Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

17 hasil
Subjek: KEPUASAN MASYARAKAT
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH FASILITAS DAN AKSESIBILITAS TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PENGGUNA TAMAN KOTA DI KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Taman kota di Kota Tarakan masih menghadapi beberapa keterbatasan dalam penyediaan fasilitas dan aksesibilitas yang dapat memengaruhi kepuasan yang dirasakan oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Fasilitas dan Aksesibilitas terhadap Kepuasan Masyarakat Pengguna Taman Kota di Kota Tarakan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner dengan skala Likert lima tingkat, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat pengguna taman kota dengan nilai t sebesar 4,880 dan signifikansi 0,000. Aksesibilitas juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 2,214 dan signifikansi 0,029. Secara simultan, fasilitas dan aksesibilitas berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat Pengguna taman Kota dengan nilai F sebesar 20,128 dan signifikansi 0,000. Nilai R Square sebesar 0,302 menunjukkan bahwa fasilitas dan aksesibilitas mampu menjelaskan 30,2% variasi kepuasan masyarakat, sedangkan 69,8% dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Fasilitas menjadi variabel yang memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan aksesibilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas fasilitas dan kemudahan akses secara bersama-sama penting untuk mendukung taman kota terhadap kepuasan masyarakat di Kota Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TRANSPARANSI DAN PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI KANTOR DESA TIDENG PALE KECAMATAN SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh transparansi dan pelayanan publik baik secara parsial maupun simultan terhadap kepuasan masyarakat di Kantor Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Tideng Pale dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur dengan menggunakan Skala Likert. Metode analisis data yang digunakan mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel transparansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat. Sementara itu, variabel pelayanan publik memiliki pengaruh signifikan namun dengan arah pengaruh negatif terhadap kepuasan masyarakat. Secara simultan, variabel transparansi dan pelayanan publik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kualitas Pelayanan Publik Di Kantor Kecamatan Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR KECAMATAN KOTA TARAKAN Sely Sarina Dr. Witri Yuliawati, S.E., M.Si Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan publik dan indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di kantor kecamatan Kota Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitaif. Teknik sampel yang digunakan adalah proportional sampling atau sampel berimbang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan kuesioner. Hasil akhir dari penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik di kantor Kecamatan Tarakan Tengah menduduki peringkat pertama dengan nilai akhir sebesar 81,71% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kecamatan Tarakan Barat menduduki peringkat kedua dengan nilai akhir sebesar 80,83% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kecamatan Tarakan Utara menduduki peringkat ketiga dengan nilai akhir sebesar 77,01% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kecamatan Tarakan Timur menduduki peringkat keempat dengan nilai akhir sebesar 76,76% yang termasuk dalam kategori sangat tinggi. Sedangkan indeks kepuasan masyarakat di kantor Kecamatan Tarakan Tengah menduduki peringkat pertama dengan nilai akhir sebesar 89,83 (A / Sangat Baik). Kecamatan Tarakan Barat menduduki peringkat kedua dengan nilai akhir sebesar 89,22 (A / Sangat Baik). Kecamatan Tarakan Utara menduduki peringkat ketiga dengan nilai akhir sebesar 78,14 (B / Baik). Kecamatan Tarakan Timur menduduki peringkat keempat dengan nilai akhir sebesar 75,89 (C / Kurang Baik).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PUBLIK DI RUMAH SAKIT PRATAMA SEBATIK

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pelayanan kesehatan merupakan bagian dari pelayanan publik yang memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan yang menghadapi keterbatasan akses dan fasilitas. Penelitian ini bertujuan untuk: (i) mengukur Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan di Rumah Sakit Pratama Sebatik, (ii) mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik, dan (iii) merumuskan strategi kebijakan untuk peningkatan IKM. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui penyebaran kuesioner kepada 98 responden. Analisis data dilakukan berdasarkan perhitungan IKM sesuai dengan PermenPAN-RB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan di Rumah Sakit Pratama Sebatik berada dalam kategori “Baik”. Penilaian tersebut didasarkan pada sembilan unsur pelayanan, antara lain: (i) persyaratan layanan yang jelas dan mudah dipahami, (ii) prosedur yang cukup sistematis namun perlu disederhanakan bagi lansia dan penyandang disabilitas, (iii) waktu pelayanan yang relatif cepat meskipun mengalami perlambatan pada jam-jam sibuk, (iv) biaya yang terjangkau terutama bagi peserta BPJS, (v) jenis layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, (vi) kompetensi tenaga pelaksana yang baik dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap, (vii) sikap petugas yang ramah dan empatik, (viii) sarana dan prasarana yang cukup memadai meskipun masih membutuhkan penambahan alat medis, serta (ix) mekanisme pengaduan yang dinilai baik meskipun partisipasi masyarakat masih rendah. Secara umum, pelayanan di Rumah Sakit Pratama Sebatik telah memberikan pelayanan yang baik dan sesuai dengan ekspetasi masyarakat. Namun, diperlukan peningkatan pada aspek prosedural, kelengkapan sarana medis, dan sistem pengaduan untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat di wilayah perbatasan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PUBLIK PUSKESMAS JUATA PERMAI DI KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengukuran indeks kepuasan masyarakat sebagai indikator kualitas pelayanan publik Puskesmas Juata Permai di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik Puskesmas Juata Permai di Kota Tarakan. (ii) Mengetahui persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan berdasarkan prinsip-prinsip pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel yang digunakan sebanyak 100 responden yang diperoleh melalui teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks kepuasan masyarakat (IKM) sebesar 79,99, yang termasuk dalam kategori “B” (baik). Unsur dengan nilai tertinggi adalah infrastruktur dan fasilitas (88,5), sementara unsur dengan nilai terendah adalah waktu penyelesaian 76,25. Selain itu, hasil prinsip-prinsip persepsi kualitas pelayanan publik menunjukkan bahwa 98% responden memiliki pandangan positif terhadap prinsip-prinsip pelayanan seperti transparansi, akuntabilitas, kondisional, partisipatif, kesetaraan hak, dan keseimbangan hak dan kewajiban. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa secara umum pelayanan publik di Puskesmas Juata Permai telah berjalan dengan baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PENGURUSAN PBG DENGAN SIMBG SEBAGAI MODERASI DI KABUPATEN MALINAU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan kepercayaan terhadap kepuasan masyarakat dalam pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dengan Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) sebagai variabel moderasi di Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 57 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai t hitung 5,973 > t tabel 2,003. Demikian pula kepercayaan masyarakat berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai t hitung 5,995 > t tabel 2,003. SIMBG terbukti memoderasi hubungan antara kualitas pelayanan dan kepuasan masyarakat yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai adjusted R Square sebesar 1% (dari 0,362 menjadi 0,372). SIMBG juga memoderasi hubungan antara kepercayaan masyarakat dan kepuasan masyarakat yang ditunjukkan dengan perubahan nilai adjusted R Square sebesar 1% (dari 0,381 menjadi 0,382). Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat, yang didukung oleh implementasi SIMBG, berkontribusi positif terhadap peningkatan kepuasan masyarakat dalam pengurusan PBG di Kabupaten Malinau.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DAN SERVICE RECOVERY TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PADA KANTOR DESA TANAH KUNING KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh kualitas pelayanan publik dan service recovery terhadap kepuasan masyarakat yang diberikan oleh Kantor Desa Tanah Kuning. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan instrumen penelitian kuesioner. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian ini yaitu Masyarakat Desa Tanah Kuning yang sudah pernah menggunakan pelayanan di Kantor Desa Tanah Kuning dengan sampel 100 responden. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dan uji t dengan alat bantu program SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kualitas pelayanan publik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat, service recovery berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PUBLIK BIDANG KESEHATAN FASILITAS KESEHATAN TINGKAT PERTAMA PUSKESMAS KARANG REJO KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data primer hasil kuesioner, observasi dan dokumentasi. Data penelitian ini dimulai dari tahun 2023-2024. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik bidang kesehatan fasilitas tingkat pertama Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan dengan menggunakan perhitungan IKM, di peroleh pelayanan yang diberikan oleh Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan dikatakan kurang baik sesuai dengan 9 indikator persyaratan pelayanan, prosedur pelayanan, waktu pelayanan, biaya atau tarif, produk pelayanan, kompetensi pelayanan, perilaku pelaksana, penanganan pengaduan, saran dan masukkan dan sarana dan prasarana yang ada di dalam IKM.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan badan penyelenggara jaminan sosial di kota Tarakan (studi kasus: Tarakan tengah)

2024•

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan yang diukur berdasarakan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indek Kepuasan Masayarakat (IKM). Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuamtitatif deskriftif dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat dengan hasil desai dalam bentuk angka. Penelitian dilakukan di Kota Tarakan terkhususnya di kecamatan Tarakan Tengah. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik random sampling (secara acak). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan adalah 2,09 dengan angka konversi sebesar 52,00. Maka kinerja kualitas pelayanan publik berada kategori mutu pelayanan tidak baik. Hasil dari enam indikator Indeks Kepuasan Masayarakat dengan nilai antara 0-100, adalah sebagai berikut : (1) Persyaraatan Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,25 dengan kategori baik. (2) Prosedur Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,25. (3) Waktu Penyelesaian Petugas Pelayanan memilki nilai IKM sebesar 81,5 dengan kategori baik. (4) Biaya/Tarif pelayanan memilki nilai IKM sebesar 76,25 dengan kategori kurang baik. (5) Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan memilki nilai IKM sebesar 79 dengan kategori baik. (6) Kompetensi Pelaksana Pelayanan memiliki nilai IKM sebesar 81,5 dengan kategori baik. Data penelitian ini menggunakan data primer dimana skala likert dan importance performance analysis (IPA) sebagai analisis. Dari hasil penelitian ini terdapat enam persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik (X) di pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan dan terdapat enam persepsi masyarakat terhadap kepuasan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan (Y) menjawab puas dan kurang puas atas kinerja pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan. Kepuasan pelayanan publik di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan diukur dengan perhitungan indeks kepuasan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (IKP) sebesar 58,76% yang menyatakan pengguna tidak puas dengan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan. Oleh karena itu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kota Tarakan perlu meningkatkan kinerja pelayanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PADA MAL PELAYANAN PUBLIK (MPP) KOTA TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dari kualitas pelayanan publik (bukti fisik, kehandalan, ketanggapan, empati dan jaminan) yang diberikan oleh Mal Pelayanan Publik terhadap kepuasan masyarakat Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan di gedung Mal Pelayanan Publik Kota Tarakan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik non probability sampling melalui metode purposive sampling sebanyak 250 responden. Uji kualitas data pada penelitian ini dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas dan uji asumsi klasik, sedangkan uji hipotesis dilakukan melalui analisis regresi berganda dan uji t. Berdasarkan pengujian hipotesis yang dilakukan menggunakan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 29.0, yang menunjukkan bahwa: Pertama, variabel bukti fisik berpengaruh secara positif terhadap kepuasan masyarakat. Kedua, variabel kehandalan berpengaruh secara positif terhadap kepuasan masyarakat. Ketiga, varibel ketanggapan berpengaruh secara negatif terhadap kepuasan masyarakat. Keempat, variabel empati berpengaruh secara negatif terhadap kepuasan masyarakat. Kelima, variabel jaminan berpengaruh positif terhadap kepuasan masyarakat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemetaan Persepsi dan Ekspektasi Pelayanan Publik di Kabupaten Tana Tidung

2022•

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kepuasan terhadap kualitas pelayanan publik berdasarkan indikator pelayanan dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan mengetahui nilai Persepsi dan Ekspetasi terhadap pelayanan publik berdasarkan Pemetaan Diagram Kartesius di kabupaten Tana Tidung. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriftif Kuantitatif dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat dan Pemetaan Diagram Kartesius dengan hasil desain dalam bentuk angka. Penelitian dilakukan di Kabupaten Tana Tidung terkhusus di bagian Organisasi Perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Tana Tidung. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik Acidental Sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik Wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan sosial Kota Tarakan adalah 3,43 dengan angka konversi sebesar 85,75. Kinerja unit pelayanan di instansi Kabupaten Tana Tidung berada dalam mutu pelayanan baik. Berdasarkan pemetaan persepsi dan ekspetasi diagram kartesius, Instansi yang harus di pertahankan adalah instansi yang masuk dalam kuadran II yaitu: Badan pengelolaan dan Aset daerah, Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran dan Sekertasriat DPRD. Instansi yang masuk dalam kuadran II ini dimana nilai X (Ekspetasi) dan Y (Persepsi) nya tinggi, pelayanan yang diberikan sudah dilaksanakan dengan sangat baik sehingga harus dipertahankan. Kemudian instansi yang harus dievaluasi atau diperbaiki adalah instansi yang masuk dalam kuadran I dan IV dimana instansi yang masuk di kuadran I yaitu: Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, RSUD Akhmad Berahim, Dinas Ketenagakerjaan dan transmigrasi, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Dalam Kuadran I ini dimana nilai X (Ekspetasi) nya rendah sedangkan nilai Y (Persepsi) nya tinggi, maka instansi dalam kuadran I ini harus memperbaiki atau memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat agar menjadi lebih baik. Instansi yang masuk dalam kuadran IV yaitu: Badan Kepegawaian dan Pembangunan, Inspektorat, Dinas perhubungan. dimana dalam kuadran ini masyarakat memberi nilai Y(Persepsi) dan X (Ekspetasi) nya standar atau rendah. Maka dari itu pemerintah harus lebih memperhatikan atau memperioritaskan tingkat kepentingan dan kualitas pelayanan di instansi tersebut agar menjadi lebih baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Assessment dan Meping Kinerja Sektor Publik Di Kabupaten Bulungan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan Organisasi Perangkat Daerah dibawah naungan Bupati diKabupaten Bulungan yang diukur berdasarkan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dengan metode analisis diagram kartesius. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat dengan hasil desain dalam bentuk angka. Penelitian dilakukan di kabupaten Bulungan terkhusus di kecamatan Tanjung Selor Hilir. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik Accidental sampling (secara kebetulan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk pelayanan Instansi Pemerintah di Kabupaten Bulungan dibawah naungan bupati adalah 2,90 dengan angka konversi sebesar 72,5. Maka kinerja kualitas pelayanan publik berada dalam kategori mutu pelayanan Kurang Baik. Berdadsarkan pemetaan dalam analisis diagram kartesius menunjukan, kualitas pelayanan Instansi yang harus di pertahankan ada pada kuadran II yaitu : DPMPTSP, Dinas Ketahanan Pangan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Disdukcapil, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi, Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan, Dinas Pendidikan, Disperindagkop, Dinas Pendidikan, Dinas Pertanian, Dinas Prikanan, Badan kepegaian dan pengembangan SDM, Dinas Pemberdayaan Masyrakat dan Desa, Dinan Arsip dan Perpustakaan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan. Dalam kuadran II ini nilai (Kinerja) dan Y(harapan) nya tinggi, kualitas pelayanan yang diberikan telah dilaksanakan dengan sangat baik dan harus dipertahankan. Adapun instansi yang perlu di evaluasi atau di benahi terdapat pada kuadran I diantaranya : Dinas Sosial, Inspektorat. Dalam kuadran ini nilai (Kinerja) Rendah dan (Harapan) Tinggi, maka instansi yang termasuk dalam kuadran I ini harus memperbaiki tingkat pelayanan kepada masyarakat agar menjadi lebih baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SURVEI KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN TARAKAN BARAT

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik di Kecamatan Tarakan Barat yang di ukur berdasarkan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan IKM dengan hasil desain dalam bentuk angka. Penelitian ini dilakukan di 5 (lima) Kelurahan di Kecamatan Tarakan Barat. Teknik sampel yang digunakan adalah non probability sampling. Teknik penngumpulan data dilakukan dengan kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai IKM pada pelayanan di Kecamatan Tarakan Barat ialah : 1. Pada Indikator Persayaratan berada pada tingkat Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 3,075 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 76,875. 2. Pada Indikator Sistem, Mekanisme dan Prosedur berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 3,057 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 76,425. 3. Pada Indikator Waktu Penyelesaian berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 3,0075 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 75,187. Pada Indikator Biaya/Tarif berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 2,992 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 74,812. Pada Indikator Produk Spesifikas, dan Jenis Layanan berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 3,052 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 76,300. Pada Indikator Kompetensi berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 3,035 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 75,872. Pada Indikator Perilaku Pelaksana berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 2,992 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 74,800. Pada Indikator Pengaduan,, saran dan masukan berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 2,985 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 74,625. 8. Pada Indikator Pengaduan,, saran dan masukan berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 2,985 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 74,625. 8. Pada Indikator Pengaduan,, saran dan masukan berada pada tingkat Kurang Baik hal ini ditunjukkan dengan nilai IKM Sebesar 2,985 dengan Nilai Konversi IKM sebesar 74,625

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PENGGUNA BPJS DI KOTA TARAKAN (STUDI KASUS PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ANALISIS PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PENGGUNA BPJS DI KOTA TARAKAN (STUDI KASUS PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS) TASYA PUTRI PRAMESWARI SULISTYA RINI PRATIWI, S.E., M.Sc AGUS TRI DARMAWANTO. S,E., M.E Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelayanan publik di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan terhadap kepuasan masyarakat pengguna BPJS yang diukur menggunakan Regresi Linier Berganda. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskritif. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik Nonprobability sampling dengan metode Insendental sampling (Secara kebetulan). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik kuesioner dan dokumentasi. Hasil penelitian menununjukkan bahwa secara parsial berdasarkan uji t menunjukkan bahwa, (i) Variabel waktu penyelesaian, biaya/tarif, produk spesifikasi, kompetensi pelaksana dan pengaduan, penaganan saran dan masukan berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan masyarakat pengguna BPJS di Puskesmas Gunung Lingkas. Variabel persyaratan, sistem mekanisme, perilaku pelaksana dan sarana prasarana tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat pengguna BPJS di Puskesmas Gunung Lingkas, (ii) Secara simultan berdasarkan uji F bahwa variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kepuasan. (iii) Pada koefisien determinasi (R2) R Square di peroleh nilai koefisien determinasi sebesar 0,658 sehingga nilai ini menunjukkan bahwa 65,8% kepuasan masyarakat pengguna BPJS di pengaruhi oleh variabel waktu penyelesaian, biaya/tarif, produk spesifikasi, kompetensi pelaksana dan pengaduan, penaganan saran dan masukan. Masyarakat

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KANTOR DESA BINUSAN DI KABUPATEN NUNUKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TUJUAN PENELITIAN INI ADALAH UNTUK MENGETAHUI KUALITAS PELAYANAN KANTOR DESA BINUSAN YANG DIUKUR BERDASARKAN KEPUASAN MASYARAKAT DENGAN MENGGUNAKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT (IKM). PENELITIAN INI MERUPAKAN JENIS PENELITIAN DESKRIFTIF DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DENGAN HASIL DESAIN DALAM BENTUK ANGKA. PENELITIAN DILAKUKAN DI KABUPATEN NUNUKAN TERKHUSUS DI DESA BINUSAN. TEKNIK SAMPEL YANG DIGUNAKAN TEKNIK RANDOM SAMPLING (SECARA ACAK). TEKNIK PENGUMPULAN DATA DILAKUKAN DENGAN TEKNIK DOKUMENTASI, DAN KUESIONER. HASIL PENELITIAN MENUNJUKKAN BAHWA NILAI INDEK KEPUASAN MASYARAKAT (IKM) UNTUK PELAYANAN KANTOR DESA BINUSAN ADALAH 2,68 DENGAN ANGKA KONVERSI SEBESAR 67. MAKA KINERJA KUALITAS PELAYANAN PUBLIK BERADA DALAM KATEGORI MUTU PELAYANAN KURANG BAIK.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP FASILITAS PELAYANAN RUANG TUNGGU DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL JUWATA KOTA TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fasilitas pelayanan Bandar Udara Internasional Juwata Kota Tarakan yang diukur berdasarkan kepuasan masyarakat dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan analisis Indeks Kepuasan Masyarakat dengan hasil desain dalam bentuk angka. Penelitian di lakukan di Kota Tarakan. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik random samping (secara acak). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitiaan menunjukan bahwa nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk fasilitas pelayanan Bandar Udara Internasional Juwata kota Tarakan adalah 3.182352919 dengan angka konversi sebesar 79.55882298. maka kinerja kualitas fasilitas pelayanan publik berada dalam kategori mutu pelayanan baik. Hasil dari 4 indikator dan 17 unsur pertanyaan Indeks Kepuasan Masyarakat dengan nilai antara 0-100, adalah sebagai berikut : (1) Akses dan Infromasi terdapat 4 unsur pertanyaan fasilitas pelayanan, (A) pusat infromasi penumpang memiliki nilai IKM sebesar 79.75 dengan kategori baik. (B) rambu-rambu petunjuk memiliki nilai IKM sebesar 79 dengan kategori baik. (C) monitor informasi penumpang memiliki nilai IKM sebesar 81 dengan kategori baik. (D) panggilan penerbangan memiliki nilai IKM sebesar 82 dengan kategori baik. (2) Keberangkatan dan Kedatangan terdapat 4 unsur pertanyaan fasilitas pelayanan, (A) antrian check-in memiliki nilai IKM sebesar 76.25 dengan kategori kurang baik. (B) kecepatan pemeriksaan keamanan memiliki nilai IKM sebesar 78.75 dengan kategori baik. (C) kecepatan bagasi memiliki nilai IKM sebesar 75.75 dengan kategori Kurang baik. (D) sikap petugas keamanan memiliki nilai IKM sebesar 77.75 dengan kategori baik. (3) Kenyamanan Terminal terdapat 5 unsur pertanyaan fasilitas pertanyaan. (A) kebrsihan terminal memiliki niali IKM sebesar 83.72 dengan kategori baik. (B) kesejukan/AC Ruang tunggu memiliki nilai IKM sebesar 84.5 dengan kategori baik. (C) ketersediaan tempat duduk memiliki nilai IKM sebesar 83.75 dengan kategori baik. (D) kebersihan toilet memiliki nilai IKM sebesar 81.75 dengan kategori baik. (E) aturan/ruang merokok memilikinilai IKM sebesar 81.75 dengan kategori baik. (4) Fasilitas dan Kemudahan terdapat 4 unsur pertanyaan fasilitas pelayanan. (A) ATM/Money changer memiliki nilai IKM sebesar 78 dengan kategori baik. (B) Wi-fi fasilitas internet memiliki nilai IKM sebesar 73.73 dengan kategori kurang baik. (C) pilihan restoran/kafe dan pertokoan memiliki nilai IKM sebesar 74 dengan kageori kurang baik. (D) mushola memiliki nilai IKM sebesar 81.5 dengan kategori baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail