Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Newman
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS XI SMK KESEHATAN KALTARA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN LINGKARAN MENGGUNAKAN TEORI NEWMAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal persamaan lingkaran berdasarkan tahapan analisis Newman (Newman Error Analysis). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi soal tes materi persamaan lingkaran dan pedoman wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi metode, yaitu membandingkan hasil pekerjaan tes siswa dengan hasil wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa mencakup lima tahapan Newman, yaitu: (1) Kesalahan membaca (Reading Error), (2) Kesalahan memahami masalah (Comprehension Error), (3) Kesalahan transformasi (Transformation Error), (4) Kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error), dan (5) Kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding Error) dari kelima kesalahan tersebut kesalahan yang paling dominan dilakukan siswa terjadi pada tahap memahami masalah (Comprehension Error) dan juga pada tahap penulisan jawaban akhir (Encoding Error. Kesalahan tersebut terjadi disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa tehadap langkah-langkah penyelesaiaan soal pemecahan masalah, kurangnya ketelitian siswa dalam mengerjakan soal dan juga faktor kebiasaan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah. Penyebab terjadinya kesalahan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru untuk rajin melatih siswa mengerjakan soal pemecahan masalah dan tidak lupa menjelaskan ke siswa apa saja langkah-langkah dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI OPERASI HITUNG KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATERI OPERASI HITUNG KELAS IV-B SDN 032 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika pada materi operasi hitung berdasarkan prosedur Newman di kelas IV-B SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes soal cerita matematika dan wawancara. Subjek penelitian berjumlah enam siswa yang dipilih dari tiga kategori kelompok belajar, yaitu mandiri, berkembang, dan masih perlu bimbingan, dengan masing-masing kategori diwakili oleh dua siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kategori kelompok belajar memiliki karakteristik kesalahan yang berbeda. Siswa pada kelompok belajar mandiri tidak mengalami kesalahan pada tahapan membaca dan memahami masalah, namun masih mengalami kesalahan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir berupa ketidaklengkapan menuliskan model matematika, kesalahan perhitungan karena kurang teliti, serta tidak menuliskan kesimpulan secara lengkap. Kelompok belajar berkembang menunjukkan kemampuan membaca dan memahami masalah yang cukup baik, tetapi masih mengalami kesulitan pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir, terutama dalam mengubah soal cerita ke dalam model matematika, melakukan perhitungan dengan tepat, dan menuliskan kesimpulan akhir. Sementara itu, kelompok belajar masih perlu bimbingan mengalami kesalahan yang lebih kompleks pada semua tahap penyelesaian soal. Kesulitan yang dialami meliputi kelancaran membaca, memahami informasi dalam soal, menentukan model matematika, melakukan operasi hitung, serta menuliskan kesimpulan dan satuan pada jawaban akhir. Kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika paling banyak terjadi pada tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Kata Kunci : Kesalahan Siswa, Soal Cerita Matematika, Prosedur Newman, Operasi Hitung, Sekolah Dasar

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kemampuan siswa menyelesaikan masalah berbentuk soal cerita geometri menggunakan tahapan analisis newman

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa menyelesaikan masalah berbentuk soal cerita geometri menggunakan tahapan analisis newman. Tahapan Newman terdiri atas lima langkah, yaitu membaca (Reading), memahami (comperehension), transformasi (transformation), keterampilan proses (process skills), dan penulisan jawaban akhir (encoding). Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 4 siswa yang dipilih secara acak dari seluruh siswa di kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa S1 dan S2 mampu menyelesaikan tahap membaca masalah, memahami masalah dan mentransformasi masalah dengan benar namum masih mengalami kesalahan pada tahap keterampilan proses hingga berdampak pada jawaban akhir yang ditulisnya. Sedangkan S3 dan S4 belum mampu menyelesaikan soal dengan benar karena mengalami kesalahan sejak tahap memahami soal sehingga berdampak pada tahapan selanjutnya seperti transformasi, keterampilan proses hingga penulisan jawaban akhir. Kondisi tersebut disebabkan oleh ketidakmampuan siswa dalam membaca dan memahami masalah, hal ini memberikan dampak kesalahan pada tahapan-tahapan selanjutnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kesalahan Mahasiswa PGSD Universitas Borneo Tarakan Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Geometri

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan menyelesaikan soal cerita merupakan cerminan pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa, khususnya pada materi geometri. Namun, masih ditemukan kesulitan dalam penyelesaiannya secara sistematis. Jenis kesalahan tersebut dapat dianalisis melalui tahapan prosedur Newman, yaitu: membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan mahasiswa PGSD Universitas Borneo Tarakan dalam menyelesaikan soal cerita pada materi geometri. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes terkait materi geometri dengan menggunakan prosedur Newman yang dikonfirmasi melalui proses wawancara. Sebanyak 34 mahasiswa PGSD lokal A2 angkatan 2023 menjadi pertisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes terkait materi geomteri yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan tinggi, kemampuan sedang, dan kemampuan rendah. Setelah itu, peneliti memilih enam mahasiswa secara acak untuk mewakili setiap kategori kemampuan untuk diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan: (1) subjek dengan kemampuan tinggi umumnya mampu menyelesaikan soal dengan baik di semua tahap tanpa melakukan kesalahan. Subjek memahami soal dengan baik, menerapkan strategi yang sesuai, serta menuliskan jawaban akhir dengan benar; (2) pada subjek dengan kemampuan sedang ditemukan kesalahan dalam tahap transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban akhir. Hal ini disebabkan oleh pemilihan rumus yang kurang tepat, kesalahan dalam penerapan konsep, serta kelalaian dalam menuliskan satuan dan menyusun jawaban secara sistematis; (3) subjek dengan kemampuan rendah hanya mampu memahami soal pada tahap awal, dan mengalami kesulitan besar mulai dari transformasi hingga penulisan akhir. Kesalahan tersebut meliputi pemilihan rumus yang tidak sesuai, kesalahan dalam perhitungan, dan ketidakmampuan menyusun jawaban akhir dengan benar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PERKALIAN MATERI PECAHAN DI KELAS V SD 002 MUHAMMADIYAH NUNUKAN

2024•

NUR FARAH FADILA, 2024. Deskripsi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Perkalian Materi Pecahan di Kelas V SD 002 Muhammadiyah Nunukan. (Dibimbing oleh A Wilda Indra N dan Kartini) Matematika adalah mata pelajaran yang paling kompleks dan selalu dihindari, utamanya di jenjang sekolah dasar (SD). Hal tersebut terjadi karena konsep matematika bersifat abstrak, menggunakan simbol kosong dari arti, taat asas dan kontradiksi, serta perlu menggunakan pemikiran deduktif. Dampaknya, siswa sering melakukan kesalahan dalam proses penyelesaian soal, terutama pada soal cerita matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita perkalian materi pecahan. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan secara deskriptif. Fokus utama pada penelitian ini adalah membaca masalah (reading), memahami masalah (comprehension), transformasi masalah (transformation), keterampilan proses (process skill), serta penulisan jawaban (encoding). Subjek penelitian adalah kelas V SD 002 Muhammadiyah Nunukan yang berjumlah 17 orang, dan 4 diantaranya menjadi informan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, dan wawancara. Analisis data bersifat induktif dengan 4 langkah utama yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan membaca yang dilakukan adalah belum mampu menentukan kata kunci serta mengartikan kata yang diajukan dalam soal. Kesalahan memahami yang dilakukan adalah tidak mampu menuliskan apa yang “diketahui” dan “ditanyakan”, tidak mampu menjelaskan maksud dari pertanyaan; hanya menuliskan apa yang diketahui dengan simbol yang dibuat sendiri; serta mampu menuliskan hal yang ditanyakan tapi tidak sesuai dengan yang diminta soal. Kesalahan dalam keterampilan proses yang dilakukan adalah tidak tepat dalam memilih operasi hitung yang digunakan. Kesalahan dalam penulisan jawaban adalah tidak mampu menuliskan jawaban dan kesimpulan, menuliskan jawaban dan kesimpulan tapi tidak tepat, serta tidak menyertakan satuan yang sesuai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARAKAN PROSEDUR NEWMAN PADA KELAS VIII-2 SMP NEGERI 10 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan dan penyebab siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematika berdasarkan prosedur Newman pada kelas VIII-2 SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang siswa yang memiliki nilai terendah ulangan harian materi bangun ruang sisi datar. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu peneliti sendiri, adapun instrumen pembantu yaitu pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa mengalami 5 kesalahan berdasarkan analisis Newman yaitu 1) kesalahan membaca penyebabnya karena siswa masih belum dapat membaca soal dengan benar, dan tidak dapat mengartikan setiap simbol, dan tidak mengerti mana saja simbol yang ada didalam soal, tidak dapat menentukan kata-kata atau istilah, 2) kesalahan memahami penyebabnya tidak teliti menentukan apa yang diketahui, tidak memahami masalah, tidak terbiasa menuliskan apa yang ditanyakan, 3) kesalahan transformasi penyebabnya kesalahan penulisan rumus yang akan digunakan karena kurang teliti, 4) kesalahan keterampilan proses penyebabnya tidak dapat menentukan langkah-langkah apa yang akan digunakan dengan tepat dan benar, 5) kesalahan penulisan jawaban akhir penyebabnya ketidak terbiasaan siswa menuliskan jawaban diakhir.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kesulitan Belajar Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Prosedur Newman Pada Siswa Kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan

