Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: Pernikahan dini
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Persepsi Remaja Tentang Dampak Pernikahan Dini Di SMPN 10 Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan dan sosial yang memiliki dampak luas bagi remaja, seperti risiko kesehatan reproduksi, putus sekolah, masalah psikologis, serta terbatasnya kondisi sosial ekonomi. Maka penting untuk memahami bagaimana persepsi remaja agar bisa menjadi landasan dalam upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi remaja tentang Dampak pernikahan dini di SMPN 10 Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei cross-sectional. Proses penelitian mencakup penyusunan alat kuesioner yang berfokus pada komponen persepsi (kognitif, afektif, konatif), uji validitas dan reliabilitas, pengumpulan data, serta analisis univariat. Responden dalam penelitian ini terdiri dari 78 siswa yang diambil dengan teknik purposive sampling dari total populasi sebesar 341 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden yaitu sebesar 55,1% memiliki pemahaman yang cukup terkait dampak pernikahan dini dalam aspek kesehatan, psikologi, pendidikan dan ekonomi. Pada aspek afektif terdapat 82,1% remaja yang menunjukkan sikap penolakan terhadap pernikahan dini, dan di aspek konatif terdapat kecenderungan yaitu sebesar 71,8% responden untuk menunda pernikahan hingga mereka dewasa. Temuan tersebut menegaskan bahwa masih perlu adanya peningkatan pendidikan yang terstruktur untuk meningkatkan pengetahuan, memperkuat sikap dan tekad remaja dalam mencegah pernikahan dini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DAMPAK PERNIKAHAN DINI DI SMA NEGERI 4 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh salah satu atau kedua pasangan sebelum mencapai usia 19 tahun, dan berdampak negatif secara psikologis, sosial, kesehatan, serta hukum. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan akses informasi dan pemahaman mengenai konsekuensi pernikahan dini, salah satunya dengan media video sebagai sarana edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan remaja putri di SMA Negeri 4 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental model one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 291 siswi, dengan sampel sebanyak 83 responden yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai dampak pernikahan dini, yaitu dari 73 orang (88,0%) dengan kategori baik pada saat pretest menjadi 81 orang (97,6%) pada posttest, dengan kenaikan sebesar 9,6%. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value 0,000 (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa edukasi menggunakan media video berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini. Media video direkomendasikan sebagai wahana edukasi yang efektif untuk mendukung upaya pencegahan pernikahan dini secara berkesinambungan melalui keterlibatan tenaga kesehatan, institusi, dan masyarakat. Kata Kunci: Media Video, Pengetahuan, Remaja Putri, Dampak Pernikahan Dini

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengembangan flipbook sebagai media untuk pencegahan pernikahan dini di SMA Negeri 1 Sebatik

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tingginya pernikahan dini di Indonesia berdasarkan data UNICEF (dalam Fachrunisa et,al, 2024) mengungkapkan bahwa pernikahan dini mencapai sekitar 1,5 juta kasus yang menempatkan Indonesia urutan ke-8 diseluruh dunia dan ASEAN. Berdasarkan hasil observasi peneliti di SMA Negeri 1 Sebatik juga terdapat sekitar 6 kasus pernikahan dini, sehingga peneliti mengembangkan sebuah media yang digunakan untuk membantu mencegah pernikahan dini. Adapun penelitian terdahulu yang mendukung pengembangan Flipbook dilakukan oleh Kodi et.al, (2019), “Pengembangan Media Flipbook Fisika Berbasis Android Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pada Topik Perpindahan Kalor’’. Hasil penelitian menunjukkan validasi oleh ahli media memperoleh presentase 85,71% dan ahli materi memperoleh presentase 82,4%, keduanya dikategorikan Sangat Layak. Selain itu hasil respon guru maupun siswa terhadap media tersebut juga dinilai Sangat Baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D yang terdiri dari tujuh tahapan yaitu, Identifikasi masalah, pengumpulan data, perancangan produk, validasi produk, revisi produk, uji coba produk dan revisi produk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan pengembangan Flipbook sebaai media untuk pencegahan pernikahan dini di SMA Negeri 1 Sebatik. Hasil validasi dari validator media diperoleh presentase sebesar 70% dengan kriteria “Layak” dan hasil validasi dari validator materi diperoleh presentase sebesar 90% dengan kriteria “Sangat Layak”. Kemudian uji coba produk pada salah satu guru Bimbingan dan Konseling dengan perolehan presentase sebesar 97% dengan kriteria “Sangat Baik” serta hasil respon dari 10 siswa kelas XII PSP 1 diperoleh rata-rata kategori “Sangat Baik”. Maka dapat disimpulkan bahwa Flipbook sebagai media untuk pencegahan pernikahan dini di SMA Negeri 1 Sebatik memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan. Sehingga untuk media Flipbook ini lebih berkembang maka diharapkan untuk peneliti selanjutnya dapat menguji keefektifannya serta dapat menambahkan materi yang lebih lengkap terkait pencegahan pernikahan dini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LAYANAN INFORMASI TERHADAP PENGETAHUAN PERNIKAHAN DINI DI SMP NEGERI TERPADU UNGGULAN 1 TANA TIDUNG

2025•

Abstrak Pernikahan dini merupakan sebuah pernikahan dibawah umur yang target persiapannya belum dikatakan maksimal persiapan fisik, persiapan mental, juga persiapan materi. Tujuan dilakukan untuk mengetahui pengaruh layanan informasi terhadap pengetahuan pernikahan dini di SMP Negeri Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan Pre-Experimental, dan desain one group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling dengan populasi penelitian sebanyak 74 siswa dan sampel berjumlah 21 siswa. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa angket tentang pernikahan dini. Analisis data dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial, menggunakan uji paired sampel t-test, dengan nilai sig (1-tailed) 0,001 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya bahwa layanan informasi efektif untuk meningkatkan pengetahuan pernikahan dini di SMP Negeri Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Berdasarkan dari hasil skor Pretest yang diperoleh 21 siswa sebagai sampel penelitian ini terdapat 2 (10%) siswa memiliki tingkat pengetahuan pernikahan rendah, 11 (52%). Pada hasil skor Posttest terdapat 2 (10%) siswa yang memiliki tingkat pernikahan dini sangat tinggi, 17 (80%) tingkatpernikahan dini rendah. Layanan informasi dapat berpengaruh terhadap pengetahuan pernikahan dini yang dilihat dari indikator yang diteliti.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Video Animasi Tebtang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asriana 2024. Pengembangan Media Video Animasi Tentang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA. Pembimbing Utama Ni Made Diah Padmi, M.Pd, Pembimbing Anggota Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penggunaan media video animasi dalam pembelajaran masih jarang dijumpai. Metode pembelajaran yang konvensional, seperti ceramah dan media leaflet cenderung monoton dan kurang menarik sehingga membuat siswa merasa bosan dan kehilangan minat terhadap proses pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih inovatif dan menarik dalam pendidikan, khususnya dalam memberikan pemahaman tentang dampak pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu media video animasi tentang pernikahan dini bagi siswa SMA, serta untuk mengetahui tingkat kelayakan media video animasi pernikahan dini sebagai media pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R & D (Research and Development) yang mengadopsi model Borg and Gall yang memiliki 10 tahapan penelitian, namun pada penelitian ini hanya menggunakan 5 tahapan saja yang terdiri dari potensi dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan bentuk awal produk, uji coba (skala terbatas) dan revisi produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA berhasil dikembangkan dengan hasil persentase validasi ahli media 92% dalam kategori “Sangat Layak” dan validasi ahli materi dengan hasil persentase 85% dalam kategori “Sangat Layak”. Sedangkan uji coba kelompok terbatas yang terdiri dari 8 siswa SMA diperoleh sebesar 78% dengan kategori “Baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pernikahan Dini Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Mansalong Kecamatan Lumbis

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Saat ini, stunting merupakan salah satu tantangan gizi terbesar dunia, terutama di negara berkembang. Stunting disebabkan oleh kekurangan gizi kronis pada anak, yang disebabkan oleh kurangnya asupan makanan dalam jangka waktu yang lama. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan adanya hubungan pernikahan usia dini ibu dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Mansalong Kecamatan Lumbis, metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non experiment dengan metode survei analitik dan pendekatan case control yang dimana sampel balita stunting sebanyak 57 responden dan sampel balita tidak stunting juga berjumlah 57 responden. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel indenpenden yaitu pernikahan dini ibu dan variabel dependen adalah stunting. Berdasarkan hasil uji korelasi menggunakan uji Chi–square didapatkan hasil tidak signifikan dengan p-value sebesar 0.430, oleh karena itu dapat ditarik kesimpulan bahwa Ho diterima yang artinya tidak ada hubungan antara pernikahan dini ibu dengan kejadian stunting pada balita

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN PROJECT PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PSIKODRAMA UNTUK MENCEGAH PERNIKAHAN DINI PADA SISWA DI SMA NEGERI 1 NUNUKAN

2024•

Arum Ramadhini Wulandari, 2024. Penerapan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Psikodrama Untuk Mencegah Pernikahan Dini Pada Siswa Si Sma Negeri 1 Nunukan. Pembimbing utama Siti Rahmi, S.Sos.I., M.Pd. pembimbing kedua Zainal Abidin Muhja, , B.IS., M.IRKH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Psikodrama untuk mencegah Pernikahan dini peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Nunukan. Pernikahan dini (early mariage) merupakan suatu pernikahan formal atau tidak formal yang dilakukan dibawah usia 18 tahun. Faktor penyebab terjadinya pernikahan dini antara lain : faktor ekonomi, Orang tua, Kecelakaan (married by accident), melanggengkan hubungan, Karena tradisi dikeluarga ( kebiasaan nikah usia dini), karena kebiasaan dan adat istadat setempat kemudian dengan adanya Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Psikodrama merupakan solusi dan merupakan sistem pendukung yang sangat baik membantu mengembangkan keterampilan pribasi, mencegah dan meyelesaikan konflik interpersonal atau menyelesaikan masalah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretetst-postest design, dengan populasi sebanyak 277 peserta didik dan menggunakan Teknik pengambilan sampel random sampling sebanyak 30 peserya didik. Teknik analisis hasil uji hipotesis Paired sample T Test yang diperoleh Ha diterima dan H0 ditolak dikarenakan nilai signifikasi 0,000 0,05 dan nilai hitung 27.176 > 2.045. sehingga ada pengaruh Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Psikodrama untuk mencegah Pernikahan dini peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Nunukan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MODUL LAYANAN DASAR BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENCEGAH PERNIKAHAN DINI UNTUK GURU BK DI SMA NEGERI 1 NUNUKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pernikahan Dini di Indonesia masih tergolong cukup tinggi. UNICEF mencatat Indonesia sebagai peringkat ke-8 di dunia dan ke-2 asean. DP3KB juga mencatat bahwa di Kalimantan Utara terdapat 135 kasus pernikahan dini. Berbagai upaya perlu dilakukan untuk mengurangi angka pernikahan dini, diantaranya dengan memberikan informasi. Penelitian dan pengembangan ini berdasarkan kurangnya pengetahuan siswa terhadap pernikahan dini dan belum tersedianya media yang berisi informasi terkait pernikahan dini. Ada berbagai media yang dapat digunakan diantaranya adalah media modul. Modul yang dikembangkan berisi tentang pengertian pernikahan dini, faktor pernikahan dini, dampak pernikahan dini dan layanan dasar bimbingan dan konseling untuk mencegah pernikahan dini yang terdiri dari layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, dan layanan konsultasi. Media modul ini dibuat agar bisa membantu guru BK dalam memberikan layanan dasar pencegahan pernikahan dini kepada peserta didik yang ada disekolah. Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pengembangan modul sebagai media untuk mencegah pernikahan dini. Pengembangan media modul ini menggunakan metode R&D atau penelitian dan pengembangan yang menghasilkan suatu produk dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementasi, Evaluasi). Subjek penelitian ini yaitu ahli media, ahli materi dan bahasa, dan satu guru BK. Hasil validasi dari ahli media, ahli materi dan bahasa diperoleh persentase sebesar 75% dengan kriteria “Layak”. Kemudian uji coba produk dilakukan pada kelompok terbatas yang terdiri dari satu subjek diperoleh persentase sebesar 89% dengan kriteria “Sangat Layak”. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa modul layanan dasar bimbingan dan konseling dalam mencegah pernikahan dini di SMA Negeri 1 Nunukan memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Dampak Pernikahan Dini Di Desa Long Loreh Malinau Selatan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pernikahan dini di Indonesia masih sangat tinggi angka kejadiannya, berdasarkan data badan pusat statistik tahun pada tahun 2018 sebanyak 1 dari 9 perempuan di Indonesia melakukan pernikahan sebelum berusia 18 tahun. Data provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2020 angka proporsi perempuan berstatus kawin atau hidup bersama sebelum usia 18 tahun yaitu 12,70%. Kurangnya pengetahuan remaja terhadap dampak pernikahan dini menyebabkan banyak remaja yang melakukan pernikahan dini atas keinginan diri sendiri, keadaan ekonomi, tingkat pendidikan rendah anak dan orang tua, pengaruh negatif dari media sosial dan pergaulan bebas remaja. Metode penelitian yaitu total sampling dengan jenis penelitian deskriptif analitik. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu menunjukan gambaran pengetahuan remaja tentang dampak pernikahan dini mayoritas 58.2% kriteria tingkat pengetahuan baik, sedangkan minoritas memiliki pengetahuan kurang (3.0%). Dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan remaja tentang pernikahan dini remaja kelas XI Desa Long Loreh Malinau Selatan baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DAMPAK PERNIKAHAN DINI DI KALANGAN REMAJA DESA LUBAK MANIS KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DAMPAK PERNIKAHAN DINI DI KALANGAN REMAJA DESA LUBAK MANIS KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU ABSTRAK Oktaviani. 2023, Pernikahan dini merupakan pernikahan dibawah umur yang target persiapannya belum bisa dikatakan maksimal karena persiapan fisik, persiapan mental, maupun materi. Pernikahan dini dikatakan sebagai pernikahan yang terburu-buru, sebab segalanya belum dipersiapkan secara matang. Remaja yang sudah menikah pada usia dini akan menimbulkan dampak yang kurang menguntungkan bagi dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dampak pernikahan dini di kalangan remaja desa lubak manis kecamatan malinau utara kabupaten malinau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini sejumlah 2 orang inisial B dan D yang merupakan remaja yang melakukan pernikahan dini. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak pernikahan dini terhadap remaja yaitu dari sisi dampak ekonomi remaja mengalami masalah perekonomian yang masih kurang terpenuhi dalam rumah tangga penghasilan yang di dapatkan hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari. Dampak kesehatan yang dialami remaja lebih kepada kesehatan mental sehingga membuat keadaan mental tidak baik dalam menghadapi masalah dalam rumah tangga. Dampak sosial remaja mengalami konflik dengan suami sehingga membuat keharmonisan dalam rumah tangga kurang baik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa dampak terhadap remaja yang melakukan pernikahan dini sangat berdampak pada kehidupan rumah tangga, banyak tantangan dan kesulitan dalam mengurus anak sehingga membuat kedua pasangan mengalami konflik karena kurangnya kesadaran dari kedua pasangan baik suami maupun istri. Kata Kunci: Dampak, Pernikahan Dini

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail