Prosesi Ritual Masyarakat Adat Jawa Pada Tradisi Selamatan Bumi di Desa Karang Agung Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara (Kajian Folklor)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prosesi ritual, makna, dan peran masyarakat dalam tradisi Selamatan Bumi masyarakat adat Jawa di Desa Karang Agung, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Tradisi Selamatan Bumi merupakan warisan budaya turun-temurun yang berfungsi sebagai media ungkapan rasa syukur, permohonan keselamatan, serta upaya menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Tuhan. Penelitian ini menggunakan landasan teori folklor yang dikemukakan oleh Endraswara dan Danandjaja, dengan fokus pada bentuk folklor sebagian lisan dan folklor bukan lisan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan masyarakat, serta dokumentasi kegiatan ritual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi Selamatan Bumi terdiri atas beberapa tahapan prosesi, seperti penetapan tanggal, pembacaan doa (dongani), ikrar, pemotongan tumpeng, hingga pertunjukan kesenian tradisional. Temuan data menunjukkan terdapat 15 bentuk folklor sebagian lisan dan 16 bentuk folklor bukan lisan yang memiliki makna simbolik dan nilai filosofis. Tradisi ini berperan sebagai sarana pelestarian budaya, penguatan solidaritas sosial, serta media pendidikan nilai-nilai kearifan lokal. Dengan demikian, Selamatan Bumi masih relevan dan penting untuk dilestarikan di tengah perubahan sosial masyarakat.