RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KUALITAS AIR SUNGAI KAYAN TANJUNG SELOR BERBASIS INTERNET OF THINGS DENGAN LOGIKA FUZZY TSUKAMOTO
-
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
-
Abstrak Budidaya udang windu sistem tradisional masih menjadi kegiatan utama di Kabupaten Bulungan yang cenderung menurun produktivitas tambak dan produksi udang. Penelitian ini bertujuan mengkaji kualitas air buangan tambak budidaya udang windu sistem tradisional di Pulau Tibi, Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilakukan mulai bulan September sampai dengan Desember 2024. Penentuan titik sampling menggunakan purposive sampling. Pada stasiun 1 menggunakan penambahan probiotik EM4 dengan dosis 190 L/Ha, stasiun 2 menggunakan probiotik RICA dengan dosis 6 L/Ha dengan frekuensi pemberian 2 minggu sekali, sedangkan stasiun 3 tidak menggunakan probiotik dan stasiun 4 air sungai. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan mengacu pada Permen KP 75/2016 dan 28/2004. Hasil pengamatan stasiun 1 (EM4) menunjukkan kekeruhan 90,4 NTU, TSS 92 mg/L, BOD5 3,89 mg/L, nitrat 0,32 mg/L, fosfat 0,1 mg/L, amonia 0,06 mg/L, H₂S 0,72 mg/L, nitrit 0,15 mg/L, dan pH 6,9. Stasiun 2 (RICA), kekeruhan 51,4 NTU, TSS 77 mg/L, BOD5 2,5 mg/L, nitrat 0,22 mg/L, fosfat 0,16 mg/L, amonia 0,12 mg/L, H₂S 0,57 mg/L, nitrit 0,1 mg/L, dan pH 7,2. Sedangkan stasiun 3 (tanpa probiotik), kekeruhan 58,7 NTU, TSS 19 mg/L, BOD5 2,78 mg/L, nitrat 0,28 mg/L, fosfat 0,09 mg/L, amonia 0,2 mg/L, H₂S 2,44 mg/L, nitrit 0,09 mg/L, dan pH 5. Hasil pengamatan sungai 1 menunjukkan kekeruhan 50,5 NTU, TSS 30 mg/L, BOD5 1,95 mg/L, nitrat 0,3 mg/L, fosfat 0,13 mg/L, amonia 0,17 mg/L, H₂S 0,99 mg/L, nitrit 0,2 mg/L, dan pH 6,8. Sedangkan pada sungai 2, kekeruhan 309 NTU, TSS 341 mg/L, BOD5 6,11 mg/L, nitrat 0,2 mg/L, fosfat 0,56 mg/L, amonia 0,18 mg/L, H₂S 1,75 mg/L, nitrit 0,3 mg/L, dan pH 6. Secara keseluruhan, penggunaan probiotik RICA lebih efektif dalam memperbaiki kualitas air buangan tambak dibandingkan probiotik EM4 maupun tanpa probiotik. Abstract Shrimp farming using a traditional system remains a significant activity in Bulungan Regency, although pond productivity and shrimp production tend to declining. This study aimed to assess the quality of wastewater from traditional shrimp farming ponds on Tibi Island, Bulungan Regency. The research wass conducted from September to December 2024. Sampling points were determined using a purposive sampling approach. At station 1, EM4 probiotics were applied at a dosage of 190 L/Ha, while station 2 used RICA probiotics at a dosage of 6 L/Ha with an application frequency of once every two weeks. Station 3 did not use probiotics, and station 4 represented river water. The method employed was a descriptive quantitative approach, as referenced in Ministry of Marine Affairs and Fisheries Regulations Permen KP 75/2016 and 28/2004. The results from station 1 (EM4) showed turbidity of 90.4 NTU, TSS 92 mg/L, BOD₅ 3.89 mg/L, nitrate 0.32 mg/L, phosphate 0.1 mg/L, ammonia 0.06 mg/L, H₂S 0.72 mg/L, nitrite 0.15 mg/L, and pH 6.9. Station 2 (RICA), showed turbidity of 51.4 NTU, TSS 77 mg/L, BOD₅ 2.5 mg/L, nitrate 0.22 mg/L, phosphate 0.16 mg/L, ammonia 0.12 mg/L, H₂S 0.57 mg/L, nitrite 0.1 mg/L, and pH 7.2. Meanwhile, station 3 (without probiotics) showed turbidity of 58.7 NTU, TSS 19 mg/L, BOD₅ 2.78 mg/L, nitrate 0.28 mg/L, phosphate 0.09 mg/L, ammonia 0.2 mg/L, H₂S 2.44 mg/L, nitrite 0.09 mg/L, and pH 5. The results from river 1 showed turbidity of 50.5 NTU, TSS 30 mg/L, BOD₅ 1.95 mg/L, nitrate 0.3 mg/L, phosphate 0.13 mg/L, ammonia 0.17 mg/L, H₂S 0.99 mg/L, nitrite 0.2 mg/L, and pH 6.8. In river 2, turbidity was 309 NTU, TSS 341 mg/L, BOD₅ 6.11 mg/L, nitrate 0.2 mg/L, phosphate 0.56 mg/L, ammonia 0.18 mg/L, H₂S 1.75 mg/L, nitrite 0.3 mg/L, and pH 6. Overall, the use of RICA probiotics is more effective in improving the quality of aquaculture wastewater compared to EM4 probiotics or without probiotics.
Penelitan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk register percakapan driver ojek online grab dan maxim di Kota Tarakan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data dan menganalisis data. Instrumen penelitian yang digunakan adalah hasil percakapan driver ojek online grab dan maxim, yaitu istilah khusus yang digunakan dalam percakapan sehari-hari driver. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bentuk register dalam beberapa jenis kata yang ditemukan peneliti dalam percakapan yang digunakan anggota komunitas driver ojek online grab dan maxim di Kota Tarakan, hal ini menunjukkan bahwa variasi linguistik sangat dipengaruhi oleh konteks sosial dan budaya. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ragam bahasa dalam percakapan yang digunakan oleh komunitas driver ojek online grab dan maxim di Kota Tarakan termasuk salah satu bentuk register bahasa yang berkembang dalam masyarakat, khususnya dalam konteks kajian sosiolinguistik.
Analysis of factors that influence the income of online transportation divers ( grab-bike case study i Tarakan city)
Motor induksi tiga fasa banyak digunakan didalam dunia industri dibidang pengerak peralatan. Motor induksi bergerak dengan kecepatan relatif konstan, salah satu kelemehan dari motor induksi, sulit diatur kecepatannya, untuk mengatur kecepatan motor induksi tiga fasa dengan baik, maka digunakan Variable Speed Driver (VSD) sebagai kontrol kecepatan, dengan mengubah frekuensi input. Sehingga dapat meningkatkan kecepatan motor induksi tiga fasa. Dapat dilihat dari hasil pengujian disaat frekuensi 25 Hz -49 Hz kecepatan motor induksi mengalamin peningkatan dari 750.6 Rpm-1477.8 Rpm tetapi faktor daya yang terukur pada motor induksi mengalamin penurunan dengan faktor daya 0.215-0.188 cosphi. Seiring dengan naiknya frekuensi sumber 25 Hz – 80 Hz pada motor, terlihat terjadi penurunan arus dari 0.795 A – 0.497 A pada kumparan motor sehingga mempengaruhi daya pada motor induksi.
Konsep variasi makhluk hidup yang ada di dalam buku Sungai dari Firdaus (River Out of Eden) perlu dikaji dalam bentuk suatu literature review dengan tujuan menyederhanakan konsep variasi sebagai hasil penelitian yang bisa dibaca oleh kelayakan yang lebih awam. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan konsep variasi makhluk hidup pada buku Sungai dari Firdaus (River Out of Eden), selain itu, untuk mengetahui potensinya sebagai sumber belajar pada materi evolusi. Jenis penelitian ini bersifat kualitatif yang tidak terikat oleh tempat, waktu dan suatu lembaga tertentu. Objek penelitian ini adalah buku Sungai dari Firdaus (River Out of Eden) yang berjumlah 202 halaman yang dicetak oleh KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) pada tahun 2019. Penelitian ini mengumpulkan bagian-bagian pada bab dalam buku Sungai dari Firdaus terkait variasi makhluk hidup. Hasil penelitian ditemukan contoh variasi makhluk hidup pada DNA yaitu organisme pada genus Homo. Selanjutnya variasi makhluk hidup berpotensi untuk dijadikan konten pada materi evolusi di Sekolah Menengah Atas (SMA) kelas XII (dua belas) sesuai dengan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar, sementara itu variasi makhluk hidup juga dapat digunakan dalam mata kuliah Evolusi sesuai dengan Capaian pembelajaran mata kuliah dan Sub capaian pembelajaran mata kuliah yaitu mahasiswa menganalisis kajian evolusi meliputi sejarah perkembangan teori evolusi dan para pemikir evolusi biologi, aspek-aspek molekular yang mengiringi perkembangan teori evolusi, juga pendekatan aspek agama terhadap evolusi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis studi kelimpahan dan dominansi ikan di sungai kecamatan sembakung dan potensi implementasinya pada pembelajaran biologi kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel penelitian meliputi seluruh jenis spesies dari kelas pisces yang terdapat di Sungai Kecamatan Sembakung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 5 spesies yang termasuk ke dalam 5 genus yang berbeda yaitu Hemibagrus planiceps, Kryptoterus cryptoterus, Hemibagrus capitulum, Acanthogobius flavinamus, Puntius javanicus. (1) Kelimpahan tertinggi yang terdapat di Sungai Kecamatan Sembakung adalah jenis Puntius javanicus dengan indeks kelimpahan 48.28%, yang termasuk kategori tinggi sedangkan kelimpahan terendah yaitu Hemibagrus capitulum dengan indeks kelimpahan 3.56%, yang termasuk kategori rendah. (2) Dominansi tertinggi dominansi tertinggi di Sungai Kecamatan Sembakung yaitu spesies Puntius javanicus dengan indeks dmoninansi sebesar 0,23 sedangkan dominansi terendah yaitu Hemigabrus capitulum dengan indeks dominansi sebesar 0,00 yang masing-masing berkategori rendah. (3) Hasil penelitian yang telah dilakukan berpotensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar pada pembelajaran biologi kelas X SMA pada materi Kingdom Animalia, submateri Kelas Pisces. This research investigates the abundance and dominance of fish in the Sembakung sub-district river and its potential implementation in biology class X SMA. The research is exploratory, descriptive research with quantitative and qualitative approaches. The research sample comprises all types of species from the Pisces class found in the Sembakung District River. The results showed that five species belonged to 5 different genera: Hemibagrus Planiceps, Kryptoterus Cryptoterus, Hemibagrus Capitulum, and Acanthogobius Flavinamus, Puntius javanicus. (1) The highest abundance found in the Sembakung District River is the Puntius javanicus species, with an abundance index of 48.28%, which is included in the high category, which is included in the high category. The lowest abundance is the Hemibagrus capitulum, with an abundance index of 3.56%, included in the low category. (2) The highest dominance in Sungai Sembakung District is Puntius javanicus species with a dominance index of 0.23, while the lowest dominance is Hemigabrus capitulum with a dominance index of 0.00, each of which is in the low category. (3) The results of the research that have been carried out can be used as learning resources in biology learning for class X SMA in Kingdom Animalia, sub-material for Class Pisces.
ABSTRAK DAUD, NPM.15501010022, dengan judul skripsi “Perlindungan Hukum Penumpang Jasa Ojek Online Dalam Hal Terjadi Kecelakaan”. Dibawah Bimbingan Marthen B Salinding, S.H.,M.H dan Zulvia Makka, S.H.,M.H. Fakultas Hukum, Universtas Borneo Tarakan. Penelitian ini berjudul Perlindungan Hukum Terhadap Pengguna Jasa ojek online Dalam Hal Terjadinya Kecelakaan Yang Menimbulkan Kerugian Pada Penumpang. Latar belakang penulis mengangkat judul ini adalah karena dalam pengoperasian ojek online sering terjadi kecelakaan yang menimbulkan kerugian pada penumpang maka disini perlu dibahas. Masalah yang penulis angkat adalah bagaimana perjanjian pengangkutan pada ojek Online dengan Driver dan perusahaan dan bagaimana perlindungan hukum terhadap penumpang jasa ojek Online. Solusi Transportasi Indonesia dalam menjalankan usaha di Indonesia dan bagaimanakah bentuk perlindungan hukum terhadap pengguna jasa Gojek atas kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian pengemudi Go-jek sehingga menimbulkan kerugian pada penumpang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Berdasarkan pembahasan penelitian ini, diperoleh hasil penelitian bahwa Perjanjian Pengangkutan hendaknya penumpang selaku konsumen lebih jeli, cermat dan kritis Perlindungan Hukum Hendaknya perusahaan ojek online lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang selaku konsumen terutama dalam hal kemanan, keselamatan serta kepastian hukum. Kemanan dan keselamatan dalam hal ini terkait dengan peningkatan;dan belum adanya kepastian hukum terhadap kedudukan ojek online ini karena belum digolongkan sebagai angkutan umum dan masih banyak pengguna jasa yang belum mengetahui sanksi-sanksi yang diperoleh oleh pengemudi yang lalai sehingga menyebabkan kecelakaaan serta pertanggungjawaban dari pihak grab apabila penumpang mengalami kerugian akibat kecelakaan yang terjadi pada saat penggunaan jasa ojek online.