Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

59 hasil
Penulis: RINI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Kartu Kata Bergambar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I-A SDN 007 Tarakan

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan Media Kartu Kata Bergambar dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I-A SDN 007 Tarakan dan untuk mengukur kelayakan serta kemenarikan dari media kartu kata bergambar yang telah diciptakan. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Produk yang dihasilkan adalah media kartu kata bergambar berukuran 7,5 × 11 cm yang terdiri atas kartu gambar dan kartu kata dengan isi berupa gambar hewan, buah, dan benda sehari-hari yang disusun berdasarkan huruf abjad A–Z. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi untuk menilai kelayakan produk tersebut. Uji coba terbatas melibatkan 6 murid kelas I-A, sedangkan uji coba lapangan melibatkan 16 murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, lembar validasi ahli, angket respon murid, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa media kartu kata bergambar yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan dari ahli media sebesar 93%, dari ahli materi juga 93%, dan dari praktisi 97%, dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 94,33% yang termasuk dalam kategori ‘sangat layak’. Respon murid pada uji coba terbatas mencapai persentase 90%, sedangkan pada uji coba lapangan mendapat persentase 86,25%, dengan rata-rata sebesar 88,12% dan termasuk dalam kategori ‘sangat menarik’. Dengan demikian, media pembelajaran kartu kata bergambar dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran media pembelajaran membaca permulaan kelas I.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Kartu Kata Bergambar Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I-A SDN 007 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan Media Kartu Kata Bergambar dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I-A SDN 007 Tarakan dan untuk mengukur kelayakan serta kemenarikan dari media kartu kata bergambar yang telah diciptakan. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Produk yang dihasilkan adalah media kartu kata bergambar berukuran 7,5 × 11 cm yang terdiri atas kartu gambar dan kartu kata dengan isi berupa gambar hewan, buah, dan benda sehari-hari yang disusun berdasarkan huruf abjad A–Z. Validasi dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan praktisi untuk menilai kelayakan produk tersebut. Uji coba terbatas melibatkan 6 murid kelas I-A, sedangkan uji coba lapangan melibatkan 16 murid. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, lembar validasi ahli, angket respon murid, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa media kartu kata bergambar yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan dari ahli media sebesar 93%, dari ahli materi juga 93%, dan dari praktisi 97%, dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 94,33% yang termasuk dalam kategori ‘sangat layak’. Respon murid pada uji coba terbatas mencapai persentase 90%, sedangkan pada uji coba lapangan mendapat persentase 86,25%, dengan rata-rata sebesar 88,12% dan termasuk dalam kategori ‘sangat menarik’. Dengan demikian, media pembelajaran kartu kata bergambar dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran media pembelajaran membaca permulaan kelas I.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

implementasi transfer keuangan daerah terhadap produk domestik regional bruto provinsi kalimantan utara

2026•

Transfer keuangan daerah merupakan instrumen kebijakan fiskal yang digunakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh transfer keuangan daerah yang meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder metode yang digunakan data panel kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2015–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan dengan pendekatan common effect model (CEM) sebagai model terpilih, yang diolah menggunakan program EViews. Berdasarkan hasil estimasi, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y_it=7.298797+〖0.087695X〗_1it-〖0.502928X〗_2it+〖0.558315X〗_3it+εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dana Bagi Hasil (DBH) dengan nilai signifikansi 0,4649 > 0,05 tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB, Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai signifikansi 0,0081 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap PDRB, sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,000214 0,05 sehingga berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,30 menunjukkan bahwa sebesar 30% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 70% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan DAK yang lebih terarah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sementara pengelolaan DAU perlu lebih diarahkan pada kegiatan produktif. Optimalisasi penggunaan DBH juga menjadi penting agar kontribusinya terhadap PDRB dapat meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

implementasi transfer keuangan daerah terhadap produk domestik regional bruto provinsi kalimantan utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Transfer keuangan daerah merupakan instrumen kebijakan fiskal yang digunakan pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah dalam mendukung pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh transfer keuangan daerah yang meliputi Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder metode yang digunakan data panel kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2015–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan dengan pendekatan common effect model (CEM) sebagai model terpilih, yang diolah menggunakan program EViews. Berdasarkan hasil estimasi, diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y_it=7.298797+〖0.087695X〗_1it-〖0.502928X〗_2it+〖0.558315X〗_3it+εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Dana Bagi Hasil (DBH) dengan nilai signifikansi 0,4649 > 0,05 tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB, Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai signifikansi 0,0081 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah negatif terhadap PDRB, sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan dengan arah positif terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,000214 0,05 sehingga berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,30 menunjukkan bahwa sebesar 30% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel dalam penelitian ini, sedangkan sisanya sebesar 70% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan DAK yang lebih terarah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sementara pengelolaan DAU perlu lebih diarahkan pada kegiatan produktif. Optimalisasi penggunaan DBH juga menjadi penting agar kontribusinya terhadap PDRB dapat meningkat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Representasi Emosi dalam Buku Antologi Puisi "Kamu Tidak Istimewa" Karya Natasha Rizky (Kajian Psikologi Sastra)

2026•Koleksi Perpustakaan

Tujuan penelitian ini untuk merepresentasikan emosi dalam buku antologi puisi “Kamu Tidak Istimewa” Karya Natasha Rizky. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian psikologi sastra dan menggunakan pendekatan hermeneutika. Peneliti menggunakan sumber data berupa buku kumpulan puisi yang berjudul “Kamu Tidak Itimewa” karya Natasha Rizky. Buku ini memiliki 108 halaman yang memuat 59 puisi dan terbagi menjadi 3 bab. Bab pertama yang berjudul “Perasaan” dengan total 21 puisi, bab 2 yang berjudul “Realitas” dengan total 22 puisi, dan bab 3 yang berjudul “Istimewa” dengan total 16 puisi. Data dalam penelitian ini adalah kata atau kalimat dari puisi yang mengandung emosi-emosi sesuai teori dari David Krech yaitu rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedihan, kebencian dan cinta. Teknik pengumpulan data meliputi teknik membaca, menyimak, dan mencatat untuk menemukan, mengklasifikasikan, dan merepresentasikan setiap emosi. Dari analisis ditemukan sebanyak 87 data. Data yang berhasil ditemukan berupa emosi rasa bersalah sebanyak 4 data, emosi rasa bersalah yang dipendam sebanyak 3 data, emosi menghukum diri sendiri sebanyak 6 data, emosi rasa malu sebanyak 3 data, emosi kesedihan sebanyak 34 data, emosi kebencian sebanyak 12 data, dan emosi cinta sebanyak 25 data. Jika dilihat dari setiap bab nya, pada bab pertama emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi kesedihan, pada bab kedua emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi kesedihan, dan pada bab ketiga emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi cinta. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa emosi yang paling dominan adalah emosi kesedihan dan cinta, yang mencerminkan bahwa puisi-puisi tersebut banyak menyoroti tema relasi personal, perasaan kehilangan, serta kekuatan kasih sayang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Representasi Emosi dalam Buku Antologi Puisi "Kamu Tidak Istimewa" Karya Natasha Rizky (Kajian Psikologi Sastra)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk merepresentasikan emosi dalam buku antologi puisi “Kamu Tidak Istimewa” Karya Natasha Rizky. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian psikologi sastra dan menggunakan pendekatan hermeneutika. Peneliti menggunakan sumber data berupa buku kumpulan puisi yang berjudul “Kamu Tidak Itimewa” karya Natasha Rizky. Buku ini memiliki 108 halaman yang memuat 59 puisi dan terbagi menjadi 3 bab. Bab pertama yang berjudul “Perasaan” dengan total 21 puisi, bab 2 yang berjudul “Realitas” dengan total 22 puisi, dan bab 3 yang berjudul “Istimewa” dengan total 16 puisi. Data dalam penelitian ini adalah kata atau kalimat dari puisi yang mengandung emosi-emosi sesuai teori dari David Krech yaitu rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedihan, kebencian dan cinta. Teknik pengumpulan data meliputi teknik membaca, menyimak, dan mencatat untuk menemukan, mengklasifikasikan, dan merepresentasikan setiap emosi. Dari analisis ditemukan sebanyak 87 data. Data yang berhasil ditemukan berupa emosi rasa bersalah sebanyak 4 data, emosi rasa bersalah yang dipendam sebanyak 3 data, emosi menghukum diri sendiri sebanyak 6 data, emosi rasa malu sebanyak 3 data, emosi kesedihan sebanyak 34 data, emosi kebencian sebanyak 12 data, dan emosi cinta sebanyak 25 data. Jika dilihat dari setiap bab nya, pada bab pertama emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi kesedihan, pada bab kedua emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi kesedihan, dan pada bab ketiga emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi cinta. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa emosi yang paling dominan adalah emosi kesedihan dan cinta, yang mencerminkan bahwa puisi-puisi tersebut banyak menyoroti tema relasi personal, perasaan kehilangan, serta kekuatan kasih sayang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pemahaman Menstruasi Siswi Kelas VI SD Negeri 031 Simpang Amal.

2025•

Pemahaman mengenai menstruasi merupakan aspek penting dalam pendidikan kesehatan reproduksi, terutama bagi siswi sekolah dasar yang mulai memasuki masa pubertas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswi mengenai menstruasi siswi kelas VI di SDN 031 Simpang Amal. Menggunakan metode pengumpulan data Observasi dan Kuensioner dengan pendekatan Fenomenalogi. Dalam penelitian ini, pengambilan sampel dilakukan  menggunakan teknik Proposive Sampling. Sampel dipilih berdasarkan 3 kriteria yaitu: sudah menstruasi, umur dan hasil jawaban lembar observasi awal siswi (jawaban benar terendah) dari catatan tersebut di peroleh 2 orang siswi kelas VI A dan 2 Orang Siswi kelas VI B dengan tujuan untuk siswi yang terpilih sebagai responden, diharapkan dapat menggambarkan variasi pemahaman dan persepsi mengenai pemahaman menstruasi di kalangan siswi. Jumlah responden sebanyak 4 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek 4 orang siswi berinisial F mendapat nilai 88, berinisial A mendapat nilai 80, Z mendapat nilai 92 dan siswi berinisial R Mendapat nilai 96. Presentase pengetahuan Menstruasi baik dengan hasil yaitu 89% diperoleh dari 25 pernyataan terdiri dari pengetahuan Menstruasi indikator pengetahuan Menstruasi 10 pernyataan (subjek F Salah pada pernyataan No.7, Subjek Z pada No. 7, Subjek R No. 7). Fase Folikuler ada 5 pernyataan (subjek F salah pada pernyataan no.12 dan no 15. Subjek A pada pernyataan no. 13 dan 14. Subjek Z salah pada no. 15). Fase Ovulasi 5 pernyataan (tidak ada jawaban salah). Fase Luteal 5 pernyataan. Subjek A salah pada No. 21,22 dan 23). Kesimpulan siswi sudah memahami pengetahuan menstruasi. Namun masih terdapat kekurangan pada Pengetahuan Menstruasi. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah dasar melalui pendekatan yang sesuai usia dan budaya lokal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pemahaman Menstruasi Siswi Kelas VI SD Negeri 031 Simpang Amal.

2025•

Pemahaman mengenai menstruasi merupakan aspek penting dalam pendidikan kesehatan reproduksi, terutama bagi siswi sekolah dasar yang mulai memasuki masa pubertas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswi mengenai menstruasi siswi kelas VI di SDN 031 Simpang Amal. Menggunakan metode pengumpulan data Observasi dan Kuensioner dengan pendekatan Fenomenalogi. Dalam penelitian ini, pengambilan sampel dilakukan  menggunakan teknik Proposive Sampling. Sampel dipilih berdasarkan 3 kriteria yaitu: sudah menstruasi, umur dan hasil jawaban lembar observasi awal siswi (jawaban benar terendah) dari catatan tersebut di peroleh 2 orang siswi kelas VI A dan 2 Orang Siswi kelas VI B dengan tujuan untuk siswi yang terpilih sebagai responden, diharapkan dapat menggambarkan variasi pemahaman dan persepsi mengenai pemahaman menstruasi di kalangan siswi. Jumlah responden sebanyak 4 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek 4 orang siswi berinisial F mendapat nilai 88, berinisial A mendapat nilai 80, Z mendapat nilai 92 dan siswi berinisial R Mendapat nilai 96. Presentase pengetahuan Menstruasi baik dengan hasil yaitu 89% diperoleh dari 25 pernyataan terdiri dari pengetahuan Menstruasi indikator pengetahuan Menstruasi 10 pernyataan (subjek F Salah pada pernyataan No.7, Subjek Z pada No. 7, Subjek R No. 7). Fase Folikuler ada 5 pernyataan (subjek F salah pada pernyataan no.12 dan no 15. Subjek A pada pernyataan no. 13 dan 14. Subjek Z salah pada no. 15). Fase Ovulasi 5 pernyataan (tidak ada jawaban salah). Fase Luteal 5 pernyataan. Subjek A salah pada No. 21,22 dan 23). Kesimpulan siswi sudah memahami pengetahuan menstruasi. Namun masih terdapat kekurangan pada Pengetahuan Menstruasi. Penelitian ini menyarankan perlunya peningkatan pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah dasar melalui pendekatan yang sesuai usia dan budaya lokal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kemampuan Number Sense Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MAN Tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan number sense terhadap hasil belajar matematika siswa di Kelas XI MAN Tarakan sehingga guru dapat merencanakan pembelajaran dari karakteristik number sense yang mereka miliki. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI di MAN Tarakan sedangkan pengambilam sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana dimana kemampuan number sense sebagai X dan hasil belajar matematika siswa sebagai Y. Dari hasil penelitian diperoleh model persamaan linier regresi sederhana ( Y) ̂ = 26,551 + 0,406X dimana jika kemampuan number sense siswa nol maka hasil belajar 26,551 sedangkan jika kemampuan number sense meningkat sebesar 1% maka hasil belajar siswa akan naik sebesar 0,406. Sedangkan dengan menggunakan R square diperoleh nilai sebesar 0,406 yang berarti bahwa besarnya pengaruh kemampuan number sense sekitar 40,6% terhadap hasil belajar matematika, artinya salah satu hal yang mempengaruhi hasil belajar matematika siswa adalah kemampuan number sense.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS II-B DI SDN 008 LINGKAS UJUNG

2024•Koleksi Perpustakaan

Kemampuan numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan berbagai macam angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang memberikan informasi dalam format yang berbeda baik itu grafik, tabel, maupun bagan, kemudian menggunakan interpretasi hasil analisis untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas II-B di SDN 008 Lingkas Ujung. Jenis penlitian ini kualitatif. Teknik pengumpulan data tes, dan wawancara. Instrumen soal tes kemampuan numerasi berjumlah 3 soal uraian. Subjek penelitian 6 siswa masing masing 2 siswa tiap kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan subjek kategori tinggi T1 dan T2 menunjukkan ketiga indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika yaitu melakukan perjumlahan dan pengurangan dengan tepat, mampu menyelesaikan soal dengan tepat dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari, mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel dengan membandingkan dan mengurutkan data sesuai informasi yang diberikan, dan mampu menafsirkan hasil analisis analisis dengan tepat. Subjek kategori sedang menunjukkan beberapa indikator kemampuan numerasi yaitu indikator pertama mampu menggunakan berbagai macam angka dan simbol matematika, selanjutnya pada indikator kedua S1 mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel, tetapi S2 hanya mampu menganalisis sebagian informasi yang ditampilkan pada tabel. Lalu pada indikator ketiga S1 dan S2 tidak mampu menafsirkan hasil analisis pada gambar. Subjek R1 dan R2 tidak mampu menunjukkan ketiga indikator numerasi, ini disebabkan karena subjek kurang memahami masalah yang terjadi pada soal dan pertanyaan yang diajukan, subjek kurang teliti dalam membaca soal, kurang mampu dalam menganalisis dan mengambil keputusan sehingga bingung dalam menentukan informasi penting yang dibutuhkan, kedua subjek juga masih mengalami kesulitan dalam membaca data dalam bentuk tabel dan gambar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN NUMERASI SISWA KELAS II-B DI SDN 008 LINGKAS UJUNG

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan numerasi adalah pengetahuan dan kecakapan untuk menggunakan berbagai macam angka dan simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari yang memberikan informasi dalam format yang berbeda baik itu grafik, tabel, maupun bagan, kemudian menggunakan interpretasi hasil analisis untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas II-B di SDN 008 Lingkas Ujung. Jenis penlitian ini kualitatif. Teknik pengumpulan data tes, dan wawancara. Instrumen soal tes kemampuan numerasi berjumlah 3 soal uraian. Subjek penelitian 6 siswa masing masing 2 siswa tiap kategori yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan subjek kategori tinggi T1 dan T2 menunjukkan ketiga indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika yaitu melakukan perjumlahan dan pengurangan dengan tepat, mampu menyelesaikan soal dengan tepat dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari, mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel dengan membandingkan dan mengurutkan data sesuai informasi yang diberikan, dan mampu menafsirkan hasil analisis analisis dengan tepat. Subjek kategori sedang menunjukkan beberapa indikator kemampuan numerasi yaitu indikator pertama mampu menggunakan berbagai macam angka dan simbol matematika, selanjutnya pada indikator kedua S1 mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel, tetapi S2 hanya mampu menganalisis sebagian informasi yang ditampilkan pada tabel. Lalu pada indikator ketiga S1 dan S2 tidak mampu menafsirkan hasil analisis pada gambar. Subjek R1 dan R2 tidak mampu menunjukkan ketiga indikator numerasi, ini disebabkan karena subjek kurang memahami masalah yang terjadi pada soal dan pertanyaan yang diajukan, subjek kurang teliti dalam membaca soal, kurang mampu dalam menganalisis dan mengambil keputusan sehingga bingung dalam menentukan informasi penting yang dibutuhkan, kedua subjek juga masih mengalami kesulitan dalam membaca data dalam bentuk tabel dan gambar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kemampuan Number Sense Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MAN Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan number sense terhadap hasil belajar matematika siswa di Kelas XI MAN Tarakan sehingga guru dapat merencanakan pembelajaran dari karakteristik number sense yang mereka miliki. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas XI di MAN Tarakan sedangkan pengambilam sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana dimana kemampuan number sense sebagai X dan hasil belajar matematika siswa sebagai Y. Dari hasil penelitian diperoleh model persamaan linier regresi sederhana ( Y) ̂ = 26,551 + 0,406X dimana jika kemampuan number sense siswa nol maka hasil belajar 26,551 sedangkan jika kemampuan number sense meningkat sebesar 1% maka hasil belajar siswa akan naik sebesar 0,406. Sedangkan dengan menggunakan R square diperoleh nilai sebesar 0,406 yang berarti bahwa besarnya pengaruh kemampuan number sense sekitar 40,6% terhadap hasil belajar matematika, artinya salah satu hal yang mempengaruhi hasil belajar matematika siswa adalah kemampuan number sense.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bentuk dan Makna Citraan dalam Kumpulan Lagu Karya Fiersa Besar. Kajian Stilistika

2024•Koleksi Perpustakaan

BENTUK DAN MAKNA CITRAAN DALAM KUMPULAN LAGU KARYA FIERSA BESARI (KAJIAN STILISTIKA) ABSTRAK ERNI FIBRINITA 2024. Bentuk dan Makna Citraan Dalam Kumpulan Lagu Karya Fiersa Besari (Kajian Stilistika) Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bentuk dan makna citraan dalam kumpulan lagu karya Fiersa Besari menggunakan kajian stilistika untuk mendeskripsikan, menggambarkan, melukiskan bentuk dan makna apa saja yang terdapat atau yang ada dalam lagu-lagu Fiersa Besari. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif . Penelitian kualitatif ini menghasilkan data yang berupa gambaran suatu keadaan atau suatu kondisi, situasi secara jelas, terang dan mudah dimengerti dan disajikan dalam bentuk kalimat, kata-kata berdasarkan fakta yang ada. Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa hasil dari penelitian citraan dalam album “Tempat Aku Pulang” karya Fiersa Besari menghasilkan data sebagai berikut: 1). Citraan Penglihatan yakni penikmat dapat dengan jelas melihat/merasakan adanya perubahan situasi, 2). Citraan Perabaan yakni penikmat seakan-akan merasakan sesuatu yang ada dalam lagu, 3). Citraan Gerak yakni menunjukkan suatu kondisi yang bergerak, 4). Citraan Pendengaran yakni situasi dimana kita ikut merasakan, mendengar ide-ide yang timbul dari sipenulis.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Tingkah Laku Makan Dan Jenis Pakan Bekantan (Nasalis larvatus) Dalam Kawasan Konservasi Mangrove Dan Bekantan (KKMB) Di Kota Tarakan

2024•Koleksi Perpustakaan

Bekantan (Nasalis larvatus) adalah salah satu spesies yang dilindung. Primata ini memiliki ciri khas pada bagian hidungnya yang panjang. Di Kota Tarakan masyarakat mengenal bekantan dengan sebutan “Monyet Belanda” karena karakteristik wajahnya yang menonjol dan warna oranye pada bagian bulunya. Penelitian yang dilakukan di Kawasan Konservasi mangrove dan bekantan (KKMB) Tarakan bertujuan untuk mengetahui tingkah laku makan dan jenis p/akan serta mengidentifikasi potensi ancaman terhadap kelangsungan hidup bekantan. Teknik pengambilan yang digunakan adalah Ad libitum sampling, pengumpulan data melibatkan pemantauan rutinitas harian individu untuk menentukan durasi dan frekuensi perilaku yang diamati. Sampel penelitian terdiri dari dua ekor bekantan, terdiri dari satu jantan dan satu betina. Pengumpulan data melibatkan pemanfaatan tabel aktivitas harian, catatan perilaku makan, dan wawancara terstruktur pada pengelola Kawasan Konservasi mangrove dan bekantan (KKMB) Tarakan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa proporsi aktivitas lokomotor/ berpindah bekantan, terhitung 30,26% dari perilaku yang diamati. Sementara itu, untuk perilaku makan diperoleh persentase sebanyak 55,68% dari yang paling banyak dilakukan adalah memetik dan untuk preferensi mengonsumsi daun muda dengan jumlah 58,42%. Bekantan menunjukkan preferensi untuk daun muda paling tinggi karena monyet ini termasuk folivorous (pemakan daun muda), karena daun ini rendah serat kasar, memfasilitasi pencernaan yang lebih mudah dan menawarkan kandungan protein yang tinggi. Selain itu, di KKMB bekantan juga diberikan pakan tambahan berupa pisang muda jenis kapok/muli. Temuan lain penelitian ini dari wawancara terdapat tiga sumber utama ancaman bagi para bekantan, yaitu faktor manusia, hewan, dan tumbuhan dalam fasilitas yang ditunjuk. Mengingat berbagai ancaman yang dihadapi oleh hewan endemik ini, diharapkan agar pengelolaan KKMB dapat dioptimalkan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

SKRINING AKTIFITAS ANTIBAKTERI Multi Drug Resistant DARI BAKTERI YANG BERASOSIASI DENGAN SPONS Stylissa sp. DARI PERAIRAN PULAU DERAWAN

2024•

Abstrak Saat ini banyak penelitian yang membuktikan bahwa bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli telah resisten terhadap antibiotik yang disebut Multi drug resistan (MDR). Bakteri tersebut menyebabkan berbagai penyakit pada manusia. Maka dari itu diperlukan eksplorasi dan pengembangan antibiotik baru, salah satu sumber potensial adalah bakteri simbion spons Stylissa sp. yang telah banyak dilaporkan oleh penelitian terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk Mengisolasi bakteri yang berasosiasi dengan spons Stylissa sp. Mengidentifikasi secara morfologi jenis bakteri spons Stylissa sp. dan menentukan aktivitas daya hambat bakteri asosiasi spons Stylissa sp. terhadap bakteri Multidrug Resistant (MDR). Hasil isolat spons menghasilkan 20 bakteri murni, yang ditandai secara morfologi berdasarkan bentuk koloni, margin, warna dan elevasi. hasil pengamatan pewarnaan gram menunjukkan 15 isolat tergolong bakteri gram positif dan 5 isolat memiliki bakteri gram negatif. Dari 20 isolat bakteri simbion spons terdapat 8 isolat yang menunjukkan potensi sebagai agen antimikroba. Hasil pengujian aktivitas antimikroba dengan kode isolat SS02 menunjukkan zona bening 20.5 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan pada kode isolat SS16 menunjukkan zona bening 15.5 mm terhadap bakteri Escherichia coli.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

SKRINING AKTIFITAS ANTIBAKTERI Multi Drug Resistant DARI BAKTERI YANG BERASOSIASI DENGAN SPONS Stylissa sp. DARI PERAIRAN PULAU DERAWAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Saat ini banyak penelitian yang membuktikan bahwa bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli telah resisten terhadap antibiotik yang disebut Multi drug resistan (MDR). Bakteri tersebut menyebabkan berbagai penyakit pada manusia. Maka dari itu diperlukan eksplorasi dan pengembangan antibiotik baru, salah satu sumber potensial adalah bakteri simbion spons Stylissa sp. yang telah banyak dilaporkan oleh penelitian terdahulu. Penelitian ini bertujuan untuk Mengisolasi bakteri yang berasosiasi dengan spons Stylissa sp. Mengidentifikasi secara morfologi jenis bakteri spons Stylissa sp. dan menentukan aktivitas daya hambat bakteri asosiasi spons Stylissa sp. terhadap bakteri Multidrug Resistant (MDR). Hasil isolat spons menghasilkan 20 bakteri murni, yang ditandai secara morfologi berdasarkan bentuk koloni, margin, warna dan elevasi. hasil pengamatan pewarnaan gram menunjukkan 15 isolat tergolong bakteri gram positif dan 5 isolat memiliki bakteri gram negatif. Dari 20 isolat bakteri simbion spons terdapat 8 isolat yang menunjukkan potensi sebagai agen antimikroba. Hasil pengujian aktivitas antimikroba dengan kode isolat SS02 menunjukkan zona bening 20.5 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan pada kode isolat SS16 menunjukkan zona bening 15.5 mm terhadap bakteri Escherichia coli.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail