Abstrak
PENGARUH LIMBAH LUMPUR KERING (SLUDGE) DAN EFFEKTIVITAS MIKROORGANISME 4 (EM4) TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN UBI JALAR (Ipomea batatas L.) ABSTRAK Produktivitas ubi jalar di provinsi kalimantan utara dari tahun 3013 hingga tahun 2017 mengalami peningkatan, akan tetapi produktivitasnya masih rendah. Dalam memenuhi permintaan produk yang semakin meningkat perlu dilahkukan budidayadengan memanfaatkan bahan bahan organik dan mengutrangi penggunaan pupuk anorganik. Limbah cair kelapa sawit mengandung bahan organik yang cukup tinggi meningkatkan pertumbuhan tanaman, limbah lumpur kelapa sawit memerlukan bantuan dalam mendekomposer bahan organik yang ada didamalamnya. Penggunaan Effectivitas microorganisme 4 merupakan bahan stater dengan memanfaatkan mikroorganisme pembusuk yang bermanffat untuk kesubuhan tanah. penelitian ini dilaksanakan pada bulan september hingga oktober 2019 di lahan petani amal baru, kota tarakan. Penelitian ini menggukan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor. Faktor pertama perlakuan limbah lumpur kering dengan 4 taraf perlakuan dan faktor kedua perlakuan EM4 dengan 3 taraf perlakuan. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel utama dan variabel pendukung, variabel utama meliputi parameter panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah tanaman dan berat kering tanaman sedangkan variabel pendukung meliputi analisis kimia tanah dan analisis kimia limbah. Analisis data menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dengan taraf 95%. Jika tidak berbedanya dilakukan uji lanjut (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan tidak berbedanya disetiap parameter panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah tanaman dan berat kering tanaman, tapi nilai rata rata perlakuan, (L4-80% ) memberikan perlakuan terbaik pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Hal ini disebabkan tanaman ubi memerlukan unsur hara yang banyak dalam menigkatkan pertumbuhan tanaman. Unsur hara pada tanah masih tergolong rendah untuk memenuhi kebutuhan tanaman ubi jalar. Saran dalam penelitian in perlu adanya penelitian lanjutan dengan penggunaan limbah lumpur kering dan EM4 yang lebih tinggi dan sebagai acuan petani dalam pemanfaatan limbah kelapa sawit.