ANALSIS KARAKTERISTIK DAN LAJU ANGKUTAN SEDIMEN TOTAL SALURAN RAWASARI INDAH KOTA TARAKAN.
.
Profil penulis
722 karya publik ditemukan.
.
PENGARUH DISIPLIN BELAJAR DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 TARAKAN Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan, pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan, pengaruh interaksi antara disiplin belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Sampling jenuh. Sampel pada penelitian ini berjumlah 114 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan dokumen skor. Tekhnik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial yang diolah dengan bantuan software SPSS 25.0. Analisis deskriptif menggunakan mean dan simpangan baku sedangkan analisis inferensial menggunakan Two Way ANOVA. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05 dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan; (2) terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan; (3) tidak terdapat pengaruh interaksi antara disiplin belajar dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Tarakan.
Masyarakat suku Tidung di desa Sepala Dalung mempunyai salah satu tradisi yang sampai saat ini masih dipertahankan dan dilestarikan, salah satu keanekaragaman budaya tersebut adalah penggunaan tanaman sebagai pengobatan tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tanaman apa saja yang digunakan sebagai obat, untuk mengetahui bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat, serta untuk mengetahui cara pengolahan dan cara penggunaan tana-man obat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi dilakukan melalui wawancara interaktif dengan warga desa yang didukung dengan dokumentasi. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2022 dengan jumlah subjek penelitian 13 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memanfaatkan 36 jenis tanaman obat yang be-rasal dari berbagai macam habitus seperti herba, terna, liana, perdu, dan pohon. Bagian tanaman yang paling banyak digunakan sebagai obat oleh masyarakat suku Tidung di desa Sepala Dalung adalah daun dengan jumlah 21 tanaman, rimpang sebanyak 6 tanaman, akar sebanyak 5 tanaman, buah sebanyak 4 tanaman, batang sebanyak 2 tanaman, kulit sebanyak 2 tanaman, dan bunga sebanyak 1 tanaman. Cara mengolah tanaman obat oleh masyarakat suku Tidung di desa Sepala Dalung cukup bervariasi mulai dari yang paling sering dilakukan yaitu cara ditumbuk sebanyak 17 tanaman, direbus 15 tanaman, digoreng 5 tanaman, diremas 2 tana-man, dihaluskan (blender) 2 tanaman, dijemur 2 tanaman, dimakan langsung 2 tanaman, diparut 1 tanaman, dikerik 1 tanaman dan dipanaskan 1 tanaman. Cara penggunaan tanaman obat yang telah diolah yaitu dengan dimakan langsung atau diminum, dioleskan diatas kulit yang sakit, dan ditempelkan pada luka. Masyarakat Suku Tidung di desa Sepala Dalung mempercayai khasiat pengobatan tradisional menggunakan tanaman sebagai obat yang bermanfaat dalam menyem-buhkan penyakit baik penyakit luar maupun penyakit dalam.
Untuk menunjang kehidupan masyarakat Indonesia saat ini, Energi listrik merupakan energi yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat. Penggunaan sel surya ini akan lebih diminati karena dapat dirancang untuk pemenuhan listrik dari yang kecil sampai besar. Sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan yang relevan dan di berbagai tempat seperti perkantoran, pabrik, perumahan, sekolahan. Skema pembangkit listrik terbarukan ini digunakan untuk membantu sistem kelistrikan yaitu dengan cara membangun sistem PLTS untuk mengurangi penggunaan listrik produksi PLN di atau bahkan menggatikan energy listrik dari PLN jika sewaktu-waktu terjadi pemadaman listrik. SMK Negeri 2 Tarakan merupakan salah satu bidang pendidikan dikota Tarakan yang memiliki kebutuhan listrik yang cukup tinggi. Pada pengujian ini mendapatkan Kapasitas Baterai yang akan digunakan adalah 12.300 Ah. Dengan jumlah baterai sebanyak 30 buah, dengan menggunakan rating Ah baterai 500 Ah. Kapasitas Panel Surya yang digunakan adalah 46.000 Wp, sebanyak 92 buah panel dengan masing – masing panel 500 Wp. Kapasitas Charge Controller dari hasil perhitungan adalah 1.045,12 A. Tetapi kapasitas yang dipilih tidak lebih rendah dari perhitungan. Maka total kapasitas charge controller yang dipakai adalah 250 A.
.
Perawat tidak hanya dihadapkan pada berbagai pemicu stres kerja seperti rasa sakit dan kematian yang dialami pasien, tapi juga ekspektasi emosional yang tinggi dari pasien yang dirawat, jadwal kerja yang padat, dan beban kerja yang berlebihan. Beban kerja adalah sejumlah target pekerjaan atau hasil yang yang harus dicapai dalam satu satuan waktu. Beban kerja yang diberikan pada pegawai menjadi tugas pokok yang harus dikerjakan. Beban kerja yang terlalu berat dapat menyebabkan pegawai mudah jenuh dan kelelahan fisik dalam bekerja, sementara beban kerja yang monoton dapat menyebabkan pegawai merasa bosan serta lebih bermalas malasan dan bersantai dalam pekerjaannya sehingga menurunnya kinerja. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan burnout perawat di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian studi cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah perawat yang bekerja di Puskesmas Karang Rejo dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 23 responden. Penelitian ini menggunakan uji statistik Spearman’s rho. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,000 0,05 dengan coefficient correlation 0,762 sehingga menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan burnout perawat dengan kekuatan hubungan sangat kuat dan arah hubungan positif. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin tinggi beban kerja maka semakin tinggi burnout perawat di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan.
Lansia merupakan kelompok usia yang rentan akan perubahan kondisi dan situasi yang disebabkan oleh perubahan kondisi fisik, sosial dam psikologis. Semakin bertambahnya usia seseorang, tekanan darah juga semakin meningkat. Hipertensi pada lansia dikaitkan dengan proses penuaan yang terjadi pada tubuh. Pada kelompok lansia, prevalensi penyakit tidak menular tertinggi adalah hipertensi sebesar 32,5%. Banyak penderita yang diagnosis hipertensi umumnya memiliki kondisi yang sulit seperti gejala simptomatik, kualitas hidup yang rendah dan terjadi perubahan peran. Semua faktor tersebut membuat penderita lebih mudah mendapatkan tekanan psikologis berupa gangguan mental depresi. Depresi adalah gangguan mental yang ditandai dengan munculnya gejala penurunan mood, kehilangan minat terhadap sesuatu, perasaan bersalah, gangguan tidur atau nafsu makan, kehilangan energi, dan penurunan konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan tingkat depresi pada lansia dengan hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian studi penampang analitis (analytic cross-sectional study). Populasi penelitian ini adalah lansia yang didiagnosa hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal dengan pengambilan sampel menggunakan total sampling sebanyak 68 responden. Teknik pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner The Geriatric Depression Scale (GDS) dengan 15 item pertanyaan. Penelitian ini menggunakan uji statistik chi-square. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna tingkat depresi pada lansia yang menderita hipertensi dengan usia (p=0,289), jenis kelamin (p=0,671), riwayat penyakit kronis (p=1,000), status perkawinan (p=0,214) dan tingkat pendidikan (p=0,202) terkecuali status pekerjaan (p=0,001). Kesimpulan dari penelitian ini adalah kondisi lansia yang menderita hipertensi tidak menyebabkan depresi secara umum.
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui kondisi sosial yang terdiri dari Pendidikan dan Kesehatan nelayan yang bermukim di daerah pesisir pantai amal Kota Tarakan. (2) Untuk mengetahui kondisi ekonomi yang terdiri dari tingkat pendapatan usaha nelayan, Penelitian ini di laksanakan di pantai amal, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, yaitu memilih salah satu wilayah yang termasuk dalam permukiman daerah pesisir. Untuk aspek sosial digunakan analisis deskriptif kualitatif sedangkan untuk aspek ekonomi digunakan analisis pendapatan untuk menghitung pendapatan responden. Hasil penelitian antara lain. (1) Kondisi sosial nelayan yang bermukim di pesisir pantai dilihat dari hasil persentase kajian sosial dapat disimpulkan bahwa kondisi sosial masyarakat dilihat dari aspek pendidikan rata-rata tingkat pendidikan responden, SD ( 8 % ) SMP (21 %) SMA (71 %) serta mendapatkan bantuan pemerintah berupa KIP dimana responden yang menerima (46,67 %). Sedangkan kesehatan, akses puskesmas responden yang memanfaatkan puskesmas lebih banyak daripada yang belum memanfaatkan, responden yang mendapatkan kesehatan gratis sebanyak (73,33 %). (2) Kondisi ekonomi nelayan yang bermukim di pesisir pantai. Hal ini dapat dilihat dari pendapatan nelayan, Yang rata-rata penerimaan dari responden sebesar Rp. 339.744.000 perbulan dan biayanya Rp. 241.580.000 perbulan, pendapatan bersih nelayan dalam perbulan sebesar Rp.98.164.000 dibagi dengan 76 responden nelayan maka perorang pendapatan bersih Rp. 1.291.631 perbulan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunakan gaya pada novel Si Putih karya Tere Liye. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data. Sumber data adalah novel Si Putih karya Tere Liye terbitan tahun 2021. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, teknik catat. Karena sumber datanya berupa teks pada novel. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis penyajian data dengan menelaah, mereduksi, mendeskripsikan data. Berdasarkan hasil penelitian, Peneliti menemukan di antaranya penggunaan gaya bahasa hiperbola sebanyak 40 data, penggunaan gaya bahasa erotesis sebanyak 45 data, dan yang terakhir penggunaan gaya bahasa personifikasi sebanyak 24 data, dengan total keseluruhan data gaya bahasa yang didapat oleh peneliti sebanyak 109 data gaya bahasa, Pengarang menggunakan gaya bahasa hiperbola untuk melebih-lebihkan kalimat yang digunakan, Penggunaan gaya bahasa erotesis untuk membrikan penekanan makna yang ingin ungkapkan dengan gaya bertanya, Dan penggunaan gaya bahasa personifikasi sendiri, pengarang bertujuan untuk memperindah kalimat-kalimat yang digunakan dalam novel Si putih karya Tere Liye
ABSTRAK PENGARUH BRAND LOYALTY, BRAND AWARENESS, DAN BRAND IMAGE TERHADAP MINAT PEMBELIAN ULANG PRODUK EIGER DI KOTA TARAKAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh brand loyalty, brand awareness, dan brand image terhadap minat pembelian ulang produk Eiger di Kota Tarakan dengan total 210 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengukuran variabel pada penelitian ini menggunakan skala Likert. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 16.0. Hasil dari pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel brand loyalty berpengaruh positif terhadap minat pembelian ulang karena nilai thitung > ttabel dengan nilai 2,229 > 1,652. Brand awareness berpengaruh positif terhadap minat pembelian ulang karena memiliki nilai thitung > ttabel dengan nilai 2,625 > 1,625. Dan untuk variabel brand image juga berpengaruh positif terhadap minat pembelian ulang karena memiliki nilai thitung > ttabel dengan nilai 6,266 > 1,625. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis untuk ketiga variabel tersebut maka dapat disimpulkan bahwa variabel brand loyalty, brand awareness, dan brand image berpengaruh secara signifikan terhadap minat pembelian ulang produk Eiger di Kota Tarakan. Kata Kunci : Brand Loyalty, Brand Awareness, Brand Image, Minat Pembelian Ulang
Ekosistem Mangrove di Kawasan pesisir Kelurahan Juata Laut Kota Tarakan mengalami penurunan fungsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi ekosistem mangrove dan persepsi masyarakat dan menentukan strategi pengelolaan ekosistem mangrove di kawasan pesisir Kelurahan Juata Laut Kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini, yaitu Kerapatan Relatif, Frekuensi Relatif, dan Penutupan Relatif. Pengambilan data melalui pengukuran langsung di lapangan pada ekosistem mangrove, persepsi masyarakat yang berdomisili di sekitar lokasi mangrove, dan instansi pemerintah yang terkait dengan pengelolaan ekosistem mangrove Kelurahan Juata Laut. Hasil penelitian menunjukkan jenis tumbuhan yang menyusun ekosistem mangrove di lokasi penelitian terdiri dari jenis tumbuhan mangrove sejati yaitu hanya Sonneratia alba. Mangrove di Kelurahan Juata Laut diketahui berdasarkan indeks nilai penting (INP) hasil penjumlahan nilai relatif (RDi) 100%, frekuensi relatif (Rfi) 100% , dan nilai penutupan relatif (RCi) 100%, diperoleh nilai sebesar 300% pada pohon, anakkan dan semai didominasi oleh Sonneratia alba. Pemahaman masyarakat mengenai mangrove menurut tingkat Pendidikan dengan indikator mangrove penting menyatakan bahwa 93% masyarakat Juata Laut menganggap sangat penting dengan adanya mangrove, Sedangkan 7% masyarakat Juata Laut tidak memahami pentingnya mangrove. Indikator dampak kerusakan menyatakan bahwa 90% masyarakat mengetahui dampak kerusakan mangrove dan 10% tidak mengetahui. Indikator pelestarian menyatakan bahwa 20% masyarakat yang setuju dengan penggunaan mangrove sebagai bahan baku dan 80% tidak setuju. Terdapat delapan strategi pengelolaan yang dihasilkan yaitu 1) Meningkatkan potensi masyarakat sekitar dengan memperbanyak pelibatan terhadap kegiatan pelestarian mangrove. 2) Memperbanyak kegiatan penelitian tentang ekosisistem mangrove. 3) Membuat rencana yang terorganisir terhadap kegiatan pelestarian mangrove. 4) Peningkatan MCS (Monitoring, Controling and Surveilance). 5) Lebih meningkatkan peran oraganisasi masyarakat 6) Pengembangan kawasan mangrove yang berwawasan lingkungan. 7) Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove. 8) Pemerintah dan masyarakat bersama-sama mendukung pengelolaan mangrove.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan pengaruh kebutuhan berprestasi, dukungan keluarga, efikasi diri, sikap, dan niat berwirausaha di kalangan mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara dengan pendekatan theory of planned behavior. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, yaitu purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 350 responden, untuk responden Universitas Borneo sebanyak 175 responden dan Universitas Kaltara sebanyak 175 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) yang di operasionalkan menggunakan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel kebutuhan berprestasi, dukungan keluarga, efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan variabel sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara. Terdapat perbedaan rata-rata antara mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara dimana tingkat Kebutuhan Beprestasi mahasiswa Universitas Kaltara lebih besar dibandingkan Universitas Borneo, sedangkan tingkat Dukungan Keluarga, Efikasi Diri, dan Sikap mahasiswa Universitas Borneo lebih besar dibandingkan Universitas Kaltara.
Lobster memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan seringkali dikirim keluar negeri untuk dijual. Namun karena nilai ekonominya yang tinggi itulah yang menyembabkan marak terjadinya kasus penyelundupan benih lobster di Indonesia. Benih yang diseludupkan itu akan dikirimkan ke luar negeri seperti Vietnam, kemudian lobster tersebut akan di besarkan hingga dewasa dan siap untuk di jual lagi. Selain itu, Lobster sendiri pemanfaatannya sudah masuk pada taraf pemanfaatan secara berlebihan yang membuat kelestarian lobster di Indonesia terancam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai bentuk pertanggungjawaban pidana korporasi sebagai pelaku tindak pidana penyelundupan benih lobster dan akibat hukum terhadap korporasi yang dinyatakan bersalah telah melakukan tindak pidana penyeludupan lobster. Penelitian ini termasuk kedalam tipe peniletian normatif dengan menggunakan pendekatan undang-undang dan konseptual. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang didapatkan dalam sumber-sumber hukum pidana seperti KUHP dan peraturan perundang-undangan. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, artikel, data-data internet, ensiklopedi dan kamus. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, korporasi yang telah dinyatakan bersalah telah melakukan tindak pidana penyelundupan benih lobster akan diberikan sanksi berupa pidana penjara yang akan dibebankan kepada pengurus dari korporasi tersebut dan pidana denda. Kedua, akibat hukum yang terhadap korporasi yang telah dinyatakan bersalah sebagai pelaku tindak pidana penyelundupan benih lobster ada tiga, yaitu dari segi hukum pidana, hukum perdata, dan hukum administrasi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan sikap peserta didik terhadap pembelajaran bahasa Indonesia pada masa transisi daring ke luring di SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 35 siswa serta 1 (satu) guru mata pelajaran bahasa Indonesia pada kelas XI. IPS 2 di SMA Negeri 2 Tarakan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif dengan menggunakan persentase dan tabel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia pada masa transisi daring ke luring masuk kedalam kategori tinggi, kategori tinggi diperoleh berdasarkan hasil penelitian dan tabel penelitian yang dijabarkan secara rinci yaitu sebanyak 2 peserta didik (6%) dengan kategori sangat setuju, 14 peserta didik (40%) dengan kategori setuju, 10 peserta didik (29%) dengan kategori cukup setuju, 6 peserta didik (17%) dengan kategori tidak setuju, dan 3 peserta didik (9%) dengan kategori sangat tidak setuju, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa pembelajaran bahasa Indonesia pada masa transisi daring ke luring sangat jauh berbeda dari anggapan yang pernah melekat dalam benak peserta didik yang mana dapat dilihat bahwa peserta didik merasa sangat senang dan antusias terhadap pembelajaran bahasa Indonesia secara luring yang diberlakukan di SMA Negeri 2 Tarakan dengan pembelajaran luring siswa lebih mudah mendapatkan sumber pembelajaran, dapat lebih aktif bertanya serta mengeluarkan argumen kemudian siswa lebih leluasa untuk berinteraksi satu sama lain, serta siswa lebih menjaga pola sehat di lingkungan sekolah. Namun yang disayangkan ada beberapa siswa yang memang masih ketergantungan dan sulit menghilangkan kebiasaannya dalam pelaksanaan proses belajar-mengajar seperti; tertidur saat proses pembelajaran berlangsung, kedapatan bermain game online, dan menganggap guru sebagai teman sebaya.
Perkembangan teknologi sekarang ini semakin maju, dan tumbuh dengan pesat. Perkembangan ini tentu saja membawa pengaruh pada berbagai sektor kehidupan manusia, salah satunya adalah sektor pendidikan. Perkembangan teknologi terkini yang pesat adalah semakin seringnya penggunaan gawai, khususnya penggunaan smartphone dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di bidang pendidikan. Hal ini membuka peluang besar dalam memanfaatkan teknologi aplikasi pada smartphone untuk dikembangkan menjadi media pembelajaran berbasis aplikasi. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality pada aplikasi android dalam media pembelajaran IPA bagi siswa sekolah dasar (SD) kelas V agar siswa termotivasi dalam belajar dan lebih mudah untuk memahami materi yang dipelajari. Untuk itu dikembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dengan aplikasi Unity mata pelajaran IPA materi sistem peredaran darah besar pada manusia, sekaligus melihat kualitas media pembelajaran yang dihasilkan ditinjau dari aspek kelayakan oleh validator dan ketertarikan oleh siswa. Penelitan ini menggunakan model penelitian pengembangan Sugiyono, dengan beberapa tahapan pengembangannya, yaitu(1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) rancangan produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk. Hasil penelitian pengembangan berupa media pembelajaran AR menunjukkan hasil sangat layak dan sangat menarik untuk digunakan sebagai media pembelajaran, baik di kelas maupun secara mandiri menurut hasil validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa dan respon siswa terhadap penggunaan media ini dalam pembelajaran sangat baik. Siswa bersemangat dalam mengikuti pembelajaran dan membangkitkan rasa ingin tahu siswa.
Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui kondisi sosial yang terdiri dari Pendidikan dan Kesehatan nelayan yang bermukim di daerah pesisir pantai amal Kota Tarakan. (2) Untuk mengetahui kondisi ekonomi yang terdiri dari tingkat pendapatan usaha nelayan, Penelitian ini di laksanakan di pantai amal, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, yaitu memilih salah satu wilayah yang termasuk dalam permukiman daerah pesisir. Untuk aspek sosial digunakan analisis deskriptif kualitatif sedangkan untuk aspek ekonomi digunakan analisis pendapatan untuk menghitung pendapatan responden. Hasil penelitian antara lain. (1) Kondisi sosial nelayan yang bermukim di pesisir pantai dilihat dari hasil persentase kajian sosial dapat disimpulkan bahwa kondisi sosial masyarakat dilihat dari aspek pendidikan rata-rata tingkat pendidikan responden, SD ( 8 % ) SMP (21 %) SMA (71 %) serta mendapatkan bantuan pemerintah berupa KIP dimana responden yang menerima (46,67 %). Sedangkan kesehatan, akses puskesmas responden yang memanfaatkan puskesmas lebih banyak daripada yang belum memanfaatkan, responden yang mendapatkan kesehatan gratis sebanyak (73,33 %). (2) Kondisi ekonomi nelayan yang bermukim di pesisir pantai. Hal ini dapat dilihat dari pendapatan nelayan, Yang rata-rata penerimaan dari responden sebesar Rp. 339.744.000 perbulan dan biayanya Rp. 241.580.000 perbulan, pendapatan bersih nelayan dalam perbulan sebesar Rp.98.164.000 dibagi dengan 76 responden nelayan maka perorang pendapatan bersih Rp. 1.291.631 perbulan.
ABSTRAK PENGARUH BRAND LOYALTY, BRAND AWARENESS, DAN BRAND IMAGE TERHADAP MINAT PEMBELIAN ULANG PRODUK EIGER DI KOTA TARAKAN Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh brand loyalty, brand awareness, dan brand image terhadap minat pembelian ulang produk Eiger di Kota Tarakan dengan total 210 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda yang diolah menggunakan program SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel brand loyalty, brand awareness, dan brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian ulang produk Eiger di Kota Tarakan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan pengaruh kebutuhan berprestasi, dukungan keluarga, efikasi diri, sikap, dan niat berwirausaha di kalangan mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara dengan pendekatan theory of planned behavior. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, yaitu purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 350 responden, untuk responden Universitas Borneo sebanyak 175 responden dan Universitas Kaltara sebanyak 175 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuisioner. Teknik analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modeling) yang di operasionalkan menggunakan software SmartPLS 4.0. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel kebutuhan berprestasi, dukungan keluarga, efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap dan variabel sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berwirausaha mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara. Terdapat perbedaan rata-rata antara mahasiswa Universitas Borneo dan Universitas Kaltara dimana tingkat Kebutuhan Beprestasi mahasiswa Universitas Kaltara lebih besar dibandingkan Universitas Borneo, sedangkan tingkat Dukungan Keluarga, Efikasi Diri, dan Sikap mahasiswa Universitas Borneo lebih besar dibandingkan Universitas Kaltara.
This study aims to determine and analyze the effect of government spending, the Human Development Index (IPM), and the unemployment rate on the level of poverty in the districts/cities of North Kalimantan province. This research approach uses quantitative research. The source of this research data is secondary data with data collection techniques using library research. Data analysis in this study used the panel data regression method, classic assumption test, and hypothesis testing (T test and F test) using the Eviews-10 software tool. The results of the study show that partially the variables of Government Expenditure, Human Development Index (IPM), and Unemployment Rate have no effect on Poverty Levels in the Regencies/Cities of North Kalimantan Province. Simultaneously Government Expenditure, Human Development Index (IPM) and Unemployment Rate have an influence on the Poverty Level in the Districts/Cities of North Kalimantan Province. With an R-Square value of 0.710168, it means that the variable Government Expenditure, Human Development Index (IPM) and Unemployment Rate affect the Regency/City Poverty Rate of North Kalimantan Province by 71.0%. While the rest is 29%. Described by variables outside the equation of this model.
Model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) merupakan model belajar yang melibatkan siswa secara langsung dalam memecahkan permasalahan menggunakan kegiatan proyek. Melalui kegiatan proyek, siswa diberi kesempatan untuk aktif mengumpulkan dan mengintegrasikan pengetahuan baru berdasarkan pengalaman mereka dalam beraktifitas secara nyata. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran project based learning (pjbl) terhadap hasil belajar matematika siswa kelas v sdn 018 tarakan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode pre-eksperimental dalam kategori pre-experimental design one-group pretest-posttest. Keberhasilan treatment ditentukan dengan membandingkan nilai pre-test dan nilai post-test. Hasil analisis pretest menunjukkan nilai untuk signifikansi (sig) nya (0.200>0.05) dan nilai untuk posttest signifikansi (sig) nya (0.200>0.05). Kesimpulannya sampel berasal dari populasi berdistribusi normal. Berdasrkan hasil analisis uji t-test dengan menggunakan rumus paired sample t-test diperoleh hasil analisis bahwa nilai t = -13.7016 dan signifikansi 0.000. Karena nilai signifikansi (2-tailed) 0.05 maka di simpulkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika sebelum diterapkan model pembelajaran pjbl lebih kecil dibanding setelah di terapkan model pembelajaran pjbl. Sementara untuk melihat efektivitasnya dilakukan analisis gain ternomalisasi (n-gain). Dari hasil analisis rata-rata n-gain yang diperoleh nilai g = 0.71 berada pada kategori tinggi dengan nilai n-gain persen = 71.4856 berada pada kriteria tafsiran cukup efektif. Hal ini juga terlihat pada saat proses pembelajaran, siswa terlihat lebih aktif, lebih bersemangat serta minat dalam belajar meningkat.