BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
ANALISIS MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (SAS) DI KELAS 1 SEKOLAH DASAR Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil analisis faktor kesulitan membaca permulaan siswa, ketepatan penggunaan metode struktural analitik sintetik dan kemampuan membaca permulaan siswa di kelas 1 sekolah dasar berdasarkan 4 jural dan 1 skripsi yang dianalisis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini difokuskan pada membaca permulaan melalui metode struktural analitik sintetik di kelas 1 sekolah dasar. Sumber data yang digunakan mencakup sumber data sekunder dan sumber data primer. Instrumen utama pada penelitian ini ialah peneliti itu sendiri dan instrumen pendukung yaitu pedoman aspek penelitian yang dianalisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membaca permulaan melalui metode struktural analitik sintetik, 1) faktor kesulitan membaca permulaan siswa bermacam-macam diantaranya yaitu: a) faktor fisiologis, b) faktor intelektual, c) faktor lingkungan, d) faktor psikologis. 2) metode struktural analitik sintetik tepat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa dibuktikan dengan hasil analisis pada 5 penelitian terdahulu yang telah dilakukan. 3) kemampuan membaca permulaan siswa, pada hasil analisis 5 penelitian terdahulu terjadi peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa setiap siklusnya maupun pada pelaksaan posttest setelah penerapan metode struktural analitik sintetik pada pembelajaran membaca permulaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
ANALISIS MEMBACA PERMULAAN MELALUI METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (SAS) DI KELAS 1 SEKOLAH DASAR Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hasil analisis faktor kesulitan membaca permulaan siswa, ketepatan penggunaan metode struktural analitik sintetik dan kemampuan membaca permulaan siswa di kelas 1 sekolah dasar berdasarkan 4 jural dan 1 skripsi yang dianalisis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini difokuskan pada membaca permulaan melalui metode struktural analitik sintetik di kelas 1 sekolah dasar. Sumber data yang digunakan mencakup sumber data sekunder dan sumber data primer. Instrumen utama pada penelitian ini ialah peneliti itu sendiri dan instrumen pendukung yaitu pedoman aspek penelitian yang dianalisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa membaca permulaan melalui metode struktural analitik sintetik, 1) faktor kesulitan membaca permulaan siswa bermacam-macam diantaranya yaitu: a) faktor fisiologis, b) faktor intelektual, c) faktor lingkungan, d) faktor psikologis. 2) metode struktural analitik sintetik tepat digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa dibuktikan dengan hasil analisis pada 5 penelitian terdahulu yang telah dilakukan. 3) kemampuan membaca permulaan siswa, pada hasil analisis 5 penelitian terdahulu terjadi peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa setiap siklusnya maupun pada pelaksaan posttest setelah penerapan metode struktural analitik sintetik pada pembelajaran membaca permulaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektifitas pelaksanaan program bantuan pangan non tunai.di Kelurahan Lingkas Ujung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian survey dengan metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara, angket (kuesioner) dan dokumentasi. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang diperoleh dari kantor Dinas sosial dan data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner oleh keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 65 informan sebagai responden dalam penelitian. Peneliti menggunakan kuesioner dengan Skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program bantuan pangan non tunai (BPNT) di Kelurahan Lingkas Ujung Kota Tarakan sudah berjalan efektif berdasarkan tingkat pencapaian 6T yaitu tepat sasaran, tepat jumlah, tepat harga, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat adminitrasi. program BPNT di Kelurahan Lingkas Ujung ini hanya 1 yang tidak memenuhi yaitu tepat sasaran dengan presentase 35% masuk dalam kategori kurang efektif atau kurang tepat sasaran. Sedangkan dengan presentase dari keseluruhan indikator memperoleh hasil sebesar 69% dan berada dalam kategori efektif.