Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Gillnet
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Keramahan Lingkungan Perikanan Jaring Hanyut (Drift Gillnet) Pada Fishing Base Selumit Pantai, Tarakan.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keberlanjutan sumber daya ikan dipengaruhi oleh proses dan tingkat pemanfaatan alat tangkap, sehingga penggunaan alat yang memenuhi prinsip ramah lingkungan menjadi upaya penting dalam mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan sebagaimana ditegaskan FAO (1995) dalam Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat keramahan lingkungan jaring hanyut yang digunakan nelayan di Fishing Base Selumit Pantai, Kota Tarakan, berdasarkan sembilan kriteria CCRF, yaitu selektivitas, dampak habitat, kualitas hasil tangkapan, keselamatan nelayan, keamanan produk, tangkapan sampingan, dampak biodiversitas, spesies dilindungi, dan penerimaan sosial. Penelitian menggunakan observasi lapangan dan wawancara terstruktur dengan pendekatan purposive sampling, dianalisis melalui sistem skoring serta analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman pengelolaan alat tangkap. Hasil menunjukkan jaring hanyut memiliki selektivitas sedang, tidak merusak habitat secara signifikan, menghasilkan ikan bermutu baik, serta aman bagi nelayan dan konsumen, meski masih terdapat tangkapan sampingan non-target yang sejalan dengan prinsip FAO (1995). Analisis SWOT menunjukkan kekuatan pada keamanan dan penerimaan sosial yang tinggi, kelemahan pada rendahnya selektivitas dan potensi tertangkapnya spesies dilindungi, peluang pada modifikasi mata jaring dan pemanfaatan bycatch, serta ancaman dari tingginya keanekaragaman hayati perairan tropis, sehingga jaring hanyut tergolong ramah lingkungan namun tetap memerlukan peningkatan pengawasan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STATUS PENGELOLAAN PERIKANAN JARING INSANG (GILNET) BERBASIS DOMAIN TEKNIS PENANGKAPAN IKAN DI FISHING BASE LINGKAS UJUNG KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji penerapan Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) pada domain teknik penangkapan ikan di Lingkas Ujung, Tarakan Timur, fokus pada nelayan gillnet. Lingkas Ujung adalah kelurahan di Kecamatan Tarakan Timur dengan luas 133,69 km², mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan. Penelitian bertujuan menganalisis indikator domain teknis penangkapan ikan (metode, modifikasi, kapasitas, selektivitas) dan status pengelolaan perikanan berbasis EAFM. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui observasi dan survei. Hasil menunjukkan tidak ada penggunaan alat tangkap ilegal, modifikasi alat tangkap sesuai peraturan, rasio fishing capacity 1,3, dan selektivitas penangkapan 50-75%. Kesesuaian dokumen legal kapal 30-50%, dengan sebagian besar nelayan tidak memiliki sertifikasi. Nilai komposit domain teknik penangkapan ikan mencapai 85,67 (kategori baik), namun beberapa indikator masih memerlukan perbaikan, terutama selektivitas penangkapan, kesesuaian dokumen, dan sertifikasi awak kapal. Penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai penerapan prinsip-prinsip EAFM dalam praktik penangkapan ikan yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Selain itu perlu dilakukan penelitian di lokasi lain dengan kondisi lingkungan yang berbeda untuk membandingkan tingkat keramahan lingkungan gill net serta peningkatan pengembangkan alat tangkap alternatif yang lebih selektif lagi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail