Abstrak
Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang ditandai dengan Lingkar Lengan Atas 23,5 cm dan menyebabkan komplikasi pada ibu dan janin, termasuk berat badan lahir rendah dan stunting. Penelitianbertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil sebanyak 101, dengan jumlah sampel sebanyak 81 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan pengukuran LILA. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 27,2% responden mengalami KEK. Analisis bivariat dari enam variabel yang diteliti menunjukkan bahwa hanya pengetahuan yang memiliki hubungan signifikan dengan kejadian KEK (p-value=0,000). Variabel pendidikan (pvalue=0,365), usia (p-value=0,448), penyakit infeksi (p-value=0,462), pendapatan (p-value=0,064) dan paritas (p-value=0,705) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa pengetahuan ibu hamil merupakan faktor paling berpengaruh terhadap kejadian KEK. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi gizi melalui pelayanan antenatal care (ANC) dan media informasi guna meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil.