Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Budaya Lokal
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA BIG BOOK BERBASIS LITERASI BUDAYA LOKAL UNTUK MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA KELAS VII 3 SMP NEGERI 11 TARAKAN

2026•

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Big Book berbasis literasi budaya lokal serta mengetahui kelayakan dan keefektifannya dalam meningkatkan minat baca siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa dan terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik serta berbasis budaya lokal dalam pembelajaran muatan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli materi, ahli bahasa, serta siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book berbasis literasi budaya lokal memperoleh kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 90%, dan ahli bahasa sebesar 98%, dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 92,67%. Hasil uji coba terbatas memperoleh respon siswa sebesar 83,1% dan uji coba lapangan sebesar 81,61%, yang keduanya termasuk kategori sangat menarik. Selain itu, hasil analisis keefektifan menggunakan N-Gain memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,70 yang termasuk kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media Big Book berbasis literasi budaya lokal efektif dalam meningkatkan minat baca siswa serta mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, aktif, dan bermakna melalui pengenalan budaya lokal Suku Tidung. Kata Kunci: Big Book, literasi budaya lokal, minat baca, media pembelajaran, budaya Tidung.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh teknik sosiodrama bermuatan nilai siri na pacce terhadap kecemasan sosial siswa kelas XI SMA 1 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama bermuatan nilai Siri’ Na Pacce terhadap kecemasan sosial pada siswa SMA Negeri 1 Tarakan. Kecemasan sosial merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan rasa takut berlebihan terhadap penilaian negatif orang lain, penghindaran interaksi, serta gejala fisik seperti gugup, gemetar, dan berkeringat. Nilai Siri’ Na Pacce, yang berakar dari budaya Bugis, mengandung makna menjaga martabat (siri’) dan menumbuhkan empati serta solidaritas (pacce), sehingga relevan untuk membantu siswa mengatasi kecemasan sosial. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa SMA Negeri 1 Tarakan, dengan sampel yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala kecemasan sosial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan uji hipotesis untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik sosiodrama berbasis nilai Siri’ Na Pacce berpengaruh signifikan dalam menurunkan kecemasan sosial siswa. Siswa yang mengikuti sosiodrama mengalami peningkatan keberanian tampil di depan umum, berkurangnya rasa takut terhadap evaluasi negatif, serta meningkatnya empati dan keterampilan sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai budaya lokal Siri’ Na Pacce dalam teknik sosiodrama dapat menjadi strategi efektif dan kontekstual dalam layanan bimbingan kelompok untuk mengurangi kecemasan sosial siswa. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan teori bimbingan konseling berbasis budaya serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya. KATA KUNCI : Sosiodrama, Siri’ Na Pacce, Kecemasan Sosial, Bimbingan Kelompok, Budaya Lokal

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Prosesi Ritual Masyarakat Adat Jawa Pada Tradisi Selamatan Bumi di Desa Karang Agung Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara (Kajian Folklor)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosesi ritual, makna, dan peran masyarakat dalam tradisi Selamatan Bumi masyarakat adat Jawa di Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Tradisi Selamatan Bumi merupakan warisan budaya turun-temurun yang berfungsi sebagai media ungkapan rasa syukur, permohonan keselamatan, serta upaya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan. Penelitian ini menggunakan landasan teori folklor yang dikemukakan oleh Endraswara dan Danandjaja, dengan fokus pada bentuk folklor sebagian lisan dan folklor bukan lisan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta dokumentasi kegiatan ritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi Selamatan Bumi terdiri atas beberapa tahapan prosesi, seperti penetapan tanggal, pembacaan doa (dongani), ikrar, pemotongan tumpeng, hingga pertunjukan kesenian tradisional. Temuan data menunjukkan terdapat 15 bentuk folklor sebagian lisan dan 16 bentuk folklor bukan lisan yang memiliki makna simbolik dan nilai filosofis. Tradisi ini berperan sebagai sarana pelestarian budaya, penguatan solidaritas sosial, serta media pendidikan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan demikian, Selamatan Bumi masih relevan dan penting untuk dilestarikan di tengah perubahan sosial masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS MAKNA SIMBOL TARIAN LALATIP SUKU DAYAK TAHOL DESA MANSALONG KECAMATAN LUMBIS KABUPATEN NUNUKAN KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS MAKNA SIMBOL TARIAN LALATIP SUKU DAYAK TAHOL DESA MANSALONG KECAMATAN LUMBIS KABUPATEN NUNUKAN KALIMANTAN UTARA (KAJIAN SEMIOTIK) ABSTRAK NOVIA PUTRI SARI, 2025 Analisis Makna Simbol Tarian Lalatip Suku Dayak Tahol Desa Mansalong Kecamatan Lumbis Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara (Kajian Semiotik). Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan (dibimbing oleh Dr. Erna Wahyuni, S.S., M.A. dan Rita Kumala Sari, M.Pd.). Penelitian ini berutujuan untuk menganalisis makna simbol dalam tarian Lalatip yang merupakan warisan budaya dari Suku Dayak Tahol di Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Tarian ini mengandung berbagai tanda simbolik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkap makna yang terkandung didalam tarian Lalatip, serta memberikan kontribusi terhadap pemahaman dan pelestarian budaya lokal. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap elemen dalam tarian Lalatip memiliki makna simbolis yang mendalam, seperti simbol yang terdapat pada tarian Lalatip, yaitu alat musik gong dimaknai sebagai kekuatan leluhur, pakaian dengan motif manik-manik dimaknai sebagai persatuan dan estetika tradisional, sedangkan gerakan tari yang lincah dimaknai sebagai ketangkasan prajurit dalam menghadapi ancaman. Jumlah data yang dianalisis pada taria Lalatip, yaitu meliputi alat musik gong besar, gong sedang, gong kecil sebanyak 3 data, pakaian penari pria baju pupulut dan abagh sebanyak 2 data, pakaian penari wanita baju linantian dan rok linantian sebanyak 2 data, aksesoris penari laki-laki memiliki 5 data yaitu tupi susunduk, rarangkol/jangkol, holong sulou, papakol nulongon, papakol nukalayon, aksesoris penari wanita memiliki 7 data, yaitu salupai, inting-inting, Sulampoi, holong sulou, pipirot ringgit, pipirot sungkayon, batik nu popok, properti memiliki 7 data yaitu taut lalatip, perisai, mandau, sapuk, pingulu nu sapuk, papakol nu mato, tuntung nu agung dan gerakan tari memiliki 10 data. Keseluruhan data yang didapatkan pada penelitian ini adalah 36 data, penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan baru bagi pembaca mengenai pentingnya menjaga dan memahami simbolisme dalam seni tradisional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Designing of English Language Literacy for Eighth Grade Students based on Local Culture at North Borneo

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran modul literasi bahasa Inggris berbasis kebudayaan lokal untuk siswa kelas delapan di SMP Negeri 1 Lumbis serta menghasilkan produk media pembelajaran yang layak dari aspek desain dan materi. Penelitian ini merupakan Penelitian Pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap (1) Analysis; (2) Design; (3) Development; (4) Implementation; dan (5) Evaluation. Penelitian ini akan diujicobakan pada siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Lumbis. Dengan teknik pengambilan data uji coba one-to-one formative evaluation, small evaluation group test, dan field group evaluation. Instrumen penelitian ini menggunakan angket kebutuhan siswa, lembar wawancara, angket validasi ahli materi dan bahasa, angket validasi ahli desain, angket validasi praktisi, dan angket respon siswa. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan bahasa, ahli media dan praktisi pembelajaran Bahasa Inggris yaitu guru kelas VIII-A SMP Negeri 1 Lumbis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kelayakan English Module Literacy Based on Local Culture sebagai media berdasarkan penilaian: 1) Ahli materi dan bahasa diperoleh total skor 70,00 yang dipresentasekan mendapatkan nilai 87,5% dengan kualifikasi “Sangat Layak”, 2) Ahli media diperoleh total skor 49,00 dengan presentase 82% dikualifikasikan “Sangat Layak”, dan 3) Praktisi pembelajaran Bahasa Inggris diperoleh total skor 50,00 yang dipresentasekan mendapatkan nilai 83% dengan kualifikasi “Sangat Praktis”. Hasil angket respon siswa terbagi menjadi tiga, uji coba One to One Formative Evaluation, dengan presentase 93% dengan kualifikasi “Sangat Baik”. Uji coba Small Evaluation Group Test dengan presentase 92% dengan kualifikasi “Sangat Baik”. Uji coba Field Group Evaluation, dengan presentase 91% dengan kualifikasi “Sangat Baik”. Hasil Penelitian dan Pengembangan English Module Literacy Based on Local Culture dapat disimpulkann layak digunakan dalam pembelajaran Bahasa Inggris untuk siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Lumbis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN POP UP MATEMATIKA BERBASIS BUDAYA LOKAL MATERI BANGUN RUANG SISI DATAR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 TARAKAN

2020•

Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan pop up matematika berbasis budaya lokal sebagai media pembelajaran yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan. Model pengembangan yang digunakan adalah modifikasi model Borg and Gall. Prosedur pengembangan yang digunakan ialah 7 dari 10 langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk dan uji coba pemakaian. Tahap pengujian produk melalui 2 tahapan yaitu penilaian para ahli dan respon pengguna. Pada penilaian para ahli divalidasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Pada uji coba kelompok kecil dilakukan pada guru matematika dan 8 siswa. Pada uji coba lapangan dilakukan pada 32 siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa produk pop up matematika berbasis budaya lokal yang dikembangkan berdasarkan validasi oleh ahli materi memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 90%, ahli media memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 87,5% dan ahli bahasa memperoleh kategori sangat layak dengan persentase 81,25%. Sedangkan dari hasil penelitian di lapangan oleh respon pengguna siswa diperoleh persentase 91,96% dengan kategori sangat layak. Karena telah memenuhi syarat layak yang terdiri dari aspek kelayakan materi, kelayakan media, kelayakan bahasa, dan kelayakan respon pengguna, maka pop up matematika berbasis budaya lokal dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang layak untuk siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail