Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Ikan Nomei
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

IDENTIFIKASI BAKTERI Vibrio sp., Salmonella sp., DAN Escherichia coli PADA PRODUK KERING IKAN NOMEI (Harpadon nehereus) DI KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan nomei (Harpadon nehereus) merupakan salah satu komoditas perikanan unggulan di Kota Tarakan yang banyak dikonsumsi dalam bentuk ikan kering. Namun, proses pengolahan dan penyimpanan yang kurang higienis dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri patogen, seperti Vibrio sp., Salmonella sp., dan Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan ketiga bakteri tersebut pada ikan nomei kering yang diperdagangkan di Pengepul Juata Laut dan Pasar Batu, Kota Tarakan. Metode penelitian meliputi isolasi bakteri dengan media selektif, uji biokimia, dan pewarnaan Gram. Sampel ikan diolah menggunakan Tryptone Soya Agar (TSA) dan Thiosulfate Citrate Bile Salts Sucrose Agar (TCBS) untuk mendeteksi keberadaan Vibrio sp., serta media selektif lain untuk Salmonella sp. dan Escherichia coli. Setelah dilakukan analisis laboratorium, hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan kontaminasi Vibrio sp., Salmonella sp., maupun Escherichia coli pada sampel ikan yang diuji. Ikan nomei kering yang dijual di Pengepul Juata Laut dan Pasar Batu Kota Tarakan tergolong aman dari ketiga jenis bakteri patogen tersebut. Namun, pengawasan rutin terhadap sanitasi dan kebersihan dalam proses pengolahan, penyimpanan, serta distribusi ikan tetap diperlukan untuk memastikan keamanan pangan yang berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FORMULASI PEMBUATAN ROTI (Bread) DENGAN MEMANFAATKAN KEPALA IKAN NOMEI (Harpadon nehereus)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemanfaatan limbah dapat dilakukan dengan memformulasikan kepala ikan nomei menjadi campuran roti tawar yang dibuat dari tepung limbah kepala ikan nomei pada penelitian ini dianalisis parameter gizi yang meliputi energi, kadar air, kadar abu, karbohidrat, protein, lemak, dan serat. Parameter gizi tersebut kemudian dibandingkan dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Tabel komposisi Pangan Indonesia. Menganalisi hedonik pada roti yang diformulasikan dengan tepung ikan nomei (Harpodon nehereus) perbandingan 1%, 5%, dan 10% yang di formulasikan dengan tepung ikan nomei (Harpodon nehereus) Menganalisi protein, lemak, kadar abu, kadar air, dan karbohidrat pada roti yang di formulasikan dengan tepung ikan nomei (Harpodon nehereus) enelitian ini menggunakan kepala ikan nomei sebagai tepung tepung ikan analisis data yang dilakukan deskriptif – kualitataif. Mengetahui nilai variabel mandiri atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan atau menggabungkan antara variabel yang satu dengan lainnya erdasarkan analisis data dan pembahsan yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa roti tawar dengan formulasi 1% tepung kepala ikan nomeiadalah formulasi terpilih. mutu roti di SNI NO 1- 3840-1995 untuk kualitas dan uji kadar abu belum dikatakan standar SNI karena nilai kadar abu di formulasi tepung kepala ikan bernilai 4%. Semakin tinngi kadar abu suatu bahan pangan maka semakin buruk kualitas bahan pangan tersebut. Selain itu hasil uji kandungan gizi pada produk roti formulasi tepung kepala ikan nomei di proleh protein 22,75%, energi dari lemak 20,8, kadar air 32%, karbohidrat 51,82.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KARAKTERISTIK MIKROPLASTIK PADA IKAN NOMEI (Harpodon nehereus) DI PERAIRAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Keberadaan mikroplastik diperairan sangat berbahaya bagi biota yang hidup didalamnya mikroplastik dapat merusak saluran pencernaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan kelimpahan mikroplastik yang terdapat pada ikan nomei di Perairan Juata Laut. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan yaitu dari bulan Mei sampai bulan Oktober 2023. Sampel ikan diperoleh dari nelayan Juata Laut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Identifikasi mikroplastik dilakukan dibawah Mikroskop di Laboratorium LSIH. Hasil menunjukkan bahwa dari 10 ekor ikan nomei teridentifikasi mikroplastik dengan rata-rata jumlah mencapai 70 partikel/sampel. Kelimpahan total mikroplastik yang ditemukan sebanyak 4 bentuk yaitu fiber, film, fragmen, dan pellet. Bentuk mikroplastik yang paling dominan adalah fragmen sebanyak 252 partikel. Ditemukan 8 warna yaitu hitam, biru, merah, coklat, hijau, kuning, jingga, dan transparan. Paling dominan adalah transparan sebanyak 309 partikel. Berdasarkan ukuran mikroplastik yang paling dominan berukuran >20-500 πm. Kata kunci: Bentuk, Kelimpahan, Mikroplastik, Ukuran, Warna, Ikan Nomei

