Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Pendekatan Kualitatif
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS XI SMK KESEHATAN KALTARA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PERSAMAAN LINGKARAN MENGGUNAKAN TEORI NEWMAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal persamaan lingkaran berdasarkan tahapan analisis Newman (Newman Error Analysis). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang siswa kelas XI SMK Kesehatan Kaltara Tarakan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi soal tes materi persamaan lingkaran dan pedoman wawancara. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi metode, yaitu membandingkan hasil pekerjaan tes siswa dengan hasil wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa mencakup lima tahapan Newman, yaitu: (1) Kesalahan membaca (Reading Error), (2) Kesalahan memahami masalah (Comprehension Error), (3) Kesalahan transformasi (Transformation Error), (4) Kesalahan keterampilan proses (Process Skill Error), dan (5) Kesalahan penulisan jawaban akhir (Encoding Error) dari kelima kesalahan tersebut kesalahan yang paling dominan dilakukan siswa terjadi pada tahap memahami masalah (Comprehension Error) dan juga pada tahap penulisan jawaban akhir (Encoding Error. Kesalahan tersebut terjadi disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa tehadap langkah-langkah penyelesaiaan soal pemecahan masalah, kurangnya ketelitian siswa dalam mengerjakan soal dan juga faktor kebiasaan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah. Penyebab terjadinya kesalahan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi guru untuk rajin melatih siswa mengerjakan soal pemecahan masalah dan tidak lupa menjelaskan ke siswa apa saja langkah-langkah dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah matematis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI SAINS OLEH GURU SMA NEGERI DI KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembelajaran literasi sains sangat penting bagi peserta didik untuk dapat mengaplikasikan sains dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini penting untuk dilakukan mengingat pentingnya peran guru dalam meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran berbasis literasi sains yang dilakukan oleh guru SMA Negeri di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu tujuh guru Biologi SMA Negeri di Kota Tarakan dengan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh berdasarkan hasil angket dan wawancara. Hasil penelitian pada aspek pengetahuan ilmiah menunjukkan bahwa semua guru dapat membedakan istilah dalam pembelajaran literasi sains dan pada aspek keterampilan proses intelektual dalam indikator menghasilkan prinsip melalui induksi menunjukkan semua guru dapat menjelaskan fenomena hasil pengamatan, dalam indikator mengidentifikasi dan mengontrol variabel menunjukkan bahwa dua orang guru mengalami kendala dalam mengidentifikasi dan mengontrol variabel dan lima guru lainnya dapat mengidentifikasi dan mengontrol variabel, dalam indikator mengkontruksi grafik dan menemukan hubungan menunjukkan bahwa semua dapat mentransformasikan data ke dalam bentuk tabel/grafik, dalam indikator mendesain dan memimpin investigasi menunjukan bahwa tiga orang guru tidak mendesain sendiri, tiga guru lainnya mendesain sendiri dan satu guru lainnya kadang mendesain sendiri dan kadang tidak mendesain sendiri langkah-langkah praktikum, pada indikator menggunakan teknologi dan kepastian dalam investigasi menunjukkan bahwa satu orang guru tidak memanfaatkan peralatan laboratorium dan teknologi dan enam guru lainnya memanfaatkan peralatan dan teknologi dalam melakukan pengamatan serta dalam indikator penarikan kesimpulan dari fakta-fakta menunjukkan bahwa semua guru membuat kesimpulan berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh dari hasil pengamatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail