Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NUR FARAH FADILA

2 karya publik ditemukan.

2024: 2

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PERKALIAN MATERI PECAHAN DI KELAS V SD 002 MUHAMMADIYAH NUNUKAN

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

NUR FARAH FADILA, 2024. Deskripsi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Perkalian Materi Pecahan di Kelas V SD 002 Muhammadiyah Nunukan. (Dibimbing oleh A Wilda Indra N dan Kartini) Matematika adalah mata pelajaran yang paling kompleks dan selalu dihindari, utamanya di jenjang sekolah dasar (SD). Hal tersebut terjadi karena konsep matematika bersifat abstrak, menggunakan simbol kosong dari arti, taat asas dan kontradiksi, serta perlu menggunakan pemikiran deduktif. Dampaknya, siswa sering melakukan kesalahan dalam proses penyelesaian soal, terutama pada soal cerita matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita perkalian materi pecahan. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan secara deskriptif. Fokus utama pada penelitian ini adalah membaca masalah (reading), memahami masalah (comprehension), transformasi masalah (transformation), keterampilan proses (process skill), serta penulisan jawaban (encoding). Subjek penelitian adalah kelas V SD 002 Muhammadiyah Nunukan yang berjumlah 17 orang, dan 4 diantaranya menjadi informan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, dan wawancara. Analisis data bersifat induktif dengan 4 langkah utama yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan membaca yang dilakukan adalah belum mampu menentukan kata kunci serta mengartikan kata yang diajukan dalam soal. Kesalahan memahami yang dilakukan adalah tidak mampu menuliskan apa yang “diketahui” dan “ditanyakan”, tidak mampu menjelaskan maksud dari pertanyaan; hanya menuliskan apa yang diketahui dengan simbol yang dibuat sendiri; serta mampu menuliskan hal yang ditanyakan tapi tidak sesuai dengan yang diminta soal. Kesalahan dalam keterampilan proses yang dilakukan adalah tidak tepat dalam memilih operasi hitung yang digunakan. Kesalahan dalam penulisan jawaban adalah tidak mampu menuliskan jawaban dan kesimpulan, menuliskan jawaban dan kesimpulan tapi tidak tepat, serta tidak menyertakan satuan yang sesuai.

DESKRIPSI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PERKALIAN MATERI PECAHAN DI KELAS V SD 002 MUHAMMADIYAH NUNUKAN

2024 · Thesis ·

NUR FARAH FADILA, 2024. Deskripsi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Perkalian Materi Pecahan di Kelas V SD 002 Muhammadiyah Nunukan. (Dibimbing oleh A Wilda Indra N dan Kartini) Matematika adalah mata pelajaran yang paling kompleks dan selalu dihindari, utamanya di jenjang sekolah dasar (SD). Hal tersebut terjadi karena konsep matematika bersifat abstrak, menggunakan simbol kosong dari arti, taat asas dan kontradiksi, serta perlu menggunakan pemikiran deduktif. Dampaknya, siswa sering melakukan kesalahan dalam proses penyelesaian soal, terutama pada soal cerita matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita perkalian materi pecahan. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan secara deskriptif. Fokus utama pada penelitian ini adalah membaca masalah (reading), memahami masalah (comprehension), transformasi masalah (transformation), keterampilan proses (process skill), serta penulisan jawaban (encoding). Subjek penelitian adalah kelas V SD 002 Muhammadiyah Nunukan yang berjumlah 17 orang, dan 4 diantaranya menjadi informan penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, dan wawancara. Analisis data bersifat induktif dengan 4 langkah utama yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan membaca yang dilakukan adalah belum mampu menentukan kata kunci serta mengartikan kata yang diajukan dalam soal. Kesalahan memahami yang dilakukan adalah tidak mampu menuliskan apa yang “diketahui” dan “ditanyakan”, tidak mampu menjelaskan maksud dari pertanyaan; hanya menuliskan apa yang diketahui dengan simbol yang dibuat sendiri; serta mampu menuliskan hal yang ditanyakan tapi tidak sesuai dengan yang diminta soal. Kesalahan dalam keterampilan proses yang dilakukan adalah tidak tepat dalam memilih operasi hitung yang digunakan. Kesalahan dalam penulisan jawaban adalah tidak mampu menuliskan jawaban dan kesimpulan, menuliskan jawaban dan kesimpulan tapi tidak tepat, serta tidak menyertakan satuan yang sesuai.