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASPEK PERTUMBUHAN HUBUNGAN PANJANG BERAT, FAKTOR KONDISI DAN PERBANDINGAN JANTAN BETINA IKAN NOMEI (Harpadon nehereus) DI PERAIRAN JUATA KOTA TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan nomei (Harpadon nehereus) atau yang lebih banyak dikenal dengan nama ikan lembek atau ikan tipis ini adalah salah satu ikan yang menjadi hasil tangakapan utama masyarakat di daerah Juata kota Tarakan. Memiliki nilai ekonomis yang tinggi menjadi salah satu alasan ikan ini menjadi hasil tangkapan utamanya, yaitu berkisar IDR 150.00 tiap kilogram (dalam bentuk ikan kering atau asin) dan tidak dijual dalam bentuk basah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana aspek hubungan Panjang berat, faktor kondisi, dan rasio kelamin pada ikan nomei (H.nehereus) yang menjadi tangkapan utama alat tangkap pukat hela atau trawl di perairan Juata Laut kota Tarakan. Metode penelitian yang digunkan yaitu deskripstif kuantitatif dan dilakukan selama dua bulan yaitu pada bulan Desember – Januari 2023. Pada pengambilan sampel menggunakan metode Random Sampling yang dilakukan sebanyak 12 kali selama periode neap tide. Hasil dari penelitian ini didapatkan sifat pertumbuhan pada ikan nomei yaitu allometrik negatif pada ikan jantan dan betina (nilai b pada ikan jantan 1.9289 dan pada betina 2.0744) dengan total ikan jantan sebanyak 910 dan ikan betina 890. Faktor kondisi ikan nomei jantan paling banyak ditemukan yang bertubuh gemuk sebanyak 454 ekor (50.22%) dan betina yang bertubuh kurus sebanyak 452 (50.96%). Rasio kelamin pada jantan dan betina yaitu 1:0.98 (jantan 910 dan betina 890). Dari hasil penenlitian ini dapat diketahui bahwa kondisi ikan nomei di perariran Juata kota Tarakan ini memiliki kondisi yang tidak baik dan perlu adanya upaya lebih lanjut dan pengendalian pada populasi ikan nomei ini agar keberadaannya tetap terjaga.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SISTEM KONTROL SALINITAS DAN KEJERNIHAN AIR KOLAM ASIN UNTUK HABITAT IKAN NOMEI.

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan laut lokal yang disebut nomei dapat ditemukan di perairan Tarakan. Nomei adalah ikan yang dijual secara komersial dan biasanya dijual kering. Penangkapan ikan nomei yang terus berlanjut membuat habitat ikan nomei terus menurun akibatnya pendapatan nelayan akan berkurang bahkan bisa membuat habitat ikan nomei punah. salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membuat kolam yang sesusai dengan habitat ikan nomei. Faktor utama yang menentukan keberhasilan pembuatan kolam habitat ikan adalah kualitas air. Pengukuran salinitas dan kekeruhan air dilakukan dengan menggunakan dua instrumen yang berbeda, yaitu sensor salinitas dan sensor turbidity. Tipe penelitian ini adalah kuantitatif yaitu bersifat observasi menggunakan rancang bangun. Waktu pengambilan data dilakukan selama 24 jam dengan dua pengambilan data yaitu open loop dan close loop. Hasil penelitian Pada sensor salinitas pengkalibrasian didapatkan nilai nilai error pada kalibrasi sebesar 24,55% dan nilai akurasi sebesar 75,55%. Kemampuan sistem untuk menurunkan kadar garam adalah 4 PPM dalam waktu 24 menit, kemampuan sistem menaikan kadar garam adalah 5 PPM dalam waktu 24 menit. sistem ini sangat baik sehingga dapat diaplikasikan pada kolam ikan nomei. Pada sensor turbidity didapatkan nilai nilai error pada kalibrasi sebesar 16,78% dan nilai akurasi sebesar 82.22%. kemampuan filter air untuk menurunkan kadar kejernihan pada kolam dalam waktu 50 menit adalah 20 NTU.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

RANCANGAN BANGUN KENDALI KUALITAS AIR KOLAM MENGGUNAKAN PH BOOSTER PADA DOMESTIFIKASI IKAN NOMEI (HARPODON NEHEREUS).

2023•

Nomei (Harpodon nehereus) merupakan ikan istimewa dan salah satu kharateristik dari kota Tarakan, dikarenakan termasuk kedalam hewan endemik yang hanya dijumpai di daerah pesisir tepatnya pada daerah Juata Laut. Kandungan gizi dan protein yang terdapat pada ikan nomei sangat tinggi sehingga banyak digemari oleh masyarakat kota Tarakan. Mencegah turunnya tingkat populasi ikan nomei akibat penangkapan yag dilakukan oleh nelayan yang secara terus menerus sehingga diperlukan budidaya yang berkelanjutan dan sinergis dengan cara domestifikasi. Untuk menunjang kegiatan domestifikasi ikan nomei dilakukan dengan cara implementasi pengendalian kualitas air kolam dengan memperhatikan dua parameter terukur yaitu salinitas dan pH air dengan menggunakan mikrokontroler sebagai pengendali kualitas air kolam. Adapun hasil pengendalian pada salinitas air kolam up to down mengalami penurunan sebesar 3.0316% dan pada down to up kenaikan nilai salinitas sebesar 8.18382%. Untuk pengendalian pH air kolam sistem bekerja dengan baik dan mampu mempertahankan nilai pH pada set point yang telah ditentukan pada jam 1:08:00 AM, 2:08:00 AM, 3:06:00 AM, 4:33:00 AM, 6:37:00 AM, 7:13:00 AM dan 3:01:00 PM dengan nilai pH antara 7.5 – 8.5. Rekomendasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem kendali kualitas air yang telah dibuat mampu mempertahankan dan mengendalikan pH air kolam ikan nomei sesuai dengan nilai set point yang diberikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PEMANFAATAN LIMBAH KEPALA DAN JEROAN IKAN NOMEI (Harpodon nehereus) SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN TEPUNG IKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan nomei (Harpodon nehereus) merupakan target tangkapan utama oleh nelayan Juata Laut yang menggunakan alat tangkap trawl, karena memiliki nilai ekonomis sangat tinggi dan merupakan produk perikanan unggulan Kota Tarakan. Namun limbahnya tidak termanfaatkan yaitu kepala dan jeroan ikan Nomei, sehingga dapat diolah menjadi tepung ikan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kepala ikan Nomei di kota Tarakan sebagai bahan pembuatan tepung ikan. Prosedur penelitian ini terdiri dari meliputi pembuatan tepung ikan dengan bahan yang digunakan berupa 100% jeroan ikan nomei, 100% kepala ikan nomei dan 50% jeroan dan 50% kepala ikan nomei, lalu dilakukan pengujian secara fisik dan pengujian proksimat yang disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian secara fisik tepung ikan nomei memiliki warna coklat terang dan coklat, memiliki aroma amis dan tekstur halus dan sangat halus. Hasil uji proksimat tepung kepala ikan nomei memiliki nilai protein 61,70%, lemak 6,8%, air 9%, abu 1,14, tepung jeroan ikan nomei nilai protein 49,47%, lemak 10%, air 10%, abu 1,07%, tepung kepala + jeroan ikan nomei nilai protein 52,76%, lemak 9,6%, air 10%, dan abu 1,44%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa limbah tepung ikan nomei layak untuk digunakan karena syarat tepung ikan sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Komposisi Jenis dan Karakteristik Fishing Ground Ikan Nomei (H. nehereus) Di Perairan Juata Laut Kota Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perairan Juata Laut berpotensi menghasilkan sumberdaya laut yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi yaitu berupa ikan nomei (H. nehereus). Ikan nomei merupakan ikan demersal yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi, oleh karena itu ikan nomei merupakan hasil tangkapan utama bagi nelayan Juata Laut. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk menguraikan dan menerangkan karakteristik sumberdaya ikan nomei dengan pendekatan komposisi jenis, ciri morfologis, regresi nilai lingkungan perairan dan hasil tangkapan serta luaran sebaran lingkungan perairan (suhu, pH, kedalaman dan kecerahan) pada fishing ground ikan nomei di perairan Juata Laut kota Tarakan. Metode riset menggunakan pendekatan observasi dan pengukuran langsung terhadap sampel ikan nomei dan parameter lingkungan perairan pada operasi penangkapan ikan nomei. Hasil riset menunjukkan bahwa komposisi hasil tangkapan ikan nomei persentase 84,7% dan non-nomei menghasilkan persentase 15,3%. Karakter morfometrik pada sampel ikan nomei menghasilkan nilai rasio panjang total dengan karakter panjang cagak 1:0.82 (82.4%), panjang standar nilai rasio 1:0.69 (69.3%) dari panjang total, panjang kepala dengan nilai rasio 1:0.13 (13.0%) dari panjang total, panjang badan nilai rasio 1:0.65 (65.4%) dari panjang total dan panjang ekor dengan nilai rasio 1:0.22 (21.5%) dari panjang total. Karakteristik morfologi ikan nomei memiliki bentuk tubuh yang memanjang, sedikit pipih, sirip lengkap yaitu sirip punggung, sirip ekor, sirip dada, sirip perut, dan sirip dubur warna kulit atas berwarna coklat gelap sedangkan bagian perut putih cerah. Regresi parameter perairan dan ikan nomei menghasilkan persamaan luaran analisa uji t diketahui bahwa nilai ttabel sebesar 2,776 dan nilai thitung secara keseluruhan parameter lebih kecil dari nilai ttabel dan luaran uji F lainnya adalah nilai Fhitung sebesar 0,951 dan Ftabel sebesar 4,88. Nilai Fhitung leibh kecil dari nilai Ftabel.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

POLA PERTUMBUHAN DAN FAKTOR KONDISI IKAN NOMEI (Harpadon nehereus) DI PERAIRAN JUATA LAUT KOTA TARAKAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ikan Nomei (Harpadon nehereus) merupakan salah satu ikan yang dijadikan ikon kota Tarakan, dimana dikenal dengan nama ikan lembek yang memiliki nilai ekonomis dari segi jual sekitar IDR. 150.000 tiap kilogram (harga jual kering/ ikan asin), namun tidak di jual dalam bentuk basah. Tujuan penelitian yaitu menjelaskan dan menguraikan pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan Nomei (H.nehereus) dari hasil tangkapan utama alat tangkap pukat hela (trawl) di perairan Juata laut kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan selama 2 bulan mulai dari bulan Januari – Februari 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Random Sampling sebanyak 12 kali pada periode neap tide. Hasil penelitian diperoleh pola pertumbuhan ikan Nomei jantan dan betina bersifat allometrik negatif (nilai b jantan dan betina yaitu 2.9769 dan 2.9693). Rasio kelamin jantan dan betina yaitu 1:3.23 (142 ekor : 458 ekor). Berdasarkan faktor kondisi ikan nomei jantan yang paling banyak di temukan pada bentuk tubuh gemuk sebanyak 74 ekor (52%) dan pada faktor kondisi ikan nomei betina didapatkan bentuk tubuh kurus sebanyak 240 ekor (52%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kondisi ikan Nomei di Perairan Juata dalam kondisi tidak baik dan perlu upaya pengelolaan dan pengendalian populasi ikan Nomei agar keberadaanya tetap lestari dan berkelanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail