Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

30 hasil
Penulis: YENI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

FUNGSI DAN MAKNA CERITA RAKYAT DAYAK BULUSU DI KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA ( KAJIAN FOKLOR )

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan makna cerita rakyat masyarakat Dayak Bulusu di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan cerita rakyat sebagai bagian dari tradisi lisan yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi belum banyak didokumentasikan secara ilmiah sehingga keberadaannya berpotensi mengalami kepunahan seiring perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode folklor dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat dan tetua masyarakat sebagai informan, dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis fungsi cerita rakyat menggunakan teori William R. Bascom, sedangkan analisis makna menggunakan pemikiran Alan Dundes. Objek penelitian terdiri atas dua cerita, yaitu cerita Jadu Lawang dan Yaki Bugang serta cerita Aki Ibuk yang berkaitan dengan Gong Solok/Dagas Sebengawang. Kedua cerita tersebut tergolong mitos karena dipercaya oleh masyarakat berkaitan dengan asal-usul manusia, leluhur, dan kehidupan awal masyarakat Dayak Bulusu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Dayak Bulusu memiliki empat fungsi, yaitu sebagai sistem proyeksi, alat pengesahan pranata kebudayaan, alat pendidikan, dan alat pengawas norma sosial. Selain itu, ditemukan empat makna yang terkandung dalam cerita, yaitu makna moral, sosial, budaya, dan spiritual. Dengan demikian, cerita rakyat Dayak Bulusu tidak hanya berfungsi sebagai warisan lisan yang diwariskan dari generasi ke generasi, tetapi juga menjadi sarana pewarisan nilai, penguatan identitas budaya, dan pendidikan karakter bagi generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam mendokumentasikan dan melestarikan sastra lisan masyarakat Dayak Bulusu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

FUNGSI DAN MAKNA CERITA RAKYAT DAYAK BULUSU DI KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA ( KAJIAN FOKLOR )

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan makna cerita rakyat masyarakat Dayak Bulusu di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan cerita rakyat sebagai bagian dari tradisi lisan yang diwariskan secara turun-temurun, tetapi belum banyak didokumentasikan secara ilmiah sehingga keberadaannya berpotensi mengalami kepunahan seiring perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode folklor dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat dan tetua masyarakat sebagai informan, dokumentasi, serta studi pustaka. Analisis fungsi cerita rakyat menggunakan teori William R. Bascom, sedangkan analisis makna menggunakan pemikiran Alan Dundes. Objek penelitian terdiri atas dua cerita, yaitu cerita Jadu Lawang dan Yaki Bugang serta cerita Aki Ibuk yang berkaitan dengan Gong Solok/Dagas Sebengawang. Kedua cerita tersebut tergolong mitos karena dipercaya oleh masyarakat berkaitan dengan asal-usul manusia, leluhur, dan kehidupan awal masyarakat Dayak Bulusu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Dayak Bulusu memiliki empat fungsi, yaitu sebagai sistem proyeksi, alat pengesahan pranata kebudayaan, alat pendidikan, dan alat pengawas norma sosial. Selain itu, ditemukan empat makna yang terkandung dalam cerita, yaitu makna moral, sosial, budaya, dan spiritual. Dengan demikian, cerita rakyat Dayak Bulusu tidak hanya berfungsi sebagai warisan lisan yang diwariskan dari generasi ke generasi, tetapi juga menjadi sarana pewarisan nilai, penguatan identitas budaya, dan pendidikan karakter bagi generasi muda. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam mendokumentasikan dan melestarikan sastra lisan masyarakat Dayak Bulusu.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

STUDI ETNOBOTANI PEMANFAATAN TUMBUHAN LIARSEBAGAI BAHAN MAKANAN PADA SUKUDAYAK KENYAH LEPU’ MA’UT

2026•

Desa Long Alango merupakan dusun kecil berada di Kecamatan Bahau Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Masyarakat di Desa Long Alango memiliki pengetahuan terkait pemanfaatan tumbuhan liar sebagai bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, bagian organ tumbuhan, cara pengolahan, dan upaya konservasi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Long Alango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif dengan teknik pendekatan etnobotani melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif. Hasil penelitian ini menemukan ada 16 jenis spesies berasal dari 15 famili yang dimanfaatkan sebagai bahan makan oleh masyarakat Dayak Kenyah Lepu’ Ma’ut, famili yang paling banyak ditemukan adalah famili Solanaceae dengan jumlah 2 spesies, yaitu Solanumsp. (terong pipit) dan Solanum sp. (terong asam). Sementara itu, famili lainnya masing-masing hanya terdiri dari 1 spesies. Dari ke 16 spesies terdapat 2 spesies yang menggunakan bagian batang, 2 spesies menggunakan bagian pangkal daun, 5 spesies menggunakan bagian daun, sedangkan 6 spesies menggunakan bagian buah, 3 spesies menggunakan bagian bunga, 5 spesies menggunakan bagian tunas, dan 1 spesies menggunakan bagian umbi. Bagian yang paling banyak digunakan adalah bagian buah dan bagian yang paling sedikit digunakan adalah bagian umbi. Tumbuhan liar ditemukan di beberapa tempat, yaitu di hutan, ladang, pekarangan, dan pinggir jalan. Cara pengolahan tumbuhan liar tersebut dilakukan dengan direbus, ditumis, dibakar, dijadikan sambal, difermentasi, serta dikonsumsi langsung sebagai lalapan dan ada juga beberapa bagian tanaman yang direbus kemudian di tumis contohnya seperti bunga papaya dan daun pepaya. Selain itu, masyarakat juga melakukan upaya konservasi melalui pemanfaatan secara bijaksana, menjaga kawasan hutan adat, serta mewariskan pengetahuan lokal kepada generasi berikutnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan tumbuhan liar sebagai bahan makanan merupakan bagian penting dari kearifan lokal masyarakat Dayak Kenyah Lepu’ Ma’ut dan memiliki peran dalam mendukung ketahanan pangan serta pelestarian pengetahuan tradisional masyarakat. Long Alango Village is a small hamlet located in Bahau Hulu Subdistrict, Malinau Regency, North Kalimantan. The community in Long Alango Village possesses knowledge regarding the utilization of wild plants as food to meet their daily needs. This study aimed to identify the types of plants, the plant parts used, processing methods, and conservation efforts undertaken by the community of Long Alango Village. The research employed a descriptive qualitative method using an ethnobotanical approach through semi-structured interviews and participatory observation. This study revealed that there are 16 plant species from 15 families utilized as food by the Dayak Kenyah Lepu' Ma'ut community. The most commonly found family was Solanaceae, comprising 2 species: Solanum sp. (small eggplant) and Solanum sp. (sour eggplant). Meanwhile, the other families each consisted of only 1 species. Of the 16 species, 2 species utilize the stem, 2 species utilize the leaf base, 5 species utilize the leaves, 6 species utilize the fruit, 3 species utilize the flowers, 5 species utilize the shoots, and I species utilizes the tuber. The most commonly used part is the fruit, and the least commonly used part is the tuber. Wild plants were found in several locations, including forests, fields, backyards, and roadsides. These wild plants were prepared by boiling, stir-frying, roasting, making into chili paste, fermenting, and directly consuming them. In addition, the community also engaged in conservation efforts through wise utilization, protecting customary forest areas, and passing down local knowledge to the next generation. This study demonstrates that the utilization of wild plants as food is an essential part of the local wisdom of the Dayak Kenyah Lepu' Ma'ut community and plays a role in supporting food security and the preservation of traditional knowledge.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI ETNOBOTANI PEMANFAATAN TUMBUHAN LIARSEBAGAI BAHAN MAKANAN PADA SUKUDAYAK KENYAH LEPU’ MA’UT

2026•

Desa Long Alango merupakan dusun kecil berada di Kecamatan Bahau Hulu, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Masyarakat di Desa Long Alango memiliki pengetahuan terkait pemanfaatan tumbuhan liar sebagai bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, bagian organ tumbuhan, cara pengolahan, dan upaya konservasi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Long Alango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif dengan teknik pendekatan etnobotani melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif. Hasil penelitian ini menemukan ada 16 jenis spesies berasal dari 15 famili yang dimanfaatkan sebagai bahan makan oleh masyarakat Dayak Kenyah Lepu’ Ma’ut, famili yang paling banyak ditemukan adalah famili Solanaceae dengan jumlah 2 spesies, yaitu Solanumsp. (terong pipit) dan Solanum sp. (terong asam). Sementara itu, famili lainnya masing-masing hanya terdiri dari 1 spesies. Dari ke 16 spesies terdapat 2 spesies yang menggunakan bagian batang, 2 spesies menggunakan bagian pangkal daun, 5 spesies menggunakan bagian daun, sedangkan 6 spesies menggunakan bagian buah, 3 spesies menggunakan bagian bunga, 5 spesies menggunakan bagian tunas, dan 1 spesies menggunakan bagian umbi. Bagian yang paling banyak digunakan adalah bagian buah dan bagian yang paling sedikit digunakan adalah bagian umbi. Tumbuhan liar ditemukan di beberapa tempat, yaitu di hutan, ladang, pekarangan, dan pinggir jalan. Cara pengolahan tumbuhan liar tersebut dilakukan dengan direbus, ditumis, dibakar, dijadikan sambal, difermentasi, serta dikonsumsi langsung sebagai lalapan dan ada juga beberapa bagian tanaman yang direbus kemudian di tumis contohnya seperti bunga papaya dan daun pepaya. Selain itu, masyarakat juga melakukan upaya konservasi melalui pemanfaatan secara bijaksana, menjaga kawasan hutan adat, serta mewariskan pengetahuan lokal kepada generasi berikutnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan tumbuhan liar sebagai bahan makanan merupakan bagian penting dari kearifan lokal masyarakat Dayak Kenyah Lepu’ Ma’ut dan memiliki peran dalam mendukung ketahanan pangan serta pelestarian pengetahuan tradisional masyarakat. Long Alango Village is a small hamlet located in Bahau Hulu Subdistrict, Malinau Regency, North Kalimantan. The community in Long Alango Village possesses knowledge regarding the utilization of wild plants as food to meet their daily needs. This study aimed to identify the types of plants, the plant parts used, processing methods, and conservation efforts undertaken by the community of Long Alango Village. The research employed a descriptive qualitative method using an ethnobotanical approach through semi-structured interviews and participatory observation. This study revealed that there are 16 plant species from 15 families utilized as food by the Dayak Kenyah Lepu' Ma'ut community. The most commonly found family was Solanaceae, comprising 2 species: Solanum sp. (small eggplant) and Solanum sp. (sour eggplant). Meanwhile, the other families each consisted of only 1 species. Of the 16 species, 2 species utilize the stem, 2 species utilize the leaf base, 5 species utilize the leaves, 6 species utilize the fruit, 3 species utilize the flowers, 5 species utilize the shoots, and I species utilizes the tuber. The most commonly used part is the fruit, and the least commonly used part is the tuber. Wild plants were found in several locations, including forests, fields, backyards, and roadsides. These wild plants were prepared by boiling, stir-frying, roasting, making into chili paste, fermenting, and directly consuming them. In addition, the community also engaged in conservation efforts through wise utilization, protecting customary forest areas, and passing down local knowledge to the next generation. This study demonstrates that the utilization of wild plants as food is an essential part of the local wisdom of the Dayak Kenyah Lepu' Ma'ut community and plays a role in supporting food security and the preservation of traditional knowledge.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ONLINE CUSTOMER REVIEW, KUALITAS PRODUK DAN KEWAJARAN HARGA TERHADAP NIAT BELI ULANG PRODUK FASHION DI APLIKASI TIKTOK (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN)

2026•

PENGARUH ONLINE CUSTOMER REVIEW, KUALITAS PRODUK DAN KEWAJARAN HARGA TERHADAP NIAT BELI ULANG PRODUK FASHION DI APLIKASI TIKTOK (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana online customer review, kualitas produk, dan kewajaran harga terhadap niat beli ulang produk fashion di aplikasi TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Penelitian ini menggunakan sampel purposive sampling. Sampel pada studi ini adalah mahasiswa/i Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan angkatan 2022,2023,2024 dan 2025 yang pernah melakukan pembelian ulang produk fashion di aplikasi tiktok dengan jumalah sampel 190 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan SPSS Versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabel online customer review berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang, Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang dan Kewajaran harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang produk fashion di Aplikasi TikTok. Kata Kunci : Online Customer Review, Kualitas Produk dan Kewajaran Harga Terhadap Niat Beli Ulang

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ONLINE CUSTOMER REVIEW, KUALITAS PRODUK DAN KEWAJARAN HARGA TERHADAP NIAT BELI ULANG PRODUK FASHION DI APLIKASI TIKTOK (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH ONLINE CUSTOMER REVIEW, KUALITAS PRODUK DAN KEWAJARAN HARGA TERHADAP NIAT BELI ULANG PRODUK FASHION DI APLIKASI TIKTOK (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana online customer review, kualitas produk, dan kewajaran harga terhadap niat beli ulang produk fashion di aplikasi TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Penelitian ini menggunakan sampel purposive sampling. Sampel pada studi ini adalah mahasiswa/i Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan angkatan 2022,2023,2024 dan 2025 yang pernah melakukan pembelian ulang produk fashion di aplikasi tiktok dengan jumalah sampel 190 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan SPSS Versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabel online customer review berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang, Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang dan Kewajaran harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang produk fashion di Aplikasi TikTok. Kata Kunci : Online Customer Review, Kualitas Produk dan Kewajaran Harga Terhadap Niat Beli Ulang

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH ONLINE CUSTOMER REVIEW, KUALITAS PRODUK DAN KEWAJARAN HARGA TERHADAP NIAT BELI ULANG PRODUK FASHION DI APLIKASI TIKTOK (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN)

2026•

PENGARUH ONLINE CUSTOMER REVIEW, KUALITAS PRODUK DAN KEWAJARAN HARGA TERHADAP NIAT BELI ULANG PRODUK FASHION DI APLIKASI TIKTOK (STUDI PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana online customer review, kualitas produk, dan kewajaran harga terhadap niat beli ulang produk fashion di aplikasi TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Penelitian ini menggunakan sampel purposive sampling. Sampel pada studi ini adalah mahasiswa/i Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Borneo Tarakan angkatan 2022,2023,2024 dan 2025 yang pernah melakukan pembelian ulang produk fashion di aplikasi tiktok dengan jumalah sampel 190 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan SPSS Versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabel online customer review berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang, Kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang dan Kewajaran harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli ulang produk fashion di Aplikasi TikTok. Kata Kunci : Online Customer Review, Kualitas Produk dan Kewajaran Harga Terhadap Niat Beli Ulang

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 pada Materi Sistem Ekskresi Manusia di SMP

2026•

Pembelajaran IPA di SMP, khususnya pada materi sistem ekskresi manusia, masih menggunakan media yang terbatas dan bersifat konvensional, sehingga kurang optimal meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada materi sistem ekskresi manusia di SMP. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D), yang dibatasi sampai pada tahap kelima yaitu uji coba terbatas. Praktisi penilaian pada penelitian dan pengembangan ini terdiri dari praktisi media, praktisi materi, dan praktisi bahasa. Hasil penilaian media dinyatakan layak digunakan dan menarik, karena telah memenuhi aspek tampilan visual dan audio, serta aspek kemudahan penggunaan. Penilaian materi pada media pembelajaran dinyatakan layak digunakan, karena media telah memenuhi aspek pembelajaran dan kelayakan isi materi. Hasil penilaian bahasa pada media pembelajaran dinyatakan layak digunakan karena telah memenuhi aspek kebahasaan. Selanjutnya, hasil respon siswa terhadap media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada materi sistem ekskresi manusia, memperoleh respon sangat positif. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada materi sistem ekskresi manusia layak digunakan dan mendapat respon sangat positif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 pada Materi Sistem Ekskresi Manusia di SMP

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembelajaran IPA di SMP, khususnya pada materi sistem ekskresi manusia, masih menggunakan media yang terbatas dan bersifat konvensional, sehingga kurang optimal meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada materi sistem ekskresi manusia di SMP. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D), yang dibatasi sampai pada tahap kelima yaitu uji coba terbatas. Praktisi penilaian pada penelitian dan pengembangan ini terdiri dari praktisi media, praktisi materi, dan praktisi bahasa. Hasil penilaian media dinyatakan layak digunakan dan menarik, karena telah memenuhi aspek tampilan visual dan audio, serta aspek kemudahan penggunaan. Penilaian materi pada media pembelajaran dinyatakan layak digunakan, karena media telah memenuhi aspek pembelajaran dan kelayakan isi materi. Hasil penilaian bahasa pada media pembelajaran dinyatakan layak digunakan karena telah memenuhi aspek kebahasaan. Selanjutnya, hasil respon siswa terhadap media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada materi sistem ekskresi manusia, memperoleh respon sangat positif. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada materi sistem ekskresi manusia layak digunakan dan mendapat respon sangat positif.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI DENGAN PENERAPAN PIJAT BAYI TERHADAP DURASI TIDUR USIA 0-3 BULAN DI KELURUHAN JUATA LAUT

2025•

Bayi adalah masa tahapan pertama kehidupan seorang manusia setelah lahir dari rahim seorang ibu. Pada masa ini, perkembangan otak dan fisik bayi selalu menjadi perhatian utama. Masa bayi adalah masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan seseorang. Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi adalah pola tidur. Tidur adalah salah satu bentuk adaptasi bayi terhadap lingkungannya. Setelah lahir, bayi biasanya tidur selama 16 - 18 jam sehari. Memasuki usia 2 bulan bayi mulai lebih banyak tidur malam dibanding siang, sampai usia 3 bulan, bayi baru lahir akan menghabiskan waktu tidurnya sekitar 15-17 jam, Semakin usia bayi bertambah, jam tidurnya juga semakin berkurang. Upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tidur pada bayi telah berkembang, baik terapi farmakologi maupun nonfarmakologi, salah satu terapi nonfarmakologi untuk mengatasi masalah tidur yaitu dengan pijat bayi. Bayi yang dilakukan pemijatan akan tidur dengan lelap dan pada waktu bangun, daya konsentrasinya akan lebih penuh. Pijat bayi merupakan terapi sentuh kontak langsung dengan tubuh yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu memberikan asuhan kebidanan pada seorang bayi 0-3 bulan yang mengalami masalah durasi tidur. Data ini di kumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi melalu SOAP. Dengan demikian hasil pijat bayi dapat diketahui dengan akurat karena peneliti dapat membandingkan Hasil sebelum dan sesudah pijat bayi dapat diketahui bahwa sebelum dilakukan pijat yaitu (11,00 jam) sedangkan sesudah di lakukan pijat yaitu ( 13,28 jam) dan rata-rata peningkatan durasi tidur bayi yaitu (+2,20 jam).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI DENGAN PENERAPAN PIJAT BAYI TERHADAP DURASI TIDUR USIA 0-3 BULAN DI KELURUHAN JUATA LAUT

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bayi adalah masa tahapan pertama kehidupan seorang manusia setelah lahir dari rahim seorang ibu. Pada masa ini, perkembangan otak dan fisik bayi selalu menjadi perhatian utama. Masa bayi adalah masa keemasan sekaligus masa kritis perkembangan seseorang. Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi adalah pola tidur. Tidur adalah salah satu bentuk adaptasi bayi terhadap lingkungannya. Setelah lahir, bayi biasanya tidur selama 16 - 18 jam sehari. Memasuki usia 2 bulan bayi mulai lebih banyak tidur malam dibanding siang, sampai usia 3 bulan, bayi baru lahir akan menghabiskan waktu tidurnya sekitar 15-17 jam, Semakin usia bayi bertambah, jam tidurnya juga semakin berkurang. Upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tidur pada bayi telah berkembang, baik terapi farmakologi maupun nonfarmakologi, salah satu terapi nonfarmakologi untuk mengatasi masalah tidur yaitu dengan pijat bayi. Bayi yang dilakukan pemijatan akan tidur dengan lelap dan pada waktu bangun, daya konsentrasinya akan lebih penuh. Pijat bayi merupakan terapi sentuh kontak langsung dengan tubuh yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman pada bayi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus yaitu memberikan asuhan kebidanan pada seorang bayi 0-3 bulan yang mengalami masalah durasi tidur. Data ini di kumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi melalu SOAP. Dengan demikian hasil pijat bayi dapat diketahui dengan akurat karena peneliti dapat membandingkan Hasil sebelum dan sesudah pijat bayi dapat diketahui bahwa sebelum dilakukan pijat yaitu (11,00 jam) sedangkan sesudah di lakukan pijat yaitu ( 13,28 jam) dan rata-rata peningkatan durasi tidur bayi yaitu (+2,20 jam).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERTANGGUNGGUNGJAWABAN PIDANA KORPORASI DALAM TINDAK PIDANA KEHUTANAN

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan terkait adanya kasus pengrusakan hutan lindung yang di lakukan oleh PT Prima Makmur Batam. Pertama, Bentuk pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana kehutanan dalam putusan perkara pidana Nomor 51/Pid.Sus/2022/PT PBR. Kedua,Ratio Legis Putusan Perkara Nomor 51/Pid.Sus/2022/PT PBR tentang pidana korporasi oleh PT Prima Makmur Batam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan mengkaji sumber bahan hukum primer, sekunder, dan tersier serta dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Didalam penelitian ini penulis menganalisis adanya unsur yang menjadi dasar pertanggungjawaban pidana yang harus dipenuhi oleh perusahaan tersebut yakni unsur subjektif, terkait memberi perintah melakukan perbuatan yang telah melampaui kriteria perusakan lingkungan hutan yang di lindungi yaitu Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Selain itu adanya unsur objektif yang dimana hal tersebut mencerminkan sikap suatu korporasi (perusahaan) yang tidak bertanggungjawab, yang jelas sangat memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pertimbangan hakim terhadap PT. Prima Makmur Batam dan menggambarkan bentuk pertanggungjawaban pidana korporasi dalam konteks tindak pidana kehutanan, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pemikiran hukum dan praktik hukum Indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KONSUMSI NUGGET JANTUNG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca normalis) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTAI AMAL

2024•Koleksi Perpustakaan

PENGARUH KONSUMSI NUGGET JANTUNG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca normalis) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTAI AMAL ABSTRAK Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan yang terbaik untuk bayi karena merupakan makanan alamiah yang sempurna,mudah dicerna serta mengandung gizi yang dibutuhkan dalam pertumbuhan dan kekebalan tubuh, kebersihannya pun terjamin sehingga dapat terhindar dari gangguan pencernaan seperti diare, muntah dan lainnya.Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produksi ASI yaitu melalui asupan makanan yang dikonsumsi oleh ibu yang dapat mempengaruhi peningkatan produksi ASI sehingga ibu membutuhkan nutrisi yang menjamin dalam pembentukan ASI yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Jantung pisang memiliki kandungan laktagongum yang dapat menstimulasi hormon oksitosin dan prolaktin serta memiliki kandungan zat gizi bermanfaat bagi tubuh yaitu energi sebesar 30 kkl, protein sebesar 1 gr, karbanhidrat sebesar 7 gr, lemak sebesar 50 mg, Vitamin A sebesar170 mg, Vitamin B1 sebesar 0,05 mg dan vitamin C sebesar 10 mg. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian nugget jantung pisang kepok (Musa paradisiaca normalis) terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Jenis penelitian ini menggunakan quasi experimental rancangan penelitian ini one group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas pada bulan Oktober 2023 – Januari 2024 berjumlah 166 responden. Sampel dalam penelitian ini 16 responden dengan teknik probabiliyt sampling mengunakan metode Purposive Sampling. Jantung pisang kepok diberikan sebanyak 118 gram dengan 2 kali pemberian pagi dan sore selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan wilcoxon dengan hasil diperoleh hasil uji wilcoxon nilai p = 0,01sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh konsumsi nugget jantung pisang kepok terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Dapat diismpulkan bahwa ada pengaruh konsumsi nugget jantung pisang kepok terhadap produksi ASI. Diharapkan mengedukasi dan memberikan informasi ibu nifas terkait peningkatan produksi ASI dengan konsumsi nugget jantung pisang kepok. Kata Kunci : Jantung Pisang, Produksi ASI, Ibu Nifas

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KORPORASI DALAM TINDAK PIDANA KEHUTANAN

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua pertanyaan terkait adanya kasus pengrusakan hutan lindung yang di lakukan oleh PT Prima Makmur Batam. Pertama, Bentuk pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana kehutanan dalam putusan perkara pidana Nomor 51/Pid.Sus/2022/PT PBR. Kedua,Ratio Legis Putusan Perkara Nomor 51/Pid.Sus/2022/PT PBR tentang pidana korporasi oleh PT Prima Makmur Batam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan mengkaji sumber bahan hukum primer, sekunder, dan tersier serta dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Didalam penelitian ini penulis menganalisis adanya unsur yang menjadi dasar pertanggungjawaban pidana yang harus dipenuhi oleh perusahaan tersebut yakni unsur subjektif, terkait memberi perintah melakukan perbuatan yang telah melampaui kriteria perusakan lingkungan hutan yang di lindungi yaitu Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Selain itu adanya unsur objektif yang dimana hal tersebut mencerminkan sikap suatu korporasi (perusahaan) yang tidak bertanggungjawab, yang jelas sangat memberikan dampak negatif bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pertimbangan hakim terhadap PT. Prima Makmur Batam dan menggambarkan bentuk pertanggungjawaban pidana korporasi dalam konteks tindak pidana kehutanan, sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pemikiran hukum dan praktik hukum Indonesia.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KONSUMSI NUGGET JANTUNG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca normalis) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTAI AMAL

2024•

PENGARUH KONSUMSI NUGGET JANTUNG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca normalis) TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTAI AMAL ABSTRAK Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan yang terbaik untuk bayi karena merupakan makanan alamiah yang sempurna,mudah dicerna serta mengandung gizi yang dibutuhkan dalam pertumbuhan dan kekebalan tubuh, kebersihannya pun terjamin sehingga dapat terhindar dari gangguan pencernaan seperti diare, muntah dan lainnya.Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produksi ASI yaitu melalui asupan makanan yang dikonsumsi oleh ibu yang dapat mempengaruhi peningkatan produksi ASI sehingga ibu membutuhkan nutrisi yang menjamin dalam pembentukan ASI yang cukup untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Jantung pisang memiliki kandungan laktagongum yang dapat menstimulasi hormon oksitosin dan prolaktin serta memiliki kandungan zat gizi bermanfaat bagi tubuh yaitu energi sebesar 30 kkl, protein sebesar 1 gr, karbanhidrat sebesar 7 gr, lemak sebesar 50 mg, Vitamin A sebesar170 mg, Vitamin B1 sebesar 0,05 mg dan vitamin C sebesar 10 mg. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian nugget jantung pisang kepok (Musa paradisiaca normalis) terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Jenis penelitian ini menggunakan quasi experimental rancangan penelitian ini one group pretest – posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas pada bulan Oktober 2023 – Januari 2024 berjumlah 166 responden. Sampel dalam penelitian ini 16 responden dengan teknik probabiliyt sampling mengunakan metode Purposive Sampling. Jantung pisang kepok diberikan sebanyak 118 gram dengan 2 kali pemberian pagi dan sore selama 7 hari. Data dianalisis menggunakan wilcoxon dengan hasil diperoleh hasil uji wilcoxon nilai p = 0,01sehingga Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada pengaruh konsumsi nugget jantung pisang kepok terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Dapat diismpulkan bahwa ada pengaruh konsumsi nugget jantung pisang kepok terhadap produksi ASI. Diharapkan mengedukasi dan memberikan informasi ibu nifas terkait peningkatan produksi ASI dengan konsumsi nugget jantung pisang kepok. Kata Kunci : Jantung Pisang, Produksi ASI, Ibu Nifas

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA KUMPULAN CERPEN KARYA INUNG SETYAMI DAN MUHAMMAD ILHAM (KAJIAN STUKTURAL)

2023•Koleksi Perpustakaan

ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA KUMPULAN CERPEN KARYA INUNG SETYAMI DAN MUHAMMAD ILHAM (KAJIAN STUKTURAL) ABSTRAK Yeni Vitriani. 2023. Analisis unsur intrinsik pada Kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham kajian stuktural. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian analisis unsur intrinsik pada kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham (Kajian Stuktural), bertujuan Mendeskripsikan hasil analisis unsur intrinsik dan mengungkapkan unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen seruas kenangan karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham yang ditinjau dari Tema, Tokoh dan Penokohan, Alur, Latar, Sudut Pandang, Amanat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data membaca keseluruhan isi kumpulan cerpen, menginterpretasikan, klasifikasi, interprestasi, infrensi. Data dan sumber data penelitian berupa kutipan-kutipan kalimat atau paragraf dalam kumpulan cerpen"Seruas Kenangan" karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham adalah Tema: kerinduan, percintaan. penyesalan. Alur/plot: gabungan. Tokoh/penokohan: Arjuna, Pak Paino, Mirna, Hanafi. Latar Tempat: Pantai, sekolah, taman. Latar waktu: Sore hari, siang hari. Latar suasana: sedih, bahagia. Sudut panadang: orang pertama, orang ketiga. Gaya bahasa:permajasan dan lugas. Amanat:dapat disimpulkan bahwa dalam kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad ilham merupakan cerpen yang terjaga keterpaduan unsur intrinsiknya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA KUMPULAN CERPEN KARYA INUNG SETYAMI DAN MUHAMMAD ILHAM (KAJIAN STRUKTURAL)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA KUMPULAN CERPEN KARYA INUNG SETYAMI DAN MUHAMMAD ILHAM (KAJIAN STUKTURAL) ABSTRAK Yeni Vitriani. 2023. Analisis unsur intrinsik pada Kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham kajian stuktural. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian analisis unsur intrinsik pada kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham (Kajian Struktural), bertujuan Mendeskripsikan hasil analisis unsur intrinsik dan mengungkapkan unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen seruas kenangan karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham yang ditinjau dari Tema, Tokoh dan Penokohan, Alur, Latar, Sudut Pandang, Amanat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data membaca keseluruhan isi kumpulan cerpen, menginterpretasikan, klasifikasi, interprestasi, infrensi. Data dan sumber data penelitian berupa kutipan-kutipan kalimat atau paragraf dalam kumpulan cerpen"Seruas Kenangan" karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham adalah Tema: kerinduan, percintaan. penyesalan. Alur/plot: gabungan. Tokoh/penokohan: Arjuna, Pak Paino, Mirna, Hanafi. Latar Tempat: Pantai, sekolah, taman. Latar waktu: Sore hari, siang hari. Latar suasana: sedih, bahagia. Sudut panadang: orang pertama, orang ketiga. Gaya bahasa:permajasan dan lugas. Amanat:dapat disimpulkan bahwa dalam kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad ilham merupakan cerpen yang terjaga keterpaduan unsur intrinsiknya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail