Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

26 hasil
Penulis: RISDA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026•

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama derajat kesehatan masyarakat dan mutu pelayanan kesehatan maternal-neonatal. Di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2025, meskipun tidak ditemukan kasus kematian ibu, masih terdapat 7 kasus kematian bayi yang disebabkan oleh prematuritas, BBLR, dan kelainan jantung kongenital. Kondisi ini menunjukkan perlunya pelayanan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC), khususnya pada ibu dengan faktor risiko usia muda, paritas tinggi, jarak kehamilan terlalu dekat, dan anemia dalam kehamilan. Laporan ini bertujuan untuk melaksanakan dan mendokumentasikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan pada Ny. S usia 21 tahun G₃P₂A₀ mulai dari masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan kontrasepsi di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Jenis laporan ini adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan Literature Review Based Case, pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, observasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kehamilan dilaksanakan sebanyak 3 kali kunjungan dengan temuan anemia ringan (Hb 10.8 g/dL) yang ditangani dengan tablet tambah darah dan konseling gizi. Persalinan berlangsung spontan per vaginam pada usia kehamilan 38 minggu 5 hari, bayi lahir perempuan dengan berat badan 2.700 gram, panjang badan 47 cm, dan nilai Apgar 8/9. Masa nifas berjalan fisiologis dengan involusi uterus normal dan laktasi lancar, dipantau melalui 4 kali kunjungan nifas (KF1-KF4). Asuhan bayi baru lahir dan neonatus dilaksanakan sesuai standar dan berlangsung fisiologis. Pada hari ke-29 pascasalin, Ny. S memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan (DMPA). Seluruh asuhan terdokumentasikan dalam bentuk SOAP dan tidak ditemukan komplikasi maupun kesenjangan yang bermakna antara teori dan praktik. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care terbukti berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, peningkatan pengetahuan ibu, serta mendukung tercapainya kesehatan ibu dan bayi secara optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi indikator utama derajat kesehatan masyarakat dan mutu pelayanan kesehatan maternal-neonatal. Di wilayah kerja Puskesmas Sebengkok tahun 2025, meskipun tidak ditemukan kasus kematian ibu, masih terdapat 7 kasus kematian bayi yang disebabkan oleh prematuritas, BBLR, dan kelainan jantung kongenital. Kondisi ini menunjukkan perlunya pelayanan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan melalui pendekatan Continuity of Care (CoC), khususnya pada ibu dengan faktor risiko usia muda, paritas tinggi, jarak kehamilan terlalu dekat, dan anemia dalam kehamilan. Laporan ini bertujuan untuk melaksanakan dan mendokumentasikan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan pada Ny. S usia 21 tahun G₃P₂A₀ mulai dari masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, bayi baru lahir, neonatus, hingga pelayanan kontrasepsi di Puskesmas Sebengkok Kota Tarakan. Jenis laporan ini adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan Literature Review Based Case, pengumpulan data dilakukan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, observasi, dan studi kepustakaan. Asuhan kehamilan dilaksanakan sebanyak 3 kali kunjungan dengan temuan anemia ringan (Hb 10.8 g/dL) yang ditangani dengan tablet tambah darah dan konseling gizi. Persalinan berlangsung spontan per vaginam pada usia kehamilan 38 minggu 5 hari, bayi lahir perempuan dengan berat badan 2.700 gram, panjang badan 47 cm, dan nilai Apgar 8/9. Masa nifas berjalan fisiologis dengan involusi uterus normal dan laktasi lancar, dipantau melalui 4 kali kunjungan nifas (KF1-KF4). Asuhan bayi baru lahir dan neonatus dilaksanakan sesuai standar dan berlangsung fisiologis. Pada hari ke-29 pascasalin, Ny. S memilih menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan (DMPA). Seluruh asuhan terdokumentasikan dalam bentuk SOAP dan tidak ditemukan komplikasi maupun kesenjangan yang bermakna antara teori dan praktik. Penerapan asuhan kebidanan komprehensif dengan pendekatan Continuity of Care terbukti berperan dalam deteksi dini faktor risiko, pencegahan komplikasi, peningkatan pengetahuan ibu, serta mendukung tercapainya kesehatan ibu dan bayi secara optimal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA MOTIF BATIK KOTA TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur Matematika yang terdapat pada motif batik khas Kota Tarakan serta mendeskripsikan pandangan siswa terhadap penggunaan motif batik tersebut sebagai konteks dalam pembelajaran Matematika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subjek penelitian terdiri atas satu orang pengrajin Batik Pakis Asia dan tiga orang siswa SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, sedangkan analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif batik Kota Tarakan, antara lain motif Semandag, Tameng Sungkul, Seraung Dayak, Temparang Piyay, dan Kapah, mengandung berbagai unsur Matematika seperti belah ketupat, lingkaran, segi enam, simetri, dan sudut-sudut geometri. Unsur-unsur tersebut dapat dijadikan konteks konkret dalam pembelajaran Matematika, khususnya pada materi geometri. Berdasarkan hasil wawancara, siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran Matematika yang dikaitkan dengan motif batik. Siswa merasa lebih tertarik, termotivasi, dan mudah memahami konsep Matematika karena pembelajaran menjadi lebih kontekstual serta dekat dengan budaya lokal. Selain itu, siswa juga menyadari pentingnya pelestarian budaya melalui integrasi batik dalam pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan motif batik Kota Tarakan sebagai konteks dalam pembelajaran Matematika tidak hanya membantu siswa memahami konsep geometri secara konkret, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran berbasis etnomatematika yang bermakna dan berkarakter.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EKSPLORASI ETNOMATEMATIKA PADA MOTIF BATIK KOTA TARAKAN

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi unsur-unsur Matematika yang terdapat pada motif batik khas Kota Tarakan serta mendeskripsikan pandangan siswa terhadap penggunaan motif batik tersebut sebagai konteks dalam pembelajaran Matematika. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subjek penelitian terdiri atas satu orang pengrajin Batik Pakis Asia dan tiga orang siswa SMP Muhammadiyah 2 Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi, sedangkan analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif batik Kota Tarakan, antara lain motif Semandag, Tameng Sungkul, Seraung Dayak, Temparang Piyay, dan Kapah, mengandung berbagai unsur Matematika seperti belah ketupat, lingkaran, segi enam, simetri, dan sudut-sudut geometri. Unsur-unsur tersebut dapat dijadikan konteks konkret dalam pembelajaran Matematika, khususnya pada materi geometri. Berdasarkan hasil wawancara, siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran Matematika yang dikaitkan dengan motif batik. Siswa merasa lebih tertarik, termotivasi, dan mudah memahami konsep Matematika karena pembelajaran menjadi lebih kontekstual serta dekat dengan budaya lokal. Selain itu, siswa juga menyadari pentingnya pelestarian budaya melalui integrasi batik dalam pembelajaran. Dengan demikian, penggunaan motif batik Kota Tarakan sebagai konteks dalam pembelajaran Matematika tidak hanya membantu siswa memahami konsep geometri secara konkret, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam mengembangkan pembelajaran berbasis etnomatematika yang bermakna dan berkarakter.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kepatuhan Pemberian Imunisasi Campak Lanjutan Pada Anak Usia 18-24 Bulan Wilayah Kerja Puskesmas Karang Rejo

2025•

Imunisasi campak lanjutan merupakan bagian penting dari program kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah terjadinya wabah campak pada anak-anak. Pemberian imunisasi campak lanjutan diberikan pada usia 18–24 bulan untuk meningkatkan dan memperpanjang kekebalan tubuh setelah imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi campak lanjutan pada anak usia 18–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini berjumlah 69 ibu yang memiliki anak usia 18-24 bulan pada bulan maret hingga april di Puskesmas Karang Rejo. Sampel penelitian sebanyak 41 responden dengan metode Accidental sampling serta pengumpulan data menggunakan kuesioner dan buku kesehatan ibu dan anak atau kartu menuju sehat. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok ibu dengan pengetahuan baik, sebanyak 32 orang (88,9%) tergolong patuh dan 4 orang (11,1%) tidak patuh. Sementara itu, pada kelompok dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 4 orang (80%) patuh dan 1 orang (20%) tidak patuh. Hasil uji statistik menggunakan uji Chi-square dengan alternatif uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,003 (p 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan kepatuhan dalam pemberian imunisasi campak lanjutan. Upaya peningkatan pengetahuan ibu dapat dilakukan melalui edukasi berkelanjutan dan pemanfaatan media informasi untuk meningkatkan kesadaran ibu terhadap pentingnya imunisasi campak lanjutan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kepatuhan Pemberian Imunisasi Campak Lanjutan Pada Anak Usia 18-24 Bulan Wilayah Kerja Puskesmas Karang Rejo

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Imunisasi campak lanjutan merupakan bagian penting dari program kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk mencegah terjadinya wabah campak pada anak-anak. Pemberian imunisasi campak lanjutan diberikan pada usia 18–24 bulan untuk meningkatkan dan memperpanjang kekebalan tubuh setelah imunisasi dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu dengan kepatuhan pemberian imunisasi campak lanjutan pada anak usia 18–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini berjumlah 69 ibu yang memiliki anak usia 18-24 bulan pada bulan maret hingga april di Puskesmas Karang Rejo. Sampel penelitian sebanyak 41 responden dengan metode Accidental sampling serta pengumpulan data menggunakan kuesioner dan buku kesehatan ibu dan anak atau kartu menuju sehat. Analisis data menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok ibu dengan pengetahuan baik, sebanyak 32 orang (88,9%) tergolong patuh dan 4 orang (11,1%) tidak patuh. Sementara itu, pada kelompok dengan pengetahuan kurang baik sebanyak 4 orang (80%) patuh dan 1 orang (20%) tidak patuh. Hasil uji statistik menggunakan uji Chi-square dengan alternatif uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p = 0,003 (p 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan kepatuhan dalam pemberian imunisasi campak lanjutan. Upaya peningkatan pengetahuan ibu dapat dilakukan melalui edukasi berkelanjutan dan pemanfaatan media informasi untuk meningkatkan kesadaran ibu terhadap pentingnya imunisasi campak lanjutan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengawasan Pencemaran Lingkungan Yang Dihasilkan Oleh Industri Di Sektor Perikanan Kota Tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

PENGAWASAN PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG DIHASILKAN OLEH INDUSTRI DI SEKTOR PERIKANAN KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis peraturan yang mengatur tentang pengawasan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup terhadap industri perikanan yang melakukan pencemaran lingkungan, serta untuk menganalisis penegakan hukum administrasi terhadap pelanggaran pencemaran lingkungan hidup yang dilakukan oleh industri perikanan di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian Normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data yang di peroleh dalam penelitian ini berdasarkan hasil wawancara dengan Pejabat Pengawas Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan, dan ikut serta dalam pengawasan langsung di salah satu industri perikanan yang melakukan pelanggaran bersama dengan Pejabat Pengawas Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan sudah sesuai dengan prosedur maupun regulasi yang ada terkait dengan pengawasan pencemaran lingkungan, namun hal ini ternyata belum efektif karena masih terdapat industri yang melanggar atau tidak mematuhi ketentuan izin lingkungan, seperti PT.D yang masih didapati tidak memenuhi kewajiban dalam dokumen AMDAL dan UKL-UPL yang mengakibatkan pencemaran ligkungan, berdasarkan pelanggaran pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT.D maka di kenakan Sanksi Administrasi berupa Paksaan Pemerintah agar segera memperbaiki pengelolaan lingkungannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini memberikan beberapa saran, diantaranya perlunya peningkatan efektivitas pengawasan serta Kerjasama antara pemerintah daerah, pihak industri, maupun masyarakat untuk meciptakan pengawasan yang lebih efektif, serta penerapan sanksi yang lebih tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan lingkungan. Dan diperlukan edukasi maupun pembinaan bagi industri perikanan agar kepatuhan terhadap peraturan lingkungan meningkat. dengan adanya pengawasan yang lebih ketat dan penegakan hukum yang lebih baik, diharapkan pencemaran lingkungan dapat diminimalisir dan keberlanjutan lingkungan di Kota Tarakan dapat terjaga.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengawasan Pencemaran Lingkungan Yang Dihasilkan Oleh Industri Di Sektor Perikanan Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGAWASAN PENCEMARAN LINGKUNGAN YANG DIHASILKAN OLEH INDUSTRI DI SEKTOR PERIKANAN KOTA TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis peraturan yang mengatur tentang pengawasan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup terhadap industri perikanan yang melakukan pencemaran lingkungan, serta untuk menganalisis penegakan hukum administrasi terhadap pelanggaran pencemaran lingkungan hidup yang dilakukan oleh industri perikanan di Kota Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian Normatif, dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data yang di peroleh dalam penelitian ini berdasarkan hasil wawancara dengan Pejabat Pengawas Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan, dan ikut serta dalam pengawasan langsung di salah satu industri perikanan yang melakukan pelanggaran bersama dengan Pejabat Pengawas Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan sudah sesuai dengan prosedur maupun regulasi yang ada terkait dengan pengawasan pencemaran lingkungan, namun hal ini ternyata belum efektif karena masih terdapat industri yang melanggar atau tidak mematuhi ketentuan izin lingkungan, seperti PT.D yang masih didapati tidak memenuhi kewajiban dalam dokumen AMDAL dan UKL-UPL yang mengakibatkan pencemaran ligkungan, berdasarkan pelanggaran pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT.D maka di kenakan Sanksi Administrasi berupa Paksaan Pemerintah agar segera memperbaiki pengelolaan lingkungannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penelitian ini memberikan beberapa saran, diantaranya perlunya peningkatan efektivitas pengawasan serta Kerjasama antara pemerintah daerah, pihak industri, maupun masyarakat untuk meciptakan pengawasan yang lebih efektif, serta penerapan sanksi yang lebih tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan lingkungan. Dan diperlukan edukasi maupun pembinaan bagi industri perikanan agar kepatuhan terhadap peraturan lingkungan meningkat. dengan adanya pengawasan yang lebih ketat dan penegakan hukum yang lebih baik, diharapkan pencemaran lingkungan dapat diminimalisir dan keberlanjutan lingkungan di Kota Tarakan dapat terjaga.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Gerakan Literasi Sekolah Pada Tahap Pembiasaan dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa Kelas III-A di SDN 007 Mamburungan

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan dalam menumbuhkan minat baca siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 007 Mamburungan. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini meliputi wali kelas III-A, kepala sekolah, pustakawan, dan bidang kurikulum. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan model miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan telah diterapkan di kelas III-A dengan cukup baik. Penerapan gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan terlihat pada kegiatan membaca lima belas menit setiap hari sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca siswa serta meningkatkan keterampilan membaca agar pengetahuan siswa bertambah. Bahan bacaan yang disedikan juga telah di sesuaikan dengan tingkat pemahaman, kemampuan dan minat siswa, dalam kegiatan ini juga guru kelas berperan aktif dalam mendampingi siswa. kemudian, sarana dan prasana literasi tertata dengan baik. Lingkungan sekolah juga kaya akan literasi, dan adanya lingkungan yang kaya akan teks baik di dalam maupun di luar kelas. Hal ini memberikan motivasi kepada siswa untuk membaca. Selain itu adanya pelibatan publik, contohnya kerja sama antar orang tua siswa dalam penyumbangan buku bacaan untuk di pojok baca kelas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Belanja Modal, Kemiskinan, dan Pengangguran Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Utara

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Belanja Modal, Kemiskinan, dan Pengangguran terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Utara secara Parsial dan Simultan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder meliputi Belanja Modal, Kemiskinan, Pengangguran dan Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2016-2022 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi data panel. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan Program E-Views 10 maka hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel Belanja Modal dan Pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Utara sedangkan variabel Kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Utara. Secara simultan variabel Belanja Modal, Kemiskinan, dan Pengangguran berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Belanja Modal, Kemiskinan, dan Pengangguran Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Belanja Modal, Kemiskinan, dan Pengangguran terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Utara secara Parsial dan Simultan. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder meliputi Belanja Modal, Kemiskinan, Pengangguran dan Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2016-2022 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten/Kota Provinsi Kalimantan Utara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan regresi data panel. Berdasarkan hasil perhitungan regresi data panel dengan menggunakan Program E-Views 10 maka hasil yang diperoleh menunjukkan secara parsial variabel Belanja Modal dan Pengangguran tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Utara sedangkan variabel Kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Utara. Secara simultan variabel Belanja Modal, Kemiskinan, dan Pengangguran berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Utara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Gerakan Literasi Sekolah Pada Tahap Pembiasaan dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa Kelas III-A di SDN 007 Mamburungan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan dalam menumbuhkan minat baca siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 007 Mamburungan. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini meliputi wali kelas III-A, kepala sekolah, pustakawan, dan bidang kurikulum. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan model miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan telah diterapkan di kelas III-A dengan cukup baik. Penerapan gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan terlihat pada kegiatan membaca lima belas menit setiap hari sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca siswa serta meningkatkan keterampilan membaca agar pengetahuan siswa bertambah. Bahan bacaan yang disedikan juga telah di sesuaikan dengan tingkat pemahaman, kemampuan dan minat siswa, dalam kegiatan ini juga guru kelas berperan aktif dalam mendampingi siswa. kemudian, sarana dan prasana literasi tertata dengan baik. Lingkungan sekolah juga kaya akan literasi, dan adanya lingkungan yang kaya akan teks baik di dalam maupun di luar kelas. Hal ini memberikan motivasi kepada siswa untuk membaca. Selain itu adanya pelibatan publik, contohnya kerja sama antar orang tua siswa dalam penyumbangan buku bacaan untuk di pojok baca kelas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

pengaruh motivasi, budaya organisasi, dan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT. Idec abadi wood industries kota tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh motivasi, budaya organisasi, dan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT. Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (kuesioner dan wawancara). Sampel penelitian diambil dengan menggunakan probability sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling (sampel acak sederhana) dengan jumlah sampel sebanyak 230 karyawan pada bagian produksi PT. Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model analisis regresi berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil membuktikan bahwa motivasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan keselamatan, kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh motivasi, budaya organisasi, dan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT. Idec abadi wood industries kota tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh motivasi, budaya organisasi, dan keselamatan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan bagian produksi pada PT. Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data dengan pengamatan (kuesioner dan wawancara). Sampel penelitian diambil dengan menggunakan probability sampling. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode simple random sampling (sampel acak sederhana) dengan jumlah sampel sebanyak 230 karyawan pada bagian produksi PT. Idec Abadi Wood Industries Kota Tarakan. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan model analisis regresi berganda dan uji t (parsial) dengan bantuan program SPSS. Hasil membuktikan bahwa motivasi tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan keselamatan, kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENDAPATAN DAN KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI DESA KALIAMOK KECAMATAN MALINAU UTARA

2023•Koleksi Perpustakaan

Masyarakat Desa Kaliamok mengusahakan tanaman padi sebagai tanaman utama yang selalu dibutuhkan karena tanaman padi menghasilkan beras yang dapat memenuhi kebutuhan konsumsi makanan dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga menjadi faktor utama dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Analisis Pendapatan dan Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Padi Sawah di Desa Kaliamok Kecamatan Malinau Utara. Pertama, berapakah pendapatan petani padi sawah di Desa Kaliamok, Kecamatan Malinau Utara. Kedua, Bagaimana kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah di Desa Kaliamok, Kecamatan Malinau Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah petani padi sawah yang ada di Desa Kaliamok. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah responden sebanyak 38 petani. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan analisis skoring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan usaha tani padi sawah di Desa kaliamok Kecamatan Malinau Utara dengan rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp 1.031.513 dengan hasil produksi sebanyak 1067 kg dan penerimaan yang diperoleh petani padi sawah sebesar Rp 6.508.700 adapun rata-rata pendapatan yang diperoleh petani padi sawah sebesar Rp 5.477.187 untuk satu kali proses produksi atau musim tanam. Kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah di Desa Kaliamok Kecamatan Malinau Utara berdasarkan hasil perhitungan skor didapatkan skor sebesar sebesar 2462 dengan kategori tingkat kesejahteraan sedang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENDAPATAN DAN KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI PADI SAWAH DI DESA KALIAMOK KECAMATAN MALINAU UTARA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masyarakat Desa Kaliamok mengusahakan tanaman padi sebagai tanaman utama yang selalu dibutuhkan karena tanaman padi menghasilkan beras yang dapat memenuhi kebutuhan konsumsi makanan dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sehingga menjadi faktor utama dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah. Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Analisis Pendapatan dan Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Padi Sawah di Desa Kaliamok Kecamatan Malinau Utara. Pertama, berapakah pendapatan petani padi sawah di Desa Kaliamok, Kecamatan Malinau Utara. Kedua, Bagaimana kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah di Desa Kaliamok, Kecamatan Malinau Utara. Populasi dalam penelitian ini adalah petani padi sawah yang ada di Desa Kaliamok. Metode penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling dengan jumlah responden sebanyak 38 petani. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu biaya produksi, penerimaan, pendapatan dan analisis skoring. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan usaha tani padi sawah di Desa kaliamok Kecamatan Malinau Utara dengan rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp 1.031.513 dengan hasil produksi sebanyak 1067 kg dan penerimaan yang diperoleh petani padi sawah sebesar Rp 6.508.700 adapun rata-rata pendapatan yang diperoleh petani padi sawah sebesar Rp 5.477.187 untuk satu kali proses produksi atau musim tanam. Kesejahteraan rumah tangga petani padi sawah di Desa Kaliamok Kecamatan Malinau Utara berdasarkan hasil perhitungan skor didapatkan skor sebesar sebesar 2462 dengan kategori tingkat kesejahteraan sedang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS TEKNIK MODELLING SIMBOLIK UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 6 SEMBAKUNG

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui keefektifan teknik modelling simbolik terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Sembakung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Pre-Experimental Design One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 6 Sembakung yang berjumlah 17 peserta didik pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobality sampling dengan sampling jenuh. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket kepercayaan diri sedangkan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik non parametrik dengan menggunakan staristik deskriptif dan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian perlakuan, diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis dengan pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas nilai sig tailed 0.000˂0.05 dengan taraf signifikan 95% maka Ho ditolak maka dapat disimpulkan bahwa teknik modelling simbolik efektif meningkatkan kepercayaan diri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS TEKNIK MODELLING SIMBOLIK UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 6 SEMBAKUNG

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujan untuk mengetahui keefektifan teknik modelling simbolik terhadap kepercayaan diri siswa kelas VIII di SMP Negeri 6 Sembakung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Pre-Experimental Design One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 6 Sembakung yang berjumlah 17 peserta didik pengambilan sampel menggunakan teknik nonprobality sampling dengan sampling jenuh. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode angket kepercayaan diri sedangkan metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik non parametrik dengan menggunakan staristik deskriptif dan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian sebelum dan sesudah pemberian perlakuan, diperoleh hasil perhitungan uji hipotesis dengan pengambilan keputusan berdasarkan probabilitas nilai sig tailed 0.000˂0.05 dengan taraf signifikan 95% maka Ho ditolak maka dapat disimpulkan bahwa teknik modelling simbolik efektif meningkatkan kepercayaan diri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail