Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pertama, Pengaruh Model Pembelajaran (IOC dan Konvensional) terhadap hasil belajar matematika siswa terhadap hasil belajar matematika siswa. Kedua, Pengaruh minat belajar siswa kategori tinggi, kategori sedang dan kategori rendah terhadap hasil belajar matematika siswa. Ketiga, Pengaruh interaksi antara model pembelajaran (IOC dan konvensional) dengan minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial 2 × 3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IX-2 sebagai kelas eksperimen dan IX-1 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika siswa dan Angket minat belajar siswa siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan iferensial. Teknik deskriptif meliputi rata- rata hitung dan simpangan baku. Analisis inferensial menggunakan analisis variansi dua jalur. Berdasarkan hasil analisis dengan taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (IOC dan konvensional) berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dengan P-value 0,007. Minat belajar siswa tidak berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dengan nilai P-value 0,556, dan tidak ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan minat belajar siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IX SMP Negeri 10 Tarakan dengan nilai P-value 0,248.