2024 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses hukum pelaku tindak pidana narkotika di Polres Tarakan serta penerapan keadilan restoratif (restorative justice) dalam penanganan kasus narkotika. Sebagai negara hukum. Indonesia memiliki aturan yang menuntut keadilan dalam setiap aspek kehidupan termasuk dalam penanganan kejahatan narkotika. Penyalahgunaan narkotika adalah salah satu tindak pidana yang sering terjadi, dan upaya untuk memulihkan para pelakunya melalui keadilan restoratif semakin berkembang. Berdasarkan konsep ini, pelaku tindak pidana narkotika tidak hanya diperlakukan sebagai pelanggar hukum, tetapi juga sebagai individu yang memerlukan rehabilitasi. Dalam beberapa tahun terakhir. Polres Tarakan telah menerapkan pendekatan keadilan restoratif dalam penanganan kasus narkotika, dengan mempertimbangkan kondisi pelaku, dampak sosial yang ditimbulkan, serta keterlibatan pelaku dalam jaringan narkoba. Data menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus yang diproses. Dengan pendekatan ini dari tahun 2021 hingga 2023. Proses penerapan keadilan restoratif melibatkan serangkaian langkah mulai dari penyelidikan, gelar perkara, hingga asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu (TAT) untuk menentukan apakah pelaku lavak direhabilitasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum empiris. pada penelitian ini penulis menggunakan lokasi Polres Tarakan yang beralamat di J. Yos Sudarso, Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil penelitian penulis berkesimpulan bahwa Proses hukum pelaku narkotika di Polres Tarakan mencakup penyelidikan hingga penyerahan berkas, dengan tren kasus meningkat dalam lima tahun terakhir. Implementasi keadilan restoratif memerlukan syarat seperti tidak ada dampak sosial negatif dan kerja sama pelaku. Melalui asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu, pelaku yang memenuhi syarat dapat direhabilitasi, dan proses hukum dihentikan setelah administrasi penyidikan dilengkapi. Penulis menyarankan Polres Tarakan meningkatkan pelatihan dan koordinasi untuk efektivitas penegakan hukum dan penggunaan teknologi. Fokus pada pencegahan dan rehabilitasi melalui program masyarakat juga penting. Sosialisasi tentang keadilan restoratif, evaluasi berkala, dan pembentukan panti rehabilitasi di Tarakan diperlukan untuk mendukung rehabilitasi pelaku narkotika.
2024 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses hukum pelaku tindak pidana narkotika di Polres Tarakan serta penerapan keadilan restoratif (restorative justice) dalam penanganan kasus narkotika. Sebagai negara hukum. Indonesia memiliki aturan yang menuntut keadilan dalam setiap aspek kehidupan termasuk dalam penanganan kejahatan narkotika. Penyalahgunaan narkotika adalah salah satu tindak pidana yang sering terjadi, dan upaya untuk memulihkan para pelakunya melalui keadilan restoratif semakin berkembang. Berdasarkan konsep ini, pelaku tindak pidana narkotika tidak hanya diperlakukan sebagai pelanggar hukum, tetapi juga sebagai individu yang memerlukan rehabilitasi. Dalam beberapa tahun terakhir Polres Tarakan telah menerapkan pendekatan keadilan restoratif dalam penanganan kasus narkotika, dengan mempertimbangkan kondisi pelaku, dampak sosial yang ditimbulkan, serta keterlibatan pelaku dalam jaringan narkoba. Data menunjukkan adanya peningkatan jumlah kasus yang diproses. Pendekatan ini dari tahun 2021 hingga 2023. Proses penerapan keadilan restoratif melibatkan serangkaian langkah mulai dari penyelidikan, gelar perkara, hingga asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu (TAT) untuk menentukan apakah pelaku layak direhabilitasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum empiris. pada penelitian ini penulis menggunakan lokasi Polres Tarakan yang beralamat di J. Yos Sudarso, Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat, Kota Tarakan Kalimantan Utara. Berdasarkan hasil penelitian penulis berkesimpulan bahwa Proses hukum pelaku narkotika di Polres Tarakan mencakup penyelidikan hingga penyerahan berkas, dengan tren kasus meningkat dalam lima tahun terakhir. Implementasi keadilan restoratif memerlukan syarat seperti tidak ada dampak sosial negatif dan kerja sama pelaku. Melalui asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu, pelaku yang memenuhi syarat dapat direhabilitasi, dan proses hukum dihentikan setelah administrasi penyidikan dilengkapi. Penulis menyarankan Polres Tarakan meningkatkan pelatihan dan koordinasi untuk efektivitas penegakan hukum dan penggunaan teknologi. Fokus pada pencegahan dan rehabilitasi melalui program masyarakat juga penting. Sosialisasi tentang keadilan restoratif, evaluasi berkala, dan pembentukan panti rehabilitasi di Tarakan diperlukan untuk mendukung rehabilitasi pelaku narkotika.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketentuan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika. Serta untuk mengetahui urgensi penjatuhan pidana mati dalam tindak pidana narkotika. Seluruh data yang diperoleh dalam penelitian, baik data primer, data sekunder dan data nonhukum akan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Selain itu dideskripsikan dengan menelaah permasalahan yang ada, menggambarkan, serta menjelaskan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan penelitian ini. Penggunaan metode deskriptif ini dimaksudkan untuk menggambarkan dan menjelaskan norma-norma hukum yang berlaku secara jelas dan sistematis tentang permasalahan yang akan diteliti. Dalam hal ini menggambarkan ketentuan pidana mati terhadap pelaku tindak pidana narkotika serta urgensi penjatuhan pidana mati dalam tindak pidana narkotika. berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa Ketentuan pidana mati bagi pelaku tindak pidana narkotika di Indonesia, diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, berlaku untuk pengedar narkotika golongan I dan II dalam jumlah besar atau yang terlibat dalam peredaran terorganisir. Serta tindakannya menyebabkan kematian dan cacat permanen, atau meliibatkan anak dibawah umur. Selain ketentuan pidana mati, urgensi penjatuhan pidana mati dalam tindak pidana narkotika tercermin dari jumlah korban penyalahgunaan narkoba yang mencapai 3,2 juta orang, dengan dampak sosial dan ekonomi mencapai Rp 23,6 triliun per tahun. Setiap tahunnya, sekitar 15.000 orang meninggal akibat penyalahgunaan narkoba, dan hampir 30% narapidana di lembaga pemasyarakatan terkait kasus ini. Penjatuhan pidana mati dianggap sebagai langkah urgen karena tindak pidana narkotika memiliki dampak yang luas, menghancurkan generasi muda, merusak tatanan sosial. Serta mengakibatkan kerugian besar baik dari segi ekonomi maupun sosial. Namun, perdebatan mengenai hak asasi manusia muncul, terutama dengan KUHP baru yang menawarkan masa percobaan 10 tahun sebelum pelaksanaan pidana mati, mencerminkan perubahan signifikan dalam perspektif pemerintah terhadap sanksi pidana berat This study aims to determine the provisions of the death penalty against narcotics offenders. As well as to find out the urgency of imposing the death penalty in narcotics crimes. All data obtained in the research, both primary data, secondary data and non-legal data will be analyzed using qualitative analysis techniques. In addition, it is described by examining existing problems, describing, and explaining problems related to this research. The use of this descriptive method is intended to describe and explain the applicable legal norms clearly and systematically about the problems to be studied. In this case, it describes the provisions of the death penalty against the perpetrators of narcotics crimes and the urgency of imposing the death penalty in narcotics crimes. based on the results of the research, the author concludes that the provisions of the death penalty for narcotics offenders in Indonesia, regulated in Law Number 35 of 2009, apply to narcotics dealers class I and II in large quantities or those involved in organized circulation. And his actions cause death and permanent disability, or involve minors. In addition to the death penalty provisions, the urgency of imposing the death penalty in narcotics crimes is reflected in the number of victims of drug abuse which reaches 3.2 million people, with social and economic impacts reaching Rp 23.6 trillion per year. Every year, around 15,000 people die due to drug abuse, and almost 30% of inmates in correctional institutions are related to this case. The imposition of the death penalty is considered an urgent step because narcotics crimes have a broad impact, destroying the younger generation, damaging social order. As well as causing huge losses both in economic and social terms. However, human rights debates have emerged, particularly with the new Criminal Code offering a 10-year probation period prior to the execution of the death penalty, reflecting a significant change in the government's perspective towards severe criminal sanctions.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to determine whether there was a significant difference in the writing skills of eleventh-grade students at SMA Negeri 1 Nunukan, which used the Merdeka Curriculum, compared to those at SMA Negeri 2 Nunukan, which adopted the 2013 Curriculum. A causal-comparative research design was employed, with a sample size of 114 students selected using a purposive sampling technique, this technique was chosen to ensure that the respondents have characteristics relevant to the research objectives. The research instruments included writing tests and interviews, in which the writing test questions were adapted from Collins' TOEIC Writing Skills. Due to the non-normal distribution of the data, the Mann-Whitney test was utilized to determine the differences between the groups. The results revealed a significant difference in the writing skills between the two groups. The mean score for students at SMA Negeri 1 Nunukan, which implemented the Merdeka Curriculum, was 144.04, placing them at a TOEIC proficiency level of 7 and at the B1-Intermediate level according to the CEFR levels. In contrast, students at SMA Negeri 2 Nunukan, who learned English under the 2013 Curriculum, had a mean score of 122.28, placing them at a TOEIC proficiency level of 6 and also within the B1-Intermediate level but noticeably lower. The Mann-Whitney test showed a p-value of 0.001, which was less than the significance level of 0.05, indicating a statistically significant difference. Furthermore, the effect size was calculated at 0.4312, indicating a medium effect. This disparity in writing skills is attributed to the differences in learning systems, with the Merdeka Curriculum proving more in enhancing students writing skills compared to the 2013 Curriculum.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penerapan DC-DC Converter pada perangkat elektronik dapat berfungsi dengan menggunakan sumber energi yang dimana tegangan keluarannya dapat diubah-ubah ke bentuk tegangan DC keluaran yang lebih tinggi atau lebih rendah. Buck Converter adalah Konverter yang berfungsi menurunkan tegangan keluaran dari tegangan masukannya sesuai kebutuhan pemakaian. Hasil pengujian Frekuensi yang di variasikan dari 20kHz hingga 160kHz dengan konfigurasi tegangan masukan sebesar 17 V dan tegangan keluaran 12 V, Ripple tegangan terbesar di hasilkan pada frekuensi 20kHz sebesar 2.42 V dan menurun hingga 0.05 V seiring nilai frekuensi dinaikkan mencapai 160kHz. Pada perubahan nilai Frekuensi tidak mengubah tegangan output yang dihasilkan. Hasil pengujian Duty Cycle 10% hingga 100%, Pada nilai Duty Cycle 10% menghasilkan Ripple Tegangan yang kecil yaitu 0.04 V dan tegangan keluaran sebesar 1.67 V. Ripple Tegangan terbesar di hasilkan pada nilai Duty Cycle 50% sebesar 0.11 V dan tegangan keluarannya 8.38 V, Ripple Tegangan menurun pada nilai 60% hingga 90% mencapai 0.04 V dan 0 V pada Duty Cycle 100%. Perubahan nilai Duty Cycle mempengaruhi nilai tegangan keluaran dari 1.67 V hingga 16.76 V pada tegangan masukan tetap yang digunakan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat efisiensi penggunaan energi surya dalam sistem pompa akuaponik. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, persiapan alat dan bahan, perakitan sel surya pada sistem akuaponik, pengujian, pengolahan data, analisis, dan penyusunan laporan. Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi alternatif pada pompa akuaponik telah terbukti efektif dalam mendukung sirkulasi air pada sistem akuaponik. Daya yang dihasilkan dari panel surya mampu memenuhi kebutuhan daya beban, terutama untuk pompa air dalam kolam ikan. Efisiensi pemanfaatan energi surya pada sistem akuaponik dapat dihitung dan dipantau secara berkala untuk memastikan kinerja sistem yang optimal. Penggunaan panel surya polikristalin yang terkoneksi dengan modul boost converter dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi surya dalam sistem akuaponik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan energi surya dapat menjadi solusi yang efisien dan ramah lingkungan dalam menjalankan sistem pompa akuaponik. Dengan tingkat efisiensi yang baik, energi surya mampu menyuplai kebutuhan energi pompa untuk akuaponik secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan energi surya sebagai sumber energi alternatif pada pompa akuaponik memiliki potensi yang besar dalam mendukung keberlanjutan sistem akuaponik secara keseluruhan. Dalam pengembangan selanjutnya, disarankan untuk menggunakan sel surya dengan kapasitas yang lebih besar agar dapat menyuplai energi pada baterai untuk memenuhi kebutuhan pompa akuaponik selama 24 jam.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat efisiensi penggunaan energi surya dalam sistem pompa akuaponik. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi literatur, persiapan alat dan bahan, perakitan sel surya pada sistem akuaponik, pengujian, pengolahan data, analisis, dan penyusunan laporan. Pemanfaatan energi surya sebagai sumber energi alternatif pada pompa akuaponik telah terbukti efektif dalam mendukung sirkulasi air pada sistem akuaponik. Daya yang dihasilkan dari panel surya mampu memenuhi kebutuhan daya beban, terutama untuk pompa air dalam kolam ikan. Efisiensi pemanfaatan energi surya pada sistem akuaponik dapat dihitung dan dipantau secara berkala untuk memastikan kinerja sistem yang optimal. Penggunaan panel surya polikristalin yang terkoneksi dengan modul boost converter dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi surya dalam sistem akuaponik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan energi surya dapat menjadi solusi yang efisien dan ramah lingkungan dalam menjalankan sistem pompa akuaponik. Dengan tingkat efisiensi yang baik, energi surya mampu menyuplai kebutuhan energi pompa untuk akuaponik secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan energi surya sebagai sumber energi alternatif pada pompa akuaponik memiliki potensi yang besar dalam mendukung keberlanjutan sistem akuaponik secara keseluruhan. Dalam pengembangan selanjutnya, disarankan untuk menggunakan sel surya dengan kapasitas yang lebih besar agar dapat menyuplai energi pada baterai untuk memenuhi kebutuhan pompa akuaponik selama 24 jam.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
This research aims to create audio-visual learning materials concerning the material properties of objects and their changes for the VA class in SDN 047 Tarakan. In addition, to determine the feasibility of mrdia based on the outcomes of material validation by expert, languages, media and practitioners. And to determine Shiva’s response to the media using the student response questionnaire. The research method used is research and development, or R&D, employing the ADDIE paradigm, wich consists of five steps: analysis, design, development, lamentationion, and avaluation. The experts in different fields were able to obtain the following percentages in their respective categories: material experts got 67,5%in the feasible category, linguists got 88,8% in the decent category, media experts got 86,6% in the very decent category, and practitioner experts got 97,1% in the very decent category. The students response questionnaire from the initial group trial indicated a high feasibility percentage of 95%, categorizing it as extremely feasible. Similarly, the field group trial also yielded a high feasibility percentage of 95% in the same category. Therefore, the audio-visual learning media created is an appropriate and valuable addition to the learning process.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Andikha Rachmadhan Pratama, 2024, Penelitian ini membahas tentang pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi dan kejelasan tentang pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 orang guru BK. Teknik yang digunakan adalah teknik komunikasi langsung, sedangkan alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data kualitatif dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan layanan bimbingan klasikal ditinjau dari model context input process product (CIPP) di SMA Negeri 1 Tarakan sesuai dengan sumber data yang di dapatkan. Triangulasi sumber dilakukan meliputi konteks, input, proses dan produk dalam layanan bimbingan klasikal. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa layanan bimbingan klasikal di SMA Negeri 1 Tarakan memiliki tujuan atau context seperti, meningkatkan kompetensi siswa berdasarkan 4 bidang BK. Adapun input atau persiapan yang dilakukan guru BK yaitu perencanaan layanan meliputi AKPD, RPL Media, Metode/Teknik. Pada tahap pelaksaan atau process meliputi tahap awal, kegiatan inti, dan penutup. Pada tahap hasil atau product guru BK akan melakukan evaluasi atau follow up terhadap layanan yang telah dilakukan.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
The utilisation of information technology in Education has been widely used as a supporting medium in teaching and learning activities in the classroom. Kahoot is one of the game-based online learning applications. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Kahoot on students’ reading skills at Patra Dharma Tarakan High School. This research method was quantitative with pre-experimental research, Student learning outcomes will be displayed in the form of student learning outcomes scores before and after using Kahoot. It was proven by the results of students’ average score. The average results in the Pre-test and post-test were at 73.94 and 24.21. These showed that there was a significant difference using Kahoot as a learning media. This study found that after using Kahoot as a learning media, there was a significant change. Thus, it can be concluded that Kahoot as a learning tool has proven to be successful in improving the reading skills of Patra Dharma Tarakan High School students.
2024 · Book ·
Learning English involves skill-based learning that requires various approaches and techniques. Education today is significantly influenced by technological advancements, where in technology server as solution to address challenges in English language learning. Alongside the advancements in English language learning tools, Duolingo complements modern language learning through mobile phones. This research aimed to explore the use of the Duolingo application in enhancing vocabulary among seventh-grade student at SMP Negeri 5 Tarakan. This study employs an experimental method with a pre-experimental one-group pre-test and post-test design. The research sample consists of 30 students selected through purposive sampling. The research instrument used was a vocabulary test to assess student’s initial and post-treatment abilities. Based on data analysis, an improvement in student’s score between the pre-test and post-test was observed. From the findings, it can be concluded that using Duolingo can enhance vocabulary mastery among seventh-grade students at SMP Negeri 5 Tarakan. This research is expected to inform teachers and students about conducting intensive language learning practices form using the Duolingo application.
2024 · Book ·
Pada habitat alaminya Artemia hidup pada salinitas yang tinggi. Artemia merupakan salah satu pakan alami bagi larva udang dan ikan yang banyak digunakan di tempat balai pembenihan atau pembudidaya benih udang dan ikan baik air laut maupun air tawar di seluruh Indonesia. Pada habitat alaminya Artemia hidup pada salinitas yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui salinitas optimal untuk penetasan kista Artemia sp. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknologi Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Borneo Tarakan. Metode pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif dilakukan dengan cara mengukur jumlah tetas artemia sp.. Sedangkan metode kualitatif dilakukan dengan pengamatan secara langsung yang kemudian dituliskan dalam bentuk kalimat. One-way Analysis of Variance (ANOVA) digunakan untuk melihat perbedaan hatching rate Artemia antar perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai tertinggi untuk penetasan kista Artemia sp adalah pada salinitas 30 ppt yaitu sekitar 107.000 individu/L, selanjutnya secara berurutan pada salinitas 35 ppt sekitar 83.000 individu/L, salinitas 25 ppt sekitar 65.666 individu/L, dan salinitas 40 ppt sekitar 53.666 individu/L. Berdasarkan uji ANOVA perlakuan salinitas 30 ppt berbeda nyata dengan seluruh perlakuan salinitas lainnya. Hasil uji duncan menunjukkan perlakuan dengan salinitas 25 ppt tidak berbeda nyata dengan salinitas 40 ppt tetapi berbeda nyata dengan salinitas 35 ppt.
2024 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbrdaan daya saing sektor perdagangan antar provinsi di Indonesia pada tahun 2021 menggunakan analisis Location Quotient (LQ) dan tipologi Klassen. Hasil menunjukkan kesenjangan signifikan dalam tingkat spesialisasi sektor perdagangan, dengan nilai LQ tertinggi pada Kepulauan Riau (1,54) dan terendah pada Bengkulu (0,73). Secara nasional, sektor perdagangan merupakan sektor basis dengan rata-rata LQ 1,76. Berdasarkan tipologi Klassen, provinsi-provinsi dikelompokkan menjadi kuadran bertumbuh dan berkembang (DKI Jakarta dengan LQ 25,60 dan pertumbuhan ekonomi 3,56%), kuadran berkembang (Kalimantan Timur dengan LQ 1,98 dan pertumbuhan ekonomi 2,55%; Sulawesi Tengah dengan LQ 1,79 dan pertumbuhan ekonomi 11,7%), kuadran maju tetapi melambat (DIY dengan LQ 1,48 dan pertumbuhan ekonomi 5,58%; Kepri dengan LQ 1,54 dan pertumbuhan ekonomi 3,43%; Maluku Utara dengan LQ 0,81 dan pertumbuhan ekonomi 16,79%), dan kuadran tertinggal (Aceh dengan LQ 0,78 dan pertumbuhan ekonomi 2,79%; Kalbar dengan LQ 0,85 dan pertumbuhan ekonomi 4,8%; NTB dengan LQ 0,84 dan pertumbuhan ekonomi 2,3%). Faktor infrastruktur, konektivitas, sumber daya alam, dan kebijakan berperan penting dalam menentukan daya saing sektor perdagangan. Upaya pengembangan infrastruktur, peningkatan konektivitas, optimalisasi komoditas unggulan, serta perbaikan iklim investasi dan regulasi perdagangan oleh pemerintah pusat dan daerah disarankan untuk meningkatkan daya saing secara menyeluruh.
2024 · Book ·
Latar belakang: Ibu hamil berisiko mengalami kekurangan gizi. Gangguan gizi pada ibu hamil meliputi anemia, pertambahan berat badan yang kurang, dan gangguan pertumbuhan janin. Prevalensi anemia di Indonesia meningkat, dengan 48,9% ibu hamil mengalami anemia, terutama di provinsi Kalimantan Utara dan Kota Tarakan. Anemia dapat menyebabkan komplikasi seperti solusio plasenta, kelahiran prematur, dan kematian ibu. Kadar hemoglobin bisa ditingkatkan dengan konsumsi tablet fe dan makanan bergizi seperti kurma dan biji buah tarap. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan manfaat jus kurma tarap dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Tujuan penelitian: mengetahui adanya potensi olahan Jus Kurma Tarap terhadap peningkatan Hb pada ibu hamil di Puskesmas Karang Rejo. Jenis penelitian: quasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest And Post Test With Control Group Design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 20 responden yang terdiri dua kelompok yaitu, kelompok perlakuan 10 responden diberi jus kurma tarap kombinasi dengan tablet tambah darah dikonsumsi dalam 2 kali sehari selama 7 hari dan kelompok kontrol 10 responden diberi tablet tambah darah yang dikonsumsi dalam 2 kali sehari dari Puskesmas. Hasil analisa bivariat menunjukkan analisis uji Mann-Whitney dengan p value value sebesar 0,317 (> 0,05) sehingga tidak ada pengaruh signifikan. Kesimpulan: Potensi pemberian Jus Kurma Tarap dan tablet tambah darah terhadap peningkatan Hb pada ibu hamil diukur dari perbandingan rata-rata antara kedua kelompok. Rata-rata kadar Hb pada kelompok perlakuan 11,81 g/dL dengan standar deviasi 0,97. Sedangkan rata rata kadar Hb pada kelompok kontrol 10,88 g/dL dengan standar deviasi 0,45. Kelompok perlakuan memperoleh rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dari kelompok kontrol.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.
2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Latar belakang: Ibu hamil berisiko mengalami kekurangan gizi. Gangguan gizi pada ibu hamil meliputi anemia, pertambahan berat badan yang kurang, dan gangguan pertumbuhan janin. Prevalensi anemia di Indonesia meningkat, dengan 48,9% ibu hamil mengalami anemia, terutama di provinsi Kalimantan Utara dan Kota Tarakan. Anemia dapat menyebabkan komplikasi seperti solusio plasenta, kelahiran prematur, dan kematian ibu. Kadar hemoglobin bisa ditingkatkan dengan konsumsi tablet fe dan makanan bergizi seperti kurma dan biji buah tarap. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan manfaat jus kurma tarap dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Tujuan penelitian: mengetahui adanya potensi olahan Jus Kurma Tarap terhadap peningkatan Hb pada ibu hamil di Puskesmas Karang Rejo. Jenis penelitian: quasi eksperimen dengan desain penelitian Pretest And Post Test With Control Group Design dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 20 responden yang terdiri dua kelompok yaitu, kelompok perlakuan 10 responden diberi jus kurma tarap kombinasi dengan tablet tambah darah dikonsumsi dalam 2 kali sehari selama 7 hari dan kelompok kontrol 10 responden diberi tablet tambah darah yang dikonsumsi dalam 2 kali sehari dari Puskesmas. Hasil analisa bivariat menunjukkan analisis uji Mann-Whitney dengan p value value sebesar 0,317 (> 0,05) sehingga tidak ada pengaruh signifikan. Kesimpulan: Potensi pemberian Jus Kurma Tarap dan tablet tambah darah terhadap peningkatan Hb pada ibu hamil diukur dari perbandingan rata-rata antara kedua kelompok. Rata-rata kadar Hb pada kelompok perlakuan 11,81 g/dL dengan standar deviasi 0,97. Sedangkan rata rata kadar Hb pada kelompok kontrol 10,88 g/dL dengan standar deviasi 0,45. Kelompok perlakuan memperoleh rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dari kelompok kontrol.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
.