Abstrak
Ikan nomei (Harpadon nehereus) atau yang lebih banyak dikenal dengan nama ikan lembek atau ikan tipis ini adalah salah satu ikan yang menjadi hasil tangakapan utama masyarakat di daerah Juata kota Tarakan. Memiliki nilai ekonomis yang tinggi menjadi salah satu alasan ikan ini menjadi hasil tangkapan utamanya, yaitu berkisar IDR 150.00 tiap kilogram (dalam bentuk ikan kering atau asin) dan tidak dijual dalam bentuk basah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana aspek hubungan Panjang berat, faktor kondisi, dan rasio kelamin pada ikan nomei (H.nehereus) yang menjadi tangkapan utama alat tangkap pukat hela atau trawl di perairan Juata Laut kota Tarakan. Metode penelitian yang digunkan yaitu deskripstif kuantitatif dan dilakukan selama dua bulan yaitu pada bulan Desember – Januari 2023. Pada pengambilan sampel menggunakan metode Random Sampling yang dilakukan sebanyak 12 kali selama periode neap tide. Hasil dari penelitian ini didapatkan sifat pertumbuhan pada ikan nomei yaitu allometrik negatif pada ikan jantan dan betina (nilai b pada ikan jantan 1.9289 dan pada betina 2.0744) dengan total ikan jantan sebanyak 910 dan ikan betina 890. Faktor kondisi ikan nomei jantan paling banyak ditemukan yang bertubuh gemuk sebanyak 454 ekor (50.22%) dan betina yang bertubuh kurus sebanyak 452 (50.96%). Rasio kelamin pada jantan dan betina yaitu 1:0.98 (jantan 910 dan betina 890). Dari hasil penenlitian ini dapat diketahui bahwa kondisi ikan nomei di perariran Juata kota Tarakan ini memiliki kondisi yang tidak baik dan perlu adanya upaya lebih lanjut dan pengendalian pada populasi ikan nomei ini agar keberadaannya tetap terjaga.