fosfor (P) pada sedimen berperan sebagai proses fotosintesis, respirasi, serta pembentuk protein bagi tanaman. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kandungan bahan organik Karbon (C), Nitrogen (N), dan Fosfor (P) pada sedimen berdasarkan kedalaman10 cm, 20 cm, dan 30 cm di Kawasan Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Penelitian ini dimulai pada bulan September 2019 sampai dengan Januari 2020 metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif dengan mendeskripsikan kandungan Karbon (C), Nitrogen (N), dan Fosfor (P) pada sedimen berdasarkan kedalaman disetiap stasiun penelitian. Pengambilan sampel dilakukan di 3 titik stasiun yaitu daerah muara sungai, tengah danau, dan hulu danau dengan 3 kali pengulangan. Kandungan karbon (C) pada sedimen di kedalaman 10 cm berkisar antar 1,35 – 1.83%, kedalaman 20 cm berkisar antar 0,73 – 0,78% dan kedalaman 30 cm berkisar antar 0,81 – 1,54%. Kandungan nitrogen (N) berdasarkan kedalaman 10 cm berkisar antar 0,21 – 0,25%, kedalaman 20 cm berkisar antar 0,14 – 0,16% dan kedalaman 30 cm berkisar antar 0,18 – 0,21%. Serta kandungan fosfor (P) berdasarkan kedalaman 10 cm berkisar antar 3,71 – 5,09 mg/l, kedalaman 20 cm berkisar antar 5,15 – 5,39 mg/l dan kedalaman 30 cm berkisar antar 3,37 – 5,15 mg/l di Kawasan Danau Manuk Bungkul Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
2020 · Thesis ·
ABSTRAK PENGARUH PENERAPAN CUSTOMER RELATIONSHIP DAN WAREHOUSE MANAGEMENT SYSTEM TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN (Studi Pada PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) di kota Tarakan) SALMIAH1 NURUL HIDAYAT S.E.,M.Sc.,Ph.D2 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran customer relationship dan warehouse management system terhadap kinerja perusahaan di PT. Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) di kota Tarakan.Ukuran sampel yang diambil sebanyak 80 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner penelitian dimana data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunkan teknik analisis regresi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa customer relationship memiliki pengaruh yang positif terhadap kinerja perusahaan serta warehouse management system juga memiliki pengaruh yang positif terhadap kinerja perusahaan.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Salmia, NPM. 15.501010.057, dengan judul skripsi “Perlindungan Hukum Terhadap Perusahaan Pembiayaan (Lessor) Dalam Perjanjian Sewa Guna Usaha (Leasing)”, dibawah bimbingan Darwis Manurung, S.H., M.Hum, dan Wiwin Dwi Ratna F, S.H.,M.Hum. Perekomonian di Indonesia yang semakin sulit membuat Pemerintah memperkenalkan suatu lembaga keuangan baru disamping bank untuk memenuhi kebutuhan modal atau dana yaitu lembaga pembiayaan. Lembaga pembiayaan Di Indonesia mulai timbul sejak Tahun 1974. Di dalam kenyataannya pembiayaan yang dilakukan oleh usaha leasing tidak sama dengan pembiayaan yang dilakukan oleh Bank. Lembaga pembiayaan yang dibentuk berdasarkan Perjanjian leasing dalam pelaksanaannya terdapat berbagai hambatan yang berdasarkan latar belakang yaitu bentuk perlindungan hukum terhadap perusahaan pembiayaan (lessor) dalam perjanjian sewa guna usaha (leasing) dan hambatan-hambatan dalam pelaksanaan perjanjian leasing. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, menggunakan pendekatan Undang-Undang, pendekatan konseptual dan pendekatan kasus dengan mengkaji dan menganalisis semua peraturan peundang-undangan yang terkait dengan isu hukum yang ditangani serta mempelajari pandangan-pandangan dan doktrin didalam ilmu hukum. Leasing merupakan salah satu bentuk usaha yang dijadikan alternatif dalam mengatasi kesulitan permodalan yang dialami oleh kalangan usahawan perseorangan maupun usahawan yang tergabung dalam suatu badan hukum. Dalam perjanjian leasing terdapat tiga pihak yang terkait yaitu lessor, lessee dan supplier. Agar mempunyai kekuatan mengikat secara hukum, maka dibuatlah suatu kontrak perjanjian bagi pihak-pihak tersebut yakni lessor dan lessee. Bentuk perlindungan hukum terhadap perusahaan pembiayaan (lessor) adalah dengan memakai alas hukum seperti yang termuat dalam Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 1169/KMK.01/1991 tentang kegiatan sewa guna usaha (leasing) dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2009 tentang lembaga pembiayaan. Sedangkan hambatan dalam pelaksanaan perjanjian leasing umumnya disebabkan oleh lessee didalam perjanjian yang dapat berupa keterlambatan pembayaran uang sewa dan adanya penggadaian barang modal dan pemindahtanganan hak sewa barang kepada pihak ketiga.