Profil penulis
ERMA
101 karya publik ditemukan.
Pengembangan Asesmen Diagnostik Berbasis Cerita Pendek Sederhana Pada Siswa Kelas V SDN 035 Tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk berupa asesmen diagnostik berbasis cerita pendek sederhana. Produk ini berupa tes objektif dalam bentuk soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) bervariasi yaitu terdapat 10 soal kognitif yang didalamnya terdapat dua teks cerita pendek dengan soal bervariasi (pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian dan uraian), selain itu terdapat 5 soal non kognitif. Alur penelitian ini menggunakan ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 035 Tarakan tahun ajaran 2025 dengan jumlah siswa 25 peserta didik. Hasil validasi yang diperoleh secara keseluruhan nilai rata-rata yaitu 84% dengan persentase validasi ahli produk, ahli bahasa, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil persentase validasi angket respon guru sebesar 83% dan persentase validasi angket respon siswa sebesar 83% dengan kategori sangat layak. Sedangkan Angket respon siswa kelas V-A dan V-B diperoleh nilai rata-rata persentase prolehan skor sebesar 80% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori tertarik dan Angket respon guru kelas V-A dan V-B diperoleh nilai rata-rata persentase prolehan skor sebesar 96,5% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori sangat tertarik.
ANALISIS BIBLIOMETRIK UNTUK PEMETAAN DAN TREN PADA LITERATUR PENGGUNAAN BLOCKHAIN DALAM KEUANGAN UNTUK TRANSPARANSI DAN KEAMANAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemetaan dan tren literatur akademik mengenai penggunaan teknologi blockchain di sektor keuangan, khususnya terkait transparansi dan keamanan, dengan pendekatan analisis bibliometrik. Teknik analisis data menggunakan Analisis naratif menggunakan bahasa pemrograman R dengan memanfaatkan paket bibliometrix. Hasil penelitian diperoleh bahwa Teknologi blockchain telah menjadi katalisator penting dalam transformasi sistem keuangan global, Analisis temporal menunjukkan pertumbuhan publikasi yang signifikan terutama pada tahun 2024 mengidentifikasi lonjakan minat akademik terhadap topik ini, dan penelitian ini mengungkapkan struktur kolaborasi yang kompleks namun saling terhubung antara individu peneliti, institusi, dan negara.
ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH, INFRASTRUKTUR DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara dengan menggunakan data panel yang mencakup lima kabupaten/kota selama periode 2014–2023. Variabel independen yang digunakan dalam model adalah belanja modal, ekspor impor melalui pelabuhan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hasil analisis menunjukkan bahwa belanja modal memiliki koefisien sebesar 0.001781 dengan p-value 0.9658 (> 0,05), sehingga tidak signifikan dalam mempengaruhi PDRB. Ekspor impor pelabuhan memiliki koefisien -0.034011 dengan p-value 0.1217 (> 0,05), yang juga tidak signifikan, meskipun menunjukkan hubungan negatif dengan PDRB. Sementara itu, IPM memiliki koefisien 11.02231 dengan p-value 0.0000 ( 0,05), yang berarti sangat signifikan dan menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Uji F menghasilkan nilai F-statistic sebesar 14.60950 dengan Prob(F-statistic) 0.000001 ( 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel independen dalam model berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Dengan demikian, model regresi yang digunakan memiliki kesesuaian yang baik dalam menjelaskan variasi PDRB, dan hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan IPM menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara.
ANALISIS BIBLIOMETRIK UNTUK PEMETAAN DAN TREN PADA LITERATUR PENGGUNAAN BLOCKCHAIN DALAM KEUANGAN UNTUK TRANSPARANSI DAN KEAMANAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemetaan dan tren literatur akademik mengenai penggunaan teknologi blockchain di sektor keuangan, khususnya terkait transparansi dan keamanan, dengan pendekatan analisis bibliometrik. Teknik analisis data menggunakan Analisis naratif menggunakan bahasa pemrograman R dengan memanfaatkan paket bibliometrix. Hasil penelitian diperoleh bahwa Teknologi blockchain telah menjadi katalisator penting dalam transformasi sistem keuangan global, Analisis temporal menunjukkan pertumbuhan publikasi yang signifikan terutama pada tahun 2024 mengidentifikasi lonjakan minat akademik terhadap topik ini, dan penelitian ini mengungkapkan struktur kolaborasi yang kompleks namun saling terhubung antara individu peneliti, institusi, dan negara.
Pengembangan Asesmen Diagnostik Berbasis Cerita Pendek Sederhana Pada Siswa Kelas V SDN 035 Tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan produk berupa asesmen diagnostik berbasis cerita pendek sederhana. Produk ini berupa tes objektif dalam bentuk soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) bervariasi yaitu terdapat 10 soal kognitif yang didalamnya terdapat dua teks cerita pendek dengan soal bervariasi (pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian dan uraian), selain itu terdapat 5 soal non kognitif. Alur penelitian ini menggunakan ADDIE yang memiliki lima tahapan yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 035 Tarakan tahun ajaran 2025 dengan jumlah siswa 25 peserta didik. Hasil validasi yang diperoleh secara keseluruhan nilai rata-rata yaitu 84% dengan persentase validasi ahli produk, ahli bahasa, ahli materi dan ahli praktisi. Hasil persentase validasi angket respon guru sebesar 83% dan persentase validasi angket respon siswa sebesar 83% dengan kategori sangat layak. Sedangkan Angket respon siswa kelas V-A dan V-B diperoleh nilai rata-rata persentase prolehan skor sebesar 80% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori tertarik dan Angket respon guru kelas V-A dan V-B diperoleh nilai rata-rata persentase prolehan skor sebesar 96,5% dimana nilai tersebut dikategorikan sebagai kategori sangat tertarik.
ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH, INFRASTRUKTUR DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara dengan menggunakan data panel yang mencakup lima kabupaten/kota selama periode 2014–2023. Variabel independen yang digunakan dalam model adalah belanja modal, ekspor impor melalui pelabuhan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hasil analisis menunjukkan bahwa belanja modal memiliki koefisien sebesar 0.001781 dengan p-value 0.9658 (> 0,05), sehingga tidak signifikan dalam mempengaruhi PDRB. Ekspor impor pelabuhan memiliki koefisien -0.034011 dengan p-value 0.1217 (> 0,05), yang juga tidak signifikan, meskipun menunjukkan hubungan negatif dengan PDRB. Sementara itu, IPM memiliki koefisien 11.02231 dengan p-value 0.0000 ( 0,05), yang berarti sangat signifikan dan menunjukkan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Uji F menghasilkan nilai F-statistic sebesar 14.60950 dengan Prob(F-statistic) 0.000001 ( 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa secara simultan variabel independen dalam model berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Dengan demikian, model regresi yang digunakan memiliki kesesuaian yang baik dalam menjelaskan variasi PDRB, dan hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan IPM menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara.
PENGEMBANGAN MEDIA TUBOKAS (TUTUP BOTOL BEKAS) UNTUK MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 SDN UTAMA 1 TARAKAN
Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan, tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran tubokas (tutup botol bekas) yang tervalidasi oleh ahli media, ahli bahasa, ahli materi, dan praktisi, selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan dan daya Tarik media pembelajaran TUBOKAS (tutup botol bekas). Metodologi penilitian menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima fase: analisis (Analys), desain (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implement), evaluasi (Evaluate). Hasil validasi media sebesar 88%, ahli materi 80%, ahli bahasa 84%, dan praktisi 80%. Pengujian para ahli di bidang media, materi, bahasa dan praktik menunjukan bahwa media pembelajaran tubokas (tutup botol bekas), layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil survei ketertarikan siswa pada uji coba terbatas adalah 84,5% dan hasil uji coba lapangan adalah 90,8%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukan bahwa siswa tertarik terhadap media pembelajaran tubokas
PENGEMBANGAN MEDIA TUBOKAS (TUTUP BOTOL BEKAS) UNTUK MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1-B SDN UTAMA 1 TARAKAN
Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan, tujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran tubokas (tutup botol bekas) yang tervalidasi oleh ahli media, ahli bahasa, ahli materi, dan praktisi, selain itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan dan daya Tarik media pembelajaran TUBOKAS (tutup botol bekas). Metodologi penilitian menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima fase: analisis (Analys), desain (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implement), evaluasi (Evaluate). Hasil validasi media sebesar 88%, ahli materi 80%, ahli bahasa 84%, dan praktisi 80%. Pengujian para ahli di bidang media, materi, bahasa dan praktik menunjukan bahwa media pembelajaran tubokas (tutup botol bekas), layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil survei ketertarikan siswa pada uji coba terbatas adalah 84,5% dan hasil uji coba lapangan adalah 90,8%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukan bahwa siswa tertarik terhadap media pembelajaran tubokas
Analisis Faktor-faktor penyebab Anemia pada ibu hamil Di Puskesmas Daerah Perbatasan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara Tahun 2024
Analisis Faktor-faktor penyebab Anemia pada ibu hamil Di Puskesmas Daerah Perbatasan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara Tahun 2024
Anemia dalam kehamilan merupakan masalah yang harus mendapatkan penanganan khusus karena prevalensi yang masih tinggi. Dampak yang mugkin timbul pada ibu hamil dengan anemia dalam kehamilan tidak terjadi hanya pada ibu hamil tetapi juga berdampak pada bayi baru lahir. Kejadian anemia dapat disebabkan oleh beberapa faktor antara lain usia ibu saat hamil, paritas, frekuensi kunjungan ANC, status gizi, status ekonomi, tingkat pendidikan, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis faktor-faktor penyebab anemia pada ibu hamil di Puskesmas daerah perbatasan Kabupaten Nunukan Kalimantan utara tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian cross sectional. Tehnik Sampel menggunakan non probability sampling yaitu teknik purposive sampling dengan total besar sampel sebanyak 83 orang berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang diambil dari catatan rekam medik pasien, buku KIA ibu hamil dan kohort ibu tahun 2023-2024. Uji hubungan akan menggunakan uji chi-square serta uji multivariat menggunakan Uji Regresi Linier Ganda menggunakan program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara anemia dengan usia ibu dengan p-value sebesar 0,000, anemia dengan umur kehamilan dengan p-value sebesar 0,009, anemia dengan paritas dengan p-value sebesar 0,000, anemia dengan status gizi dengan p-value sebesar 0,000. Diantara variabel yang ada, status gizi memiliki hubungan paling dominan terhadap kejadian anemia berdasarkan hasil uji multivariat dengan hasil nilai Coeffisients B sebesar -0,596. Berdasarkan hal tersebut, anemia memiliki hubungan terhadap usia ibu, umur kehamilan, paritas, dan status gizi, dengan faktor status gizi sebagai faktor yang paling berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Daerah Perbatasan Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara Tahun 2024. Diharapkan bagi petugas Kesehatan dapat memberikan perhatian terhadap usia ibu, usia kehamilan, paritas, dan status gizi ibu hamil untuk mengurangi kejadian anemia.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (VignaradiataL.) pada Pemberian Kotoran Burung Walet
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan bahan pangan sumber protein nabati yang sangat populer dan menjadi kebutuhan manusia. Pembudidayaan kacang hijau (Vigna radiata L.) masih tergolong rendah karena sistem pertanian yang sederhana dan kurang minatnya petani untuk menanam. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah suplai unsur hara melalui pemupukan. Pupuk organik merupakan alternatif untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil tanaman kacang hijau. Salah satu pupuk organik adalah kotoran burung walet. Kotoran walet bisa menjadi pengganti pupuk yang menggunakan bahan kimia, bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman, dan kotoran burung walet juga bisa mengurangi toksisitas pada kimia tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon tanaman kacang hijau pada pemberian kotoran burung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yang di teliti. Dengan 6 perlakuan 4 kali ulangan, yaitu pemberian kotoran Burung Walet. P0 = kontrol, P1 = kotoran burung walet 50 gram/Tanaman, P2 = kotoran burung walet 100 gram/Tanaman, P3 = kotoran burung walet 150 gram/Tanaman, P4 = kotoran burung walet 200 gram/Tanaman, P5 = kotoran burung walet 250 gram/Tanaman. Penelitian ini dibuat dalam jarak antar polibag sesuai taraf perlakuan, dengan masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga di bentuk polibag ukuran 5kg jarak atara polibag 20cm, setiap perlakuan terdapat 4 polibag atau sampel dengan 4 ulang, sehingga terdapat 96 polibag dan setiap polibag diberikan 3 benih jadi 96 x 3 = 288 benih kacang hijau yang dibutuhkan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa yang tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah cabang,luas daun, jumlah polong, berat basah biji per tanaman dan berat kering per tanaman. Pada perlakuan P4=200 gram/tanaman kotoran burung walet memiliki parameter palang tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
Analisis Determinan Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Tahun 2018-2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengeluaran Pemerintah pada Bidang Pendidikan dan Kesehatan serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara parsial dan simultan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah lima tahun, mulai dari tahun 2018-2022. Jenis data yang digunakan adalah data time series, dengan data sekunder yang dipublikasi oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, Badan Pusat Statistik (BPS) dan dari sumber lainnya. Pengolahan data dengan menggunakan program Eviews. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Data Panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap IPM. Sedangkan, Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan dan PDRB memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Kemudian penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel Pengeluaran Pemerintah pada Bidang Pendidikan dan Kesehatan serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh bersamaan dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Implikasi penelitian ini adalah bahwa meskipun pendidikan penting, dalam periode 2018-2022, sektor kesehatan dan ekonomi lebih berperan dalam menentukan kualitas hidup masyarakat di Indonesia. Hal ini bisa menjadi dasar evaluasi kebijakan untuk memastikan bahwa sumber daya yang dialokasikan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada bank umum di Indonesia
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), suku bunga kredit dan inflasi terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada bank umum di Indonesia secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang merupakan data time series dalam bentuk triwulan dengan rentang waktu tahun 2013-2023 yang bersumber dari publikasi website Bank Indonesia. Analisis penelitian menggunakan regresi linear berganda. Penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada uji t (parsial) variabel Produk Domestik Bruto (PDB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sedangkan variabel suku bunga kredit dan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Berdasarkan hasil uji F (simultan) variabel Produk Domestik Bruto (PDB), suku bunga kredit dan inflasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Hasil koefisien determinasi sebesar 0,986 atau 98,6%, menunjukkan bahwa variabel independen dapat memberikan kontribusi terhadap variabel dependen sebesar 98,6%, dan sisanya sebesar 1,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini.
Analisis Determinan Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia Tahun 2018-2022
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pengeluaran Pemerintah pada Bidang Pendidikan dan Kesehatan serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara parsial dan simultan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia. Periode yang digunakan dalam penelitian ini adalah lima tahun, mulai dari tahun 2018-2022. Jenis data yang digunakan adalah data time series, dengan data sekunder yang dipublikasi oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan, Badan Pusat Statistik (BPS) dan dari sumber lainnya. Pengolahan data dengan menggunakan program Eviews. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Data Panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Pengeluaran Pemerintah Bidang Pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap IPM. Sedangkan, Pengeluaran Pemerintah Bidang Kesehatan dan PDRB memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap IPM. Kemudian penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel Pengeluaran Pemerintah pada Bidang Pendidikan dan Kesehatan serta Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berpengaruh bersamaan dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Implikasi penelitian ini adalah bahwa meskipun pendidikan penting, dalam periode 2018-2022, sektor kesehatan dan ekonomi lebih berperan dalam menentukan kualitas hidup masyarakat di Indonesia. Hal ini bisa menjadi dasar evaluasi kebijakan untuk memastikan bahwa sumber daya yang dialokasikan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada bank umum di Indonesia
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), suku bunga kredit dan inflasi terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada bank umum di Indonesia secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang merupakan data time series dalam bentuk triwulan dengan rentang waktu tahun 2013-2023 yang bersumber dari publikasi website Bank Indonesia. Analisis penelitian menggunakan regresi linear berganda. Penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada uji t (parsial) variabel Produk Domestik Bruto (PDB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sedangkan variabel suku bunga kredit dan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Berdasarkan hasil uji F (simultan) variabel Produk Domestik Bruto (PDB), suku bunga kredit dan inflasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap permintaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Hasil koefisien determinasi sebesar 0,986 atau 98,6%, menunjukkan bahwa variabel independen dapat memberikan kontribusi terhadap variabel dependen sebesar 98,6%, dan sisanya sebesar 1,4% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disertakan dalam penelitian ini.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) pada Pemberian Kotoran Burung Walet
Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan bahan pangan sumber protein nabati yang sangat populer dan menjadi kebutuhan manusia. Pembudidayaan kacang hijau (Vigna radiata L.) masih tergolong rendah karena sistem pertanian yang sederhana dan kurang minatnya petani untuk menanam. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kesuburan tanah adalah suplai unsur hara melalui pemupukan. Pupuk organik merupakan alternatif untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil tanaman kacang hijau. Salah satu pupuk organik adalah kotoran burung walet. Kotoran walet bisa menjadi pengganti pupuk yang menggunakan bahan kimia, bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman, dan kotoran burung walet juga bisa mengurangi toksisitas pada kimia tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon tanaman kacang hijau pada pemberian kotoran burung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor yang di teliti. Dengan 6 perlakuan 4 kali ulangan, yaitu pemberian kotoran Burung Walet. P0 = kontrol, P1 = kotoran burung walet 50 gram/Tanaman, P2 = kotoran burung walet 100 gram/Tanaman, P3 = kotoran burung walet 150 gram/Tanaman, P4 = kotoran burung walet 200 gram/Tanaman, P5 = kotoran burung walet 250 gram/Tanaman. Penelitian ini dibuat dalam jarak antar polibag sesuai taraf perlakuan, dengan masing-masing perlakuan diulang 4 kali, sehingga di bentuk polibag ukuran 5kg jarak atara polibag 20cm, setiap perlakuan terdapat 4 polibag atau sampel dengan 4 ulang, sehingga terdapat 96 polibag dan setiap polibag diberikan 3 benih jadi 96 x 3 = 288 benih kacang hijau yang dibutuhkan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa yang tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman,jumlah cabang,luas daun, jumlah polong, berat basah biji per tanaman dan berat kering per tanaman. Pada perlakuan P4=200 gram/tanaman kotoran burung walet memiliki parameter palang tinggi dibandingkan perlakuan lainnya.
Upaya Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Perundungan di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi perundungan di Sekolah MAN Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara yang dilakukan di SMPN 1 Malinau Barat dengan melibatkan 1 guru bimbingan dan konseling, serta analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perundungan (bullying) merupakan tindakan agresif, baik secara berulang kali, dan terdapat perbedaan kekuatan antara pelaku dan korban. Dampak perundungan (bullying) bagi pelaku dan korban diantaranya pelaku bullying mempunyai empati yang minim dalam interaksi terhadap sosial. Bukan hanya empatinya saja yang bermasalah tapi juga perilakunya pun tak normal. Perilaku yang hiperaktif dan pro-sosial saling berkaitan dengan tindakan pelaku bullying terhadap lingkungan disekitarnya. Pelaku bullying memiliki tingkat gangguan kesehatan mental terutama gejala emosional yang lebih tinggi dibandingkan dengan korban bullying. Hal ini dapat terjadi dari berbagai faktor yaitu, faktor keluarga, faktor teman sebaya dan faktor media massa. Upaya mengatasi tindakan bullying pada anak yang paling utama yaitu memberikan kasih sayang, kepercayaan, dan melibatkan baik pelaku dan korban. Bukan itu saja diperlukannya kerjasama antara sekolah, guru, dan orang tua untuk mengatasi tindakan bullying terhadap anak
Pengaruh Reward dan punishment terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas XII di MAN Tarakan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh reward dan punishment terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas XII di MAN Tarakan. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian Kuantitaif dengan metode ex post facto. Penelitian ini dilakukan di MAN Tarakan dengan Populasi sebanyak 207 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan sampel purposive sampling sehingga didapat jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 136 responden. Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket) dengan instrumen skala likert. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda dan pengujian hipotesis uji F. Hasil penelitian menunjukkan reward dan punishment dalam pembelajaran matematika berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari persamaan regresi berganda = 62.782 + 0.379X1 – 0.022X2. Sedangkan pada hasil pengujian hipotesis uji F diperoleh Fhitung > Ftabel (16,749 > 3,064). Dengan signifikasi sebesar (0,000 0,05), Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh reward dan punishment terhadap motivasi belajar matematika siswa kelas XII di MAN Tarakan.
IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN GASTROPODA DI PESISIR BARAT DAN TIMUR PULAU TARAKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI
Tarakan is an island in northern Indonesia with an area of 657.33 km2 and has a coastal area consisting of mangrove forests and beach areas. This study assessed the diversity of gastropods on Tarakan Island’s west and east coasts.The research was conducted in three research locations, namely (1) KKMB, (2) Mamburugan, and (3) Amal Beach, using a quantitative approach with a random sampling method. The results showed that there were 35 species of gastropods belonging to 12 families, where the diversity index at there research sites ranged from 2.658-1.597 belonging to the medium category, the uniformity index at three research sites obtained the axact value of 1,000 which indicates that the ecosystem as in a relatively stable condition, the dominance index at first and second research sites ranged from 0.430-0.325 (medium category) and at third research sites of 0.117 (low category). The highest abundance value at the first research site was 0.314 ind/m2, namely the Assimenia brevican species; at the second research site, it was 0.403 ind/m2, namely the Cerithium corallum spesies; and at the third research site,, it was 0.001 ind/m2, namely the Clithon castaneus species. The results of this study have the potential as teaching material for biology learning at the high school level class X on Animalia subject matter, including for the college level invertebrate study as well as other related materials.