BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Berdasarkan hasil observasi disalah satu SMP kota Tarakan, pembelajaran IPA khususnya pada materi sistem reproduksi manusia, media yang digunakan masih bersifat konvensional non-interaktif yang kurang mampu menstimulus keterlibatan dan peran aktif peserta didik dalam pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif berbasis project based learning pada materi sistem reproduksi manusia. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D), yang dibatasi hanya sampai pada tahap kelima yaitu uji terbatas. Validator penilaian pada penelitian dan pengembangan ini terdiri dari validator media, validator materi dan validator bahasa. Hasil penilaian media dinyatakan sangat valid digunakan dan menarik, karena telah memenuhi aspek tampilan, navigasi, keterbacaan, penggunaan unsur multimedia, dan kemudahan pengoperasian. Penilaian materi pada multimedia interaktif dinyatakan sangat valid digunakan, karena telah memenuhi aspek kelengkapan materi, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran dan kompetensi dasar, pemahaman materi, serta kesesuaian soal evaluasi. Hasil penilaian bahasa pada multimedia interaktif dinyatakan sangat valid digunakan karena telah memenuhi aspek kebahasaan. Selanjutnya, hasil respon peserta didik terhadap multimedia interaktif berbasis project based learning pada materi sistem reproduksi manusia, memperoleh respon yang sangat positif. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka multimedia interaktif berbasis project based learning pada materi sistem reproduksi manusia sangat valid dan sangat positif untuk digunakan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Berdasarkan hasil observasi disalah satu SMP kota Tarakan, pembelajaran IPA khususnya pada materi sistem reproduksi manusia, media yang digunakan masih bersifat konvensional non-interaktif yang kurang mampu menstimulus keterlibatan dan peran aktif peserta didik dalam pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengembangkan multimedia interaktif berbasis project based learning pada materi sistem reproduksi manusia. Metode penelitian ini menggunakan Research and Development (R&D), yang dibatasi hanya sampai pada tahap kelima yaitu uji terbatas. Validator penilaian pada penelitian dan pengembangan ini terdiri dari validator media, validator materi dan validator bahasa. Hasil penilaian media dinyatakan sangat valid digunakan dan menarik, karena telah memenuhi aspek tampilan, navigasi, keterbacaan, penggunaan unsur multimedia, dan kemudahan pengoperasian. Penilaian materi pada multimedia interaktif dinyatakan sangat valid digunakan, karena telah memenuhi aspek kelengkapan materi, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran dan kompetensi dasar, pemahaman materi, serta kesesuaian soal evaluasi. Hasil penilaian bahasa pada multimedia interaktif dinyatakan sangat valid digunakan karena telah memenuhi aspek kebahasaan. Selanjutnya, hasil respon peserta didik terhadap multimedia interaktif berbasis project based learning pada materi sistem reproduksi manusia, memperoleh respon yang sangat positif. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka multimedia interaktif berbasis project based learning pada materi sistem reproduksi manusia sangat valid dan sangat positif untuk digunakan
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
SURVEI KONTROL DIRI SISWA KELAS XI SMAN TERPADU UNGGULAN 1 TANA TIDUNG ABSTRAK Salman 1940606055 Survei Kontrol Diri Siswa Kelas XI SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung, program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Nazwa Manurung, M. Psi. Psikolog dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran kontrol diri siswa kelas XI SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Kontrol diri merupakan kemampuan individu dalam mengendalikan perilaku, pola pikir, dan pengambilan keputusan agar sesuai dengan norma sosial serta mendukung pencapaian tujuan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI yang dipilih secara menyeluruh melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan dengan angket skala Likert yang disusun berdasarkan tiga aspek kontrol diri, yaitu kontrol perilaku, kontrol kognitif, dan kontrol keputusan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan kategorisasi tingkat kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kategori rendah, siswa kesulitan mengendalikan diri, mudah terdistraksi, impulsif, dan cenderung bertindak atau membuat keputusan tanpa pertimbangan matang, sehingga sering melanggar aturan, sulit fokus, dan mengambil keputusan berdasarkan dorongan sesaat. Pada kategori sedang, siswa mulai menunjukkan kesadaran dan kemampuan mengendalikan diri, meskipun belum konsisten; mereka bisa bersikap baik dan membuat keputusan yang lebih baik, tetapi masih mudah terpengaruh emosi, lingkungan, atau tekanan sosial. Sedangkan pada kategori tinggi, siswa mampu mengendalikan perilaku, proses berpikir, dan pengambilan keputusan secara konsisten, rasional, serta bertanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa siswa memiliki kesadaran untuk mengendalikan diri, tetapi penerapannya belum konsisten. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah dan guru bimbingan konseling untuk merancang program pengembangan diri yang dapat memperkuat kemampuan kontrol diri siswa agar lebih stabil dan terarah
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Salah satu sumber penghasilan masyarakat di pulau Sebatik yaitu budidaya rumput laut. Usaha rumput laut semakin meningkat dan berkembang disepanjang pesisir Kecamatan Sebatik Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii di perairan Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menggunakan metode scoring berdasarkan parameter kualitas perairan. Penelitian dilakukan pada bulan April hingga Mei 2025 di tiga lokasi pesisir yaitu Desa Setabu, desa Binalawan, dan Desa Liang Bunyu. Parameter yang diamati meliputi suhu, kecerahan, salinitas, pH, kecepatan arus, kandungan nitrat, dan fosfat. Analisis data menggunakan metode skor berjenjang. Skor total yang diperoleh kemudian diklasifikasikan dalam tiga kategori: Sesuai (S1) jika skor 66–90, Cukup Sesuai (S2) jika skor 42–65, dan Tidak Sesuai (N) jika skor 18–41. Hasil penelitian menunjukkan ketiga lokasi berada dalam kategori cukup sesuai (S2) dengan skor total berturut-turut Desa Setabu sebesar 62, Desa Liang Bunyu sebesar 57 dan Desa Binalawan sebesar 50. Faktor pembatas utama yang ditemukan adalah kecepatan arus yang melebihi batas optimal dan kandungan nitrat yang tinggi, terutama di lokasi yang berdekatan dengan pemukiman (Desa Setabu). Parameter lain seperti suhu (30–31°C), salinitas (29–31 ppt), pH (7,7–8,3), kecerahan (1–1,7 m), dan fosfat (0,009–0,050 mg/L) berada dalam kisaran SNI 2011 tentang kualitas air untuk pertumbuhan rumput laut. Kesimpulan, perairan Sebatik Barat memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan budidaya rumput laut secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu sumber penghasilan masyarakat di pulau Sebatik yaitu budidaya rumput laut. Usaha rumput laut semakin meningkat dan berkembang disepanjang pesisir Kecamatan Sebatik Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian lahan budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii di perairan Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menggunakan metode scoring berdasarkan parameter kualitas perairan. Penelitian dilakukan pada bulan April hingga Mei 2025 di tiga lokasi pesisir yaitu Desa Setabu, desa Binalawan, dan Desa Liang Bunyu. Parameter yang diamati meliputi suhu, kecerahan, salinitas, pH, kecepatan arus, kandungan nitrat, dan fosfat. Analisis data menggunakan metode skor berjenjang. Skor total yang diperoleh kemudian diklasifikasikan dalam tiga kategori: Sesuai (S1) jika skor 66–90, Cukup Sesuai (S2) jika skor 42–65, dan Tidak Sesuai (N) jika skor 18–41. Hasil penelitian menunjukkan ketiga lokasi berada dalam kategori cukup sesuai (S2) dengan skor total berturut-turut Desa Setabu sebesar 62, Desa Liang Bunyu sebesar 57 dan Desa Binalawan sebesar 50. Faktor pembatas utama yang ditemukan adalah kecepatan arus yang melebihi batas optimal dan kandungan nitrat yang tinggi, terutama di lokasi yang berdekatan dengan pemukiman (Desa Setabu). Parameter lain seperti suhu (30–31°C), salinitas (29–31 ppt), pH (7,7–8,3), kecerahan (1–1,7 m), dan fosfat (0,009–0,050 mg/L) berada dalam kisaran SNI 2011 tentang kualitas air untuk pertumbuhan rumput laut. Kesimpulan, perairan Sebatik Barat memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan budidaya rumput laut secara berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SURVEI KONTROL DIRI SISWA KELAS XI SMAN TERPADU UNGGULAN 1 TANA TIDUNG ABSTRAK Salman 1940606055 Survei Kontrol Diri Siswa Kelas XI SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung, program Studi Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Nazwa Manurung, M. Psi. Psikolog dan Ni Made Diah Padmi, M.Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran kontrol diri siswa kelas XI SMAN Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung. Kontrol diri merupakan kemampuan individu dalam mengendalikan perilaku, pola pikir, dan pengambilan keputusan agar sesuai dengan norma sosial serta mendukung pencapaian tujuan jangka panjang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XI yang dipilih secara menyeluruh melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan dengan angket skala Likert yang disusun berdasarkan tiga aspek kontrol diri, yaitu kontrol perilaku, kontrol kognitif, dan kontrol keputusan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan kategorisasi tingkat kontrol diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kategori rendah, siswa kesulitan mengendalikan diri, mudah terdistraksi, impulsif, dan cenderung bertindak atau membuat keputusan tanpa pertimbangan matang, sehingga sering melanggar aturan, sulit fokus, dan mengambil keputusan berdasarkan dorongan sesaat. Pada kategori sedang, siswa mulai menunjukkan kesadaran dan kemampuan mengendalikan diri, meskipun belum konsisten; mereka bisa bersikap baik dan membuat keputusan yang lebih baik, tetapi masih mudah terpengaruh emosi, lingkungan, atau tekanan sosial. Sedangkan pada kategori tinggi, siswa mampu mengendalikan perilaku, proses berpikir, dan pengambilan keputusan secara konsisten, rasional, serta bertanggung jawab. Temuan ini menegaskan bahwa siswa memiliki kesadaran untuk mengendalikan diri, tetapi penerapannya belum konsisten. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi acuan bagi sekolah dan guru bimbingan konseling untuk merancang program pengembangan diri yang dapat memperkuat kemampuan kontrol diri siswa agar lebih stabil dan terarah
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Kemampuan numerasi penting dimiliki siswa dalam merespon dan menyelesaikan permasalahan di kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian untuk mengetahui profil kemampuan numerasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan numerasi siswa di kelas IX SMP Negeri 3 Sei Menggaris pada konten bilangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini, yaitu seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sei menggaris. Karena populasi kurang dari 30 (kecil), maka pengambilan sampel menggunakan jenis nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa tes tertulis dalam bentuk uraian. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa tergolong rendah dengan rata-rata nilai siswa sebesar 48,50. Hal ini terjadi karena siswa memiliki kemampuan yang lebih unggul dalam perhitungan sederhana, terutama yang melibatkan penerapan rumus langsung seperti perhitungan perbandingan. Namun, ketika siswa dihadapkan pada masalah yang lebih kompleks, siswa mengalami kesulitan dalam merumuskan strategi pemecahan masalah dan menyajikan langkah-langkah penyelesaian secara sistematis. Sebagian besar siswa berada pada Level 2, 3, dan 4 yang mencerminkan bahwa sebagian besar siswa hanya mampu menyelesaikan soal yang melibatkan proses numerik dasar dan strategi sederhana, tetapi belum mampu melakukan penalaran kompleks atau menyelesaikan soal dengan informasi yang tidak dinyatakan secara langsung.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Kebisingan yang berlebihan di dalam perpustakaan dapat mengganggu konsentrasi dan kenyamanan pengguna. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem yang mampu mendeteksi dan memantau tingkat kebisingan secara real-time serta memberikan peringatan kepada pengelola secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem deteksi kebisingan berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat mengklasifikasikan tingkat kebisingan menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto dan menyampaikan peringatan melalui notifikasi WhatsApp serta pemantauan data melalui aplikasi Blynk. Perangkat keras sistem terdiri dari mikrokontroler ESP32 dan sensor GY-MAX4466 sebagai pendeteksi tingkat kebisingan. Data kebisingan diproses menggunakan logika fuzzy untuk menentukan status kondisi lingkungan dalam tiga kategori yaitu, tenang, peringatan, dan kebisingan tinggi. Hasil klasifikasi dikirimkan ke pengguna melalui dua platform yaitu, WhatsApp melalui API CallMeBot dan aplikasi Blynk IoT untuk pemantauan jarak jauh secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mendeteksi kebisingan dengan tingkat akurasi rata-rata mencapai 99,405%. Selain itu, sistem berhasil mengirimkan notifikasi WhatsApp dengan waktu penerimaan kisaran 1–10 detik dengan tingkat akurasi 100%. Pengujian pada aplikasi Blynk juga menunjukkan akurasi pengiriman data sebesar 100%, dengan nilai latency berkisar antara 68–70 ms dan tanpa packet loss. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti efektif, responsif, dan layak digunakan sebagai alat bantu monitoring kebisingan berbasis IoT di lingkungan perpustakaan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Kemampuan numerasi penting dimiliki siswa dalam merespon dan menyelesaikan permasalahan di kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, perlu adanya penelitian untuk mengetahui profil kemampuan numerasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan numerasi siswa di kelas IX SMP Negeri 3 Sei Menggaris pada konten bilangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini, yaitu seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sei menggaris. Karena populasi kurang dari 30 (kecil), maka pengambilan sampel menggunakan jenis nonprobability sampling dengan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa tes tertulis dalam bentuk uraian. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan numerasi siswa tergolong rendah dengan rata-rata nilai siswa sebesar 48,50. Hal ini terjadi karena siswa memiliki kemampuan yang lebih unggul dalam perhitungan sederhana, terutama yang melibatkan penerapan rumus langsung seperti perhitungan perbandingan. Namun, ketika siswa dihadapkan pada masalah yang lebih kompleks, siswa mengalami kesulitan dalam merumuskan strategi pemecahan masalah dan menyajikan langkah-langkah penyelesaian secara sistematis. Sebagian besar siswa berada pada Level 2, 3, dan 4 yang mencerminkan bahwa sebagian besar siswa hanya mampu menyelesaikan soal yang melibatkan proses numerik dasar dan strategi sederhana, tetapi belum mampu melakukan penalaran kompleks atau menyelesaikan soal dengan informasi yang tidak dinyatakan secara langsung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebisingan yang berlebihan di dalam perpustakaan dapat mengganggu konsentrasi dan kenyamanan pengguna. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem yang mampu mendeteksi dan memantau tingkat kebisingan secara real-time serta memberikan peringatan kepada pengelola secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe sistem deteksi kebisingan berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat mengklasifikasikan tingkat kebisingan menggunakan metode Fuzzy Tsukamoto dan menyampaikan peringatan melalui notifikasi WhatsApp serta pemantauan data melalui aplikasi Blynk. Perangkat keras sistem terdiri dari mikrokontroler ESP32 dan sensor GY-MAX4466 sebagai pendeteksi tingkat kebisingan. Data kebisingan diproses menggunakan logika fuzzy untuk menentukan status kondisi lingkungan dalam tiga kategori yaitu, tenang, peringatan, dan kebisingan tinggi. Hasil klasifikasi dikirimkan ke pengguna melalui dua platform yaitu, WhatsApp melalui API CallMeBot dan aplikasi Blynk IoT untuk pemantauan jarak jauh secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mendeteksi kebisingan dengan tingkat akurasi rata-rata mencapai 99,405%. Selain itu, sistem berhasil mengirimkan notifikasi WhatsApp dengan waktu penerimaan kisaran 1–10 detik dengan tingkat akurasi 100%. Pengujian pada aplikasi Blynk juga menunjukkan akurasi pengiriman data sebesar 100%, dengan nilai latency berkisar antara 68–70 ms dan tanpa packet loss. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan terbukti efektif, responsif, dan layak digunakan sebagai alat bantu monitoring kebisingan berbasis IoT di lingkungan perpustakaan.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Motivasi belajar dapat diartikan sebagai daya penggerak dalam diri yang mendorong siswa untuk melakukan aktivitas belajar, menjamin kelangsungan proses belajar, serta memberikan arah terhadap tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mengidentifikasi berbagai faktor yang berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Tarakan. Metodologi yang di gunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian terdapat dua faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa, Faktor tersebut terdiri dari faktor internal di dapatkan nilai presentase sebesar 74% masuk dalam kategori Baik. pada faktor eksternal didapatkan nilai prsentase 71% masuk dalam kategori Baik. Jadi dapat di tarik kesimpulan bahwa motivasi yang ada pada siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan baik itu motivasi yang berasal dari luar maupun dari dalam diri siswa sudah dapat di katakan Baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Motivasi belajar dapat diartikan sebagai daya penggerak dalam diri yang mendorong siswa untuk melakukan aktivitas belajar, menjamin kelangsungan proses belajar, serta memberikan arah terhadap tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis serta mengidentifikasi berbagai faktor yang berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Tarakan. Metodologi yang di gunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian terdapat dua faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa, Faktor tersebut terdiri dari faktor internal di dapatkan nilai presentase sebesar 74% masuk dalam kategori Baik. pada faktor eksternal didapatkan nilai prsentase 71% masuk dalam kategori Baik. Jadi dapat di tarik kesimpulan bahwa motivasi yang ada pada siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan baik itu motivasi yang berasal dari luar maupun dari dalam diri siswa sudah dapat di katakan Baik.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan laporan berkelanjutan (sustainability report) dengan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dan laporan berkelanjutan perusahaan sektor energi yang terdaftar di bura efek Indonesia tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yang terdiri dari : statistic deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi dan uji hipotesis menggunakan uji t dan uji F. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pengungkapan kinerja sustainability report kinerja ekonomi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. 2) Pengungkapan sustainability report kinerja lingkungan berpengaruh terhadap kinerja keuangan. 3) Pengungkapan sustainability report kinerja sosial tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan dan 4) Pengungkapan sustainability report kinerja ekonomi, kinerja lingkungan dan kinerja sosial secara bersam-sama berpengaruh terhadap kinerja keuangan.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan laba dengan target laba sebesar 20% pada tahun 2024 dengan menggunakan analisis cost volume profit pada PDAM Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data penjualan dan data biaya tahun 2021-2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah break even point, margin of safety, dan cost volume profit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BEP PDAM Kota Tarakan tahun 2024 adalah sebesar Rp126.991.673.373 dengan penjualan air sebesar 16.011.846,54 m3. Untuk mencapai target laba sebesar 20% atau sebesar Rp9.540.331.090 pada tahun 2024 penerimaan yang harus dicapai adalah sebesar Rp139.491.358.185 dengan penjualan air sebanyak 17.590.041,58 m3.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Indonesia sebagai negara kepulauan yang letaknya sangat strategis dalam perdagangan dunia menjadikan Indonesia memiliki permasalahan-permasalahan diantaranya pencemaran lingkungan laut. Permasalahan tersebut seperti minyak dari kapal, bahan bakar, minyak dari kamar mesin atau minyak muatan yang mencemarkan lingkungan laut. Pencemaran lingkungan laut merupakan isu lingkungan global yang berdampak signifikan di wilayah perairan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara normatif permasalahan penegakan hukum pencemaran lingkungan laut berdasarkan Putusan Nomor:234/Pid.Sus/2021/PN Btm. Penelitian ini memaparkan bagaimana sistem hukum Indonesia mengatur pencemaran lingkungan laut dan hukum internasional apakah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan menilai efektivitas penegakan hukum dalam kasus ini. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis normatif terhadap putusan pengadilan, tinjauan terhadap perundang-undangan terkait, serta kajian terhadap doktrin dan literatur hukum yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat peraturan hukum yang jelas mengenai pencemaran lingkungan laut, penerapan dan penegakan hukum dalam kasus ini menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini menyarankan perlunya sistem penegakan hukum lingkungan laut untuk memastikan perlindungan yang lebih efektif terhadap kelestarian lingkungan laut di Indonesia.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan laba dengan target laba sebesar 20% pada tahun 2024 dengan menggunakan analisis cost volume profit pada PDAM Kota Tarakan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data penjualan dan data biaya tahun 2021-2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah break even point, margin of safety, dan cost volume profit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BEP PDAM Kota Tarakan tahun 2024 adalah sebesar Rp126.991.673.373 dengan penjualan air sebesar 16.011.846,54 m3. Untuk mencapai target laba sebesar 20% atau sebesar Rp9.540.331.090 pada tahun 2024 penerimaan yang harus dicapai adalah sebesar Rp139.491.358.185 dengan penjualan air sebanyak 17.590.041,58 m3.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan laporan berkelanjutan (sustainability report) dengan kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dan laporan berkelanjutan perusahaan sektor energi yang terdaftar di bura efek Indonesia tahun 2018-2022. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yang terdiri dari : statistic deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi dan uji hipotesis menggunakan uji t dan uji F. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Pengungkapan kinerja sustainability report kinerja ekonomi tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. 2) Pengungkapan sustainability report kinerja lingkungan berpengaruh terhadap kinerja keuangan. 3) Pengungkapan sustainability report kinerja sosial tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan dan 4) Pengungkapan sustainability report kinerja ekonomi, kinerja lingkungan dan kinerja sosial secara bersam-sama berpengaruh terhadap kinerja keuangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia sebagai negara kepulauan yang letaknya sangat strategis dalam perdagangan dunia menjadikan Indonesia memiliki permasalahan-permasalahan diantaranya pencemaran lingkungan laut. Permasalahan tersebut seperti minyak dari kapal, bahan bakar, minyak dari kamar mesin atau minyak muatan yang mencemarkan lingkungan laut. Pencemaran lingkungan laut merupakan isu lingkungan global yang berdampak signifikan di wilayah perairan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara normatif permasalahan penegakan hukum pencemaran lingkungan laut berdasarkan Putusan Nomor:234/Pid.Sus/2021/PN Btm. Penelitian ini memaparkan bagaimana sistem hukum Indonesia mengatur pencemaran lingkungan laut dan hukum internasional apakah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku dan menilai efektivitas penegakan hukum dalam kasus ini. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis normatif terhadap putusan pengadilan, tinjauan terhadap perundang-undangan terkait, serta kajian terhadap doktrin dan literatur hukum yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat peraturan hukum yang jelas mengenai pencemaran lingkungan laut, penerapan dan penegakan hukum dalam kasus ini menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini menyarankan perlunya sistem penegakan hukum lingkungan laut untuk memastikan perlindungan yang lebih efektif terhadap kelestarian lingkungan laut di Indonesia.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis kemampuan berpikir kritis dalam penerapan pembelajaran matematis siswa kelas XI SMK Negeri 4 Tarakan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan dua siswa kelas XI SMK Negeri 4 Tarakan yang berinisial 01 dan 02. Berdasarkan hasil wawancara, kemampuan berpikir kritis matematis siswa dianalisis melalui lima aspek indikator yaitu Elementary Clarification, Basic Support, Inference, Advanced Clarification, dan Strategy and Tactics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua siswa tersebut memiliki variasi kemampuan dalam setiap aspek tersebut. Pada aspek Elementary Clarification dan Basic Support, siswa 01 menunjukkan pemahaman yang lebih baik dibandingkan siswa 02. Namun, pada aspek Inference dan Advanced Clarification, kedua siswa menunjukkan kemampuan yang relatif seimbang. Sedangkan pada aspek Strategy and Tactics, siswa 02 menunjukkan kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan siswa 01. Temuan ini memberikan gambaran tentang profil kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika penerapan Kurikulum Merdeka Belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMP Negeri 12 Tarakan dan bertujuan untuk mengetahui upaya atau solusi untuk mengatasi problematika terhadap penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di kelas VII SMP Negeri 12 Tarakan. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia kelas VII, kepala sekolah, waka kurikulum dan siswa kelas VII-6 sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, observasi, wawancara dan kuesioner. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa problematika penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di kelas VII SMP Negeri 12 Tarakan berkategori tinggi. Responden dengan kategori tinggi adalah responden atau siswa yang memiliki problematika tinggi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar. Hal ini dapat dilihat dari 28 responden dengan persentase 93% untuk siswa kelas VII-6 yang memiliki problematika tinggi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar. Hasil analisis data untuk problematika penerapan Kurikulum Merdeka bagi guru mata pelajaran Bahasa Indonesia termasuk dalam kategori tinggi dengan presentase 64% yang menunjukkan bahwa responden atau guru memiliki problematika tinggi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan Kurikulum Merdeka Belajar. Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan terdapat problematika yang dihadapi yaitu: problematika pada siswa kelas VII, problematika guru dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian. Upaya untuk mengatasi problematika penerapan Kurikulum Merdeka Belajar bagi guru yaitu dengan melakukan konsultasi di PMM, mengikuti pelatihan atau sosialisasi mengenai Kurikulum Merdeka, berkoordinasi dengan sekolah lain, dan melakukan pendekatan kepada siswa melalui permainan dalam pembelajaran.