ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sistem otomasi didunia industri telah menjadi aspek penting dalam meningkatkan efisiensi produksi dan mengoptimalkan proses manufaktur. Dalam konteks ini, pengendalian dan pemantauan kecepatan conveyor adalah salah satu aspek penting dalam menjaga operasi produksi yang lancar dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem kendali dan pemantauan kecepatan conveyor yang menggunakan perangkat Programmable Logic Controller (PLC) berbasis Human Machine Interface (HMI). Human Machine Interface merupakan salah satu sarana penghubung dan media komunikasi yang digunakan antara mesin dengan manusia. Sebagai media penghubung, HMI memiliki kemampuan untuk mengumpulkan, mengolah data yang didapat dari mesin yang dikontrol menjadi sebuah informasi yang mudah dimengerti oleh manusia. HMI juga dapat menggambarkan proses yang sedang berlangsung pada mesin yang dikontrol. Untuk itu HMI haruslah dibuat semirip mungkin dengan mesin yang dikontrol agar memudahkan manusia dalam menjalankan dan mengontrol mesin (Johanssen., 2003). PLC digunakan sebagai otak sistem yang bertanggung jawab untuk mengendalikan kecepatan conveyor sesuai dengan parameter yang ditetapkan dan mengambil keputusan berdasarkan masukan dari sensor kecepatan dan sensor lainnya. HMI memberikan antarmuka yang intuitif kepada operator untuk memonitor dan mengontrol operasi conveyor dengan mudah. Sistem ini juga mampu memberikan notifikasi dan tindakan perbaikan secara otomatis ketika ada anomali dalam operasi conveyor. Dalam penelitian ini, peneliti akan melakukan perancangan, pengembangan, dan implementasi sistem secara menyeluruh. Peneliti mengintegrasikan berbagai komponen perangkat keras dan perangkat lunak, dan melakukan pengujian dan validasi pada sistem di lingkungan produksi sebenarnya. Diharapkan nantinya hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kendali dan Monitoring kecepatan conveyor ini efektif dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi kesalahan operasi, dan memberikan respons yang cepat terhadap perubahan kondisi operasional. Sehingga hasil penelitian ini nantinya dapat menjadi landasan bagi industri untuk mengadopsi teknologi otomasi yang lebih canggih dalam pengendalian dan pemantauan proses produksi. Selain itu, sistem ini memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan operasi dan efisiensi sumber daya dalam industri manufaktur.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Nomei (Harpodon nehereus) merupakan ikan istimewa dan salah satu kharateristik dari kota Tarakan, dikarenakan termasuk kedalam hewan endemik yang hanya dijumpai di daerah pesisir tepatnya pada daerah Juata Laut. Kandungan gizi dan protein yang terdapat pada ikan nomei sangat tinggi sehingga banyak digemari oleh masyarakat kota Tarakan. Mencegah turunnya tingkat populasi ikan nomei akibat penangkapan yag dilakukan oleh nelayan yang secara terus menerus sehingga diperlukan budidaya yang berkelanjutan dan sinergis dengan cara domestifikasi. Untuk menunjang kegiatan domestifikasi ikan nomei dilakukan dengan cara implementasi pengendalian kualitas air kolam dengan memperhatikan dua parameter terukur yaitu salinitas dan pH air dengan menggunakan mikrokontroler sebagai pengendali kualitas air kolam. Adapun hasil pengendalian pada salinitas air kolam up to down mengalami penurunan sebesar 3.0316% dan pada down to up kenaikan nilai salinitas sebesar 8.18382%. Untuk pengendalian pH air kolam sistem bekerja dengan baik dan mampu mempertahankan nilai pH pada set point yang telah ditentukan pada jam 1:08:00 AM, 2:08:00 AM, 3:06:00 AM, 4:33:00 AM, 6:37:00 AM, 7:13:00 AM dan 3:01:00 PM dengan nilai pH antara 7.5 – 8.5. Rekomendasi dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem kendali kualitas air yang telah dibuat mampu mempertahankan dan mengendalikan pH air kolam ikan nomei sesuai dengan nilai set point yang diberikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
.Pada masa sekarang ini listrik sudah menjadi kebutuhan utama bagi kita, dan untuk memenuhi kebutuhan tersebut diperlukan sistem pembangkit listrik, salah satunya dapat menggunakan generator sinkron 3 fasa yang berfungsi untuk mengubah energi gerak menjadi energi listrik. Besarnya permintaan energi listrik dengan kebutuhan yang beragam menyebabkan listrik yang dihasilkan generator sering kali tidak stabil, maka dari itu diperlukan Automatic Voltage Regulator (AVR) yang berkerja secara kontinyu untuk membaca error tegangan pada terminal generator lalu memperbaikinya. Pada penelitian ini sistem eksitasi AVR telah dirancang menggunakan kendali Proportional Integral Derivative (PID) dengan gain yang digunakan yaitu Kp = 0.25; Ki = 15; dan Kd = 0. Parameter PID ditanamkan pada mikrokontroler dengan bahasa pemrograman, dengan adanya AVR pada generator sinkron 3 fasa sistem pembangkit listrik mampu menghasilkan tegangan yang stabil dan sesuai dengan setandar PLN yaitu 220V baik ketika diberi beban ataupun tidak diberi beban.