2022•

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematikan berdasarkan prosedur newman. Tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan jenis kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman pada kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan dan Mendeskripsikan faktor apa saja yang menyebabkan siswa melakukan kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman pada kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan. Penelitian melibatkan 33 siswa kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara dengan 6 subjek untuk diwawancarai. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita dan faktor penyebab berdasarkan prosedur newman. Berdasarkan hasil penelitian: 1) terdapat 4 jenis kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita yaitu kesulitan memahami masalah, kesulitan transformasi, kesulitan ketrampilan proses dan kesulitan penulisan jawaban akhir; 2) Faktor penyebab siswa mengalami kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita matematika yaitu kurang teliti, kurang hati-hati dan terburu-buru dalam menjawab soal cerita yang diberikan, dan tidak dapat melakukan proses perhitungan dengan baik dan benar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Matematika Materi FPB dan KPK pada Siswa Kelas IV SDN 017 Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam proses pembelajaran matematika sering dijumpai beberapa siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan. Salah satu kesulitan yang dimaksud adalah kesalahan siswa dalam mengerjakan soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang siswa dalam menyelesaikan soal matematika materi FPB dan KPK pada siswa kelas IV SDN 017 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes terkait materi FPB dan KPK dengan menggunakan prosedur Newman yang dikonfirmasi melalui proses wawancara. Sebanyak 22 siswa kelas IV-B menjadi partisipan dalam penelitian dan mengerjakan tes terkait FPB dan KPK yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang dan rendah. Setelah itu peneliti memilih 6 siswa untuk mewakili setiap kategori kemampuan untuk diwawancarai. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) subjek kemampuan tinggi, sedang dan rendah tidak mengalami kesalahan berdasarkan prosedur Newman jika soal langsung meminta untuk mencari FPB dan KPK dari dua bilangan; (2) terdapat kesalahan lain yang muncul diakibatkan ketidakhati-hatian subjek dalam menyelesaikan soal; (3) subjek kemampuan tinggi mengalami kesalahan transformasi karena kesulitan mengubah soal berbentuk cerita menjadi soal berbentuk matematis; (4) subjek kemampuan sedang tidak memiliki keterampilan dalam mengaplikasikan konsep KPK pada soal cerita; (5) subjek kemampuan rendah mengalami kesalahan yang diakibatkan terbalik dalam menggunakan prosedur FPB dan KPK pada soal yang berbentuk soal cerita. Penelitian ini menemukan satu jenis kesalahan lain yang berbeda dari 5 tahapan berdasarkan prosedur Newman yang dialami siswa kelas IV-B SDN 017 Tarakan dalam menyelesaikan soal matematika materi FPB dan KPK. Kesalahan Siswa, Prosedur Newman, FPB, KPK

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V DI SDN 051 TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab pertanyaan terkait kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika dengan materi pecahan berdasarkan analisis kesalahan Newman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di kelas V SDN 051 Tarakan. Informan dari penelitian ini dikelompokkan menjadi siswa dengan kemampuan tinggi, siswa dengan kemampuan sedang, dan siswa dengan kemampuan rendah. Instrumen yang digunakan seperti soal cerita matematika dan pedoman wawancara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan pada kesalahan membaca didapatkan bahwa seluruh informan tidak melakukan kesalahan pada tahap ini dikarenakan memenuhi kriteria sesuai rubrik penilaian. Kemudian, pada kesalahan memahami masalah ditemukan bahwa informan dari kriteria kemampuan sedang dan rendah melakukan kesalahan dikarenakan tidak menuliskan informasi yang diketahui dan ditanyakan. Kesalahan Transformasi merupakan kesalahan terbanyak yang dilakukan oleh seluruh informan baik dari kriteria kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pada kesalahan proses perhitungan, seluruh informan melakukan kesalahan yang dimana tidak mampu untuk menjalankan prosedur/langkah-langkah yang sistematis dan benar. Terakhir, kesalahan penulisan jawaban dilakukan oleh seluruh informan dikarenakan tidak memberikan kesimpulan dalam menyelesaikan permasalahan dalam soal. Kata Kunci: Cerita, Matematika, Newman, Pecahan, Soal Abstract The research tends to answer questions related to errors made by the students to solve math story problems with fractional materials based on Newman's error analysis. This research was descriptive qualitative. The research was conducted at class V SDN 051 Tarakan. The respondents of the research were grouped into the students with high abilities, the students with moderate abilities, and the students with low abilities. The instruments of the research were math story questions and interview guidelines. Data collection techniques were test, interview, and documentation. Data analysis techniques were data reduction, data presentation, and concluding. The results of the research showed that in reading errors found all respondents did not make mistakes because they had the criteria based on the assessment rubric. Then, in comprehension the problem errors found the respondents from the medium and low ability made mistakes because they did not write down the information that was known and asked. Transformation errors were the most common mistakes made by all respondents from the high, medium, and low ability. In the calculation process errors, all respondents made mistakes that were unable to carry out the systematic and correct procedures. Finally, writing answers errors were made by all respondents because they did not conclude the summary in solving the problems of the questions. Keywords: Math Story Problem, Story, Mathematics, Newman, Fractions, Problem

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail