Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

16 hasil
Subjek: AGRESI
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perilaku Agresif Verbal Siswa Sekolah Dasar (Studi Kasus Di Kelas III SD Nurul Islam Tarakan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku agresif verbal merupakan perilaku berupa ucapan atau perkataan yang dapat menyakiti, menyinggung, atau merugikan orang lain dan perlu mendapat perhatian dalam perkembangan perilaku siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku agresif verbal siswa kelas III di SD Nurul Islam Tarakan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah dua siswa kelas III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah peneliti sebagai instrumen utama dengan bantuan lembar observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek menunjukkan perilaku agresif verbal dalam bentuk aktif langsung, pasif langsung, aktif tidak langsung, dan pasif tidak langsung. Perilaku tersebut meliputi mengejek, memberikan nama panggilan yang tidak menyenangkan, mengucapkan kata-kata yang menyakiti, berbicara dengan nada tinggi, tidak merespons, membicarakan teman secara negatif, serta menghindari teman tertentu. Kesimpulannya, kedua subjek menunjukkan perilaku agresif verbal dalam berbagai bentuk, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam interaksi dengan teman dan kegiatan di sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Sosiodrama Terhadap Perilaku Agresif Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku agresif siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Tarakan. Perilaku agresif merupakan salah satu permasalahan yang dapat menghambat perkembangan sosial siswa dan mengganggu hubungan interpersonal di lingkungan sekolah. Pemberian teknik sosiodrama diarahkan untuk membantu siswa memahami dan mengelola perilaku agresif melalui pengalaman bermain peran dan refleksi terhadap situasi yang diperankan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pre-experimental dan desain one group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah delapan siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kecenderungan perilaku agresif. Data dikumpulkan menggunakan skala perilaku agresif dan dianalisis menggunakan uji Paired Samples t-Test. Teknik sosiodrama diberikan selama delapan sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor perilaku agresif siswa sebelum diberikan layanan sebesar 81,38 dan setelah diberikan layanan menurun menjadi 61,25. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan nilai t sebesar 11,948 dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0,001 (p 0,05), sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara perilaku agresif siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan. Dengan demikian, teknik sosiodrama berpengaruh terhadap penurunan perilaku agresif siswa dan dapat menjadi salah satu alternatif layanan konseling kelompok di sekolah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor penyebab perilaku agresi verbal pada siswa di SMP Negeri 4 Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab perilaku agresi verbal pada siswa di SMP Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak tiga orang siswa yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Penggumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku agresi verbal yang dilakukan siswa meliputi agresi verbal aktif langsung, aktif tidak langsung, pasif langsung, dan pasif tidak langsung. Bentuk perilaku tersebut antara lain berkata kasar, neghina teman, menyebarkan keburukan teman, mendiamkan teman, serta menyindir secara tidak langsung. Faktor penyebab perilaku agresi verbal meliputi provokasi dari teman sebaya, kondisi lingkungan yang tidak menyenangkan (aversif), pengaruh isyarat agresi dari lingkungan pergaulan, karakteristik individu, dan pengaruh kelompok deindividuasi. Perilaku agresi verbal dipengaruhi oleh kondisi emosional siswa dan interaksi sosial di lingkungan sekolah. Dampak yang ditimbulkan antara lain terganggunya hubungan sosial antara siswa, munculnya konflik, serta terciptanya lingkungan belajar yang kurang kondusif. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari guru sekolah, guru, dan orang tua untuk membantu siswa mengontrol emosi serta membangun pola komunikasi dan interaksi sosial positif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Agresif Siswa Di SMP Negeri 10 Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap penurunan perilaku agresif siswa di SMP Negeri 10 Tarakan. Perilaku agresif merupakan bentuk gangguan emosi yang ditandai dengan tindakan fisik maupun verbal yang bertujuan menyakiti orang lain. Bimbingan kelompok adalah layanan bimbingan dan konseling yang memanfaatkan dinamika kelompok sebagai sarana untuk membantu perserta didik dalam mengembangkan kemampuan sosial,meningkatkan pemahaman diri,serta mengatasi permasalahan yang dihadapi secara efektif dan tanggung jawab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pra-eksperimen (One Group Pretest-Posttest Design). Subjek penelitian ini berjumlah 12 siswa kelas VIII SMP Negeri 10 Tarakan. Instrumen yang digunakan berupa skala perilaku agresif. Uji hipotesis menunjukan nilai signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil penelitian sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku agresif siswa di SMP Negeri 10 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Agresif Siswa Kelas XI TKJ Di SMK Negeri 4 Tarakan

2025•

Perilaku Agresif adalah tindakan yang dimaksudkan untuk melukai atau mencederai orang lain, baik secara fisik maupun verbal. Pemberian bimbingan kelompok membuat siswa tidak hanya belajar mengontrol perilaku, tetapi juga mengembangkan sikap saling menghargai, empati, dan kemampuan berkomunikasi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku agresif siswa kelas XI TKJ di SMK Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini menggunakan desain Pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-postest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI TKJ di SMK Negeri 4 Tarakan yang terindikasi memiliki perilaku agresif, berdasarkan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui skala perilaku agresif yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan metode Cronbach’s Alpha sebesar 0,786 menunjukkan instrumen yang sangat reliabel. Hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (postest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikan (2-tailed) yang diperoleh adalah 0,000(p0,05), dan terdapat nilai thitung sebesar 31,080 dari ttabel sebesar 2,365 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini, menujukkan bahwa ada pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku agresif siswa kelas XI TKJ di SMK Negeri 4 Tarakan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi studi lanjutan dengan penerapan pada materi, jenjang pendidikan, dan subjek yang berbeda dalam konteks yang lebih luas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK SOSIODRAMA TERHADAP PERILAKU AGRESIF VERBAL PESERTA DIDIK KELAS XI DI SMA HANG TUAH TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku agresif verbal peserta didik kelas XI di SMA Hang Tuah Tarakan. Perilaku agresif verbal adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk melukai orang lain melaui kata-kata secara sengaja seperti mencemooh, mengumpat, memaki, menghina, mengancam dan lain sebagainya kemudian dengan adanya teknik sosiodrama yang menjadi solusi dan merupakan teknik yang efektif dalam membantu mengenali perasaan individu, mendapatkan model sikap, nilai dan pandangan, mengembangkan kemampuan memecahkan masalah dan belajar melalui cara yang kreatif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen kuasi dengan desain nonequivalent control group, dengan populasi sebanyak 133 peserta didik dan menggunakan teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling sebanyak 20 orang peserta didik yang terdiri dari 10 orang anggota kelompok eksperimen dan 10 orang anggota kelompok kontrol. Teknik analisis hasil uji hipotesis Mann-Whitney U yang diperoleh Ha diterima dikarenakan nilai signifikasi 0,000 0,05. Sehingga ada pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku agresif verbal peserta didik kelas XI di SMA Hang Tuah Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

hubungan kecanduan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja di SMPN tana tidung

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penggunaan teknologi digital yang semakin berkembang membuat game online menjadi salah satu hiburan favorit di kalangan remaja. Namun, jika dimainkan secara berlebihan dan dalam waktu yang lama, game online bisa menimbulkan dampak negatif, salah satunya adalah kecanduan. Kecanduan ini dapat memengaruhi kondisi emosional dan perilaku remaja, seperti munculnya sikap kasar dalam berbicara atau perilaku agresif verbal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa yang bermain game online berjumlah 408 orang. Sampel berjumlah 202 orang yang di ambil dengan purposive sampling. Kecanduan game online adalah variabel independen dan diukur dengan kuesioner Game Addiction Scale (GAS-21), sedangkan perilaku agresif verbal adalah variabel dependen dan di ukur dengan kuesioner Verbal Aggressiveness Scale (VAS). Pengolahan data dilakukan dengan editing, coding, scoring, tabulating dan analisis data menggunakan uji Sperman rank dengan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden memiliki kecanduan bermain game online ringan sebesar 105 responden ( 52,0% ) dan sebagian besar memiliki perilaku agresif verbal ringan sebanyak 110 ( 54, 5%). Uji statistik Sperman rank di dapatkan nilai p = 0,001 α = 0,05. Berdasarkan temuan ini di dapatkan hubungan bermain game online dengan perilaku agresif verbal pada remaja di SMPN Tana Tidung. Semakin tinggi kecanduan bermain game online, semakin besar kecenderungan remaja untuk menunjukkan perilaku agresif secara verbal. Oleh karena itu, keterlibatan orang tua, guru, dan tenaga kesehatan sangat penting dalam mengawasi dan membimbing penggunaan game online agar tidak berdampak buruk pada perkembangan perilaku remaja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap perilaku agresif siswa dalam bermain game online kompetitif di SMAN 4 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap pengurangan perilaku agresif siswa dalam bermain Game online kompetitif di SMAN 4 Tarakan. Agresi merujuk pada tindakan fisik atau verbal yang sengaja dilakukan untuk melukai atau merugikan orang lain. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design tipe One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMAN 4 Tarakan, dengan sampel sebanyak 10 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala Likert, sedangkan teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan inferensial dengan uji hipotesis Paired Sample T-test menggunakan aplikasi SPSS versi 27.0.1. Hasil analisis menunjukkan hipotesis pada penelitian ini bahwa nilai sig. (2 tailed) yang diperoleh .000 yang dimana nilai skor tersebut 0,05, sehingga alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Pada hasil pretest, 5 siswa (50%) menunjukkan perilaku agresif berkategori sedang dan 5 siswa (50%) berkategori tinggi dalam bermain Game online kompetitif, sedangkan tidak ada siswa (0%) yang berada pada kategori rendah. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok, hasil posttest menunjukkan bahwa seluruh siswa (100%) berada pada kategori rendah perilaku agresif. Dalam arti menunjukkan bahwa Ada Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Perilaku Agresif Siswa Dalam Bermain Game online Kompetitif di SMAN 4 Tarakan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN TEKNIK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR TERHADAP PERILAKU AGRESIF PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku agresif merupakan kecenderungan perilaku yang niatnya untuk menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikologis. Perilaku agresif juga ditemukan di SMA Negeri 1 Tarakan, peserta didik yang melakukan tindakan perilaku agresif mempunyai pandangan yang salah terhadap lingkungan atau situasinya. Perilaku agresif termasuk bentuk perilaku negatif yang timbul karena adanya rangsangan, terutama rangsangan dari lingkungan yang sering kali mengakibatkan dampak yang lebih besar. Upaya yang dapat dilakukan dalam menurunkan perilaku agresif adalah menerapkan layanan konseling kelompok dengan teknik rational emotive behavior. Teknik rational emotive behavior membantu seseorang menyadari bahwa mereka dapat hidup lebih rasional dan produktif, mengubah kebiasaan berpikir, perilaku yang merusak diri sendiri, serta mengurangi perasaan yang tidak diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik rational emotive behavior terhadap perilaku agresif peserta didik di SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one-group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 405 peserta didik dan sampel berjumlah 5 peserta didik kelas X. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa skala likert tentang perilaku agresif. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,001 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh teknik rational emotive behavior terhadap perilaku agresif peserta didik di SMA Negeri 1 Tarakan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor Penyebab Perilaku Agresi Di SMPN 1 Malinau Barat

2024•

FAKTOR PENYEBAB PERILAKU AGRESI DI SMPN 1 MALINAU BARAT ABSTRAK Stefani Junita, 2024, “faktor Penyebab Perilaku Agresi Di SMPN 1 Malinau Barat”, oleh Emmy Ardiwinata, M.Pd selaku pembimbing utama dan Riski Sovayunanto, S.Psi.,M.Si selaku pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab perilaku agresi di SMPN 1 Malinau Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan melibatkan 4 informan, termasuk 2 peserta didik sebagai pelaku agresi verbal, 1 guru bimbingan dan konseling dan 1 wali kelas IX. Analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Indikator dalam penelitian ini adalah provokasi, kondisi aversif, isyarat agresi, kehadiran orang lain, karakteristik individu, deindividualisasi, dan pengaruh obat-obat terlarang. Hasil penelitian yang diperoleh adalah perilaku agresi tidak hanya berdampak pada individu yang terlibat, tetapi juga dapat mengganggu ketertiban sosial dan merusak kualitas lingkungan secara keseluruhan, perilaku agresi yang paling dominan adalah agresi verbal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor penyebab agresi di lingkungan sekolah dan memberikan kontribusi dalam upaya pencegahan dan penanganan perilaku agresi verbal di kalangan siswa. Kata Kunci: Faktor Penyebab, perilaku, Agresi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Usia CEO Terhadap Kebijakan Manajemen Modal Kerja Pada Perusahaan Manufaktur Sub sektor Food and Beverages di BEI Periode 2018-2022

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh usia CEO terhadap kebijakan manajemen modal kerja pada perusahaan dampak terhadap tingkat kekhawatiran karir CEO pada perusahaan manufaktur sub sektor food and beverages di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah usia CEO. Sedangkan variabel dependen penelitian ini adalah kebijakan manajemen modal kerja perusahaan. Teknik pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 40 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel menggunakan aplikasi STATA17. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa usia CEO tidak berpengaruh terhadap kebijakan manajemen modal kerja. Implikasi teoritis penelitian ini tidak mendukung teori upper echelons dan teori CEO career concerns.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PENGEMBANGAN AGROWISATA TANAMAN ANGGUR (Vitis Vinifera) DI DESA TANA MERAH KECAMATAN TANA LIA KABUPATEN TANA TIDUNG

2024•

Agrowisata merupakan suatu jenis usaha berbasis agribisnis atau pertanian yang menggunakan lahan pertanian untuk dijadikan obyek wisata. Agrowisata tanaman anggur milik Bapak Maryanto telah berhasil produksi dengan jumlah 21 pohon anggur dengan 12 jenis varian buah anggur import. Kebun anggur pak Maryanto adalah satu-satunya kebun anggur yang berhasil membudidayakan jenis varian buah anggur import yang menjadi daya tarik bagi masyarakat luar untuk datang ke Desa Tana Merah sambil berwisata. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apa saja faktor internal dan eksternal Agrowisata Tanaman Anggur (Vitis Vinifera) di Desa Tana Merah. (2) mengetahui strategi pengembangan Agrowisata Tanaman Anggur (Vitis Vinifera) di Desa Tana Merah. Penelitian ini meneliti strategi pengembangan agrowisata tanaman anggur di kebun anggur milik Bapak Maryanto dengan menggunakan Analisis SWOT. Teknik penentuan sampel dengan menggunakan Key informan dan pengambilan sampel dengan teknik Snowball sampling dengan jumlah responden sebanyak 40 responden. Hasil penelitian: matriks IFAS, kekuatan agrowisata tanaman anggur di Desa Tana Merah dengan jumlah skor 3,00 dan kelemahan agrowisata tanaman anggur di Desa Tana Merah dengan jumlah skor 2,00. Kekuatan yang ada dimanfaatkan untuk mengatasi kelemahannya, maka pada penelitian ini didapat skor 1,00. Matriks EFAS, peluang agrowisata tanaman anggur di Desa Tana Merah dengan jumlah skor 3,00 dan ancaman pada pengembangan agrowisata tanaman anggur di Desa Tana Merah dengan jumlah skor 2,00. Dalam hal ini jika peluang yang ada dimanfaatkan untuk mengatasi ancamannya, maka pada penelitian ini didapat skor 1,00. posisi X dan Y berada di kuandrat I sehingga rekomendasikan strategi yang dapat diberikan adalah strategi agresif. Strategi yang dapat diberikan adalah strategi agresif yaitu strategi S-O yang yang mengunakan kekuatan internal objek kajian untuk memanfaatkan potensi sumberdaya alam dan peluang eksternal yaitu dengan mengoptimalkan pemasaran dan promosi hasil produksi anggur.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERILAKU AGRESI SISWA KELAS VIII ( STUDY KASUS SMP NEGERI 4 TARAKAN )

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ajie Sultan Indratara, 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku agresi siswa SMP Negeri 4 Tarakan. Perilaku agresi adalah perilaku yang bertujuan melukai seseorang baik secara fisik maupun verbal dan menimbulkan dampak negatif serta merugikan orang lain. Jenis penelitian ini adalah penelitian studi kasus yang bersifat deskriptif. Dalam pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu Teknik pengambilan sampel dengan menentukan kriteria-kriteria tertentu atau pertimbangan tertentu. Adapun subjek dalam penelitian ini ialah 2 siswa kelas VIII, guru BK, dan wali kelas di SMP Negeri 4 Tarakan diambil dari data guru BK dengan karakteristik agresi verbal dan agresi fisik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dengan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini didapatkan hasil bahwa terdapat gambaran perilaku agresi siswa kelas VIII (studi kasus SMP Negeri 4 Tarakan) dengan dua subjek yaitu R dan RS berprilaku agresi verbal dan agresi fisik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Kontrak Perilaku Terhadap Perilaku Agresif Verbal Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Tanjung Palas Tengah

2023•

Perilaku agresif verbal adalah bentuk perilaku atau keinginan yang diarahkan dengan tujuan untuk menyakiti dengan tindakan melukai orang lain secara verbal (kata-kata) secara langsung maupun tidak langsung, seperti mengumpat, mengejek, berkata kasar, fitnahan, bergunjing atau menyindir, kritikan, hinaan bahkan ancaman melalui kata-kata jika dibiarkan dan tidak diatasi sesegera mungkin sangat berpotensi untuk memicu perilaku agresif non verbal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik kontrak perilaku berpengaruh terhadap perilaku agresif verbal siswa. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Tanjung Palas Tengah, penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Populasinya dalam penelitian ini sebanyak 45 siswa kelas IX. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling dengan jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 10 siswa. Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan infrensial. Uji hipotesis menggunakan uji paired sampel t.test dengan SPSS versi 26.0. Berdasarkan analisis disimpulkan bahwa nilai signifikansi sebesar (0,000 0,05) yang artinya terdapat pengaruh teknik kontrak perilaku terhadap perilaku agresif verbal siswa kelas IX di SMP Negeri 1 Tanjung Palas Tengah. Adapun gambaran dari penelitian ini menunjukan bahwa hasil pre-test dan post-test pada indikator memaki, mengejek, menghina, marah-marah, bergosip, adu domba mengalami perubahan nilai ditunjukan dengan penurunan perilaku pada saat pemberian pos-test

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Behavior Contract Dalam Mengurangi Perilaku Agresif Siswa Di SMA Patra Dharma Tarakan

2023•

Perilaku agresif merupakan perilaku verbal maupun nonverbal yang dimaksudkan untuk merusak atau melukai seseorang, perilaku ini merupakan hasil belajar dari pengalaman kehidupan yang didapatkan dari lingkungan sekolah maupun rumah. Teknik behavior contract merupakan teknik yang bertujuan untuk membantu konseli dalam mengubah atau mempertahankan perilakunya, teknik ini menekankan pada perubahan tingkah laku yang dianggap merugikan diri sendiri maupun orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik behavior contract dalam mengurangi perilaku agresif siswa di SMA Patra Dharma Tarakan. Teknik behavior contract adalah kesepakatan tertulis antara dua orang individu atau lebih dimana salah satu atau kedua orang sepakat untuk terlibat dalam sebuah perilaku target. Penelitian ini merupakan penelitian Pre-Experimental Design menggunakan One Group Pretest-Posttest dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah populasi dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa yakni siswa kelas XI SMA Patra Dharma Tarakan, penarikan sampel yang digunakan adalah dengan purposive sampling berjumlah 6 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan menggunakan skala perilaku agresif berdasarkan teori Murray dan Bellak (dalam Susanto, 2015) dan teori Buss dan Perry (dalam Hardoni, 2019), teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji hipotesis Paired Sample T-Test. Adapun uji Paired Sample T-Test menggunakan SPSS 16.0 for windows. Hasil analisis data dari uji Paired Sampel T-Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh teknik behavior contract dalam mengurangi perilaku agresif siswa di SMA Patra Dharma Tarakan. Berdasarkan dari hasil skor Pretest yang diperoleh 6 siswa sebagai sampel penelitian ini terdapat 5 (83%) siswa memiliki tingkat perilaku agresif tinggi, 1 (17%) siswa memiliki tingkat perilaku agresif sedang. Pada hasil Posttest terdapat 6 (100%) siswa yang memiliki tingkat perilaku agresif rendah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Konseling Kelompok terhadap perilaku agresif siswa kelas XII MAN Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

“Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Terhadap Perilaku Agresif Kelas XII di MAN Tarakan”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh layanan konseling kelompok pada kelas XII di MAN Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre-eksperimental design dengan menggunakan sampel 8 siswa dikelas XII MAN Tarakan. Metode pengumpulan data menggunakan skala perilaku agresif dengan mengadopsi skala penelitian terdahulu dan menggunakan purposive sampling untuk mengambil sampel. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan uji wilcoxon menggunakan SPSS 26.0 for windows. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian perlakuan, diperoleh hasil uji hipotesis dengan pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas diperoleh asymp sig = 0,012 a = 0,05 maka Ha diterima maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh layanan konseling kelompok pada siswa kelas XII di MAN Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail