2022 · Thesis ·
Penelitian ini bermaksud menjawab serta menerangkan dua pertanyaan terkait analisis pembelaan diri. Pertama, bagaimana bentuk perbuatan pembelaan diri yang tidak dapat dipidana. Kedua, bagaimana pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan nomor 373/pid.b/2020/PN.Pdg. Skripsi ini merupakan penelitian normatif terhadap norma-norma hukum terkait peraturan perundang-undangan serta putusan pengadilan khususnya terkait dengan kasus pembelaan diri. Bahan yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari bahan primer dan bahan sekunder. Bahan primer yaitu bahan yang diperoleh dengan mengambil sumber terkait kasus melalui putusan pengadilan. Bahan sekunder yaitu bahan yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, internet, dan kamus. Hasil dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa : pertama, melakukan pembelaan diri, harta benda milik pribadi atau orang lain serta kehormatan wanita seperti yang sudah diatur dalam pasal 49 ayat 1 KUHP. Kedua, dalam persidangan putusan nomor 373/Pid.B/2020/PN.Pdg, hakim menetapkan effendi putra sebagai terdakwa telah melanggar pasal 351 ayat 3 KUHP yaitu penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan hukuman penjara 4 tahun.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
STRATEGI PEMASARAN SAYURAN HIDRPONIK KELOMPOK WANITA TANI LADANG HIJAU KOTA TARAKAN Abstrak Peluang bisnis dari bertanam sayur secara hidroponik sangat menjanjikan, terutama bagi pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat. Penelitian ini bertujuan : untuk mengetahui faktor-faktor internal pemasaran sayuran hidroponik KWT Ladang Hijau Tarakan, untuk merumuskan strategi pemasaran sayuran hidroponik KWT Ladang Hijau Tarakan. Metode penentuan sampel dengan teknik nonprobability sampling Metode analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian faktor-faktor internal meliputi faktor kekuatan meliputi : produk yang berkualitas segar bebas pestisida, Produk merupakan kebutuhan pokok yang di konsumsi setiap hari sehingga memiliki potensi penjualan yang terus menerus, Sayuran hidroponik di kenal oleh masyarakat, petani hidroponik mempunyai keahlian dalam mengembangkan budidaya sayuran hidroponik, Lokasi tempat budidaya strategi. Faktor Kelemahan meliputi: harga jual yang cukup tinggi di banding sayuran non hidroponik, membutuhkan keterampilan khusus dalam pelaksanaan budidaya hidroponik, nilai investasi untuk memulai usaha cukup besar, tingkat partisipasi anggota KWT harus di tingkatkan. Faktor Eksternal meliputi faktor peluang yaitu: masyarakat semakin menyadari pentingnya pola hidup sehat dan mengkonsumsi sayuran, semakin meningkatnya jumlah usaha makanan baik restoran maupun cafe, lokasi pemasaran yang mudah di jangkau,tanaman hidroponik memiliki harga jual yang tinggi di banding tanaman biasa di pasaran. Faktor Ancaman meliputi: kualitas bibit yang kurang baik dapat mengurangi jumlah produksi, persaingan sayuran hidroponik kwt dengan pprodusen lain, mindset masyarakat bahwa sayuran hidroponik itu mahal, memiliki nilai jual yang berbeda dengan produk hidroponik yang lain. Strategi yang di gunakan yaitu S-T meliputi: melakukan diverifikasi produk hidroponik, meningkatkan pemasaran sesuai dengan target pasar, dan menggunakan bibit yang berkualitas. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Sayuran Hidrponik, Kelompok Wanita Tani
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
STRATEGI PEMASARAN SAYURAN HIDRPONIK KELOMPOK WANITA TANI LADANG HIJAU KOTA TARAKAN Abstrak Peluang bisnis dari bertanam sayur secara hidroponik sangat menjanjikan, terutama bagi pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi masyarakat. Penelitian ini bertujuan : untuk mengetahui faktor-faktor internal pemasaran sayuran hidroponik KWT Ladang Hijau Tarakan, untuk merumuskan strategi pemasaran sayuran hidroponik KWT Ladang Hijau Tarakan. Metode penentuan sampel dengan teknik nonprobability sampling Metode analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian faktor-faktor internal meliputi faktor kekuatan meliputi : produk yang berkualitas segar bebas pestisida, Produk merupakan kebutuhan pokok yang di konsumsi setiap hari sehingga memiliki potensi penjualan yang terus menerus, Sayuran hidroponik di kenal oleh masyarakat, petani hidroponik mempunyai keahlian dalam mengembangkan budidaya sayuran hidroponik, Lokasi tempat budidaya strategi. Faktor Kelemahan meliputi: harga jual yang cukup tinggi di banding sayuran non hidroponik, membutuhkan keterampilan khusus dalam pelaksanaan budidaya hidroponik, nilai investasi untuk memulai usaha cukup besar, tingkat partisipasi anggota KWT harus di tingkatkan. Faktor Eksternal meliputi faktor peluang yaitu: masyarakat semakin menyadari pentingnya pola hidup sehat dan mengkonsumsi sayuran, semakin meningkatnya jumlah usaha makanan baik restoran maupun cafe, lokasi pemasaran yang mudah di jangkau,tanaman hidroponik memiliki harga jual yang tinggi di banding tanaman biasa di pasaran. Faktor Ancaman meliputi: kualitas bibit yang kurang baik dapat mengurangi jumlah produksi, persaingan sayuran hidroponik kwt dengan pprodusen lain, mindset masyarakat bahwa sayuran hidroponik itu mahal, memiliki nilai jual yang berbeda dengan produk hidroponik yang lain. Strategi yang di gunakan yaitu S-T meliputi: melakukan diverifikasi produk hidroponik, meningkatkan pemasaran sesuai dengan target pasar, dan menggunakan bibit yang berkualitas. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Sayuran Hidrponik, Kelompok Wanita Tani
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
ABSTRAK Pakan yang harus diberikan dengan kebutuhan nutrisi harus sesuai untuk menunjang pertumbuhan ikan, sumber energi utama untuk ikan adalah protein. Buah nanas mengandung enzim bromelin yang dapat diperoleh dari tanaman nanas baik dari tangkai, kulit, daun, buah, maupun batang dalam jumlah yang berbeda. Enzim Bromelin merupakan salah satu jenis enzim protease mampu menghidrolisis ikatan peptida pada protein atau polipeptida menjadi molekul yang lebih kecil yaitu asam amino, sedangkan daun pepaya adalah tumbuhan penghasil enzim papain yang merupakan golongan enzim protease sulfihidril. Tujuan dari penelitian yakni untuk mengetahui pengaruh dari pemberian tepung kulit nanas dengan kombinasi tepung daun pepaya pada pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan konsentrasi yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Data yang diperoleh dari observasidan pengamatan secara langsung di lapangan. Rancangan percobaan menggunakan metode rancangan acak lengkap. Dari hasil penelitian perlakuan F adalah perlakuan terbaik setiap perlakuan pengolah data menggunakan Aplikasi Excell dan dianalisis dengan mengunakan static one way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kombinasi tepung daun papaya sebanyak 25% dan tepung kulit nanas sebanyak 75% merupakan hasil terbaik dengan nila pengukuran Panjang Mutlak (2.35) cm, Berat Mutlak (5.10) gram, Pertumbuhan Spesifik (0.188) %, Rasio Konversi Pakan (0.388) gram dan Kelangsungan Hidup (100) %. ABSTACT Feed should be given to properly fulfill the nutrition needs for supporting the fish growth. The main energy source of fish is protein. Pineapple contains bromelin enzyme obtained from the pineapple plant starting from stalk, peel, leaf, fruit and stem in different number. Bromelin enzyme is one type of protease enzyme which has the ability to hydrolyze the peptide bond of protein or polypeptide into smaller molecure of amino acid, while pepaya leaf produces papain enzyme which is classfied into sulfhydlyl protease enzyme. The purpose of this research is to figure out the influence of combination between pineapple peel flour and pepaya leaf flour to the growth and survival of tilapia (Oreochormis niloticus) with different concentrations. This research used experimental research. The data optained from direct observations in the field. This experimental research used a completery randomized design. This research results show the treatmen F was the best one. In each treatment, the data were processed using excell application and the analyzed using the static one-way ANOVA with the confindence level of 95%. The research results show that the addition of combination between 25% pepaya leaf flour and 75% pineapple peel flour had the best result as proven witch the tilapia’s absolute length of 2.35 cm, absolute weight of 5.10 gram, spacific growth of 0.188%. feed conversion ratio of 0.388 gram, and survival of 100%
2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pakan yang harus diberikan dengan kebutuhan nutrisi harus sesuai untuk menunjang pertumbuhan ikan, sumber energi utama untuk ikan adalah protein. Buah nanas mengandung enzim bromelin yang dapat diperoleh dari tanaman nanas baik dari tangkai, kulit, daun, buah, maupun batang dalam jumlah yang berbeda. Enzim Bromelin merupakan salah satu jenis enzim protease mampu menghidrolisis ikatan peptida pada protein atau polipeptida menjadi molekul yang lebih kecil yaitu asam amino, sedangkan daun pepaya adalah tumbuhan penghasil enzim papain yang merupakan golongan enzim protease sulfihidril. Tujuan dari penelitian yakni untuk mengetahui pengaruh dari pemberian tepung kulit nanas dengan kombinasi tepung daun pepaya pada pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan konsentrasi yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Data yang diperoleh dari observasidan pengamatan secara langsung di lapangan. Rancangan percobaan menggunakan metode rancangan acak lengkap. Dari hasil penelitian perlakuan F adalah perlakuan terbaik setiap perlakuan pengolah data menggunakan Aplikasi Excell dan dianalisis dengan mengunakan static one way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kombinasi tepung daun papaya sebanyak 25% dan tepung kulit nanas sebanyak 75% merupakan hasil terbaik dengan nila pengukuran Panjang Mutlak (2.35) cm, Berat Mutlak (5.10) gram, Pertumbuhan Spesifik (0.188) %, Rasio Konversi Pakan (0.388) gram dan Kelangsungan Hidup (100) %. ABSTACT Feed should be given to properly fulfill the nutrition needs for supporting the fish growth. The main energy source of fish is protein. Pineapple contains bromelin enzyme obtained from the pineapple plant starting from stalk, peel, leaf, fruit and stem in different number. Bromelin enzyme is one type of protease enzyme which has the ability to hydrolyze the peptide bond of protein or polypeptide into smaller molecure of amino acid, while pepaya leaf produces papain enzyme which is classfied into sulfhydlyl protease enzyme. The purpose of this research is to figure out the influence of combination between pineapple peel flour and pepaya leaf flour to the growth and survival of tilapia (Oreochormis niloticus) with different concentrations. This research used experimental research. The data optained from direct observations in the field. This experimental research used a completery randomized design. This research results show the treatmen F was the best one. In each treatment, the data were processed using excell application and the analyzed using the static one-way ANOVA with the confindence level of 95%. The research results show that the addition of combination between 25% pepaya leaf flour and 75% pineapple peel flour had the best result as proven witch the tilapia’s absolute length of 2.35 cm, absolute weight of 5.10 gram, spacific growth of 0.188%. feed conversion ratio of 0.388 gram, and survival of 100%
2020 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam dekade milenial dan digital, setiap organisasi berupaya untuk menjadi pemenang dalam kancah kompetisi kanibalism. Untuk tujuan ini, organisasi dituntut meningkatkan kinerjanya termasuk di dalamnya SDM yang ada. Dengan buku ini diharapkan dapat membantu HRD untuk menciptakan karyawan yang kapabel, potensial dan profesional.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH LIMBAH LUMPUR KERING (SLUDGE) DAN EFFEKTIVITAS MIKROORGANISME 4 (EM4) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN UBI JALAR (Ipomea batatas L.) ABSTRAK Produktivitas ubi jalar di provinsi kalimantan utara dari tahun 3013 hingga tahun 2017 mengalami peningkatan, akan tetapi produktivitasnya masih rendah. Dalam memenuhi permintaan produk yang semakin meningkat perlu dilahkukan budidayadengan memanfaatkan bahan bahan organik dan mengutrangi penggunaan pupuk anorganik. Limbah cair kelapa sawit mengandung bahan organik yang cukup tinggi meningkatkan pertumbuhan tanaman, limbah lumpur kelapa sawit memerlukan bantuan dalam mendekomposer bahan organik yang ada didamalamnya. Penggunaan Effectivitas microorganisme 4 merupakan bahan stater dengan memanfaatkan mikroorganisme pembusuk yang bermanffat untuk kesubuhan tanah. penelitian ini dilaksanakan pada bulan september hingga oktober 2019 di lahan petani amal baru, kota tarakan. Penelitian ini menggukan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor. Faktor pertama perlakuan limbah lumpur kering dengan 4 taraf perlakuan dan faktor kedua perlakuan EM4 dengan 3 taraf perlakuan. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel utama dan variabel pendukung, variabel utama meliputi parameter panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah tanaman dan berat kering tanaman sedangkan variabel pendukung meliputi analisis kimia tanah dan analisis kimia limbah. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan taraf 95%. Jika tidak berbedanya dilakukan uji lanjut (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan tidak berbedanya disetiap parameter panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah tanaman dan berat kering tanaman, tapi nilai rata rata perlakuan, (L4-80% ) memberikan perlakuan terbaik pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Hal ini disebabkan tanaman ubi memerlukan unsur hara yang banyak dalam menigkatkan pertumbuhan tanaman. Unsur hara pada tanah masih tergolong rendah untuk memenuhi kebutuhan tanaman ubi jalar. Saran dalam penelitian in perlu adanya penelitian lanjutan dengan penggunaan limbah lumpur kering dan EM4 yang lebih tinggi dan sebagai acuan petani dalam pemanfaatan limbah kelapa sawit.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nasrudin. 2020. Pengembangan Media Pembelajaran Permainan Truth and Dare pada Tema 5 Subtema1 Komponen Ekosistem Kelas V SDS Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (Dibimbing oleh Kartini dan Dedi Kusnadi). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran permainan truth and dare dan mengetahui kelayakan dan tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran yang dikembangkan pada pembelajaran tematik tema 5 subtema 1 komponen ekosistem kelas V SDS Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Model pengembangan yang digunakan mengacu pada tahapan pengembangan yang dikemukakan oleh Sugiono. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu, wawancara, lembar validasi dan angket ketertarikan siswa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 84%, ahli media 85,7% dan praktisi 100%. Hasil angket ketertarikan siswa pada uji coba produk awal sebesar 98,6% dan uji coba pemakaian sebesar 99,6%. Hasil validasi ahli materi, ahli media dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran permainan truth and dare sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil angket ketertarikan pada uji coba produk awal dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran permainan truth and dare berada pada kategori sangat tertarik.
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pertama, Pengaruh Model Pembelajaran (IOC dan Konvensional) terhadap hasil belajar matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. Kedua, Pengaruh minat belajar siswa kategori tinggi, kategori sedang dan kategori rendah terhadap hasil belajar matematika siswa. Ketiga, Pengaruh interaksi antara model pembelajaran (IOC dan konvensional) dengan minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2 × 3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IX-2 sebagai kelas eksperimen dan IX-1 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika siswa dan Angket minat belajar siswa siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan iferensial. Teknik deskriptif meliputi rata- rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan analisis variansi dua jalur. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (IOC dan konvensional) berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dengan P-value 0,007. Minat belajar siswa tidak berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dengan nilai P-value 0,556, dan tidak ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan dengan nilai P-value 0,248.