Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: efektifitas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pembiayaan Perbankan terhadap Pertambangan di Indonesia

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: tingkat efisiensi relatif produksi, tingkat penyerapan pembiayaan, pengaruh penyerapan pembiayaan dengan efisiensi relatif produksi, tingkat efektivitas pembiayaan, pola pemetaan efisiensi relatif dengan tingkat penyerapan, dan perencanaan kebutuhan kapital di sektor pertambangan. Menggunakan pendekatan kuantitatif: location quotient yang ditransformasi, incremental capital output ratio, dan regregi kolerasi dan perencanaan pembiayaan sesuai data sekunder dari Bank Indonesia (BI) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian ini menunjukkan, efisiensi relatif produksi adalah yang tertinggi di Wilayah Kalimantan sebesar 3.14. Terendah di Jawa dengan nilai sebesar 0.21. Penyerapan relatif pembiayaan perbankan tertinggi Wilayah Bali & Nusa Tenggara sebesar 4.49. Terendah Wiayah Jawa dengan nilai sebesar 0.38. Penyerapan pembiayaan terhadap efisiensi produksi berpengaruh signifikan. Efektivitas pembiayaan dengan nilai tertinggi adalah Wilayah Sulawesi sebesar 27.30. Terendah Kalimantan dengan nilai sebesar 1.58. Pola keterkaitan efisiensi relatif produksi dengan penyerapan pembiayaan menunjukkan, provinsi yang masuk kategori progresif inovatif adalah Provinsi Jambi dan gagal adalah Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku selama 6 tahun. Berdasarkan hasil analisis perencanaan pada skenario I dengan target pertumbuhan sebesar 3% maka kebutuhan kapital sebesar 1.182 triliun. Sementara untuk skenario II dengan target pertumbuhan sebesar 4,5% maka kebutuhan kapital sebesar 1.856 triliun. Terakhir untuk skenario III dengan target pertumbuhan sebesar 6% maka kebutuhan kapital sebesar 2.590 triliun.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH UKURAN PELAMPUNG YANG BERBEDA PADA ALAT TANGKAP PUKAT HELA SISTEM FLOATING OTTERBOARD TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PERAIRAN SEBATIK

2024•

PENGARUH UKURAN PELAMPUNG YANG BERBEDA PADA ALAT TANGKAP PUKAT HELA SISTEM FLOATING OTTERBOARD TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PERAIRAN SEBATIK ABSTRAK Pulau Sebatik memiliki potensi sumberdaya perikanan sebesar 478,765 ton/tahun akan tetapi salah satu alat tangkap, pukat hela kurang efektif dalam penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas pengaruh ukuran pelampung yang berbeda pada alat tangkap pukat hela dengan sistem floating otterboard terhadap hasil tangkapan ikan di perairan Sebatik. Penelitian ini menggunakan metode percobaan penangkapan (experimental fishing) pada alat tangkap pukat hela dengan sistem otterboard floating dengan pengamatan langsung dan pengumpulan data hasil tangkapan selama 18 kali trip penangkapan dengan variasi ukuran pelampung yang digunakan yaitu 20 Liter, 30 Liter, dan 40 Liter. Hasil penelitian dengan nilai efektifitas pada perlakuan A (20 Liter) dengan nilai yang tinggi terdapat pada Hasil Tangkapan Buangan (HTB) dengan nilai persentase 48.05%, pada perlakuan B (30 Liter) menunjukkan nilai efektifitas terdapat pada Hasil Tangkapan Utama (HTU) dengan nilai 39.74 %, pada perlakuan C (40 Liter) menunjukkan nilai efektifitas yang tinggi terdapat pada Hasil tangkapan Utama dengan nilai 34.61%. Hal ini menunjukkan pengoperasian pukat hela dengan sistem otterboard floating menghasilkan nilai efektifitas yang paling tinggi yaitu perlakuan A, dengan hasil tangkapan buangan 48.05%. Kata Kunci: Efektifitas Penangkapan, Pukat hela, Sebatik

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PEMASANGAN PELAMPUNG (FLOATING) TERHADAP HASIL TANGKAPAN PADA PERIKANAN PUKAT HELA PERMUKAAN (SURFACE TRAWL) DI PERAIRAN SEBATIK NUNUKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perairan pulau Sebatik merupakan wilayah perairan yang terindikasi sangat tinggi potensi perikanannya, masyarakat Pulau Sebatik dominan berprofesi sebagai nelayan dengan menggunakan alat tangkap pukat hela (trawl). Alat tangkap pada pukat hela (trawl) merupakan jenis alat tangkap yang banyak digunakan oleh nelayan karena alat tangkap pukat hela (trawl) termasuk alat tangkap yang menangkap berbagai jenis ikan yang termasuk kategori ikan-ikan ekonomis tinggi. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan dan menjelaskan katagori jenis hasil tangkapan, nilai efektifitas hasil tangkapan pada pengoperasian pukat hela (trawl) dengan perlakuan penambahan pelampung pada bagian otterboad, headrope dan codend terhadap hasi tangkapan. Penelitian ini menggunakan metode experimental fishing dengan perlakuan terkait pemasangan pelampung yaitu perlakuan A (pelampung pada otterboad), perlakuan B (pelampung pada otterboad, headrope), perlakuan C (pelampung pada otterboad, headrope dan codend). Hasil dari penelitian menunjukan bahwa jenis ikan tertangkap ialah ikan demersal dan ikan palagis yang meliputi ikan perak, bawal putih, tenggiri papan, bawal hitam,senangin, tembang, talang-talang, selangat, putih, kerong-kerong, kipper, gulama batu, udang, layur, sotong, beliak mata, peperek, buntal, puput magetan, ubur-ubur. Hasil analisa efektifitas hasil tangkapan menunjukkan bahwa perlakuan A memiliki nilai efektifitas sebesar 59% (HTU), 22,4% (HTS) dan 18,6% (HTB), perlakuan B mendapatkan nilai efektifitas sebesar 46,4% (HTU), 32,2% (HTS), dan 21,5% (HTB), Perlakuan C mendapatkan nilai efektifitas sebesar 45%, 20,5%, dan 34,6%.Hasil uji (ANOVA) data perlakuan pemasangan pelampung terhadap hasil tangkapan pada alat tangkap pukat trawl, menghasilkan bahwa perlakuan pemasangan pelampung yang berbeda berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan baik pada satuan berat dan individu berat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektifitas Perlindungan Kawasan Hutan Lindung Yang di Lakukan Oleh Polisi Kehutanan Di Kota Tarakan Berdasarkan Undang - Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya polisi kehutanan dalam melakukan perlindungan kawasan hutan lindung dan juga untuk mengetahui hambatan polisi kehutanan dalam melakukan perlindungan kawasan hutan lindung yang ada di kota Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum empiris, yang berfokus pada penggunaan data fakta tentang perilaku masyarakat. Perilaku masyarakat ini mencakup perilaku verbal yang diperoleh dari wawancara atau perilaku konkret yang diamati secara langsung. Dalam penulisan skripsi ini didukung dengan menggunakan atau meneliti bahan pustaka atau bahan sekunder. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 1) upaya – upaya yang dilakukan oleh polisi kehutanan dalam melakukan perlindungan kawasan hutan lindung yang ada di kota tarakan antara lain a) upaya preventif adalah kegiatan yang ditujukan untuk mencegah, menghilangkan , mengurangi, menutup kesempatan seseorang atau kelompok untuk melakukan tindak pidana kehutanan ( tipihut ). Tindakan preventif yang dilakukan adalah melakukan patroli rutin dan juga penyuluhan atau sosialisasi serta pendampingan masyarakat secara kelembagaan, b) upaya represfif adalah kegiatan penegakan hukum yang bersifat non yustisia untuk mengurangi, menekan atau menghentikan tindak pidana kehutanan yang dilakukan oleh seseorang atau kelompok. Kegiatan represif yang digunakan Polisi Kehutanan ialah bertujuan untuk menghentikan atau menaggulangi terjadinya tindak pidana kehutanan. c) upaya preemtif adalah kegiatan yang ditujukan guna mencegah, menghilangkan, mengurangi, menutup niat seseorang atau kelompok untuk melakukan tindak pidana kehutanan Kegiatan represif yang digunakan Polisi Kehutanan ialah bertujuan untuk menghentikan atau menaggulangi terjadinya tindak pidana kehutanan. 2) Hambatan polisi kehutanan dalam melakukan perlindungan kawasan hutan lindung adalah kurangnya personil polisi kehutanan, kurangnya sarana dan prasarana dan adanya kerjasama oknum masyarakat dengan anggota politik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2018 - 2022

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Provinsi Kalimantan Utara sebagai salah satu wilayah pemekaran diharuskan untuk mengutamakan belanja modal sebagai penunjang aktivitas perekonomian masyarakat. Laporan Realisasi Anggaran (LRA) sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah dalam mengelola keuangan menunjukkan prioritas pada belanja operasional pemerintahan dibandingkan belanja modal. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Utara Tahun Anggaran 2018 – 2022 dengan menggunakan 5 alat analisis data yang terdiri dari: 1) Rasio Kemandirian Keuangan Daerah 2) Rasio Pertumbuhan, 3) Rasio Efektifitas Pendapatan Asli Daerah 4) Rasio Efisiensi Keuangan Daerah dan 5) Rasio Keserasian. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif yang berasal dari data sekunder yaitu Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2018 – 2022. Hasil penelitian menggunakan rasio kemandirian keuangan daerah menunjukkan nilai kemandirian yang tergolong konsultatif, rasio pertumbuhan pendapatan serta belanja menunjukkan kenaikan dan penurunan, rasio efektifitas PAD dapat dikategorikan efektif, rasio efisiensi keuangan daerah berada pada indikator efisien, serta rasio keserasian menunjukkan Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Utara selama tahun 2018 – 2022 masih mengutamakan belanja operasi dibandingkan belanja modal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PEMANFAATAN FILTER AIR TANAH DENGAN KOMBINASI CANGKANG KERANG TEMBERUNGUN (Telescopium telescopium)

2023•

Kota Tarakan memiliki potensi air tanah untuk kebutuhan air bersih. Namun untuk pemanfaatannya perlu dilakukan perlakuan terlebih dahulu agar kualitasnnya sesuai dengan baku mutu yang dipersyaratkan. Diantaranya melalui teknologi filtrasi dengan memanfaatkan limbah cangkang Kerang Temberungun ( Telescopium telescopium). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas dari penggunaan Cangkang Kerang Temberungun sebagai filter air tanah di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan tiga kali ulangan. Bahan yang digunakan adalah cangkang kerang temberungun dengan level filter 30, 60 dan 100 cm dengan kombinasi penggunaan arang aktif, pasir kuarsa dan kerikil untuk menentukan komposisi terbaik. Parameter yang diuji adalah berdasarkan pada Peraturan Menteri Kesehatan No.32 Tahun 2017 (Standar Baku Mutu Air untuk Kebutuhan Higiene Sanitasi) yaitu kekeruhan, warna, bau, pH, suhu, TSS, TDS, nitrat, nitrit, Fe dan mangan (Mn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas filter untuk masing-masing parameter berbeda-beda. Untuk parameter mangan efektif pada level filter 30 cm yaitu 94%. pH, TDS, dan Warna efekif pada level 60 cm dengan nilai berturut-turut 49, 41 dan 8%. Parameter nitrit, nitrat, TSS dan kekeruhan efektif pada level filter 100 cm yaitu, 95, 31, 71 dan 13%. Penggunaan kerang tembungurun sebagai filter air tanah efektif meningkatkan kualitas air baku terutama secara fisik dan memenuhi persyaratan sesuai baku mutu yang digunakan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Penerapan Pidana Penjara Terhadap Pelaku Penyalahgunaan Narkotika di Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan – golongan. Dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang menjelaskan bahwa narkotika disatu sisi merupakan obat atau bahan yang bermanfaat dibidang pengobatan atau pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan disisi lain dapat pula menimbulkan ketergantungan yang sangat merugikan apabila disalahgunakan atau digunakan tanpa pengendalian dan pengawasan yang ketat dan seksama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah yuridis empiris dengan sumber data hukum adalah Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan, Kantor Polres Tarakan, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Kota Tarakan. Metode pengumpulan data penelitian yang digunakan yaitu dengan melakukan interview/wawancara langsung, observasi/pengamatan dan studi kepustakaan, Penelitian ini merupakan sebuah permasalahan pengguna atau penyalahguna dalam penyalahhgunaan narkotika yang diberikan hukuman pidana penjara karena terbukti menyalahgunakan narkotika. Berdasarkan ketentuan perundang -undangan bahwa pengguna atau penyalahguna dalam penyalahgunan narkotika seharusnya mendapatkan rehabilitasi dikarenakan orang yang ketergantungan terhadap obat-obatan terlarang lebih efektif diberikan kepada pengguna dan dibandingkan hukuman pidana penjara. Diuraikan dalam dua rumusan masalah yaitu : 1. Efektifitas pemberian hukuman pidana penjara terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika, 2. Cara mencegah pelaku penyalahgunaan narkotika yang telah menjalani pidana penjara agar tidak kembali menggunakan narkotika.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI PEMANFAATAN CANGKANG KEPITING (Scylla sp.) UNTUK FILTER AIR TANAH DI KOTA TARAKAN

2023•

STUDI PEMANFAATAN CANGKANG KEPITING (Scylla sp.) UNTUK FILTER AIR TANAH DI KOTA TARAKAN Abstrak Kota Tarakan memiliki potensi air tanah untuk kebutuhan air bersih. Namun untuk pemanfaatannya perlu dilakukan perlakuan terlebih dahulu agar kualitasnnya sesuai dengan baku mutu yang dipersyaratkan. Perlakuan dalam pengolahan air diantaranya melalui teknologi filtrasi dengan memanfaatkan limbah cangkang kepiting (Scylla sp.). Tujuan dari penelitian ini untuk studi efektifitas dari penggunaan cangkang kepiting sebagai filter air tanah di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Pengulangan dilakukan sebanyak tiga kali. Bahan yang digunakan adalah cangkang kepiting dengan level filter 30, 60 dan 100 cm. Cangkang kepiting dikombinasikan dengan penggunaan arang aktif, pasir kuarsa dan kerikil untuk menentukan komposisi terbaik. Parameter yang diuji sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No.32 Tahun 2017 (Standar Baku Mutu Air untuk Kebutuhan Higiene Sanitasi) yaitu kekeruhan, warna, bau, pH, suhu, TSS, TDS, nitrat, nitrit, besi (Fe) dan mangan (Mn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas cangkang kepiting sebagai filter sangat kecil. Untuk parameter pH, nilai efektifitasnya meningkat berturut berdasarkan level filter 30, 60 dan 100 cm yaitu 54, 71, 80% dan parameter Mn berturut-turut adalah 74, 92, 81%. Sementara parameter kekeruhan, warna, TDS, TSS, nitrit, nitrat dan besi justru menurunkan nilai kualitas air, bila dibandingkan dengan nilai air baku.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Pemanfaatan Cangkang Kerang Kapah (Meretrix sp.) Sebagai Filter Air Tanah Di Kota Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kota Tarakan memiliki potensi air tanah untuk kebutuhan air bersih. Namun untuk pemanfaatannya perlu dilakukan perlakuan terlebih dahulu agar kualitasnnya sesuai dengan baku mutu yang dipersyaratkan. Diantaranya melalui teknologi filtrasi dengan memanfaatkan limbah cangkang Kerang Kapah (Meretrix sp). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektifitas dari penggunaan cangkang Kerang Kapah sebagai filter air tanah di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan tiga kali ulangan. Bahan yang digunakan adalah cangkang kerang kapah dengan level filter 30, 60 dan 100 Cm dengan kombinasi penggunaan arang aktif, pasir kuarsa dan kerikil untuk menentukan komposisi terbaik. Parameter yang diuji adalah menurut peraturan Menteri Kesehatan No.32 Tahun 2017 (Standar Baku Mutu Air untuk Kebutuhan Higiene Sanitasi) yaitu kekeruhan, warna, bau, pH, suhu, TSS, TDS, nitrat, nitrit, Fe dan mangan (Mn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas filter untuk masing-masing parameter berbeda-beda. Untuk parameter mangan efektif pada level filter 30 cm yaitu 36%. pH, TDS, dan Warna efekif pada level 60 cm dengan nilai berturut-turut 61, 42 dan 17%. Parameter nitrit, nitrat, TSS dan kekeruhan efektif pada level filter 100 cm yaitu, 95, 97, 84 dan 76%. Penggunaan kerang kapah sebagai filter air tanah efektif meningkatkan kualitas air baku terutama secara fisik dan memenuhi persyaratan sesuai baku mutu yang digunakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM BANTUAN PANGAN NON TUNAI DI KELURAHAN LINGKAS UJUNG KOTA TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas pelaksanaan program bantuan pangan non tunai.di Kelurahan Lingkas Ujung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey dengan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara, angket (kuesioner) dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari kantor Dinas sosial dan data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner oleh keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 65 informan sebagai responden dalam penelitian. Peneliti menggunakan kuesioner dengan Skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kelurahan Lingkas Ujung Kota Tarakan sudah berjalan efektif berdasarkan tingkat pencapaian 6T yaitu tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat adminitrasi. program BPNT di Kelurahan Lingkas Ujung ini hanya 1 yang tidak memenuhi yaitu tepat sasaran dengan presentase 35% masuk dalam kategori kurang efektif atau kurang tepat sasaran. Sedangkan dengan presentase dari keseluruhan indikator memperoleh hasil sebesar 69% dan berada dalam kategori efektif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail