PENGARUH PEMBERIAN PAKAN BUATAN DARI KOMBINASI DAUN KATUK (Sauropus androgynus L) DAN DAUN PEPAYA (Carica papaya L) UNTUK PERTUMBUHAN IKAN NILA (Orechromis niloticus)
Daun katuk (Sauropus androgynous) merupakan tanaman herbal yang banyak mengandung asam lemak dan protein yang tinggi dan begitu juga dengan daun papaya yang mengandung enzim papain yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan ikan nila (Oreochormis niloticus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan kombinasi daun katuk dan daun papaya sebagai bahan alternativ campuran pakan ikan untuk meningkatkan pertumbuhan benih ikan nila. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dan 3 perlakuan, P1= 275 gram/kg daun katuk, 2 gram/kg daun pepaya, P1= 300 gram/kg daun katuk, 2 gram/kg daun papaya, P3= 325 gram/kg daun katuk, 2 gram/kg daun papaya, parameter yang diukur meliputi panjang mutlak, berat mutlak, SGR, FCR, SR, parameter kualitas air, analisis statistic menggunakan ANOVA dengan model RAK. Hasil dari penelitian menunjukkan pertumbuhan panjang mutlak terbaik pada P3 sebesar 3,8 cm, berat mutlak terbaik pada P3 sebesar 10,13 gr, specific growth rate terbaik pada P3 sebesar 0,34%, dan feed convertion ratio terbaik pada P3 sebesar 0,70% menunjukkan nilai yang berbeda nyata antar perlakuan, sedangkan survival rate menunjukan nilai tidak berbeda nyata antar perlakuan. Data pengukuran kualitas air dengan nilai yang baik yaitu suhu 24-25oC, pH 6-7. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian kombinasi daun katuk dan daun papaya yang ditambahkan pada pakan mampu meningkatkan pertumbuhan ikan nila sehingga daun katuk dan daun papaya dapat dijadikan sebagai bahan baku organik untuk pembuatan pakan.