2022 · Thesis ·
Keanekaragaman jenis jamur kayu makroskopis adalah salah satu materi yang dipelajari pada tingkat Sekolah Menengah Atas pada kelas X dalam materi Fungi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis jamur kayu makrokopis di Hutan Desa Malinau Seberang Kabupaten Malinau, selain itu untuk mengetahui potensi implementasi jamur kayu makroskopis pada pembelajaran biologi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuanttitatif, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling yaitu dengan membuat jalur line transek. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari-Maret 2022 dilakukan di II stasiun berbeda yang terdiri dari lima transek dan dua puluh lima plot dengan masing-masing panjang transek 500 meter dan ukuran plot 10x10 meter. Pada penelitian ini juga dilakukan pengukuran parameter lingkungan yang meliputi suhu, kelembapan udara, pH tanah dan intensitas cahaya. Hasil penelitian jenis jamur kayu makroskopis di Hutan Desa Malinau Seberang Kabupaten Malinau ditemukan sembilan belas spesies diantaranya Genoderma sp, Genoderma boninense, Microporus xanthopus, Hexagonia tenuis, Trametes versicolor, Pycnoporus sanguineus, Trametes elegans, Trametes hirsuta, Lentinus sp, Pycnoporus coccineus, Coriolus versicolor, Earliella scabrosa, Polyporus sp, Genoderma lucidium, Schizophyllum commune, Marasminus candidus, Psathyrella condolleana, Hymenochaeta rubiginosa, dan Exidia glandulosa.Indeks keanekaragaman tergolong sedang dengan nilai indeks H'=2,813. Selanjutnya, dilakukan analisis keterkaitan penelitian dengan pembelajaran biologi yaitu pada materi Fungi KD. 3.6 Menerapkan prinsip klasifikasi untuk menggolongkan jamur berdasarkan ciri dan cara reproduksinya melalui pengamatan secara teliti dan sistematis.
2022 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa didalam menyusun struktur generik dalam menulis teks recount dan untuk mengetahui kesulitan dominan yang dilakukan siswa dalam menulis teks recount. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode campuran dimana peneliti menggabuungkan data kualitatif dan data kuantitatif untuk memperoleh data. Peneliti menggunakan penelitian deskriptif untuk menyampaikan hasil penelitian. Dalam teknik pengumpulan data, penelitian ini menggunakan hasil test menulis siswa, angket, dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Tanjung Selor sebagai populasi dengan jumlah 252 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 51 siswa dari delapan kelas menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa pada saat menulis terdapat lima aspek yaitu konten, organisasi, kosa kata, grammar, dan mekanik. Diantara lima aspek tersebut sebanyak 43.86% siswa mengalami kesulitan dalam grammar, 26.31% siswa mengalami kesulitan dalam aspek mekanik, 17.55% siswa mengalami kesulitan dalam konten, 11.40% siswa mengalami kesulitan dalam aspek organisasi, dan 0.88% dalam aspek kosa kata. Berdasarkan persentase berikut terlihat bahwa yang menjadi kesulitan dominan siswa adalah grammar. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan siswa dengan arti dan tujuan dari teks recount tersebut. Kata Kunci: Kesulitan Siswa, Menulis, Teks Recount. This study aimed to describe the difficulties of students in compiling a generic structure in writing recount texts and to find out the dominant difficulties that students have in writing recount texts. The research methodology used was a mixed method in which the researcher combined qualitative and quantitative data to obtain data. The researcher applied descriptive research to convey the research results. In data collection techniques, this study applied the results of students' writing tests, questionnaires, and interviews. The subjects of this study were eighth-grade students of SMP Negeri 1 Tanjung Selor a population of 252 students. The sample was 51 students from eight classes using the stratified random sampling technique. The results showed that there were five aspects of students' difficulties in writing, namely: content, organization, vocabulary, grammar, and mechanics. Among these five aspects, 43.86% of students have difficulty with grammar, 26.31% of students have difficulty in the mechanical aspect, 17.55% of students have difficulty with content, and 11.40% of students have difficulty in the organizational aspect, and 0.88% in vocabulary aspect. Based on the following percentage, it can be seen that the dominant difficulty for students was grammar. This is caused by the lack of students' knowledge of the meaning and purpose of the recount text. Keywords: Student Difficulty, Writing, Recount Text.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
.
2022 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa didalam menyusun struktur generik dalam menulis teks recount dan untuk mengetahui kesulitan dominan yang dilakukan siswa dalam menulis teks recount. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode campuran dimana peneliti menggabuungkan data kualitatif dan data kuantitatif untuk memperoleh data. Peneliti menggunakan penelitian deskriptif untuk menyampaikan hasil penelitian. Dalam teknik pengumpulan data, penelitian ini menggunakan hasil test menulis siswa, angket, dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Tanjung Selor sebagai populasi dengan jumlah 252 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 51 siswa dari delapan kelas menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa pada saat menulis terdapat lima aspek yaitu konten, organisasi, kosa kata, grammar, dan mekanik. Diantara lima aspek tersebut sebanyak 43.86% siswa mengalami kesulitan dalam grammar, 26.31% siswa mengalami kesulitan dalam aspek mekanik, 17.55% siswa mengalami kesulitan dalam konten, 11.40% siswa mengalami kesulitan dalam aspek organisasi, dan 0.88% dalam aspek kosa kata. Berdasarkan persentase berikut terlihat bahwa yang menjadi kesulitan dominan siswa adalah grammar. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan siswa dengan arti dan tujuan dari teks recount tersebut. Kata Kunci: Kesulitan Siswa, Menulis, Teks Recount. This study aimed to describe the difficulties of students in compiling a generic structure in writing recount texts and to find out the dominant difficulties that students have in writing recount texts. The research methodology used was a mixed method in which the researcher combined qualitative and quantitative data to obtain data. The researcher applied descriptive research to convey the research results. In data collection techniques, this study applied the results of students' writing tests, questionnaires, and interviews. The subjects of this study were eighth-grade students of SMP Negeri 1 Tanjung Selor a population of 252 students. The sample was 51 students from eight classes using the stratified random sampling technique. The results showed that there were five aspects of students' difficulties in writing, namely: content, organization, vocabulary, grammar, and mechanics. Among these five aspects, 43.86% of students have difficulty with grammar, 26.31% of students have difficulty in the mechanical aspect, 17.55% of students have difficulty with content, and 11.40% of students have difficulty in the organizational aspect, and 0.88% in vocabulary aspect. Based on the following percentage, it can be seen that the dominant difficulty for students was grammar. This is caused by the lack of students' knowledge of the meaning and purpose of the recount text. Keywords: Student Difficulty, Writing, Recount Text.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini berfokus mencari dan menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum terhadap pelaku aborsi dalam pespektif Per Undang-Undangan Hukum Pidana Indonesia yang. Pertama,apa penerapan sanksi pidana terhadap pelaku aborsi ilegal? Kedua, hambatan penegakan hukum terhadap pelaku aborsi menurut sumber hukum? Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap norma- norma hukum terkait peraturan perundang- undangan serta putusan pengadilan khususnya terkait dengan kasus aborsi. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer ialah data yang diperoleh dengan mengambil data langsung pada pihak yang terkait dengan kasus tersebut melalui metode wawancara terhadap pihak pengadilan. Data sekunder ialah data yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, data- data internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa : pertama, penegakan hukum terhadap pelaku aborsi dalam perspektif Per Undang-Undangan Hukum Pidana Indonesia harus di analisis agar dapat memberikan wawasan kepada masyarakat. Kedua, bentuk dari hambatan dalam penegakan hukum terhadap pelaku aborsi menurut kedua sumber hukum tersebut.
2022 · Thesis ·
Penelitian ini berfokus mencari dan menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum terhadap pelaku aborsi dalam pespektif Per Undang-Undangan Hukum Pidana Indonesia yang. Pertama,apa penerapan sanksi pidana terhadap pelaku aborsi ilegal? Kedua, hambatan penegakan hukum terhadap pelaku aborsi menurut sumber hukum? Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap norma- norma hukum terkait peraturan perundang- undangan serta putusan pengadilan khususnya terkait dengan kasus aborsi. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer ialah data yang diperoleh dengan mengambil data langsung pada pihak yang terkait dengan kasus tersebut melalui metode wawancara terhadap pihak pengadilan. Data sekunder ialah data yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, data- data internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa : pertama, penegakan hukum terhadap pelaku aborsi dalam perspektif Per Undang-Undangan Hukum Pidana Indonesia harus di analisis agar dapat memberikan wawasan kepada masyarakat. Kedua, bentuk dari hambatan dalam penegakan hukum terhadap pelaku aborsi menurut kedua sumber hukum tersebut.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring pada mata pelajaran bahasa Indonesia terhadap hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Tarakan dan tentang peran guru dalam meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 11 Tarakan? Skripsi ini merupakan penelitian jenis Kualitatif dan jenis penelitian ini yaitu studi khusus sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII, guru kelas siswa dan orang tua di SMP Negeri 11 Tarakan,Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari Angket mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 11 Tarakan Tahun Pelajaran 2020/2021, Teknik pengumpulan data dengan mengunakan metode Observasi, wawancara, dan dokumentasi dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa untuk mencapai suatu keberhasilan belajar pada masa covid-19 yaitu perlu kerja sama antara guru dan orang tua untuk mencapai keberhasilan kerja siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: nilai angket tahap awal yang diperoleh kelas VII.1 diperoleh (5,3%), VII.2 diperoleh (4,2%) dan VII.3 diperoleh (6,2%), dan nilai angket tahap akhir yang diperoleh adalah kelas VII.1 diperoleh ( 7,1%), VII.2 diperoleh (7,1%) dan VII.3 diperoleh (8,8%).
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring pada mata pelajaran bahasa Indonesia terhadap hasil belajar siswa kelas VII di SMP Negeri 11 Tarakan dan tentang peran guru dalam meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 11 Tarakan? Skripsi ini merupakan penelitian jenis Kualitatif dan jenis penelitian ini yaitu studi khusus sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII, guru kelas siswa dan orang tua di SMP Negeri 11 Tarakan,Sumber data pada penelitian ini diperoleh dari Angket mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 11 Tarakan Tahun Pelajaran 2020/2021, Teknik pengumpulan data dengan mengunakan metode Observasi, wawancara, dan dokumentasi dan hasil penelitian ini menunjukan bahwa untuk mencapai suatu keberhasilan belajar pada masa covid-19 yaitu perlu kerja sama antara guru dan orang tua untuk mencapai keberhasilan kerja siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: nilai angket tahap awal yang diperoleh kelas VII.1 diperoleh (5,3%), VII.2 diperoleh (4,2%) dan VII.3 diperoleh (6,2%), dan nilai angket tahap akhir yang diperoleh adalah kelas VII.1 diperoleh ( 7,1%), VII.2 diperoleh (7,1%) dan VII.3 diperoleh (8,8%).
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kawasan agropolitan merupakan bagian dari potensi wilayah Kabupaten, sehingga kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas ini memiliki pengaruh terhadap perkembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas. Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas maka diperlukan evaluasi kawasan. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengidentifikasi kriteria-kriteria Kawasan Agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas (2) Untuk mengevaluasi perkembangan Kawasan Agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Penelitian di laksanakan di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode penentuan sampel yang di gunakan yaitu dengan metode purposive sampling. Metode purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Data yang bersumber dari key-informan, nantinya akan di gunakan untuk menganalisis kriteria dan alternatif dalam pengembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas, responden di ambil berjumlah 5 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini faktor utama yang mempengaruhi pelaksanaan perkembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas yaitu memiliki karakteristik yang terletak di daerah aliran sungai kayan, dengan keadaan tanah aluvial, tanah gambut dan lahan kering. Kecamatan Tanjung Palas dapat dikembangkan dengan melihat kriteria-kriteria kawasan agropolitan berdasarkan komoditas unggulan, daya dukung dan potensi fisik, luas kawasan dan jumlah penduduk dan memiliki prasarana dan sarana yang mampu meningkatkan perkembangan di kawasan agropolitan Kecamatan Tanjung Palas sesuai tujuan yang di harapkan. Hasil evaluasi kondisi pada kriteria-kriteria perbandingan dari tahun 2015 dan tahun 2020 evaluasi komoditas unggulan, evaluasi daya dukung dan potensi fisik, evaluasi luas kawasan dan jumlah penduduk dan evaluasi prasarana dan sarana yang mampu memanfaatkan, memaksimalkan dan mampu meningkatkan daya saing sehingga tercapainya pengembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kawasan agropolitan merupakan bagian dari potensi wilayah Kabupaten, sehingga kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas ini memiliki pengaruh terhadap perkembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas. Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas maka diperlukan evaluasi kawasan. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengidentifikasi kriteria-kriteria Kawasan Agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas (2) Untuk mengevaluasi perkembangan Kawasan Agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Penelitian di laksanakan di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode penentuan sampel yang di gunakan yaitu dengan metode purposive sampling. Metode purposive sampling adalah teknik pengambilan sampel sumber data dengan pertimbangan tertentu. Data yang bersumber dari key-informan, nantinya akan di gunakan untuk menganalisis kriteria dan alternatif dalam pengembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas, responden di ambil berjumlah 5 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini faktor utama yang mempengaruhi pelaksanaan perkembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas yaitu memiliki karakteristik yang terletak di daerah aliran sungai kayan, dengan keadaan tanah aluvial, tanah gambut dan lahan kering. Kecamatan Tanjung Palas dapat dikembangkan dengan melihat kriteria-kriteria kawasan agropolitan berdasarkan komoditas unggulan, daya dukung dan potensi fisik, luas kawasan dan jumlah penduduk dan memiliki prasarana dan sarana yang mampu meningkatkan perkembangan di kawasan agropolitan Kecamatan Tanjung Palas sesuai tujuan yang di harapkan. Hasil evaluasi kondisi pada kriteria-kriteria perbandingan dari tahun 2015 dan tahun 2020 evaluasi komoditas unggulan, evaluasi daya dukung dan potensi fisik, evaluasi luas kawasan dan jumlah penduduk dan evaluasi prasarana dan sarana yang mampu memanfaatkan, memaksimalkan dan mampu meningkatkan daya saing sehingga tercapainya pengembangan kawasan agropolitan di Kecamatan Tanjung Palas.
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Motor induksi tiga fasa merupakan peralatan listrik yang digunakan sebagai penggerak utama mesin. Penggunaan motor induksi tiga fasa banyak ditemui di industri karena konstruksinya yang sederhana namun kokoh, harga yang relatif murah, perawatan yang mudah dan keandalan yang tinggi. Akan tetapi motor listrik memiliki kelemahan yaitu sulitnya mengatur kecepatan di karenakan karakteristik motor induksi tidak linier, akibatnya motor tidak dapat mempertahankan kecepatannya dengan konstan bila terjadi perubahan beban. Pada tugas akhir ini, untuk mempertahankan kecepatan motor agar konstan maka digunakan metode adaptive neuro fuzzy inference system (ANFIS). Adapun training data yang digunakan diperoleh dari fuzzy logic control (FLC). Pada penelitian sebelumnya yang kemudian di modifikasi sebagai acuan dalam pelatihan FIS menggunakan algoritma ANFIS. Metode ANFIS bekerja dengan baik berdasarkan respon transien kecepatan motor yang mengalami perubahan beban. Adapun hasil simulasi diperoleh respon yang lebih baik dengan rise time 0,1019 s relatif cepat, settling time 0,1334 s, overshoot 0,0197% dibandingkan metode FLC pada penelitian sebelumnya diperoleh respon dengan rise time 0,2 s, settling time 0,2505 s, dan overshoot 2,3807%. Hasil yang diperoleh membuktikan bahwa kontroler ANFIS sangat sesuai digunakan untuk Pengaturan kecepatan motor induksi tiga fasa.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tepung testis sapi memiliki kandungan hormon testosteron alami dimana kandungan hormon ini berperan pada proses differensiasi kelamin jantan. Melastoma malabathricum L.atau tumbuhan karamunting memiliki senyawa bioaktif yang mampu meningkatkan kadar testosteron pada tikus jantan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penggunaan tepung testis sapi dan ekstrak daun karamunting sebagai sumber hormon alternatif pada proses maskulinisasi pada ikan nila. Penelitian ini menggunakan ikan nila yang berumur 5-10 hari, dipelihara di aquarium berukuran 80cm x 40cm x 60cm dengan padat tebar 1 ekor/L. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu kontrol (pakan komersil), P1 70% : 30% (tepung testis sapi dan pakan komersil) + 1.5% ekstrak daun karamunting, (P2) 50% : 50% (tepung testis sapi dan pakan komersil) 1.5% ekstrak daun karamunting, (P3) 30% : 70% (tepung testis sapi dan pakan komersil) 1.5% ekstrak daun karamunting. Hasil penelitian menunjukkan persentase jantan dan pertumbuhan berat mutlak menunjukkan nilai yang berbeda nyata, sedangkan Survival Rate menunjukkan nilai tidak berbeda nyata antar perlakuan. Data pengukuran kualitas air, berada pada kisaran yang optimal bagi pemeliharaan benih ikan nila yaitu suhu 27- 28oC, nilai pH 7,0, kadar amoniak (NH3) 0.25 mg/L, dengan nilai DO 8.0 mg/L. Pemberian tepung testis sapi dan ekstrak daun karamunting terhadap proses maskulinisasi ikan nila dapat dijadikan sebagai sumber hormon alternatif selain hormon testosteron sintetik dalam kegiatan produksi benih ikan nila tunggal kelamin menjadi jantan.
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam buku ini diuraikan berbagai hal yang sifatnya mendasar dan aktual tentang Manajemen Sumber Daya Manusia.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH MARKETING MIX, FAKTOR LINGKUNGAN SOSIAL DAN FAKTOR PSIKOLOGI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN ONLINE PAKAIAN WANITA (Penelitian Pada Konsumen Yang Berbelanja Pakaian Online Wanita Kota Tarakan) PRATIWI SUKMA NURJANNATUL HASANAH, S.E.,M.M Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh marketing mix, faktor lingkungan sosial dan faktor psikologi terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita (penelitian pada konsumen yang berbelanja pakaian online wanita kota tarakan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Metode pengambilan sampel nonprobability sampling dengan teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah konsumen Kota Tarakan yang pernah berbelanja online pakaian wanita dengan jumlah sampel sebanyak 105 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk mempunyai pengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita, tempat tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita, promosi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita dan faktor lingkungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita serta faktor psikologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita.