Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pertama, Pengaruh model pembelajaran (Inside Outside Circle dan Konvensional) terhadap hasil belajar matematika siswa. Kedua, Pengaruh motivasi belajar siswa kategori tinggi dan rendah terhadap hasil belajar matematika siswa. Ketiga, Pengaruh interaksi antara model pembelajaran (Inside Outside Circle dan Konvensional) dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan. Penelitian ini dilaksakan pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020 di SMP Negeri 5 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain factorial 2 2. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan. Pengambilan sampel dilakukan secara simple random sampling. Sampel penelitian ini adalah kelas IX-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas IX-7 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar matematika siswa dan tes angket motivasi belajar matematika siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif dan inferensial. Teknik deskriptif meliputi rata-rata hitung dan simpangan baku. Teknik inferensial menggunakan analisis varians dua jalur. Berdasarkan hasil analasis dengan taraf signifikan 5% dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran (Inside Outside Circle dan Konvensional) berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dengan p-value 0,036. Motivasi belajar matematika siswa dengan kategori tinggi dan rendah berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa dengan p-value 0,000, dan tidak ada pengaruh interaksi model pembelajaran dengan motivasi belajar matematika siswa terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IX SMP Negeri 5 Tarakan dengan nilai p-value 0,222.