2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peran guru sangat penting dalam membentuk karakter disiplin siswa, terutama dalam lingkungan sekolah dasar. Guru merupakan sosok yang menjadi panutan bagi siswa melalui sikap, perilaku, dan kedisiplinannya dalam menjalankan tugas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa kelas V di SDN 004 Malinau Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Fokus dalam penelitian ini adalah peran guru dalam menanamkan kedisiplinan belajar siswa kelas V SDN 004 Malinau Utara. Sumber data pada penelitian ini berupa data primr dan data sekunder dengan informan yaitu guru dan siswa dengan karakteristik disiplin yang berbeda. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Serta menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas V SDN 004 Malinau Utara telah melaksanakan perannya secara konsisten sebagai model dan teladan. Namun masih terdapat beberapa siswa yang belum disiplin dalam belajar, yang disebabkan faktor lain yaitu motivasi. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku dan sikap guru yang konsisten sangat berpengaruh dalam menumbuhkan dan memperkuat karakter disiplin belajar pada siswa sekolah dasar.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kreativitas menulis teks biografi siswa kelas X SMKN 4 Tarakan, yang disebabkan oleh dominasi model pembelajaran konvensional seperti ceramah dan penugasan tanpa bimbingan. Model pembelajaran yang monoton membuat siswa kurang termotivasi, sehingga hasil tulisan cenderung sederhana, tidak sistematis, dan minim orisinalitas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengkaji model pembelajaran Mind Mapping sebagai alternatif yang diyakini mampu merangsang daya imajinasi, meningkatkan motivasi, dan membantu siswa mengorganisasi ide secara runtutPopulasi penelitian berjumlah 120 siswa kelas X RPL dan TKJ, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling, yaitu kelas X RPL 1 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X RPL 2 sebagai kelompok kontrol, masing-masing terdiri dari 30 siswa. Instrumen penelitian berupa tes menulis teks biografi yang dinilai dengan rubrik mencakup aspek kelancaran ide, pemilihan diksi, kesesuaian struktur, dan orisinalitas. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji-t independen. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor pre-test kelompok eksperimen adalah 72,30 dan meningkat menjadi 86,63 pada post-test, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 71,90 menjadi 77,07. Uji independent sample t-test menghasilkan nilai t-hitung 2,987 lebih besar dari t-tabel 2,021 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan Mind Mapping berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kreativitas menulis siswa. Dengan demikian, Mind Mapping terbukti efektif sebagai strategi pembelajaran menulis teks biografi, karena tidak hanya membantu siswa menyusun ide secara lebih terstruktur, tetapi juga memfasilitasi perkembangan keterampilan berpikir kreatif. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi guru bahasa Indonesia dalam memilih model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kualitas keterampilan menulis siswa di sekolah kejuruan maupun umum.
2025 · Book ·
Keberadaan tenaga kerja kesehatan memegang peran penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal. Namun diberbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Tanah Tidung di Provinsi Kalimantan Utara, tedapat kekurangan signifikan dalam jumlah tenaga kerja kesehatan. Hal ini menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan pada daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pada tenaga kerja kesehatan di Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara, dengan studi kasus UPT. Puskesmas Sesayap Hilir. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif (mix method). Metode kuantitatif merupakan penelitian yang dilakukan berdasarkan perhitungan pembobotan sebagai dasar analisis dan data diolah dengan program SPSS Versi 27. Penggunaan metode kualitatif dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada para pegawai tenaga kesehatan yang ada di UPT. Puskesmas Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian menyatakan infrastruktur kesehatan dan aksesibilitas secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap tenaga kerja kesehatan. Sedangkan insentif dan remunerasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap tenaga kerja kesehatan. Secara simultan, infrastruktur kesehatan, insentif dan remunerasi dan aksesibilitas mempunyai pengaruh dan signifikan terhadap tenaga kerja kesehatan.
2025 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses Indonesian Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) mendapatkan sidik jari sebagai bukti dalam proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Serta mengetahui hambatan yang dihadapi tim Indonesian Atutomatic Fingerprint Identification System (Inafis) dalam menemukan sidik jari pada proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi kepada narasumber yang berkaitan dengan masalah atau isu hukum dalam penelitian. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh di lapangan dan data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan berupa bahan-bahan tertulis yang berkaitan dengan masalah (isu hukum) yang akan dibahas dalam penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum empiris yakni metode penelitian hukum yang melihat keberlakukan hukum dari segi nonhukum. Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian di Kantor Kepolisian Resor Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dalam pelaksanaannya penyidi pada unit Inafis mengikuti sesuai standar operasional prosedur sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Badan Reserse Kriminal Bareskrim Polri Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Standar Operasional Prosedur Pelaksanaan Penyidikan Tindak Pidana, untuk mendapatkan sidik jari sebagai bukti dalam proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Hambatan yang dihadapi penyidik dalam proses menemukan sidik jari di TKP apabila TKP tersebut sudah terkontaminasi, dikarenakan faktor-faktor yang terdapat pada internal dan eksternal sehingga penyidik sulit mengidentifikasi sidik jari di area tempat kejadian perkara tersebut.
2025 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses Indonesian Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) mendapatkan sidik jari sebagai bukti dalam proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Serta mengetahui hambatan yang dihadapi tim Indonesian Atutomatic Fingerprint Identification System (Inafis) dalam menemukan sidik jari pada proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi kepada narasumber yang berkaitan dengan masalah atau isu hukum dalam penelitian. Jenis dan sumber data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh di lapangan dan data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelitian kepustakaan berupa bahan-bahan tertulis yang berkaitan dengan masalah (isu hukum) yang akan dibahas dalam penelitian. Jenis penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum empiris yakni metode penelitian hukum yang melihat keberlakukan hukum dari segi nonhukum. Dalam penelitian ini, penulis melakukan penelitian di Kantor Kepolisian Resor Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa dalam pelaksanaannya penyidi pada unit Inafis mengikuti sesuai standar operasional prosedur sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepala Badan Reserse Kriminal Bareskrim Polri Nomor 1 Tahun 2022 Tentang Standar Operasional Prosedur Pelaksanaan Penyidikan Tindak Pidana, untuk mendapatkan sidik jari sebagai bukti dalam proses penyidikan pada tindak pidana pembunuhan. Hambatan yang dihadapi penyidik dalam proses menemukan sidik jari di TKP apabila TKP tersebut sudah terkontaminasi, dikarenakan faktor-faktor yang terdapat pada internal dan eksternal sehingga penyidik sulit mengidentifikasi sidik jari di area tempat kejadian perkara tersebut.
2025 · Thesis ·
Keberadaan tenaga kerja kesehatan memegang peran penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal. Namun diberbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Tanah Tidung di Provinsi Kalimantan Utara, tedapat kekurangan signifikan dalam jumlah tenaga kerja kesehatan. Hal ini menjadi tantangan besar bagi sistem kesehatan pada daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan pada tenaga kerja kesehatan di Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Utara, dengan studi kasus UPT. Puskesmas Sesayap Hilir. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif (mix method). Metode kuantitatif merupakan penelitian yang dilakukan berdasarkan perhitungan pembobotan sebagai dasar analisis dan data diolah dengan program SPSS Versi 27. Penggunaan metode kualitatif dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada para pegawai tenaga kesehatan yang ada di UPT. Puskesmas Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian menyatakan infrastruktur kesehatan dan aksesibilitas secara parsial berpengaruh dan signifikan terhadap tenaga kerja kesehatan. Sedangkan insentif dan remunerasi secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap tenaga kerja kesehatan. Secara simultan, infrastruktur kesehatan, insentif dan remunerasi dan aksesibilitas mempunyai pengaruh dan signifikan terhadap tenaga kerja kesehatan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kartu bergambar untuk membaca permulaan. Penelitian media pembelajaran kartu bergambar yang digunakan selama proses pembelajaran ditinjau dari validasi ahli media, bahasa, materi, dan praktisi. Selanjutnya penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui respon siswa dan keefektifan terhadap media pembelajaran kartu bergambar dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian adalah Research and Development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan penelitian yaitu; Analyzs (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implement (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Hasil kelayakan media pembelajaran dari hasil validasi ahli media diperoleh persentase sebesar 90%, ahli bahasa sebesar 74,2%, ahli materi sebesar 70%, ahli praktisi sebesar 95%. Hasil uji coba respon siswa terhadap media pembelajaran kartu bergambar memperoleh persentase sebesar 97,4%, pada uji coba lapangan sebesar 98,3%, dan keefektifan media pembelajaran sebesar 90,6%. Disimpulkan bahwa dari hasil validasi ahli media, bahasa, materi, dan praktisi menunjukan bahwa media pembelajaran kartu bergambar untuk membaca permulaan siswa kelas II berada pada kategori sangat layak, dan hasil uji coba terbatas, uji coba lapangan, dan keefektifan media pembelajaran menunjukan bahwa respon siswa dan keefektifan media pembelajaran kartu bergambar berada pada kategori sangat menarik dan efektif untuk digunakan.
2025 · Book ·
Udang windu (Penaeus monodon) merupakan komoditas andalan perikanan yang sangat potensial di Kota Tarakan. Namun, keberhasilan budidaya udang ini kerap terkendala oleh rendahnya tingkat kelangsungan hidup pada fase Post Larva 10 (PL-10), terutama akibat proses moulting yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kombinasi ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum) dan probiotik terhadap pertumbuhan serta kelangsungan hidup benur udang windu. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri atas tiga perlakuan: kontrol (tanpa perlakuan), ekstrak daun karamunting (50 ppm), dan kombinasi ekstrak daun karamunting (50 ppm) dengan probiotik (5 ppm).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi ekstrak daun karamunting dan probiotik memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan panjang, berat, laju pertumbuhan spesifik, dan kelangsungan hidup benur udang windu. Perlakuan kombinasi menghasilkan pertumbuhan panjang mencapai 2,4 cm,dan berat 0,111 g tertinggi dibandingkan kontrol maupun ekstrak daun karamunting. Selain itu, tingkat kelangsungan hidup tertinggi mencapai 67,5% pada kombinasi perlakuan dibandingkan dengan kontrol sebesar 48,7%. Pemberian pakan dengan penambahan ekstrak daun karamunting dan probiotik memberikan dampak positif terhadap kelangsungan hidup selain itu juga mampu memberikan pengaruh yang signifikan pada pertumbuhan udang windu dan kelangsungan hidup udang windu,sedangkan probiotik berperan dalam meningkatkan efesiensi pencernaan dan kesehatan post larva.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pemberdayaan merupakan proses Panjang yang membangun kemampuan masyarakat dari waktu ke waktu melalui tinfakan nyata yang diambil dalam langkah-langkah kecil. Dalam pemberdayaan masyarakat, masyarakat desa setempat perlu lebih berpartisipasi dan inisiatif ini untuk memberdayakan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat di Kelompok Tani Takau yang terletak di Desa Sebidai Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Metode penentuan sampel pada penelitian ini adalah pengambilan sampel dengan karakteristik tertentu yang ditentukan oleh peneliti. Dan Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu anggota kelompok tani takau. Dengan metode pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, wawancara. Analisis data yang diguankan yaitu deskriptif kualitatif untuk mengungkapkan dan menjelaskan suatu fenomena yang sedang berlangsung. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kelompok tani takau mengalami kesulitan dalam mendapatkan bantuan dari pemerintah yang sering kali tidak menanggapi proposal yang diajukan, serta keterbatasan waktu penyuluh dalam melakukan pendamping. Upaya yang di lakukan Kelompok Tani Takau Menyusun proposal bantuan mencakup rencana penggunaan dana dan manfaat yang diharapkan. Selain itu diharapkan penyuluh harus menyempatkan waktu untuk bertemu Kelompok Tani Takau untuk memberi kan materi.
2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemberdayaan merupakan proses Panjang yang membangun kemampuan masyarakat dari waktu ke waktu melalui tinfakan nyata yang diambil dalam langkah-langkah kecil. Dalam pemberdayaan masyarakat, masyarakat desa setempat perlu lebih berpartisipasi dan inisiatif ini untuk memberdayakan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan masyarakat di Kelompok Tani Takau yang terletak di Desa Sebidai Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. Metode penentuan sampel pada penelitian ini adalah pengambilan sampel dengan karakteristik tertentu yang ditentukan oleh peneliti. Dan Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu anggota kelompok tani takau. Dengan metode pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, wawancara. Analisis data yang diguankan yaitu deskriptif kualitatif untuk mengungkapkan dan menjelaskan suatu fenomena yang sedang berlangsung. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kelompok tani takau mengalami kesulitan dalam mendapatkan bantuan dari pemerintah yang sering kali tidak menanggapi proposal yang diajukan, serta keterbatasan waktu penyuluh dalam melakukan pendamping. Upaya yang di lakukan Kelompok Tani Takau Menyusun proposal bantuan mencakup rencana penggunaan dana dan manfaat yang diharapkan. Selain itu diharapkan penyuluh harus menyempatkan waktu untuk bertemu Kelompok Tani Takau untuk memberi kan materi.
2025 · Thesis ·
Udang windu (Penaeus monodon) merupakan komoditas andalan perikanan yang sangat potensial di Kota Tarakan. Namun, keberhasilan budidaya udang ini kerap terkendala oleh rendahnya tingkat kelangsungan hidup pada fase Post Larva 10 (PL-10), terutama akibat proses moulting yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kombinasi ekstrak daun karamunting (Melastoma malabathricum) dan probiotik terhadap pertumbuhan serta kelangsungan hidup benur udang windu. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri atas tiga perlakuan: kontrol (tanpa perlakuan), ekstrak daun karamunting (50 ppm), dan kombinasi ekstrak daun karamunting (50 ppm) dengan probiotik (5 ppm).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kombinasi ekstrak daun karamunting dan probiotik memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan panjang, berat, laju pertumbuhan spesifik, dan kelangsungan hidup benur udang windu. Perlakuan kombinasi menghasilkan pertumbuhan panjang mencapai 2,4 cm,dan berat 0,111 g tertinggi dibandingkan kontrol maupun ekstrak daun karamunting. Selain itu, tingkat kelangsungan hidup tertinggi mencapai 67,5% pada kombinasi perlakuan dibandingkan dengan kontrol sebesar 48,7%. Pemberian pakan dengan penambahan ekstrak daun karamunting dan probiotik memberikan dampak positif terhadap kelangsungan hidup selain itu juga mampu memberikan pengaruh yang signifikan pada pertumbuhan udang windu dan kelangsungan hidup udang windu,sedangkan probiotik berperan dalam meningkatkan efesiensi pencernaan dan kesehatan post larva.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran kartu bergambar untuk membaca permulaan. Penelitian media pembelajaran kartu bergambar yang digunakan selama proses pembelajaran ditinjau dari validasi ahli media, bahasa, materi, dan praktisi. Selanjutnya penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui respon siswa dan keefektifan terhadap media pembelajaran kartu bergambar dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian adalah Research and Development (R&D) yang mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri atas 5 tahapan penelitian yaitu; Analyzs (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implement (Implementasi), dan Evaluate (Evaluasi). Hasil kelayakan media pembelajaran dari hasil validasi ahli media diperoleh persentase sebesar 90%, ahli bahasa sebesar 74,2%, ahli materi sebesar 70%, ahli praktisi sebesar 95%. Hasil uji coba respon siswa terhadap media pembelajaran kartu bergambar memperoleh persentase sebesar 97,4%, pada uji coba lapangan sebesar 98,3%, dan keefektifan media pembelajaran sebesar 90,6%. Disimpulkan bahwa dari hasil validasi ahli media, bahasa, materi, dan praktisi menunjukan bahwa media pembelajaran kartu bergambar untuk membaca permulaan siswa kelas II berada pada kategori sangat layak, dan hasil uji coba terbatas, uji coba lapangan, dan keefektifan media pembelajaran menunjukan bahwa respon siswa dan keefektifan media pembelajaran kartu bergambar berada pada kategori sangat menarik dan efektif untuk digunakan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis media kartu kata bergambar pada materi suku kata untuk siswa kelas 1-C SDN 006 Tarakan. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa siswa mengalami kejenuhan dalam proses pembelajaran, dan banyak di antara mereka yang belum mengenal huruf serta tidak lancar membaca. Hal ini disebabkan oleh kurangnya variasi dalam media pembelajaran yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki kelayakan yang baik berdasarkan validasi dari ahli media, ahli materi, dan praktisi pendidikan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli bahasa sebesar 88%, ahli media 82%,ahli materi 82%,ahli praktisi 86% Selain itu,dari uji coba terbatas 95% serta uji coba lapangan 100%. Hasil validasi ahli media,materi,bahasa dan praktisi menunjukan bahwa media pembelajaran LKPD berbasis media kartu kata bergambar sangat valid digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket peserta didik pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukan bahwa tingkat ketertarikan peserta didik terhadap media pembelajaran LKPD berbasis media kartu kata bergambar berada pada kategori sangat menarik. Respon siswa terhadap LKPD ini juga positif, yang menunjukkan bahwa media ini menarik dan dapat meningkatkan minat belajar siswa. Dengan menggunakan media kartu kata bergambar, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran, serta lebih mudah memahami materi suku kata. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas 1 SD.
2024 · Book ·
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan bahan pangan sumber protein nabati yang sangat populer dan menjadi kebutuhan manusia. Pembudidayaan kacang hijau (Vigna radiata L.) masih tergolong rendah karena sistem pertanian yang sederhana dan kurang minatnya petani untuk menanam. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah suplai unsur hara melalui pemupukan. Pupuk organik merupakan alternatif untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil tanaman kacang hijau. Salah satu pupuk organik adalah kotoran burung walet. Kotoran walet bisa menjadi pengganti pupuk yang menggunakan bahan kimia, bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman, dan kotoran burung walet juga bisa mengurangi toksisitas pada kimia tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon tanaman kacang hijau pada pemberian kotoran burung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yang di teliti. Dengan 6 perlakuan 4 kali ulangan, yaitu pemberian kotoran Burung Walet. P0 = kontrol, P1 = kotoran burung walet 50 gram/Tanaman, P2 = kotoran burung walet 100 gram/Tanaman, P3 = kotoran burung walet 150 gram/Tanaman, P4 = kotoran burung walet 200 gram/Tanaman, P5 = kotoran burung walet 250 gram/Tanaman. Penelitian ini dibuat dalam jarak antar polibag sesuai taraf perlakuan, dengan masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga di bentuk polibag ukuran 5kg jarak atara polibag 20cm, setiap perlakuan terdapat 4 polibag atau sampel dengan 4 ulang, sehingga terdapat 96 polibag dan setiap polibag diberikan 3 benih jadi 96 x 3 = 288 benih kacang hijau yang dibutuhkan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa yang tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah cabang,luas daun, jumlah polong, berat basah biji per tanaman dan berat kering per tanaman. Pada perlakuan P4=200 gram/tanaman kotoran burung walet memiliki parameter palang tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
2024 · Book ·
Kemampuan lahan akan menjelaskan bahwa lahan yang mempunyai kemampuan tinggi akan mempunyai pilihan penggunaan yang lebih banyak, baik untuk pertanian, kehutanan ataupun tujuan lain. Umumnya lahan yang kemampuannya tinggi juga baik untuk keperluan nonpertanian seperti pemukiman, industri, sarana infra-struktur, dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kelas kemampuan lahan pada PT. Pipit Mutiara Jaya dI Desa Bebatu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengamati morfologi tanah dan karakteristik lahan pada site pengambilan sampel. Penentuan kelas kemampuan lahan digunakan dengan metode pencocokan (matching) berdasarkan klasifikasi kemampuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat terdapat enam kelas kemampuan lahan yaitu kelas II di lokasi T5 dan T6, kelas III di lokasi T12, T13, dan T14, kelas IV di lokasi T1, T2, T3, T4, kelas VI di lokasi T9 dan T11, kelas VII di lokasi T10, kelas VIII di lokasi T7 dan T8. Dengan faktor pembatas yang paling dominan yaitu kelerengan, tingkat erosi dan kepekaan erosi. Lahan dengan kelas kemampuan yang memiliki faktor pembatas kelerengan, erosi dan drainase masih memiliki potensi ekonomi yang sangat baik untuk diusahakan sebagai tanaman industri. Tanaman yang dipilih berupa spesies yang cepat tumbuh, resisten terhadap kekeringan, dan mampu tumbuh pada tanah yang miskin unsur hara. Penanaman tanaman karet (Hevea brasil-iensis Muell Arg) di lahan bekas tambang dinilai merupakan salah satu alternatif utama untuk mengatasi tidak produktifnya lahan tandus bekas tambang batu bara, dan masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh sisa penambangan dan sekaligus memecahkan masalah perekonomian Masyarakat.
2024 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD) berbasis media kartu kata bergambar pada materi suku kata untuk siswa kelas 1-C SDN 006 Tarakan. Berdasarkan observasi awal, ditemukan bahwa siswa mengalami kejenuhan dalam proses pembelajaran, dan banyak di antara mereka yang belum mengenal huruf serta tidak lancar membaca. Hal ini disebabkan oleh kurangnya variasi dalam media pembelajaran yang digunakan. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahap: Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan memiliki kelayakan yang baik berdasarkan validasi dari ahli media, ahli materi, dan praktisi pendidikan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli bahasa sebesar 88%, ahli media 82%,ahli materi 82%,ahli praktisi 86% Selain itu,dari uji coba terbatas 95% serta uji coba lapangan 100%. Hasil validasi ahli media,materi,bahasa dan praktisi menunjukan bahwa media pembelajaran LKPD berbasis media kartu kata bergambar sangat valid digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket peserta didik pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukan bahwa tingkat ketertarikan peserta didik terhadap media pembelajaran LKPD berbasis media kartu kata bergambar berada pada kategori sangat menarik. Respon siswa terhadap LKPD ini juga positif, yang menunjukkan bahwa media ini menarik dan dapat meningkatkan minat belajar siswa. Dengan menggunakan media kartu kata bergambar, diharapkan siswa dapat lebih aktif dan terlibat dalam pembelajaran, serta lebih mudah memahami materi suku kata. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran yang inovatif dan efektif, serta meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas 1 SD.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan lahan akan menjelaskan bahwa lahan yang mempunyai kemampuan tinggi akan mempunyai pilihan penggunaan yang lebih banyak, baik untuk pertanian, kehutanan ataupun tujuan lain. Umumnya lahan yang kemampuannya tinggi juga baik untuk keperluan nonpertanian seperti pemukiman, industri, sarana infra-struktur, dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kelas kemampuan lahan pada PT. Pipit Mutiara Jaya dI Desa Bebatu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengamati morfologi tanah dan karakteristik lahan pada site pengambilan sampel. Penentuan kelas kemampuan lahan digunakan dengan metode pencocokan (matching) berdasarkan klasifikasi kemampuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat terdapat enam kelas kemampuan lahan yaitu kelas II di lokasi T5 dan T6, kelas III di lokasi T12, T13, dan T14, kelas IV di lokasi T1, T2, T3, T4, kelas VI di lokasi T9 dan T11, kelas VII di lokasi T10, kelas VIII di lokasi T7 dan T8. Dengan faktor pembatas yang paling dominan yaitu kelerengan, tingkat erosi dan kepekaan erosi. Lahan dengan kelas kemampuan yang memiliki faktor pembatas kelerengan, erosi dan drainase masih memiliki potensi ekonomi yang sangat baik untuk diusahakan sebagai tanaman industri. Tanaman yang dipilih berupa spesies yang cepat tumbuh, resisten terhadap kekeringan, dan mampu tumbuh pada tanah yang miskin unsur hara. Penanaman tanaman karet (Hevea brasil-iensis Muell Arg) di lahan bekas tambang dinilai merupakan salah satu alternatif utama untuk mengatasi tidak produktifnya lahan tandus bekas tambang batu bara, dan masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh sisa penambangan dan sekaligus memecahkan masalah perekonomian Masyarakat.
2024 · Book ·
Parkir menjadi salah satu hal yang krusial karena akan memberikan keamanan pada kendaraan yang akan di parkirkan. Pada perparkiran terdapat perjanjian yang diwujudkan dalam bentuk karcis parkir, namun dalam pelaksanaan perjanjian parkir masih terdapat pencantuman klausula eksonerasi sehingga akan menimbulkan kerugian dan tidak terlaksananya hak dan kewajiban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan klausula eksonerasi pada karcis parkir di kota tarakan serta Tinjauan terhadap perjanjian parkir yang beredar di kota tarakan. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach) dan konseptual (Conceptual Approach). Hasil dari penelitian ini pertama, penggunaan klausula eksonerasi pada karcis parkir tidak sejalan dengan KUHPerdata dan Peraturan daerah kota tarakan nomor 1 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan perparkiran. sebagai perjanjian penitipan barang kewajiban menjaga kendaraan ada pada pihak penyelenggara parkir sehingga penggunaan klausula eksonerasi dilarang penggunaanya dan klausula eksonerasi pada karcis parkir tidak memenuhi asas itikad baik dan syarat sah perjanjian pasal 1320 KUHPerdata suatu sebab yang halal, maka karcis parkir yang menggunakan klausula eksonerasi memiliki akibat hukum yaitu batal demi hukum. Kedua, Karcis parkir yang beredar di kota Tarakan tidak memunculkan hak dan kewajiban pada karcis parkir. penyelenggara parkir juga tidak menjalankan kewajiban sebagai penerima titipan dilihat dari adanya pencantuman klausula eksonerasi pada karcis parkir dan plang yang terpasang di dekat loket karcis parkir hal ini membuktikan bahwa perparkiran di kota tarakan tidak memberikan hak pengguna jasa parkir untuk mendapatkan keamanan terhadap kendaraan yang dititipkan.
2024 · Thesis ·
Parkir menjadi salah satu hal yang krusial karena akan memberikan keamanan pada kendaraan yang akan di parkirkan. Pada perparkiran terdapat perjanjian yang diwujudkan dalam bentuk karcis parkir, namun dalam pelaksanaan perjanjian parkir masih terdapat pencantuman klausula eksonerasi sehingga akan menimbulkan kerugian dan tidak terlaksananya hak dan kewajiban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan klausula eksonerasi pada karcis parkir di kota tarakan serta Tinjauan terhadap perjanjian parkir yang beredar di kota tarakan. Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (Statue Approach) dan konseptual (Conceptual Approach). Hasil dari penelitian ini pertama, penggunaan klausula eksonerasi pada karcis parkir tidak sejalan dengan KUHPerdata dan Peraturan daerah kota tarakan nomor 1 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan perparkiran. sebagai perjanjian penitipan barang kewajiban menjaga kendaraan ada pada pihak penyelenggara parkir sehingga penggunaan klausula eksonerasi dilarang penggunaanya dan klausula eksonerasi pada karcis parkir tidak memenuhi asas itikad baik dan syarat sah perjanjian pasal 1320 KUHPerdata suatu sebab yang halal, maka karcis parkir yang menggunakan klausula eksonerasi memiliki akibat hukum yaitu batal demi hukum. Kedua, Karcis parkir yang beredar di kota Tarakan tidak memunculkan hak dan kewajiban pada karcis parkir. penyelenggara parkir juga tidak menjalankan kewajiban sebagai penerima titipan dilihat dari adanya pencantuman klausula eksonerasi pada karcis parkir dan plang yang terpasang di dekat loket karcis parkir hal ini membuktikan bahwa perparkiran di kota tarakan tidak memberikan hak pengguna jasa parkir untuk mendapatkan keamanan terhadap kendaraan yang dititipkan.
2024 · Thesis ·
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan bahan pangan sumber protein nabati yang sangat populer dan menjadi kebutuhan manusia. Pembudidayaan kacang hijau (Vigna radiata L.) masih tergolong rendah karena sistem pertanian yang sederhana dan kurang minatnya petani untuk menanam. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah suplai unsur hara melalui pemupukan. Pupuk organik merupakan alternatif untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil tanaman kacang hijau. Salah satu pupuk organik adalah kotoran burung walet. Kotoran walet bisa menjadi pengganti pupuk yang menggunakan bahan kimia, bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman, dan kotoran burung walet juga bisa mengurangi toksisitas pada kimia tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon tanaman kacang hijau pada pemberian kotoran burung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yang di teliti. Dengan 6 perlakuan 4 kali ulangan, yaitu pemberian kotoran Burung Walet. P0 = kontrol, P1 = kotoran burung walet 50 gram/Tanaman, P2 = kotoran burung walet 100 gram/Tanaman, P3 = kotoran burung walet 150 gram/Tanaman, P4 = kotoran burung walet 200 gram/Tanaman, P5 = kotoran burung walet 250 gram/Tanaman. Penelitian ini dibuat dalam jarak antar polibag sesuai taraf perlakuan, dengan masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga di bentuk polibag ukuran 5kg jarak atara polibag 20cm, setiap perlakuan terdapat 4 polibag atau sampel dengan 4 ulang, sehingga terdapat 96 polibag dan setiap polibag diberikan 3 benih jadi 96 x 3 = 288 benih kacang hijau yang dibutuhkan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa yang tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah cabang,luas daun, jumlah polong, berat basah biji per tanaman dan berat kering per tanaman. Pada perlakuan P4=200 gram/tanaman kotoran burung walet memiliki parameter palang tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.