Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

30 hasil
Penulis: OLAN
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Di Puskesmas X Kota Tarakan

2026•Koleksi Perpustakaan

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang ditandai dengan Lingkar Lengan Atas 23,5 cm dan menyebabkan komplikasi pada ibu dan janin, termasuk berat badan lahir rendah dan stunting. Penelitianbertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil sebanyak 101, dengan jumlah sampel sebanyak 81 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran LILA. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 27,2% responden mengalami KEK. Analisis bivariat dari enam variabel yang diteliti menunjukkan bahwa hanya pengetahuan yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian KEK (p-value=0,000). Variabel pendidikan (pvalue=0,365), usia (p-value=0,448), penyakit infeksi (p-value=0,462), pendapatan (p-value=0,064) dan paritas (p-value=0,705) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengetahuan ibu hamil merupakan faktor paling berpengaruh terhadap kejadian KEK. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi gizi melalui pelayanan antenatal care (ANC) dan media informasi guna meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Di Puskesmas X Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang ditandai dengan Lingkar Lengan Atas 23,5 cm dan menyebabkan komplikasi pada ibu dan janin, termasuk berat badan lahir rendah dan stunting. Penelitianbertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil sebanyak 101, dengan jumlah sampel sebanyak 81 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran LILA. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 27,2% responden mengalami KEK. Analisis bivariat dari enam variabel yang diteliti menunjukkan bahwa hanya pengetahuan yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian KEK (p-value=0,000). Variabel pendidikan (pvalue=0,365), usia (p-value=0,448), penyakit infeksi (p-value=0,462), pendapatan (p-value=0,064) dan paritas (p-value=0,705) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengetahuan ibu hamil merupakan faktor paling berpengaruh terhadap kejadian KEK. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi gizi melalui pelayanan antenatal care (ANC) dan media informasi guna meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI SISTEM PENANGKAL PETIR DENGAN METODE SUDUT PROTEKSI PADA GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•Koleksi Perpustakaan

Fenomena alam yang sering terjadi di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia dan berpotensi menimbulkan kerusakan pada bangunan maupun peralatan listrik. Gedung Perpustakaan Universitas Borneo Tarakan sebagai fasilitas pendidikan yang menyimpan berbagai perangkat elektronik dan koleksi penting memerlukan sistem proteksi petir yang baik untuk mengurangi risiko kerusakan akibat sambaran petir. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem penangkal petir pada gedung tersebut untuk mengetahui tingkat keandalan dan efektivitas sistem proteksi yang terpasang. Hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, diperoleh nilai resistansi tanah pada Gedung Perpustakaan Universitas Borneo Tarakan sebesar 0,66 Ω yang menunjukkan bahwa sistem pentanahan pada gedung tersebut berada dalam kondisi baik. Data hari guruh selama tahun 2024 tercatat sebanyak 104 hari. Dari data tersebut diperoleh nilai indeks bahaya sambaran petir (R) sebesar 19 yang menunjukkan tingkat bahaya sambaran petir yang sangat besar. Selanjutnya diperoleh nilai kerapatan sambaran petir (Ng) sebesar 13,284 sambaran/km² per tahun. Hasil perhitungan area proteksi (Ae) pada gedung perpustakaan adalah sebesar 581.816,02 m². Berdasarkan nilai Ng dan Ae tersebut, diperoleh nilai frekuensi sambaran petir langsung per tahun (Nd) sebesar 7,72 sambaran/tahun. Sementara nilai frekuensi sambaran petir tahunan yang diperbolehkan (Nc) adalah sebesar 10⁻¹ per tahun. Karena nilai Nd lebih besar dibandingkan dengan nilai Nc (Nd > Nc), maka gedung tersebut memerlukan sistem proteksi petir yang memadai. Dari hasil analisis tersebut diperoleh nilai efisiensi sistem proteksi petir sebesar 98%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Gedung Perpustakaan Universitas Borneo Tarakan memiliki tingkat risiko sambaran petir yang tinggi sehingga memerlukan sistem proteksi petir yang efektif untuk melindungi bangunan dan peralatan di dalamnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI SISTEM PENANGKAL PETIR DENGAN METODE SUDUT PROTEKSI PADA GEDUNG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2025•

Fenomena alam yang sering terjadi di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia dan berpotensi menimbulkan kerusakan pada bangunan maupun peralatan listrik. Gedung Perpustakaan Universitas Borneo Tarakan sebagai fasilitas pendidikan yang menyimpan berbagai perangkat elektronik dan koleksi penting memerlukan sistem proteksi petir yang baik untuk mengurangi risiko kerusakan akibat sambaran petir. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi terhadap sistem penangkal petir pada gedung tersebut untuk mengetahui tingkat keandalan dan efektivitas sistem proteksi yang terpasang. Hasil perhitungan dan analisis yang dilakukan, diperoleh nilai resistansi tanah pada Gedung Perpustakaan Universitas Borneo Tarakan sebesar 0,66 Ω yang menunjukkan bahwa sistem pentanahan pada gedung tersebut berada dalam kondisi baik. Data hari guruh selama tahun 2024 tercatat sebanyak 104 hari. Dari data tersebut diperoleh nilai indeks bahaya sambaran petir (R) sebesar 19 yang menunjukkan tingkat bahaya sambaran petir yang sangat besar. Selanjutnya diperoleh nilai kerapatan sambaran petir (Ng) sebesar 13,284 sambaran/km² per tahun. Hasil perhitungan area proteksi (Ae) pada gedung perpustakaan adalah sebesar 581.816,02 m². Berdasarkan nilai Ng dan Ae tersebut, diperoleh nilai frekuensi sambaran petir langsung per tahun (Nd) sebesar 7,72 sambaran/tahun. Sementara nilai frekuensi sambaran petir tahunan yang diperbolehkan (Nc) adalah sebesar 10⁻¹ per tahun. Karena nilai Nd lebih besar dibandingkan dengan nilai Nc (Nd > Nc), maka gedung tersebut memerlukan sistem proteksi petir yang memadai. Dari hasil analisis tersebut diperoleh nilai efisiensi sistem proteksi petir sebesar 98%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Gedung Perpustakaan Universitas Borneo Tarakan memiliki tingkat risiko sambaran petir yang tinggi sehingga memerlukan sistem proteksi petir yang efektif untuk melindungi bangunan dan peralatan di dalamnya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Profil Pengetahuan Guru IPA Terkait Pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) di SMP Negeri Kota Tarakan

2025•

Pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) adalah inovasi pendidikan yang membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Pendekatan ini menghubungkan berbagai disiplin ilmu untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis pemecahan masalah. Guru berperan sebagai fasilitator dalam menerapkan pembelajaran interdisipliner dan berbasis proyek. Oleh karena itu, pemahaman guru terhadap STEAM menjadi faktor kunci dalam keberhasilannya di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil pengetahuan guru IPA terkait pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) di SMP Negeri Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mengukur pengetahuan guru tentang STEAM. Hasil penelitian menunjukkan variasi yang signifikan pada setiap aspek kognitif dalam Taksonomi Anderson. Guru menunjukkan pemahaman yang baik dalam aspek mengingat (82%), menilai (78%), dan mencipta (100%), yang mengindikasikan penguasaan konsep dasar STEAM, kemampuan evaluasi pembelajaran, dan kemampuan merancang pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan STEAM. Namun, ditemukan adanya kesulitan pada aspek memahami (46%), menerapkan (47%), dan menganalisis (75%). Skor yang lebih rendah pada ketiga aspek ini mengindikasikan bahwa guru masih memerlukan penguatan dalam memahami prinsip dasar STEAM, mengintegrasikan elemen-elemen STEAM dalam pembelajaran berbasis proyek, serta menerapkan strategi kognitif yang diperlukan dalam proses pembelajaran. Secara keseluruhan, profil pengetahuan guru IPA terkait pendekatan STEAM di SMP Negeri Kota Tarakan menunjukkan bahwa 3,20% guru berada pada kategori sangat baik, 58% pada kategori baik, dan 29,10% pada kategori cukup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sebagian besar guru memiliki pengetahuan yang baik, pemahaman dan penerapan konsep STEAM perlu ditingkatkan secara signifikan serta diperlukan pelatihan berkelanjutan, penyediaan sumber daya, dan dukungan intensif untuk mengoptimalkan penerapan STEAM dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PRAKTIK BUDIDAYA DAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA SAPARI KECAMATAN MURUK RIAN KABUPATEN TANA TIDUNG

2025•

Produktivitas petani padi sawah di Desa Sapari mempengaruhi pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik budidaya padi sawah dan Menganalisis pendapatan usahatani padi sawah di Desa Sapari Kecamatan Muruk Rian Kabupaten Tana Tidung. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode sensus. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, baik data bersifat kualitatif maupun kuantitatif, data primer diperoleh dari hasil pengamatan langsung di lapangan, pengisian kuisioner (daftar pertanyaan) dan wawancara secara langsung kepada petani padi sawah terkait tentang praktik budidaya dan pendapatan padi sawah yang dihadapi petani. Rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp. 778,687 Penerimaan yang diperoleh petani padi sebesar Rp 5.270.400/ha dan rata-rata pendapatan yang diperoleh petani ladang di Desa Sapari sebesar Rp.4.491.713/ha untuk satu kali proses produksi atau musim tanam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Profil Pengetahuan Guru IPA Terkait Pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) di SMP Negeri Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) adalah inovasi pendidikan yang membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi. Pendekatan ini menghubungkan berbagai disiplin ilmu untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kontekstual dan berbasis pemecahan masalah. Guru berperan sebagai fasilitator dalam menerapkan pembelajaran interdisipliner dan berbasis proyek. Oleh karena itu, pemahaman guru terhadap STEAM menjadi faktor kunci dalam keberhasilannya di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil pengetahuan guru IPA terkait pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) di SMP Negeri Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mengukur pengetahuan guru tentang STEAM. Hasil penelitian menunjukkan variasi yang signifikan pada setiap aspek kognitif dalam Taksonomi Anderson. Guru menunjukkan pemahaman yang baik dalam aspek mengingat (82%), menilai (78%), dan mencipta (100%), yang mengindikasikan penguasaan konsep dasar STEAM, kemampuan evaluasi pembelajaran, dan kemampuan merancang pembelajaran berbasis proyek yang mengintegrasikan STEAM. Namun, ditemukan adanya kesulitan pada aspek memahami (46%), menerapkan (47%), dan menganalisis (75%). Skor yang lebih rendah pada ketiga aspek ini mengindikasikan bahwa guru masih memerlukan penguatan dalam memahami prinsip dasar STEAM, mengintegrasikan elemen-elemen STEAM dalam pembelajaran berbasis proyek, serta menerapkan strategi kognitif yang diperlukan dalam proses pembelajaran. Secara keseluruhan, profil pengetahuan guru IPA terkait pendekatan STEAM di SMP Negeri Kota Tarakan menunjukkan bahwa 3,20% guru berada pada kategori sangat baik, 58% pada kategori baik, dan 29,10% pada kategori cukup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sebagian besar guru memiliki pengetahuan yang baik, pemahaman dan penerapan konsep STEAM perlu ditingkatkan secara signifikan serta diperlukan pelatihan berkelanjutan, penyediaan sumber daya, dan dukungan intensif untuk mengoptimalkan penerapan STEAM dalam pembelajaran IPA di SMP Negeri Kota Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PRAKTIK BUDIDAYA DAN PENDAPATAN USAHA TANI PADI SAWAH DI DESA SAPARI KECAMATAN MURUK RIAN KABUPATEN TANA TIDUNG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Produktivitas petani padi sawah di Desa Sapari mempengaruhi pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik budidaya padi sawah dan Menganalisis pendapatan usahatani padi sawah di Desa Sapari Kecamatan Muruk Rian Kabupaten Tana Tidung. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode sensus. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, baik data bersifat kualitatif maupun kuantitatif, data primer diperoleh dari hasil pengamatan langsung di lapangan, pengisian kuisioner (daftar pertanyaan) dan wawancara secara langsung kepada petani padi sawah terkait tentang praktik budidaya dan pendapatan padi sawah yang dihadapi petani. Rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp. 778,687 Penerimaan yang diperoleh petani padi sebesar Rp 5.270.400/ha dan rata-rata pendapatan yang diperoleh petani ladang di Desa Sapari sebesar Rp.4.491.713/ha untuk satu kali proses produksi atau musim tanam.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Evaluasi Penempatan Arrester Pada Penyulang 5 Jaringan Sistem Distribusi 20 KV PT. PLN TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Intisari — Tenaga listrik merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendukung kehidupan sehari-hari. PT. PLN merupakan perusahaan yang bertanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan energi listrik tersebut, namun dalam proses menjalankan tugasnya, PT. PLN menghadapi banyak tantangan teknis dan operasional. Salah satu tantangan utamanya adalah melindungi infrastruktur kelistrikan seperti trafo, switchgear, dan kabel dari lonjakan tegangan yang dapat merusaknya. Lonjakan tegangan ini dapat disebabkan oleh banyak faktor, antara lain petir, gangguan jaringan listrik, dan pengoperasian alat berat. Oleh karena itu, perlu diketahui secara menyeluruh mengenai kinerja alat proteksi petir pada jaringan distribusi 20 kV di PT. PLN Tarakan. Dalam skripsi ini akan mengkaji dan menganalisis kerja dari arrester serta jarak maksimum arrester. Metode yang digunakan dalam skripsi ini metode Koordinasi Isolasi. Penempatan lightning arrester dapat mempengaruhi kinerja lightning arrester tersebut dalam memproteksi trafo pada gardu distribusi Tingkat kegagalan proteksi arrester sangat tergantung dari TID peralatan, tegangan kerja lightning arrester dan lokasi penempatan arrester itu sendiri. Dari hasil perhitungan dan analisis data menunjukkan bahwa pada jaringan 20 kV penyulang 5 PT.PLN Tarakan, TID transformator sebesar 5 kA dengan 125 kV, karakteristik kerja arrester dengan tegangan pengenal 24 kV, tegangan pelepasan 87 kV serta arus pelepasan sebesar 5 kA dengan tingkat perlindungan 95,7 kV. Hal ini sesuai dengan SPLN 7: 1978 yang menetapkan tingkat isolasi dasar transformator dan penangkal petir. Sedangkan dari hasil perhitungan untuk jarak penempatan arrester terhadap transformator tidak boleh melebihi 2,745 meter dan hasil dari analisis skripsi adalah sekitar 1,8-2,4 meter.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Penegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Yang Dilakukan Oleh Anggota Kepolisian Di Wilayah Kepolisian Resor Tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Penegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Yang Dilakukan Oleh Anggota Kepolisian Di Wilayah Kepolisian Resor Tarakan. Pertama, Penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh anggota Kepolisian di wilayah hukum Polres Tarakan dan kedua yaitu upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh anggota Kepolisian di wilayah hukum Polres Tarakan. Skripsi ini merupakan penelitian empiris terhadap kaidah-kaidah hukum terkait variabel penelitian. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam Skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari hasil wawancara, observasi, dan pengamatan. Data sekunder didapatkan dari buku, jurnal, dan data statistik. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa pertama, penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika oleh anggota kepolisian di Polres Tarakan sama dengan masyarakat pada umumnya dan penjatuhan pidananya lebih berat dan dilanjutkan dengan penyelesaian perkara melalui persidangan kode etik kepolisian dan diberikan sanksi PTDH. Kedua, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika oleh anggota kepolisian di Polres Tarakan dilakukan dengan menggunakan upaya Pre-emtif, Upaya Preventif dan Upaya Represif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Yang Dilakukan Oleh Anggota Kepolisian Di Wilayah Kepolisian Resor Tarakan

2024•

Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Penegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Narkotika Yang Dilakukan Oleh Anggota Kepolisian Di Wilayah Kepolisian Resor Tarakan. Pertama, Penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh anggota Kepolisian di wilayah hukum Polres Tarakan dan kedua yaitu upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika yang dilakukan oleh anggota Kepolisian di wilayah hukum Polres Tarakan. Skripsi ini merupakan penelitian empiris terhadap kaidah-kaidah hukum terkait variabel penelitian. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam Skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari hasil wawancara, observasi, dan pengamatan. Data sekunder didapatkan dari buku, jurnal, dan data statistik. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa pertama, penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkotika oleh anggota kepolisian di Polres Tarakan sama dengan masyarakat pada umumnya dan penjatuhan pidananya lebih berat dan dilanjutkan dengan penyelesaian perkara melalui persidangan kode etik kepolisian dan diberikan sanksi PTDH. Kedua, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika oleh anggota kepolisian di Polres Tarakan dilakukan dengan menggunakan upaya Pre-emtif, Upaya Preventif dan Upaya Represif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Gambaran Kecemasan Ibu Bersalin Pada Lama Kala I Fase Aktif Di Rumah Sakit Umum Carsa Tarakan

2023•Koleksi Perpustakaan

Angka kematian ibu (maternal mortality rate) menjadi indikator derajat kesehatan ibu, kematian ibu dalam indikator ini didefinisikan sebagai semua kematian selama periode kehamilan, persalinan, dan nifas yang disebabkan oleh pengelolaannya tetapi bukan karena sebab lain seperti kecelakaan atau insidental (Profil Kesehatan Indonesia, 2021). Kecemasan merupakan suatu perasaan subjektif ketegangan mental seseorang, Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Carsa Tarakan pada tahun 2023. Sampel pada penelitian ini adalah ibu bersalin pada bulan Mei - Juni tahun 2023 di Rumah Sakit Umum Carsa Tarakan, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling. Terdapat sebanyak 15 (50,0%) ibu dengan pendidikan dasar, terdapat 30 (100%) ibu tidak bekerja (Ibu Rumah Tangga), sebanyak 21 (70,0%) ibu merupakan multipara, serta terdapat sebanyak 25 (83,3%) ibu yang berusia 20-35 tahuTerdapat sebanyak 13 (43,3%) ibu yang mengalami cemas sedang menjelang persalinan. Terdapat sebanyak 24 (83,3%) ibu mengalami lama kala I persalinan ≤ 6 jam. Penelitian ini menggambarkan dari beberapa karakteristik meliputi pendidikan, pekerjaan, paritas dan umur bahwa lebih banyak ibu bersalin yang mengalami kecemasan sedang dengan lama kala I normal yaitu ≤ 6 jam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Gambaran Kecemasan Ibu Bersalin Pada Lama Kala I Fase Aktif Di Rumah Sakit Umum Carsa Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angka kematian ibu (maternal mortality rate) menjadi indikator derajat kesehatan ibu, kematian ibu dalam indikator ini didefinisikan sebagai semua kematian selama periode kehamilan, persalinan, dan nifas yang disebabkan oleh pengelolaannya tetapi bukan karena sebab lain seperti kecelakaan atau insidental (Profil Kesehatan Indonesia, 2021). Kecemasan merupakan suatu perasaan subjektif ketegangan mental seseorang, Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Carsa Tarakan pada tahun 2023. Sampel pada penelitian ini adalah ibu bersalin pada bulan Mei - Juni tahun 2023 di Rumah Sakit Umum Carsa Tarakan, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Accidental Sampling. Terdapat sebanyak 15 (50,0%) ibu dengan pendidikan dasar, terdapat 30 (100%) ibu tidak bekerja (Ibu Rumah Tangga), sebanyak 21 (70,0%) ibu merupakan multipara, serta terdapat sebanyak 25 (83,3%) ibu yang berusia 20-35 tahuTerdapat sebanyak 13 (43,3%) ibu yang mengalami cemas sedang menjelang persalinan. Terdapat sebanyak 24 (83,3%) ibu mengalami lama kala I persalinan ≤ 6 jam. Penelitian ini menggambarkan dari beberapa karakteristik meliputi pendidikan, pekerjaan, paritas dan umur bahwa lebih banyak ibu bersalin yang mengalami kecemasan sedang dengan lama kala I normal yaitu ≤ 6 jam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Asuhan Keperawatan pada pasien dengan Diagnosa Medik Diabetes Melitus Tipe II Ruang Perawatan Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah dr. Jusuf SK Tarakan

2023•Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus adalah keadaan hiperglikemi kronik yang disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal yang menimbulkan berbagai komplikasi kronik pada mata, ginjal, saraf dan pembuluh darah. Tingginya angka kejadian Diabetes Melitus di Indonesia menyebabkan, terjadinya tinggi komplikasi luka diabetikum sehingga menjadi latar belakang penulis untuk mengambil kasus Diabetes Melitus Tipe II dalam penulisan Laporan Tugas Akhir. Tujuan laporan tugas akhir ini untuk mendapatkan pengalaman nyata. Dalam penyusunan laporan tugas akhir ini penulis menggunakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan dengan tahap pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah klien satu dan klien dua dengan diagnosa medis Deabetes Melitus Tipe II. Hasil yang di dapatkan lima diagnosa pada klien satu dan lima diagnosa pada klien dua. Diagnosis pada klien satu adalah intoleransi aktivitas, defisit perawatan diri, gangguan rasa nyaman, ansietas, defisit pengetahuan. Diagnosis pada klien dua adalah defisit nutrisi, defisit perawatan diri, ansietas, bersihan jalan nafas tidak efektif, defisit pengetahuan. Jadi dapat disimpulkan bahwa dari klien satu dan klien dua yang terdapat menjadi perbedaan yaitu pada diagnosa utama. Evaluasi hasil yang didapat dari lima diagnosis klien satu teratasi tiga dan dua diagnosis keperawatan belum teratasi. Jadi dapat di simpulkan hasil yang didapat dari lima diagnosis keperawatan klien dua teratasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN ILEUS OBSTRUKTIF DI RUANG DAHLIA RUMAH SAKIT dr. H. JUSUF. SK KOTA TARAKAN

2023•Koleksi Perpustakaan

Ileus obstruktif adalah kondisi dimana isi lumen saluran cerna terganggu ke distal karena hambatan mekanik yang terjadi akibat adanya kelainan pada lumen usus, dinding usus atau kelainan vaskularisasi pada satu segmen usus yang menyebabkan kematian pada sel atau jaringan segmen usus. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek studi kasus yang digunakan pada studi kasus ini adalah 2 orang pasien dengan membandingkan masalah keperawatan yang sama dengan masalah utama ileus obstruktif. Pada pembahasan peneliti menguraikan pembahasan terkait adanya kesesuain maupun kesenjangan antara teori dan hasil asuhan keperawatan pada klien 1 dan 2 dengan kasus ileus obstruktif. Pengkajian pada klien 1 dan 2 terdapat keluhan utama yang sama yaitu kedua klien mengeluh nyeri, yang membedakan keluhan nyeri pada kedua klien adalah klien 1 mengeluh nyeri dibagian perut dan klien 2 mengeluh nyeri dibagian dada dan perut. Hasil pengkajian dan analisa data, terdapat 4 diagnosis yang muncul pada klien 1 yaitu nyeri akut, konstipasi, gangguan pola tidur, dan ansietas, sedangkan klien 2 terdapat 5 diagnosis yang muncul yaitu nyeri akut, konstipasi, gangguan pola tidur, defisit perawatan diri, dan gangguan mobilitas fisik. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan penulis mampu mempersiapkan intervensi strategi pelaksanaan yang lebih baik untuk kedepannya, keluarga klien memberikan dukungan, perhatian dan turut serta dala proses penyembuhan klien, dan diharapkan laporan tugas akhir ini dapat bermanfaat sebagai pedoman, acuan dan referensi dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan masalah utama Ileus Obstruktif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail