Profil penulis
YUNI
210 karya publik ditemukan.
ENHANCING STUDENTS' READING COMPREHENSION WITH THE RECIPROCAL TEACHING STRATEGY AT MTs NEGERI TARAKAN
This study aims to improve the reading comprehension skills of eighth-grade students at MTs Negeri Tarakan through the application of the Reciprocal Teaching Strategy. This study was a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, consisting of four meetings in each cycle. The research subjects were 32 eighth-grade students of MTs Negeri Tarakan in the 2024/2025 academic year. Data were collected through reading comprehension tests, observation sheets of teacher and student activities, and documentation. The results revealed an increase in students' reading comprehension skills after the implementation of the Reciprocal Teaching Strategy. The average score of students in cycle I was 68, with 56% of students achieving the Minimum Completion Criteria (KKM) of 70. In cycle Il, the average score increased to 77 with 81% of students achieving the KKM. Also, student and teacher activities during the learning process improved from the "fair" category to "good." The indicator that had the highest increase in both cycles was specific information, showing that students were increasingly able to find detailed information in the text after the implementation of this strategy. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Reciprocal Teaching Strategy is effective in improving students' reading comprehension skills in recount texts and encouraging the active involvement of students and teachers in the English learning process in the classroom.
teknik latihan asertif terhadap disiplin belajar di SMP Negeri 2 Tarakan. keyword : learning discipline, Assertive Training
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik latihan asertif pada disiplin belajar siswa SMPN 2 Tarakan. Teknik latihan asertif yaitu teknik yang berguna untuk membantu individu mengungkapkan perasaan, kesulitan menyatakan “tidak”, mengungkapkan afeksi dan respon positif lainnya. Latihan asertif sangat penting untuk meningkatkan keterampilan sosial, mengurangi kecemasan interpersonal, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment dan one-group pretest-posttest design. Terdapat 12 sampel pada penelitian ini yang di ambil menggunakan random sampling. uji homogenitas menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil uji homogenitas pada penelitian ini adalah Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh dari teknik Latihan asertif terhadap disiplin belajar siswa SMP Negeri 2 Tarakan.
ELASTISITAS PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENGANGGURAN DAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI KOTA TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto di Kota Tarakan periode 2017–2024. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya efektivitas kebijakan fiskal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan menekan pengangguran daerah. metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik dokumentasi terhadap data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan. Analisis dilakukan menggunakan perhitungan elastisitas untuk melihat persentase perubahan pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap perubahan pengeluaran pemerintah setiap tahun. hasil penelitian menunjukkan bahwa elastisitas pengeluaran pemerintah terhadap pengangguran bersifat inelastis dengan nilai rata-rata –5,95, yang berarti peningkatan pengeluaran belum mampu menekan pengangguran secara signifikan. Sedangkan elastisitas terhadap Produk Domestik Regional Bruto juga inelastis dengan rata-rata –1,38, menunjukkan bahwa peningkatan pengeluaran pemerintah belum efektif mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan fiskal yang lebih produktif dan tepat sasaran.
PROSES MORFOFONEMIK BAHASA BULUNGAN KAJIAN FONOLOGI GENERATIF
Penelitian ini membahas proses morfofonemik dalam Bahasa Bulungan dengan menggunakan pendekatan Fonologi Generatif. Bahasa Bulungan, yang merupakan salah satu bahasa daerah di Kalimantan Utara, memiliki kekayaan bentuk Morfologis yang menarik untuk dikaji secara Fonologis, terutama dalam proses perubahan bunyi akibat pertemuan Morfem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses morfofonemik yang terjadi, serta menganalisisnya berdasarkan prinsip-prinsip fonologi generatif, yang diperkenalkan oleh Chomsky dan Halle (1968). Metode yang digunakan adalah metode deskriptif Kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui teknik simak, teknik rekam, dokumentasi pada tuturan penutur asli Bahasa Bulungan. Data dianalisis dengan mengidentifikasi bentuk dasar dan bentuk turunan, kemudian dirumuskan aturan fonologis yang menggambarkan proses morfofonemik-nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat proses morfofonemik dalam bahasa Bulungan seperti pembagian transformasi generatif dan ciri distingtif.
The Effect of Using Make a Match Strategy on Students' Reading Comprehension of Narrative Text at Ninth Grade Students of MTs Al-Khairaat Tarakan
The study aimed to determine whether there is a significant effect of the Make a Match strategy on the reading comprehension of ninth-grade students at MTs Al-Khairaat Tarakan. The method used in this study was pre-experimental research. The population in this study was 23 ninth-grade students at MTs Al-Khairaat Tarakan. The research instrument was a narrative text reading test with 25 multiple-choice questions. To analyze the data, the researcher used the SPSS program version 27.0. The study results showed that the average post-test score after using the Make a Match strategy was higher than the pre-test score before using the Make a Match strategy. The average pre-test score was 49.22, and the post-test score was 59.65, which increased by 10.43 points. It means there is a significant effect on the post-test score compared to the pre-test score. The results of the paired sample t-test also showed that the Sig. (2-tailed) value is below 0.05 (0.001 0.05), meaning that H0 is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that using the Make a Match strategy significantly influences the reading comprehension of narrative texts of class IX students at MTs Al-Khairaat Tarakan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA DI SMP NEGERI 1 MALINAU KOTA
KEANEKARAGAMAN ANGGREK DI KAWASAN HUTAN BUKIT MAS TARAKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI
Keanekaragaman anggrek memiliki nilai ekologis, ekonomi dan edukatif. Namun informasi mengenai keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas Kota Tarakan masih terbatas sehingga belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber bahan ajar. Habitat anggrek tersebar dari daratan rendah sampai daratan tinggi. Pertumbuhan anggrek dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang dimana pada kawasan Hutan Bukit Mas, faktor intensitas cahaya yang rendah dapat menyebabkan kurangnya pertumbuhan anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas serta mengetahui potensinya sebagai bahan ajar pada pembelajaran biologi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode jelajah (eksploratif) dengan teknik purposive sampling yaitu memperhatikan aksesibilitas dan keberadaan anggrek yang tumbuh alami di sepanjang jalur Kawasan Hutan Bukit Mas, khususnya disisi kanan dan kiri jalur joging yang telah dibuat oleh pengelola kawasan. Data sampel anggrek yang ditemukan terdapat 579 individu yang meliputi dua spesies yaitu Bromheadia finlaysoniana (Lindl) berjumlah 576 individu dan Dendrobium crumenatum Sw berjumlah 3 individu. Hasil perhitungan nilai indeks keanekaragaman pada anggrek Bromheadia finlaysoniana (Lindl) sebesar 0,912 dan anggrek Dendrobium crumenatum Sw sebesar 0,636 yang keduanya dalam kategori rendah. Hasil penelitian ini dapat berpotensi sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi pada mata pelajaran Keanekaragaman Hayati untuk siswa SMA/MA kelas X (fase E) kurikulum merdeka. Data ini dapat digunakan sebagai bahan diskusi, studi kasus dan proyek pembelajaran berbasis masalah untuk menganalisis tngkat keanekaragaman yang rendah dan upaya pelestarian anggrek di lingkungan sekitar.
STUDI PENGARUH BERBAGAI METODE PERENDAMAN PADA KARAKTERISTIK TEPUNG RUMPUT LAUT Sargassum sp.
Sargassum sp. memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan teknologi pengolahan rumput laut Sargassum sp. menjadi produk yang lebih bernilai tambah salah satunya yaitu tepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh treatment perendaman Sargassum sp. menggunakan air tawar, air asin, dan aquades terhadap karakteristik tepung yang dihasilkan. Analisis rendemen, kadar air (SNI 01-2354.2 2006), kadar protein (SNI 01-2354.4 2006), dan kadar lemak (SNI 01-2354.3 2006) , kadar karbohidrat (SNI 01-2370-1991), kadar abu (Furnace) dan serat kasar (SNI 01-2891-1992) . Rendemen pada perendaman aquades sebesar 4,6%, kadar air pada perendaman air asin 10,77%, kadar abu pada perendaman air asin 32,57%, kadar lemak pada perendaman air asin 20,59, kadar protein pada perendaman air tawar 30,60%, kadar karbohidrat pada perendaman air tawar 39,60%, dan serat kasar pada perendaman air tawar 17,16%. Kesimpulannya bahwa perendaman air tawar efektif untuk menghasilkan tepung dengan kandungan protein, karbohidrat, dan serat kasar yang tinggi. Perendaman air asin menghasilkan tepung dengan kadar abu dan lemak yang lebih tinggi. Sementara itu, aquades merupakan perlakuan terbaik untuk mendapatkan rendemen tepung tertinggi.
STUDI PENGARUH BERBAGAI METODE PERENDAMAN PADA KARAKTERISTIK TEPUNG RUMPUT LAUT Sargassum sp.
Sargassum sp. memiliki banyak kandungan nutrisi yang bermanfaat. Oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan teknologi pengolahan rumput laut Sargassum sp. menjadi produk yang lebih bernilai tambah salah satunya yaitu tepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh treatment perendaman Sargassum sp. menggunakan air tawar, air asin, dan aquades terhadap karakteristik tepung yang dihasilkan. Analisis rendemen, kadar air (SNI 01-2354.2 2006), kadar protein (SNI 01-2354.4 2006), dan kadar lemak (SNI 01-2354.3 2006) , kadar karbohidrat (SNI 01-2370-1991), kadar abu (Furnace) dan serat kasar (SNI 01-2891-1992) . Rendemen pada perendaman aquades sebesar 4,6%, kadar air pada perendaman air asin 10,77%, kadar abu pada perendaman air asin 32,57%, kadar lemak pada perendaman air asin 20,59, kadar protein pada perendaman air tawar 30,60%, kadar karbohidrat pada perendaman air tawar 39,60%, dan serat kasar pada perendaman air tawar 17,16%. Kesimpulannya bahwa perendaman air tawar efektif untuk menghasilkan tepung dengan kandungan protein, karbohidrat, dan serat kasar yang tinggi. Perendaman air asin menghasilkan tepung dengan kadar abu dan lemak yang lebih tinggi. Sementara itu, aquades merupakan perlakuan terbaik untuk mendapatkan rendemen tepung tertinggi.
teknik latihan asertif terhadap disiplin belajar di SMP Negeri 2 Tarakan. keyword : learning discipline, Assertive Training
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh teknik latihan asertif pada disiplin belajar siswa SMPN 2 Tarakan. Teknik latihan asertif yaitu teknik yang berguna untuk membantu individu mengungkapkan perasaan, kesulitan menyatakan “tidak”, mengungkapkan afeksi dan respon positif lainnya. Latihan asertif sangat penting untuk meningkatkan keterampilan sosial, mengurangi kecemasan interpersonal, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment dan one-group pretest-posttest design. Terdapat 12 sampel pada penelitian ini yang di ambil menggunakan random sampling. uji homogenitas menggunakan Paired Sample T-Test. Hasil uji homogenitas pada penelitian ini adalah Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh dari teknik Latihan asertif terhadap disiplin belajar siswa SMP Negeri 2 Tarakan.
KEANEKARAGAMAN ANGGREK DI KAWASAN HUTAN BUKIT MAS TARAKAN DAN POTENSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI
Keanekaragaman anggrek memiliki nilai ekologis, ekonomi dan edukatif. Namun informasi mengenai keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas Kota Tarakan masih terbatas sehingga belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber bahan ajar. Habitat anggrek tersebar dari daratan rendah sampai daratan tinggi. Pertumbuhan anggrek dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang dimana pada kawasan Hutan Bukit Mas, faktor intensitas cahaya yang rendah dapat menyebabkan kurangnya pertumbuhan anggrek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks keanekaragaman anggrek di Kawasan Hutan Bukit Mas serta mengetahui potensinya sebagai bahan ajar pada pembelajaran biologi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode jelajah (eksploratif) dengan teknik purposive sampling yaitu memperhatikan aksesibilitas dan keberadaan anggrek yang tumbuh alami di sepanjang jalur Kawasan Hutan Bukit Mas, khususnya disisi kanan dan kiri jalur joging yang telah dibuat oleh pengelola kawasan. Data sampel anggrek yang ditemukan terdapat 579 individu yang meliputi dua spesies yaitu Bromheadia finlaysoniana (Lindl) berjumlah 576 individu dan Dendrobium crumenatum Sw berjumlah 3 individu. Hasil perhitungan nilai indeks keanekaragaman pada anggrek Bromheadia finlaysoniana (Lindl) sebesar 0,912 dan anggrek Dendrobium crumenatum Sw sebesar 0,636 yang keduanya dalam kategori rendah. Hasil penelitian ini dapat berpotensi sebagai bahan ajar dalam pembelajaran biologi pada mata pelajaran Keanekaragaman Hayati untuk siswa SMA/MA kelas X (fase E) kurikulum merdeka. Data ini dapat digunakan sebagai bahan diskusi, studi kasus dan proyek pembelajaran berbasis masalah untuk menganalisis tngkat keanekaragaman yang rendah dan upaya pelestarian anggrek di lingkungan sekitar.
The Effect of Using Make a Match Strategy on Students' Reading Comprehension of Narrative Text at Ninth Grade Students of MTs Al-Khairaat Tarakan
The study aimed to determine whether there is a significant effect of the Make a Match strategy on the reading comprehension of ninth-grade students at MTs Al-Khairaat Tarakan. The method used in this study was pre-experimental research. The population in this study was 23 ninth-grade students at MTs Al-Khairaat Tarakan. The research instrument was a narrative text reading test with 25 multiple-choice questions. To analyze the data, the researcher used the SPSS program version 27.0. The study results showed that the average post-test score after using the Make a Match strategy was higher than the pre-test score before using the Make a Match strategy. The average pre-test score was 49.22, and the post-test score was 59.65, which increased by 10.43 points. It means there is a significant effect on the post-test score compared to the pre-test score. The results of the paired sample t-test also showed that the Sig. (2-tailed) value is below 0.05 (0.001 0.05), meaning that H0 is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that using the Make a Match strategy significantly influences the reading comprehension of narrative texts of class IX students at MTs Al-Khairaat Tarakan.
ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI DENGAN PENATALAKSANAAN BABY MASSAGE DAN PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT UNTUK MENGURANGI GEJALA BATUK PILEK TERHADAP BAYI USIA < 1 TAHUN
Batuk dan pilek merupakan keluhan yang umum terjadi pada bayi, terutama pada usia di bawah satu tahun, akibat sistem imun yang belum matang. Penanganan non-farmakologis seperti baby massage dan aromaterapi peppermint merupakan alternatif terapi yang aman untuk meredakan gejala tersebut. Tujuan Memberikan asuhan kebidanan pada bayi usia kurang dari 1 tahun yang mengalami batuk pilek melalui penatalaksanaan baby massage dan pemberian aromaterapi peppermint sebagai upaya mengurangi gejala yang dialami. Metode: Asuhan kebidanan ini dilakukan secara komprehensif pada bayi berusia 6 bulan dengan keluhan batuk dan pilek ringan. Intervensi yang dilakukan meliputi pemberian baby massage dengan teknik yang sesuai standar, serta pemberian aromaterapi peppermint melalui difusi udara selama 15 menit pemberian intervensi diberika 2 kali sehrai selama 6 hari. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap frekuensi batuk, keluarnya lendir, dan kenyamanan bayi Hasil: Setelah 6 kali intervensi, terjadi penurunan frekuensi batuk, lendir menjadi lebih encer, dan bayi tampak lebih nyaman saat tidur dan menyusu. Orang tua juga melaporkan adanya peningkatan kualitas tidur bayi. Kesimpulan: Penatalaksanaan baby massage dan pemberian aromaterapi peppermint efektif sebagai terapi komplementer untuk mengurangi gejala batuk pilek pada bayi usia di bawah satu tahun. Intervensi ini dapat diterapkan oleh bidan dengan edukasi yang tepat kepada orang tua sebagai bentuk asuhan kebidanan yang holistik dan ramah anak
MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI METODE FIELD TRIP PADA SISWA KELAS VII-4 DI SMPN 11 TARAKAN
NOVI YUNITA APRILIA 2025. Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Puisi melalui Metode Field Trip Pada Siswa Kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Dosen Pembimbing Utama, Dr. Asih Riyanti, M.Pd. Anggota Pembimbing Dr. Erna Wahyuni, S.S., M.A. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks puisi menggunakan metode pembelajaran field trip pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Metode pembelajaran digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks puisi siswa. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian tindakan kelas yang melibatkan satu kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk mengetahui keefektifan peningkatan keterampilan kemampuan menulis teks puisi dengan menggunakan metode field trip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode field trip dapat meningkatkan kemampuan menulis teks puisi pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Hal tersebut terbukti dari peningkatann hasil belajar siswa. Penelitian yang dilaksanakan diperoleh hasil belajar siklus I pada kategori rendah dari 20 orang siswa, hanya 7 orang siswa (35%) yang mendapatkan nilai di atas KKM, sementara siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM atau tidak tuntas sebanyak 13 orang siswa (65%). Hasil belajar siswa pada siklus II dari 20 orang siswa, hanya 3 orang siswa (15%) yang mendapatkan nilai di bawah KKM atau tidak tuntas, dan siswa yang mendapatkan nilai KKM atau tuntas adalah 17 orang siswa (85%). Hasil analisis data menunjukkan penilaian mengalami peningkatan pada hasil belajar siswa pada siklus I yang masih kurang, pada siklus II siswa sudah mampu dan memahami dengan baik menulis teks puisi.
Pengaruh Pendekatan Saintifik Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA di SMP Negeri 3 Sei Menggaris
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pendekatan saintifik dengan menilai ranah kognitif, afektif maupun psikomotorik siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 3 Sei Menggaris. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif, yaitu penelitian pra eksperimental dengan desain penelitian One Shoot Case Study untuk mengukur hasil belajar siswa pada ranah kognitif dengan nilai pembanding 75 yaitu nilai KKM di sekolah tersebut, sedangkan untuk mengukur ranah afektif dan psikomotorik siswa menggunakan analisis deskriptif. Sampel penelitian yaitu kelas IX sebagai kelas kontrol yang berjumlah 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa di SMP Negeri 3 Sei Menggaris pada aspek kognitif memiliki nilai rata-rata 79, dimana siswa lebih banyak termasuk pada kriteria B (Baik). Hasil uji one sample t-test diperoleh nilai t hitung t tabel maka, ho ditolak dan ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh pada hasil belajar kognitif siswa. Pada aspek afektif menunjukkan bahwa hasil belajar dengan nilai rata-rata 84,68, dimana siswa lebih banyak termasuk pada kriteria A (baik sekali). Untuk hasil belajar pada aspek psikomotorik siswa dengan nilai rata-rata 73,43, dimana siswa lebih banyak termasuk pada kriteria (B) baik dan cukup (C).
Hubungan Kematangan Emosi dengan Kesiapan Menikah Calon Pengantin di KUA Kecamatan Tarakan Timur
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL BAGIAN PAYUDARA DI KOTA TARAKAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Serta untuk mengetahui faktor yang menghambat penegakan hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Normatif dengan menggunakan Metode Wawancara dan Studi Pustaka dalam mecari data di lapangan, pendekatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan Pendekatan Perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan sebaiknya melakukan patroli dimulai lebih awal dari pukul 19.00 hingga 05.00 pagi. Hal ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta menjadi bentuk pencegahan agar para pelaku kejahatan tidak leluasa dalam bertindak. Selain itu faktor yang menghambat proses penegakan hukum terhadap kasus pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan adalah faktor internal seperti kurangnya alat bukti dan banyaknya kasus yang diselesaikan dengan cara keadilan restoratif selain itu aparat penegak hukum juga masih menghadapi keterbatasan, baik dalam hal pelatihan khusus untuk menangani kekerasan seksual secara profesional. Faktor eksternal berasal dari lingkungan seperti minimnya saksi, serta lokasi kejadian yang cenderung sepi, tidak adanya kamera pengawas membuat pengumpulan bukti sangat sulit selain itu keadaan sosial seperti rendahnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan, adanya stigma terhadap korban, dan budaya patriarki turut memperparah situasi
ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI DENGAN PENATALAKSANAAN BABY MASSAGE DAN PEMBERIAN AROMATERAPI PEPPERMINT UNTUK MENGURANGI GEJALA BATUK PILEK TERHADAP BAYI USIA < 1 TAHUN
Batuk dan pilek merupakan keluhan yang umum terjadi pada bayi, terutama pada usia di bawah satu tahun, akibat sistem imun yang belum matang. Penanganan non-farmakologis seperti baby massage dan aromaterapi peppermint merupakan alternatif terapi yang aman untuk meredakan gejala tersebut. Tujuan Memberikan asuhan kebidanan pada bayi usia kurang dari 1 tahun yang mengalami batuk pilek melalui penatalaksanaan baby massage dan pemberian aromaterapi peppermint sebagai upaya mengurangi gejala yang dialami. Metode: Asuhan kebidanan ini dilakukan secara komprehensif pada bayi berusia 6 bulan dengan keluhan batuk dan pilek ringan. Intervensi yang dilakukan meliputi pemberian baby massage dengan teknik yang sesuai standar, serta pemberian aromaterapi peppermint melalui difusi udara selama 15 menit pemberian intervensi diberika 2 kali sehrai selama 6 hari. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap frekuensi batuk, keluarnya lendir, dan kenyamanan bayi Hasil: Setelah 6 kali intervensi, terjadi penurunan frekuensi batuk, lendir menjadi lebih encer, dan bayi tampak lebih nyaman saat tidur dan menyusu. Orang tua juga melaporkan adanya peningkatan kualitas tidur bayi. Kesimpulan: Penatalaksanaan baby massage dan pemberian aromaterapi peppermint efektif sebagai terapi komplementer untuk mengurangi gejala batuk pilek pada bayi usia di bawah satu tahun. Intervensi ini dapat diterapkan oleh bidan dengan edukasi yang tepat kepada orang tua sebagai bentuk asuhan kebidanan yang holistik dan ramah anak