ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Muara Sekatak adalah salah satu daerah di Kalimantan Utara yang memiliki tambak tradisional monokultur. Pertukaran dan pemasukan air pada pengelolaan tambak menyebkan larva dan juvenil ikan ikut masuk dan berkembang di dalam tambak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberagaman ikan non budidaya di dalam tambak tradisional Muara Sekatak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2020. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan menguraikan masing-masing jenis ikan yang didapakan. Hasil identifikasi ikan selama penelitian sebanyak 21 yaitu udang putih (Penaeus sp), udang shima (Parapenaopsis sp), kepiting keraca (Varuna litterata), kepiting bakau (Scylla serrata), ikan bandeng laki (Elops machnata), ikan mujair (Oreochromis mossambicus), ikan bulan-bulan (Megalops cyprinoides), ikan sumpit (Toxotes jaculatrix), ikan gerot-gerot (Pomadasys maculatus), ikan sangga langit (Tripodichthys blochii), ikan julung-julung (Strongylura leiura), ikan kakap (Lates calcarifer), ikan kerong-kerong (Terapon jarbua). ikan gulamah (Nibea soldado), ikan kiper (Scatophagus argus), ikan sembilang (Plotosus canius), ikan buntal (Tetraodon nigroviridis), ikan belanak (Mugil cephalus), ikan serinding (Ambassis nalua), teri gepeng (Stolephorus sp), dan ikan bluncat (Exyrias Puntang).
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini mengkaji penerapan Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) pada domain teknik penangkapan ikan di Lingkas Ujung, Tarakan Timur, fokus pada nelayan gillnet. Lingkas Ujung adalah kelurahan di Kecamatan Tarakan Timur dengan luas 133,69 km², mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Penelitian bertujuan menganalisis indikator domain teknis penangkapan ikan (metode, modifikasi, kapasitas, selektivitas) dan status pengelolaan perikanan berbasis EAFM. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui observasi dan survei. Hasil menunjukkan tidak ada penggunaan alat tangkap ilegal, modifikasi alat tangkap sesuai peraturan, rasio fishing capacity 1,3, dan selektivitas penangkapan 50-75%. Kesesuaian dokumen legal kapal 30-50%, dengan sebagian besar nelayan tidak memiliki sertifikasi. Nilai komposit domain teknik penangkapan ikan mencapai 85,67 (kategori baik), namun beberapa indikator masih memerlukan perbaikan, terutama selektivitas penangkapan, kesesuaian dokumen, dan sertifikasi awak kapal. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai penerapan prinsip-prinsip EAFM dalam praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Selain itu perlu dilakukan penelitian di lokasi lain dengan kondisi lingkungan yang berbeda untuk membandingkan tingkat keramahan lingkungan gill net serta peningkatan pengembangkan alat tangkap alternatif yang lebih selektif lagi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji penerapan Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) pada domain teknik penangkapan ikan di Lingkas Ujung, Tarakan Timur, fokus pada nelayan gillnet. Lingkas Ujung adalah kelurahan di Kecamatan Tarakan Timur dengan luas 133,69 km², mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Penelitian bertujuan menganalisis indikator domain teknis penangkapan ikan (metode, modifikasi, kapasitas, selektivitas) dan status pengelolaan perikanan berbasis EAFM. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui observasi dan survei. Hasil menunjukkan tidak ada penggunaan alat tangkap ilegal, modifikasi alat tangkap sesuai peraturan, rasio fishing capacity 1,3, dan selektivitas penangkapan 50-75%. Kesesuaian dokumen legal kapal 30-50%, dengan sebagian besar nelayan tidak memiliki sertifikasi. Nilai komposit domain teknik penangkapan ikan mencapai 85,67 (kategori baik), namun beberapa indikator masih memerlukan perbaikan, terutama selektivitas penangkapan, kesesuaian dokumen, dan sertifikasi awak kapal. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai penerapan prinsip-prinsip EAFM dalam praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Selain itu perlu dilakukan penelitian di lokasi lain dengan kondisi lingkungan yang berbeda untuk membandingkan tingkat keramahan lingkungan gill net serta peningkatan pengembangkan alat tangkap alternatif yang lebih selektif lagi.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tenaga kerja dapat menstimulus upah minimum kabupaten/kota secara parsial dan simultan di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016-2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016-2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) pertumbuhan ekonomi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap upah minimum kabupaten/kota pada tahun 2016-2022. 2) Inflasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap upah minimum kabupaten/kota. 3) Tenaga kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap UMK di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016-2022. 4) Secara simultan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap upah minimum kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2016-2022. Pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tenaga kerja mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel upah minimum kabupaten/kota sebesar 76,98%. Sedangkan sisanya sebesar 23,02% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk model dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tenaga kerja dapat menstimulus upah minimum kabupaten/kota secara parsial dan simultan di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016-2022. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan menggunakan data sekunder dari kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016-2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) pertumbuhan ekonomi secara parsial berpengaruh signifikan terhadap upah minimum kabupaten/kota pada tahun 2016-2022. 2) Inflasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap upah minimum kabupaten/kota. 3) Tenaga kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap UMK di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016-2022. 4) Secara simultan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap upah minimum kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara pada tahun 2016-2022. Pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tenaga kerja mampu menjelaskan pengaruh terhadap variabel upah minimum kabupaten/kota sebesar 76,98%. Sedangkan sisanya sebesar 23,02% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk model dalam penelitian ini.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan adalah salah satu jenis-jenis pelanggaran yang telah termuat ketentuan hukumnya dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Meskipun adanya peraturan yang mengatur dan penegakan hukum yang berjalan, fakta yang terjadi di lapangan masih banyak ditemukannya pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan, upaya dan sanksi yang diterapakan terhadap pelaku pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan dan kesadaran hukum masyarakat Kota Tarakan terhadap kewajiban penggunaan sabuk keselamatan pada saat mengemudi. Data primer dalam penelitian ini didapatkan melalui data lapangan yaitu dengan mewawancarai. Lokasi penelitian dilaksanakan pada Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor kota Tarakan. Sementara data sekunder didapatkan melalui analisa dari berbagai bahan bacaan yang terkait dengan penelitian. Berdasarkan penelitian ini diperolah faktor penyebab pelanggaran lalu lintas umumnya disebabkan oleh tiga faktor yang diantaranya faktor manusia, penegak hukum dan fasilitas pendukung. Upaya dan sanksi telah diterapkan kepada pelanggar berupa upaya sosialisasi dan sanksi yang telah diberlakukan sesuai aturan hukum yang berlaku untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan, namun kesadaran hukum masyarakat Kota Tarakan terbilang masih cukup rendah terhadap kewajiban penggunaan sabuk keselamatan. Disarankan kepada aparat penegak hukum untuk dapat mempertahankan penegakan hukum yang telah berjalan dengan semestinya dan diharapkan kepada masyarakat untuk dapat mematuhi aturan hukum penggunaan sabuk keselamatan pada saat mengemudi demi keselamatan diri sendiri
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan adalah salah satu jenis-jenis pelanggaran yang telah termuat ketentuan hukumnya dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Meskipun adanya peraturan yang mengatur dan penegakan hukum yang berjalan, fakta yang terjadi di lapangan masih banyak ditemukannya pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan, upaya dan sanksi yang diterapakan terhadap pelaku pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan dan kesadaran hukum masyarakat Kota Tarakan terhadap kewajiban penggunaan sabuk keselamatan pada saat mengemudi. Data primer dalam penelitian ini didapatkan melalui data lapangan yaitu dengan mewawancarai. Lokasi penelitian dilaksanakan pada Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor kota Tarakan. Sementara data sekunder didapatkan melalui analisa dari berbagai bahan bacaan yang terkait dengan penelitian. Berdasarkan penelitian ini diperolah faktor penyebab pelanggaran lalu lintas umumnya disebabkan oleh tiga faktor yang diantaranya faktor manusia, penegak hukum dan fasilitas pendukung. Upaya dan sanksi telah diterapkan kepada pelanggar berupa upaya sosialisasi dan sanksi yang telah diberlakukan sesuai aturan hukum yang berlaku untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan sabuk keselamatan, namun kesadaran hukum masyarakat Kota Tarakan terbilang masih cukup rendah terhadap kewajiban penggunaan sabuk keselamatan. Disarankan kepada aparat penegak hukum untuk dapat mempertahankan penegakan hukum yang telah berjalan dengan semestinya dan diharapkan kepada masyarakat untuk dapat mematuhi aturan hukum penggunaan sabuk keselamatan pada saat mengemudi demi keselamatan diri sendiri
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Ihsanul. 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan token economy untuk meningkatkan kemandirian belajar di SMP IT Ibnu Abbas Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen model one group pretest-posttest design. Sampel penelitian yaitu siswa SMP IT Ibnu Abbas sebanyak 10 siswa pada tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan skala kemandirian belajar dengan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik analisis deskriptif dan analisis inferesial dengan uji paired sampel t- Test dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata skor pretest sebelum diberikan perlakuan dan posttest sesudah diberikan perlakuan, hasil uji paired sampel T-test juga diperoleh nilai sig 2 Tailed = 0.000 nilai α = 0.05 maka hasil dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan dari token economy untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa SMP IT Ibnu Abbas Tarakan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik token economy dapat digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
ABSTRAK ANALISIS PENERAPAN DAN EFEKTIVITAS MANAJEMEN KUALITAS PADA UMKM OLAHAN LAUT KOTA TARAKAN Nur Mutmainna Hasanuddin Nurjannatul Hasanah, S.E.,M.M Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemetaan penerapan dan efektivitas manajemen kualitas pada UMKM olahan laut di kota Tarakan. Dengan menggunakan model Implementasi – Efektivitas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini dilakukan observasi langsung dan wawancara dengan menggunakan panduan kuesioner terhadap UMKM olahan laut di Kota Tarakan untuk mendapatkan informasi langsung mengenai tahapan Manajemen Kualitas pada UMKM olahan laut. Populasi dari penelitian ini adalah 17 UMKM binaan STP (Science Techno Park). Sedangkan yang mejadi sampel dalam penelitian ini adalah 5 UMKM olahan laut binaan STP dengan daftar sebagai berikut: Kembang Turi, LiZY, Amplang Meli, Azzahra, Otaka. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut. UMKM Otaka dan Azzahra memiliki tingkat penerapan dan efektivitas di atas rata-rata sehingga berada di area as-expected. UMKM Kembang Turi, LiZY, dan Amplang Meli memiliki tingkat penerapan dan efektivitas di bawah rata-rata sehingga berada di area to be analyzed.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Ihsanul. 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan token economy untuk meningkatkan kemandirian belajar di SMP IT Ibnu Abbas Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen model one group pretest-posttest design. Sampel penelitian yaitu siswa SMP IT Ibnu Abbas sebanyak 10 siswa pada tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini menggunakan skala kemandirian belajar dengan skala likert. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian yaitu teknik analisis deskriptif dan analisis inferesial dengan uji paired sampel t- Test dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata skor pretest sebelum diberikan perlakuan dan posttest sesudah diberikan perlakuan, hasil uji paired sampel T-test juga diperoleh nilai sig 2 Tailed = 0.000 nilai α = 0.05 maka hasil dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh penerapan dari token economy untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa SMP IT Ibnu Abbas Tarakan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa teknik token economy dapat digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Keberadaan organisasi kemasyarakatan merupakan penunjang percepatan pembangunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Disamping itu, keberadaan ormas berpotensi menciptakan banyak promidial baru yang rentan konflik. Pengaturan tentang organisasi kemasyarakat haruslah benar-benar diperhatikan dalam penegakkannya, sehingga penerapan peraturan tersebut dapat normative dan tidak menimbulkan kesan diktator, refresif dan bersifat politik (like and dislike). Perumusan regulasi tentang organisasi kemasyarakatan harus benar-benar memperhatikan konsensus masyarakat pada aspek filosofis, sosiologis dan yuridis. Dengan begitu, maka akan tercipta kesamaan persepsi serta dapat bersinergi dalam menunjang percepatan pembangunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•
A DESCRIPTIVE STUDY OF TEACHING READING IN THE EIGHT GRADE STUDENTS OF SMPN 5 TARAKAN Abstract The purpose of this study was to find out the learning methods used by teachers in teaching reading for eighth graders at SMP Negeri 5 Tarakan. The subject of this research is an English teacher in the eight grade with 30 students in the 2020/2021 academic year. This is a qualitative descriptive study. the data were obtained through interviews, class observation and documents. The results showed that the learning methods used by teachers in reading class were GTM (Grammar Translation Method) and DM (Direct Method). These methods were effective, because the students can understand a text more. In addition, there are other methods, namely reading aloud and skimming. Reading aloud is implemented by letting the students to read aloud and skimming is reading quickly and taking important points from a text. The last two methods were applied due to the covid-19 pandemic situation. Thus, they could be carried out online using the zoom meeting application and WhatsApp to form class group online before starting teaching and learning. Keywords: Describing Learning, Learning to Read, Teaching Methods, Direct Method, Reading aloud.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK ANALISIS PENERAPAN DAN EFEKTIVITAS MANAJEMEN KUALITAS PADA UMKM OLAHAN LAUT KOTA TARAKAN Nur Mutmainna Hasanuddin Nurjannatul Hasanah, S.E.,M.M Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemetaan penerapan dan efektivitas manajemen kualitas pada UMKM olahan laut di kota Tarakan. Dengan menggunakan model Implementasi – Efektivitas. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pada penelitian ini dilakukan observasi langsung dan wawancara dengan menggunakan panduan kuesioner terhadap UMKM olahan laut di Kota Tarakan untuk mendapatkan informasi langsung mengenai tahapan Manajemen Kualitas pada UMKM olahan laut. Populasi dari penelitian ini adalah 17 UMKM binaan STP (Science Techno Park). Sedangkan yang mejadi sampel dalam penelitian ini adalah 5 UMKM olahan laut binaan STP dengan daftar sebagai berikut: Kembang Turi, LiZY, Amplang Meli, Azzahra, Otaka. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut. UMKM Otaka dan Azzahra memiliki tingkat penerapan dan efektivitas di atas rata-rata sehingga berada di area as-expected. UMKM Kembang Turi, LiZY, dan Amplang Meli memiliki tingkat penerapan dan efektivitas di bawah rata-rata sehingga berada di area to be analyzed.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
A DESCRIPTIVE STUDY OF TEACHING READING IN THE EIGHT GRADE STUDENTS OF SMPN 5 TARAKAN Abstract The purpose of this study was to find out the learning methods used by teachers in teaching reading for eighth graders at SMP Negeri 5 Tarakan. The subject of this research is an English teacher in the eight grade with 30 students in the 2020/2021 academic year. This is a qualitative descriptive study. the data were obtained through interviews, class observation and documents. The results showed that the learning methods used by teachers in reading class were GTM (Grammar Translation Method) and DM (Direct Method). These methods were effective, because the students can understand a text more. In addition, there are other methods, namely reading aloud and skimming. Reading aloud is implemented by letting the students to read aloud and skimming is reading quickly and taking important points from a text. The last two methods were applied due to the covid-19 pandemic situation. Thus, they could be carried out online using the zoom meeting application and WhatsApp to form class group online before starting teaching and learning. Keywords: Describing Learning, Learning to Read, Teaching Methods, Direct Method, Reading aloud.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
Buku ini membahas manajemen sumber daya manusia (MSDM) dari sisi tanggung jawab perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan. Perguruan tinggi memiliki dua tujuan untuk mengembangkan SDM melalui proses pendidikan, yaitu satu, meningkatkan kualitas SDM, dan dua, meiningkatkan kuantitas SDM yang berpendidikan. Kriteria SDM yang berkualitas yaitu individu-individu yang kreatif, berdaya saing tinggi, dan produktif dalam berkarya. Hal ini berarti bahwa tugas perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas SDM juga menjadi tugas para tenaga pendidik yaitu para dosen di berbagai universitas. Buku ini juga membahas kinera dosen di perguruan tinggi baik di perguruan tinggi negeri ataupun swasta.