Abstrak
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemerataan dan dominasi capung di area teresterial Kota Tarakan serta potensi implementasi pada pembelajaran Biologi siswa kelas X SMA/MA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian terbagi menjadi tiga yaitu Persawahan Mamburungan, Hutan Kota Sawah lunto SKIP dan Lahan Pertanian Kampung Enam. Parameter yang diukur adalah kemerataan dan dominansi capung. Parameter lingkungan dalam penelitian ini diantaranya suhu, kelembaban, kecepatan angin, intensitas cahaya dan ketinggian. Hasil penelitian capung di area teresterial Kota Tarakan ditemukan delapan belas spesies dari dua famili diantaranya Libellulidae dan Coenagrionidae. Analisis tingkat kemerataan capung di area teresterial Kota Tarakan sebesar 0.932302 yang menunjukan bahwa nilai tersebut mendekati angka 1 dan termasuk dalam kriteria kondisi komunitas yang stabil. Kemudian indeks dominansi jenis capung yang terdapat di area teresterial Kota Tarakan ialah jenis Crocothemis servilia dengan nilai tertinggi 0.02% yang masuk dalam kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada jenis capung yang yang mendominasi. Dominansi pada ketiga lokasi penelitian ini menunjukkan bahwa persebaran jenis capung merata sehingga lingkungan di ketiga lokasi tersebut stabil. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian kemerataan dan dominansi capung dengan pembelajaran Biologi, pada materi Animalia kelas X SMA/MA dengan Kompetensi Dasar 3.8, dituangkan dalam bentuk Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS) dan handout. Persyaratan yang diperlukan untuk mengintegrasi siswa dengan objek kejadian sebagai sumber belajar harus disesuaikan dengan kejelasan potensi, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, kejelasan sasaran, kejelasan informasi, kejelasan dan pedoman eksplorasi serta kejelasan perolehan yang ingin dicapai. Kata Kunci: Capung, Kemerataan, Dominansi, Potensi Implementasi