Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

37 hasil
Penulis: ALFIA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FOMO), IKLAN MEDIA SOSIAL, DAN ONLINE CUSTOMER REVIEW TERHADAP NIAT BELI PRODUK FASHION SECARA ONLINE PADA PLATFORM SHOPEE DI KOTA TARAKAN (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fear of missing out (FOMO), iklan media sosial, dan online customer review terhadap niat beli produk fashion secara online pada platfrom Shopee di kota Tarakan, dengan objek penelitian Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 180 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli, sedangkan fear of missing out (FOMO) dan online customer review tidak berpengaruh signifikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FOMO), IKLAN MEDIA SOSIAL, DAN ONLINE CUSTOMER REVIEW TERHADAP NIAT BELI PRODUK FASHION SECARA ONLINE PADA PLATFORM SHOPEE DI KOTA TARAKAN (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fear of missing out (FOMO), iklan media sosial, dan online customer review terhadap niat beli produk fashion secara online pada platfrom Shopee di kota Tarakan, dengan objek penelitian Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 180 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli, sedangkan fear of missing out (FOMO) dan online customer review tidak berpengaruh signifikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Pembelajaran Permainan MONOHAKIB Kelas IV di SD Negeri 003 Simpang Tiga

2026•

Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research & Development). Tujuan dari dilakukannya penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran Monopoli yang dievaluasi berdasarkan validasi media, materi, dan praktisi. Penelitian ini dilakukan untuk menilai minat siswa terhadap materi pembelajaran media Monopoli. Model penelitian yang digunakan ini ialah model ADDIE yang meliputi lima tahapan yaitu: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 3) Implementation, 5) Evaluation. Pada hasil validasi menunjukkan media pembelajaran MONOHAKIB mencapai kriteria sangat layak, dengan persentase rata-rata 93% (validator media 91%, validator materi 89%, dan validator praktisi 100%). Uji coba terbatas memperoleh respon siswa sebesar 92,9% dengan kategori sangat menarik, sedangkan uji coba lapangan menunjukkan respon positif sebesar 92,6% yang tergolong dalam kategori sangat menarik. Temuan ini membuktikan bahwa media pembelajaran MONOHAKIB dapat meningkatkan antusiasme, keterlibatan, serta motivasi belajar siswa dalam mempelajari materi hak dan kewajiban. Dengan ini, media pembelajaran MONOHAKIB layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran PPKn di sekolah dasar, khususnya pada materi hak dan kewajiban. Selain menarik dan menyenangkan, media ini juga dapat mendukung pencapaian tujuan pembelajaran yang lebih efektif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Pembelajaran Permainan MONOHAKIB Kelas IV di SD Negeri 003 Simpang Tiga

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini adalah penelitian yang menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research & Development). Tujuan dari dilakukannya penelitian ini untuk mengembangkan media pembelajaran Monopoli yang dievaluasi berdasarkan validasi media, materi, dan praktisi. Penelitian ini dilakukan untuk menilai minat siswa terhadap materi pembelajaran media Monopoli. Model penelitian yang digunakan ini ialah model ADDIE yang meliputi lima tahapan yaitu: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 3) Implementation, 5) Evaluation. Pada hasil validasi menunjukkan media pembelajaran MONOHAKIB mencapai kriteria sangat layak, dengan persentase rata-rata 93% (validator media 91%, validator materi 89%, dan validator praktisi 100%). Uji coba terbatas memperoleh respon siswa sebesar 92,9% dengan kategori sangat menarik, sedangkan uji coba lapangan menunjukkan respon positif sebesar 92,6% yang tergolong dalam kategori sangat menarik. Temuan ini membuktikan bahwa media pembelajaran MONOHAKIB dapat meningkatkan antusiasme, keterlibatan, serta motivasi belajar siswa dalam mempelajari materi hak dan kewajiban. Dengan ini, media pembelajaran MONOHAKIB layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran PPKn di sekolah dasar, khususnya pada materi hak dan kewajiban. Selain menarik dan menyenangkan, media ini juga dapat mendukung pencapaian tujuan pembelajaran yang lebih efektif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PEREDARAN SEDIAAN FARMASI ILEGAL DI KOTA TARAKAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penegakan hukum terhadap peredaran sediaan farmasi ilegal di Kota Tarakan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengawasan dan penegakan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara dengan instansi terkait seperti Polres Kota Tarakan dan BPOM Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penegakan hukum masih rendah, dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk regulasi yang ada, peran penegak hukum, sarana dan fasilitas, serta kesadaran masyarakat. peredaraan sediaan farmasi ilegal diatur dalam undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehata, dan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, Meskipun terdapat undang-undang yang mengatur sanksi bagi pelanggar, implementasinya di lapangan masih belum maksimal, dengan banyak kasus yang hanya berujung pada sanksi administratif. efektivitas penegakan hukum masih rendah, karena masih ada kendala dalam proses penegakan hukum yang disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya sarana dan prasarana pendukung, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta rendahnya kesadaran masyarakat mengenai bahaya penggunaan sediaan farmasi ilegal. Letak geografis Kota Tarakan yang berbatasan langsung dengan Malaysia juga menjadi faktor yang memudahkan masuknya produk ilegal melalui jalur tidak resmi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas pengawasan, edukasi masyarakat, dan kerjasama antar instansi untuk mengatasi peredaran sediaan farmasi ilegal secara efektif. Dengan demikian, diharapkan kesehatan masyarakat dapat terlindungi dari risiko yang ditimbulkan oleh sediaan farmasi ilegal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PEREDARAN SEDIAAN FARMASI ILEGAL DI KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penegakan hukum terhadap peredaran sediaan farmasi ilegal di Kota Tarakan, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengawasan dan penegakan hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah empiris dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara dengan instansi terkait seperti Polres Kota Tarakan dan BPOM Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas penegakan hukum masih rendah, dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk regulasi yang ada, peran penegak hukum, sarana dan fasilitas, serta kesadaran masyarakat. peredaraan sediaan farmasi ilegal diatur dalam undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehata, dan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, Meskipun terdapat undang-undang yang mengatur sanksi bagi pelanggar, implementasinya di lapangan masih belum maksimal, dengan banyak kasus yang hanya berujung pada sanksi administratif. efektivitas penegakan hukum masih rendah, karena masih ada kendala dalam proses penegakan hukum yang disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya sarana dan prasarana pendukung, lemahnya koordinasi antarinstansi, serta rendahnya kesadaran masyarakat mengenai bahaya penggunaan sediaan farmasi ilegal. Letak geografis Kota Tarakan yang berbatasan langsung dengan Malaysia juga menjadi faktor yang memudahkan masuknya produk ilegal melalui jalur tidak resmi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan kapasitas pengawasan, edukasi masyarakat, dan kerjasama antar instansi untuk mengatasi peredaran sediaan farmasi ilegal secara efektif. Dengan demikian, diharapkan kesehatan masyarakat dapat terlindungi dari risiko yang ditimbulkan oleh sediaan farmasi ilegal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PEMBINAAN RESIDIVIS TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA TARAKAN

2025•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pembinaan yang diterapkan terhadap warga binaan residivis tindak pidana narkotika di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Serta untuk mengetahui peran pembinaan yang dilakukan lembaga pemasyarakatan terhadap residivis tindak pidana narkotika di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Dengan menggunakan tipe penelitian empiris, Seluruh data yang diperoleh baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan, hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan bagaimana pembinaan residivis tindak pidana narkotika di lembaga pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa lembaga pemasyarakatan bertujuan sebagai tempat dimana pembinaan kepada pelaku tindak pidana dilakukan yang diatur dalam Undang–undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang pemasyarakatan dalam lembaga pemasyarakatan, program pembinaan harus dirancang secara baik untuk membantu warga binaan mengubah pola pikir. Program pembinaan yang ada di lembaga pemasyaakatan kelas IIA Tarakan yaitu pembinaan kepribadian yang mencangkup pembinaan kerohanian dan jasmani serta pembinaan kemandirian yang mencangkup kegiatan kerja berbagai bidang. Peran pembinaan yang dilakukan lembaga pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan sangat penting mendukung pembinaan dalam hal perubahan warga binaan pemasyarakatan untuk mencegah terjadinya residivis tindak pidana narkotika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMBINAAN RESIDIVIS TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program pembinaan yang diterapkan terhadap warga binaan residivis tindak pidana narkotika di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Serta untuk mengetahui peran pembinaan yang dilakukan lembaga pemasyarakatan terhadap residivis tindak pidana narkotika di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Dengan menggunakan tipe penelitian empiris, Seluruh data yang diperoleh baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan, dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, menguraikan, hingga menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini dimaksudkan untuk memperoleh gambaran yang baik, jelas dan dapat memberikan data sedetail mungkin tentang objek yang diteliti, dalam hal ini menggambarkan bagaimana pembinaan residivis tindak pidana narkotika di lembaga pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di lembaga pemasyarakatan kelas IIA Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa lembaga pemasyarakatan bertujuan sebagai tempat dimana pembinaan kepada pelaku tindak pidana dilakukan yang diatur dalam Undang–undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang pemasyarakatan dalam lembaga pemasyarakatan, program pembinaan harus dirancang secara baik untuk membantu warga binaan mengubah pola pikir. Program pembinaan yang ada di lembaga pemasyaakatan kelas IIA Tarakan yaitu pembinaan kepribadian yang mencangkup pembinaan kerohanian dan jasmani serta pembinaan kemandirian yang mencangkup kegiatan kerja berbagai bidang. Peran pembinaan yang dilakukan lembaga pemasyarakatan Kelas IIA Tarakan sangat penting mendukung pembinaan dalam hal perubahan warga binaan pemasyarakatan untuk mencegah terjadinya residivis tindak pidana narkotika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EKOENZIM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TERAP (Artocarpus odoratissimus) DI KOTA TARAKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR BIOLOGI

2024•Koleksi Perpustakaan

Tumbuhan terap (Artocarpus odoratissimus) merupakan tumbuhan endemik Kalimantan yang memiliki status near threatened (terancam punah) dalam spektrum Red List (daftar merah). Ekoenzim merupakan larutan organik serbaguna yang diproduksi dari proses fermentasi gula, limbah organik dan air dengan perbandingan 1:3:10. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk menganalisis konsentrasi ekoenzim yang berpengaruh signifikan terhadap percepatan pertumbuhan bibit terap (Artocarpus odoraatissimus) di Kota Tarakan; dan 2) Untuk mengetahui apakah pengaruh ekoenzim terhadap pertumbuhan bibi terap (Artocarpus odoratissimus) di Kota Tarakan berpotensi sebagai bahan ajar biologi. Tahap penelitian meliputi pembuatan ekoenzim serta pengaplikasiannya pada bibit tumbuhan terap. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan ANOVA satu jalan dan Kruskal Wallis yang dilanjutkan dengan uji Duncan taraf 5%. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode ekperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan lima perlakuan tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0: Kontrol (tanpa ekoenzim), P1: 1ml/liter, P2: 5ml/liter, P3: 10ml/liter, P4: 15ml/liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi ekoenzim tidak berpengaruh signifikan terhadap parameter tinggi tanaman (cm), Panjang daun (cm), lebar daun (cm), dan jumlah daun (helai). Namun, ekoenzim dengan konsentrasi 5ml/liter (0,5%) mampu memberikan perubahan terbaik pada kelima perlakuan yang ada. Penelitian ini berpotensi sebagai bahan ajar biologi pada jenjang SMA dan jenjang perguruan tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

SKRINING AKTIFITAS ANTIBAKTERI Multi Drug Resistant DARI BAKTERI YANG BERASOSIASI DENGAN SPONS Stylissa sp. DARI PERAIRAN PULAU DERAWAN

2024•

Abstrak Saat ini banyak penelitian yang membuktikan bahwa bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli telah resisten terhadap antibiotik yang disebut Multi drug resistan (MDR). Bakteri tersebut menyebabkan berbagai penyakit pada manusia. Maka dari itu diperlukan eksplorasi dan pengembangan antibiotik baru, salah satu sumber potensial adalah bakteri simbion spons Stylissa sp. yang telah banyak dilaporkan oleh penelitian terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk Mengisolasi bakteri yang berasosiasi dengan spons Stylissa sp. Mengidentifikasi secara morfologi jenis bakteri spons Stylissa sp. dan menentukan aktivitas daya hambat bakteri asosiasi spons Stylissa sp. terhadap bakteri Multidrug Resistant (MDR). Hasil isolat spons menghasilkan 20 bakteri murni, yang ditandai secara morfologi berdasarkan bentuk koloni, margin, warna dan elevasi. hasil pengamatan pewarnaan gram menunjukkan 15 isolat tergolong bakteri gram positif dan 5 isolat memiliki bakteri gram negatif. Dari 20 isolat bakteri simbion spons terdapat 8 isolat yang menunjukkan potensi sebagai agen antimikroba. Hasil pengujian aktivitas antimikroba dengan kode isolat SS02 menunjukkan zona bening 20.5 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan pada kode isolat SS16 menunjukkan zona bening 15.5 mm terhadap bakteri Escherichia coli.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SKRINING AKTIFITAS ANTIBAKTERI Multi Drug Resistant DARI BAKTERI YANG BERASOSIASI DENGAN SPONS Stylissa sp. DARI PERAIRAN PULAU DERAWAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Saat ini banyak penelitian yang membuktikan bahwa bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli telah resisten terhadap antibiotik yang disebut Multi drug resistan (MDR). Bakteri tersebut menyebabkan berbagai penyakit pada manusia. Maka dari itu diperlukan eksplorasi dan pengembangan antibiotik baru, salah satu sumber potensial adalah bakteri simbion spons Stylissa sp. yang telah banyak dilaporkan oleh penelitian terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk Mengisolasi bakteri yang berasosiasi dengan spons Stylissa sp. Mengidentifikasi secara morfologi jenis bakteri spons Stylissa sp. dan menentukan aktivitas daya hambat bakteri asosiasi spons Stylissa sp. terhadap bakteri Multidrug Resistant (MDR). Hasil isolat spons menghasilkan 20 bakteri murni, yang ditandai secara morfologi berdasarkan bentuk koloni, margin, warna dan elevasi. hasil pengamatan pewarnaan gram menunjukkan 15 isolat tergolong bakteri gram positif dan 5 isolat memiliki bakteri gram negatif. Dari 20 isolat bakteri simbion spons terdapat 8 isolat yang menunjukkan potensi sebagai agen antimikroba. Hasil pengujian aktivitas antimikroba dengan kode isolat SS02 menunjukkan zona bening 20.5 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan pada kode isolat SS16 menunjukkan zona bening 15.5 mm terhadap bakteri Escherichia coli.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EKOENZIM TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TERAP (Artocarpus odoratissimus) DI KOTA TARAKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR BIOLOGI

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tumbuhan terap (Artocarpus odoratissimus) merupakan tumbuhan endemik Kalimantan yang memiliki status near threatened (terancam punah) dalam spektrum Red List (daftar merah). Ekoenzim merupakan larutan organik serbaguna yang diproduksi dari proses fermentasi gula, limbah organik dan air dengan perbandingan 1:3:10. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk menganalisis konsentrasi ekoenzim yang berpengaruh signifikan terhadap percepatan pertumbuhan bibit terap (Artocarpus odoraatissimus) di Kota Tarakan; dan 2) Untuk mengetahui apakah pengaruh ekoenzim terhadap pertumbuhan bibi terap (Artocarpus odoratissimus) di Kota Tarakan berpotensi sebagai bahan ajar biologi. Tahap penelitian meliputi pembuatan ekoenzim serta pengaplikasiannya pada bibit tumbuhan terap. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan ANOVA satu jalan dan Kruskal Wallis yang dilanjutkan dengan uji Duncan taraf 5%. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode ekperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan lima perlakuan tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0: Kontrol (tanpa ekoenzim), P1: 1ml/liter, P2: 5ml/liter, P3: 10ml/liter, P4: 15ml/liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian konsentrasi ekoenzim tidak berpengaruh signifikan terhadap parameter tinggi tanaman (cm), Panjang daun (cm), lebar daun (cm), dan jumlah daun (helai). Namun, ekoenzim dengan konsentrasi 5ml/liter (0,5%) mampu memberikan perubahan terbaik pada kelima perlakuan yang ada. Penelitian ini berpotensi sebagai bahan ajar biologi pada jenjang SMA dan jenjang perguruan tinggi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMBERIAN PAKAN BUATAN DARI KOMBINASI DAUN KATUK (Sauropus androgynus L) DAN DAUN PEPAYA (Carica papaya L) UNTUK PERTUMBUHAN IKAN NILA (Orechromis niloticus)

2024•

Daun katuk (Sauropus androgynous) merupakan tanaman herbal yang banyak mengandung asam lemak dan protein yang tinggi dan begitu juga dengan daun papaya yang mengandung enzim papain yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan ikan nila (Oreochormis niloticus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan kombinasi daun katuk dan daun papaya sebagai bahan alternativ campuran pakan ikan untuk meningkatkan pertumbuhan benih ikan nila. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dan 3 perlakuan, P1= 275 gram/kg daun katuk, 2 gram/kg daun pepaya, P1= 300 gram/kg daun katuk, 2 gram/kg daun papaya, P3= 325 gram/kg daun katuk, 2 gram/kg daun papaya, parameter yang diukur meliputi panjang mutlak, berat mutlak, SGR, FCR, SR, parameter kualitas air, analisis statistic menggunakan ANOVA dengan model RAK. Hasil dari penelitian menunjukkan pertumbuhan panjang mutlak terbaik pada P3 sebesar 3,8 cm, berat mutlak terbaik pada P3 sebesar 10,13 gr, specific growth rate terbaik pada P3 sebesar 0,34%, dan feed convertion ratio terbaik pada P3 sebesar 0,70% menunjukkan nilai yang berbeda nyata antar perlakuan, sedangkan survival rate menunjukan nilai tidak berbeda nyata antar perlakuan. Data pengukuran kualitas air dengan nilai yang baik yaitu suhu 24-25oC, pH 6-7. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian kombinasi daun katuk dan daun papaya yang ditambahkan pada pakan mampu meningkatkan pertumbuhan ikan nila sehingga daun katuk dan daun papaya dapat dijadikan sebagai bahan baku organik untuk pembuatan pakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail