Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Potensi Implementasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI KEANEKARAGAMAN SERANGGA PADA TANAMAN KANGKUNG (Ipomoea reptans) DI DAERAH PERTANIAN KOTA TARAKAN DAN POTENSI IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA

2022•

Kangkung (Ipomea reptans) adalah salah satu komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi. Pada proses pertumbuhan tanaman tersebut serangga hama dapat menjadi gangguan yang dapat merugikan bagi para petani. Tetapi tidak semua serangga bersifat hama ada yang predator, parasitoid, atau musuh alami bagi serangga yang dapat merusak tanaman. Keberadaan spesies serangga dan peranannya di wilayah pertanian Kota Tarakan perlu untuk diketahui. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keanekaragaman serangga pada tanaman kangkung (Ipomea reptans) dan potensi implementasi pembelajaran biologi kelas X SMA. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan dari dua lokasi pengamatan di daerah pertanian Kota Tarakan terdapat 21 famili dengan jumlah total spesies yaitu 480 individu dari dua stasiun (stasiun 1 yaitu 274 dan stasiun 2 yaitu 206). Nilai indeks keanekaragaman (H’) serangga pada stasiun 1 di daerah pertanian kampung 6 yaitu 3,02, sedangkan pada stasiun 2 di daerah pertanian persemaian yaitu 3,14, ini menunjukkan kriteria keanekaragaman jenis serangga berada pada kategori tinggi. Sementara untuk hasil analisis kurikulum keterkaitan penelitian terhadap pembembelajaran biologi kelas X SMA terdapat pada materi keanekaragaman hayati Indonesia Sub.Bab 2 dengan kompetensi dasar 3.2 dan 4.2.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kemerataan dan Dominansi Capung (Odonata) di Area Teresterial Kota Tarakan serta Potensi Implementasi pada Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X SMA/MA

2021•

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemerataan dan dominasi capung di area teresterial Kota Tarakan serta potensi implementasi pada pembelajaran Biologi siswa kelas X SMA/MA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian terbagi menjadi tiga yaitu Persawahan Mamburungan, Hutan Kota Sawah lunto SKIP dan Lahan Pertanian Kampung Enam. Parameter yang diukur adalah kemerataan dan dominansi capung. Parameter lingkungan dalam penelitian ini diantaranya suhu, kelembaban, kecepatan angin, intensitas cahaya dan ketinggian. Hasil penelitian capung di area teresterial Kota Tarakan ditemukan delapan belas spesies dari dua famili diantaranya Libellulidae dan Coenagrionidae. Analisis tingkat kemerataan capung di area teresterial Kota Tarakan sebesar 0.932302 yang menunjukan bahwa nilai tersebut mendekati angka 1 dan termasuk dalam kriteria kondisi komunitas yang stabil. Kemudian indeks dominansi jenis capung yang terdapat di area teresterial Kota Tarakan ialah jenis Crocothemis servilia dengan nilai tertinggi 0.02% yang masuk dalam kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada jenis capung yang yang mendominasi. Dominansi pada ketiga lokasi penelitian ini menunjukkan bahwa persebaran jenis capung merata sehingga lingkungan di ketiga lokasi tersebut stabil. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian kemerataan dan dominansi capung dengan pembelajaran Biologi, pada materi Animalia kelas X SMA/MA dengan Kompetensi Dasar 3.8, dituangkan dalam bentuk Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS) dan handout. Persyaratan yang diperlukan untuk mengintegrasi siswa dengan objek kejadian sebagai sumber belajar harus disesuaikan dengan kejelasan potensi, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, kejelasan sasaran, kejelasan informasi, kejelasan dan pedoman eksplorasi serta kejelasan perolehan yang ingin dicapai. Kata Kunci: Capung, Kemerataan, Dominansi, Potensi Implementasi

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail