ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh online customer review dan online customer rating terhadap keputusan pembelian layanan transportasi Maxim pada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Borneo Tarakan yang pernah menggunakan layanan transportasi Maxim. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 150 responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan bantuan program SPSS versi 25 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial online customer review berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Online customer rating juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, online customer review dan online customer rating berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian layanan transportasi Maxim. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik ulasan pelanggan dan semakin tinggi rating yang diberikan, maka semakin besar kecenderungan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitan ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk register percakapan driver ojek online grab dan maxim di Kota Tarakan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data dan menganalisis data. Instrumen penelitian yang digunakan adalah hasil percakapan driver ojek online grab dan maxim, yaitu istilah khusus yang digunakan dalam percakapan sehari-hari driver. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat bentuk register dalam beberapa jenis kata yang ditemukan peneliti dalam percakapan yang digunakan anggota komunitas driver ojek online grab dan maxim di Kota Tarakan, hal ini menunjukkan bahwa variasi linguistik sangat dipengaruhi oleh konteks sosial dan budaya. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ragam bahasa dalam percakapan yang digunakan oleh komunitas driver ojek online grab dan maxim di Kota Tarakan termasuk salah satu bentuk register bahasa yang berkembang dalam masyarakat, khususnya dalam konteks kajian sosiolinguistik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemanfaatan energi surya telah menjadi pilihan yang semakin populer dalam upaya memanfaatkan sumber energi terbarukan. Sistem tenaga surya menggunakan panel surya untuk menghasilkan listrik yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan daya di berbagai aplikasi, Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan kinerja sistem tenaga surya, Maximum Power Point Tracking (MPPT) menjadi aspek kunci yang perlu dipertimbangkan yaitu untuk menentukan titik kerja optimal panel surya dengan metode MPPT yang umum digunakan adalah metode Perturb and Observe (P&O). Hasil pengujian Boost Converter diperoleh tegangan serta daya maksimum sebesar 2277 V dan 1389 A. Hasil pengujian MPPT P&O tanpa menggunakan PI Regulator pada PV dengan 3 kondisi Irradiation yaitu 1000 W/m2, 500 W/m2, 100 W/m2 dan suhu tetap sebesar 25℃ diperoleh nilai tegangan, arus dan daya yaitu 448,1 V, 224 A, 100.400 kW dengan beban sebesar 2 ohm. Lalu pada pengujian MPPT P&O menggunakan PI Regulator pada PV dengan kondisi Irradiation serta suhu dan beban yang sama diperoleh nilai tegangan, arus, dan daya sebesar 449.3 V, 224.6 A, 100.90 kW. Waktu Steady State MPPT P&O tanpa PI Regulator pada PV sekitar 0,140 s dan MPPT P&O menggunakan PI Regulator 0,078 s. Serta Daya keluaran panel pada MPPT P&O tanpa menggunakan PI Regulator sebesar 99.950 kW dan menggunakan PI Regulator yaitu 100.600 kW dan Ripple daya yang dihasilkan pada MPPT P&O tanpa menggunakan PI Regulator adalah sebesar 1.150 dan menggunakan PI Regulator adalah 200.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.Energi listrik merupakan sumber energi yang paling dibutuhkan saat ini, maka banyak dikalangan peneliti merancang pembangkit energi listrik dengan memanfaatkan berbagai sumber terbarukan, Energi listrik yang digunakan masih memanfaatkan fosil sebagai sumber bahan bakar, sedangkan persediaan energi fosil saat ini semakin menipis sehingga disarankan untuk dikembangkan salah satunya adalah Pembangkit Energi Listrik Generator Thermoelectric. Generator Thermoelectric untuk mengkonversi perbedaan energi suhu menjadi energi listrik. Tujuan penelitian dapat mengsimulasi dan menerapkan (Maximum Power Point Tracking) Metode (Perturb And Observe) dengan Boost Converter pada Thermoelectric Generator. Hasil penelitian pengujian Boost Converter, dimana arus keluaran yang dihasilkan adalah 2.78 A, tegangan keluaran ialah 24.5 V dan daya keluaran sebesar 57 W. Ketika suhu Tc dinaikan maka daya menjadi turun, daya yang awalnya 71.14 W berubah menjadi 60.61 W dan turun menjadi 43.2 W.Ketika suhu Th 150 ˚C dan Tc 30 ˚C tegangan dan arus yang dihasilkan sebesar 18.35 V dan 1.742 A, suhu 180 ˚C dan Tc 30 ˚C tegangan dan arus yang dihasilkan adalah 22.99 V dan 2.183 A, dan ketika suhu 250 ˚C dan Tc 30 ˚C tegangan dan arus yang dihasilkan sebesar 27.37 V dan 2.699 A.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sebagai alternatif, dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan Thermoelectric Generator (TEG) menjadi sorotan. TEG merupakan pembangkit listrik yang memanfaatkan perbedaan suhu untuk menghasilkan energi listrik. Meskipun potensinya terbatas dibandingkan dengan sumber energi lain seperti sel surya, TEG dapat menjadi solusi yang efektif. Namun, untuk meningkatkan efisiensi dan daya keluaran TEG, diperlukan penggunaan elektronika daya dan perangkat kontrol seperti DC Chopper dan Maximum Power Point Tracking (MPPT). Perbedaan temperatur ∆T sangat berpengaruh pada hasil keluaran TEG. Converter Buck Boost adalah Converter DC Chopper menaikkan dan menurunkan tegangan inputnya, Buck Boost Converter diatur oleh Duty Cycle dengan duty cycle 59%, Buck Boost Converter pada pengujian ini berhasil mendapatkan hasil output daya yang sama dengan perhitungan berdasarkan hasil simulasi yaitu 22.8 W. Penggunaan TEG yang langsung terhubung dengan resistor sebagai beban telah menunjukkan bahwa daya yang dihasilkan jauh dari optimal. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan Converter Buck-Boost yang terhubung dengan TEG untuk mengoptimalkan hasilnya. Sistem kendali MPPT menggunakan metode Perturb and Observe P&O pada sistem TEG dapat menghasilkan daya keluaran yang lebih besar dibandingkan dengan sistem TEG yang tidak menggunakan MPPT. Dengan penerapan MPPT P&O, sistem mencapai hasil yang paling optimal dengan daya keluaran sebesar 38,52 W.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Persediaan merupakan aspek penting dalam perusahaan yang harus diperhatikan oleh para pengusaha. Kelebihan persediaan akan menyebabkan perusahaan menanggung risiko kerusakan dan biaya penyimpanan yang tinggi, namun jika terjadi kekurangan persediaan akan mengganggu kelancaran proses penjualan. Tujuan dari penelitian ini adalah agar perusahaan dapat menentukan pengendalian persediaan BBM dengan metode Economic Order Quantity, Period Order Quantity, dan Min-Max Stock dengan efektif dan efisien. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan pengendalian persediaan BBM jenis pertalite menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) memiliki kuantitas pemesanan sebesar 233.884 liter dengan biaya total persediaan sebesar Rp. 66.002.007. selanjutnya menggunakan metode Period Order Quantity (POQ) menghasilkan kuantitas pemesanan sebesar 89.334 liter, dengan biaya total persediaan sebesar Rp. 99.004.993,3. Sedangkan menggunakan metode Minimum-Maximum menghasilkan kuantitas pemesanan sebesar 178.666,666 liter dengan biaya total persediaan sebesar Rp. 68.409.885,5. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan penulis bahwa metode POQ adalah metode yang paling efisien digunakan pada perusahaan, karena total penyimpanan BBM pada PT. Sebatik Sidenreng memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 100.000 liter.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Radar Overlapped Equal Subarray Transmit Receive (OESTR) merupakan hasil pengembangan dari jenis Radar Overlapped Equal Subarray Transmit (OEST). Radar OESTR memiliki subarray yang dapat diatur jumlahnya baik pada antena pengirim maupun pada penerima sehingga radar ini dapat bersifat sebagai Radar Phased Array maupun MIMO tergantung pada kondisi target. Dalam sistem radar, estimasi parameter seperti arah sudut kedatangan Direction of Arrival (DoA) dan Radar Cross Section (RCS) sangat penting. Maka dari itu, pada penelitian ini diusulkan pendekatan estimasi parameter pada Radar OESTR menggunakan metode Approximate Maximum Likelihood (AML) yaitu salah satu estimator adaptive array. Untuk menguji kinerja estimasi AML pada Radar OESTR dilakukan simulasi pengujian DoA dan RCS terhadap sejumlah target yang sama dengan membuat variasi jumlah subarray pada antena pengirim dan penerima kemudian hasilnya dibandingkan dengan metode Least Square. Hasil yang diperoleh dari pengujian yaitu Estimator AML dapat mendeteksi target ketika jumlah subarray pengirim lebih banyak dari jumlah target. Semakin banyak jumlah subarray pada pengirim maka semakin baik kemampuan radar untuk medeteksi target yang banyak dan semakin banyak jumlah subarray pada penerima maka semakin kecil sidelobe yang dihasilkan. Selain itu, akurasi yang dihasilkan estimator AML jauh lebih baik dari Estimator LS, dan resolusi sudut antara dua target atau kemampuan radar untuk membedakan dua target yang dihasilkan AML sebesar 1.985o
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Radar multi-antena umumnya terdiri atas radar phased-array (PA) dan radar MIMO (Multiple-input Multiple-Output). Kelebihan utama dari radar PA adalah memiliki coherent gain yang tinggi sehingga bisa mendeteksi target yang memiliki sinyal echo lemah dan radar cross section (RCS) kecil, sedangkan kelebihan utama pada radar MIMO adalah memiliki waveform diversity yang tinggi sehingga mampu meningkatkan jumlah target terdeteksi. Salah satu yang terpenting dari parameter kinerja radar adalah estimasi parameter yaitu estimasi terhadap jumlah target terkait sudut kedatangan sinyal (direction of arrival, DoA) dan amplitudonya. Amplitudo sinyal echo tersebut proporsional dengan RCS dari target. Penelitian yang diusulkan ini merupakan perluasan pada pendekatan estimasi parameter radar multi-antena dengan metode Approximate Maximum Likelihood (AML). Metode ini menjanjikan adanya perbaikan resolusi terhadap estimasi parameter dari amplitudo dan DoA yang dipantulkan oleh target pada radar tersebut dibanding dengan metode estimasi konvensional seperti estimator least squares (LS). Formulasi dan evaluasi dari kinerja parameter yang dilaksanakan dengan memperhatikan faktor-faktor antara lain yaitu banyak DoA, besar RCS, resolusi sudut antar dua target, akurasi deteksi amplitudo, dan jumlah elemen antena di Tx-Rx. Keefektifan dari kinerja metode ini juga diterapkan baik pada radar PA dan MIMO sekaligus dibandingkan dengan kinerja estimator LS. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa resolusi sudut deteksi untuk estimator ini superior dibanding estimator yang sudah ada, untuk kondisi jumlah antena di pemancar-penerima yaitu K = L = 8 maka resolusi sudut diperoleh berturut-turut adalah 2o dan 5,8o.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
DESAIN SIMULASI KONTROL MAXIMUM POWER POINT TRACKER (MPPT) PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN DENGAN METODE PERTURB AND OBSERVE (P&O) Nama : Muhammad Kardan NPM : 16.40302.031 Pembimbing : Dr. Eng. Linda Sartika, S.T,. M.T ABSTRAK Energi dalam kehidupan mempunyai peranan yang sangat penting dalam perekonomian, Untuk memenuhi permintaan energi tersebut perlu dikembangkan sumber daya energi, baik energi fosil maupun energi terbarukan, Namun Belum dimanfaatkannya berbagai energi yang efisien pada saat ini menyebabkan penggunaan energi belum produktif. Pembangkit Listik Tenaga Angin adalah salah satu penghasil energi listrik mengalami perkembangan yang cukup pesat namun di indonesia kurang di perhatikan karna kurang optimalnya rancangan sistem pembangkitan listrik tenaga angin yang disebabkan oleh kecepatan angin di Indonesia. Oleh karna itu ntuk meningkatkan daya keluaran pada Pembangkit Listrik Tenaga Angin pada penelitian ini dibahas tentang pencarian titik daya maksimum dengan menerapkan maximum power point tracker (MPPT) menggunakan metode Perturb and Observe. Metode ini bekerja dengan cara perturbing (menaikkan atau menurunkan) duty cycle. Dari hasil simulasi didapatkan perbedaan daya yang dihasilkan antara sistem dengan menggunakan MPPT dan tanpa MPPT. Sistem Turbin Angin mengahasilkan daya yang lebih besar ketika menggunakan MPPT dengan metode Perturb and Observe.