2026 · Thesis ·
ABSTRAK
Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia yaitu hipertensi dan dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Tingkat pengetahuan mengenai hipertensi dan aktivitas fisik yang dilakukan lansia merupakan faktor yang diduga berpengaruh terhadap pengendalian tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada lansia di Puskesmas Salimbatu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Salimbatu, dengan sampel 45 responden yang ditentukan menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan, instrumen aktivitas fisik, dan pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai dengan jenis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia dengan tingkat pengetahuan yang baik dan aktivitas fisik yang teratur cenderung memiliki tekanan darah yang lebih terkontrol dibandingkan lansia yang memiliki pengetahuan rendah dan aktivitas fisik kurang. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada lansia di Puskesmas Salimbatu (p < 0,05).Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik berhubungan dengan tekanan darah pada lansia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi kesehatan dan program aktivitas fisik secara teratur bagi lansia sebagai bagian dari pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Kata kunci: Lansia, Tingkat Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Tekanan Darah, Hipertensi.
2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pencemaran, tingkat kontaminasi, dan tingkat bioakumulasi logam berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada air, tanah, dan ikan bandeng (Chanos chanos) di tambak tradisional Desa Binai, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak dua kali (bulan ke-1 dan bulan ke-3) dengan analisis menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Parameter yang dianalisis meliputi Geo-Accumulation Index (Igeo), Contamination Factor (CF), dan Bio Concentration Factor (BCF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Igeo logam berat Pb dan Cd pada air di bulan ke-1 dan ke-3 termasuk dalam kategori tercemar sangat berat (Igeo ≥5), sedangkan pada tanah berada pada kategori tercemar berat hingga sangat berat (45). Nilai CF logam berat Pb dan Cd pada seluruh media tergolong rendah (CF1), yang menunjukkan kontaminasi rendah secara keseluruhan. Nilai BCF logam berat Pb pada tanah mencapai 121,66, sementara BCF Cd pada air sebesar 3,33, sehingga tingkat akumulatif ikan bandeng termasuk dalam kategori sedang (100≤BCF≤1000). Akumulasi logam berat lebih dominan berasal dari media tanah dibandingkan air. Meskipun demikian, konsentrasi logam berat dalam daging ikan bandeng masih berada di bawah batas maksimum cemaran logam berat yang diatur dalam SNI 7387:2009, sehingga ikan masih layak untuk dikonsumsi.
2026 · Book ·
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat kepercayaan diri siswa yang ditunjukkan melalui rasa malu berbicara di depan kelas, mudah cemas, ragu-ragu, serta kurang berani mengemukakan pendapat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih memainkan peran, mengemukakan pendapat, dan meningkatkan keberanian dalam berinteraksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sosiodrama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Peningkatan kepercayaan diri siswa terlihat pada tiga indikator utama, yaitu kemampuan pribadi, interaksi sosial, dan konsep diri. Pada aspek kemampuan pribadi, siswa menjadi lebih berani tampil dan berbicara di depan kelas serta tidak mudah cemas. Pada aspek interaksi sosial, siswa lebih aktif berdiskusi, bekerja sama, dan mampu mengemukakan pendapat. Sementara itu, pada aspek konsep diri, siswa menunjukkan pandangan yang lebih positif terhadap dirinya, lebih yakin akan kemampuan yang dimiliki, serta lebih menghargai potensi diri. Dengan demikian, teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan.
2026 · Book ·
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembangunan ekonomi daerah merupakan proses yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendapatan daerah, serta perluasan kesempatan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh belanja modal, Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan tenaga kerja terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Utara tahun 2016–2024. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan program Eviews. Hasil analisis, diperoleh model terbaik yaitu Fixed Effect Model (FEM) dengan persamaan regresi: lnYit = 4,159825 – 0,019365lnX1it + 0,185266lnX2it + 0,402261lnX3it– 0,171885D1 – 0,098997D2 – 0,223726D3 + 0,113108D4 + 0,381500D5 + εit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial belanja modal dengan nilai signifikansi 0,1165 > 0,05 berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap PDRB. PAD dan tenaga kerja memiliki nilai signifikansi 0,0000 0,05 berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB. Secara simultan, ketiga variabel tersebut memiliki nilai probabilitas F sebesar 0,0000 0,05 berpengaruh signifikan terhadap PDRB. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,99 menunjukkan bahwa sebesar 99% variasi PDRB dapat dijelaskan oleh variabel belanja modal, PAD, dan tenaga kerja, sedangkan sisanya sebesar 1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Klasifikasi Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan mutu bahan baku dan potensi rendemen minyak yang dihasilkan. Proses Klasifikasi yang masih dilakukan secara manual sering kali menimbulkan subjektivitas dan ketidakkonsistenan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis mobile menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk membantu proses klasifikasi kualitas TBS kelapa sawit secara lebih objektif dan terstruktur. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Borg and Gall. Sistem dikembangkan menggunakan framework Flutter dengan penyimpanan data secara lokal. Kriteria yang digunakan dalam Klasifikasi meliputi Tingkat Kematangan, Buah Mentah, Brondolan, Janjang Kosong, dan Sampah/Kotoran. Metode SAW digunakan untuk menghitung nilai preferensi setiap alternatif melalui proses normalisasi dan pembobotan kriteria sehingga menghasilkan kategori kualitas TBS, yaitu Bagus, Sedang, dan Kurang Bagus. Pengujian sistem dilakukan menggunakan black-box testing, multiclass confusion matrix, dan System Usability Scale (SUS). Hasil pengujian Blackbox testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi aplikasi berjalan dengan baik sesuai kebutuhan pengguna. Evaluasi menggunakan confusion matrix terhadap 100 data sampel menghasilkan persentase nilai akurasi sebesar 73%, serta persentase rata-rata tertimbang (weighted average) precision, recall, dan f1-score masing-masing sebesar 73%, 75,78% dan 72,94%. Sedangkan pengujian usability terhadap 20 responden memperoleh skor SUS sebesar 83,125 yang termasuk kategori Excellent dan Acceptable. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW dapat diterapkan dengan baik pada sistem pendukung keputusan untuk membantu proses klasifikasi kualitas TBS kelapa sawit secara lebih objektif, konsisten, dan terstruktur dibandingkan Klasifikasi manual.
2026 · Thesis ·
.Rumput laut Eucheuma cottonii merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang kualitas pascapanennya sangat dipengaruhi oleh tingkat kekeringan. Penentuan tingkat kekeringan oleh petani masih dilakukan secara manual melalui pengamatan visual terhadap warna dan tekstur sehingga bersifat subjektif dan berpotensi menghasilkan penilaian mutu yang tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan membangun sistem klasifikasi otomatis jenis kekeringan rumput laut berbasis pengolahan citra digital menggunakan algoritma YOLOv8 untuk menghasilkan identifikasi yang lebih objektif dan konsisten. Dataset yang digunakan berupa 750 citra primer yang dikelompokkan ke dalam tiga kelas, yaitu 250 citra untuk RL_Basah, 250 citra untuk RL_Kering_Oven, dan 250 citra untuk RL_Kering_Jemur_Langsung. Pengelolaan dataset dilakukan menggunakan Roboflow melalui proses pelabelan, preprocessing (auto-orient dan resize citra menjadi 640 × 640 piksel), serta augmentasi berupa flip horizontal dan vertikal sehingga jumlah dataset meningkat menjadi 1.533 citra. Model YOLOv8n dipilih karena efisiensi komputasinya dan dilatih selama 50 epoch. Model terbaik kemudian diintegrasikan ke dalam aplikasi desktop berbasis PyQt5 yang dilengkapi fitur penyimpanan riwayat hasil deteksi ke basis data MySQL. Hasil evaluasi pada data validasi menunjukkan performa model yang sangat baik dengan nilai mAP50 sebesar 0,995 dan mAP50-95 sebesar 0,969. Pengujian fungsional menggunakan metode Black-Box Testing memperoleh tingkat keberhasilan 100% pada seluruh fungsi sistem. Selain itu, pengujian menggunakan 90 citra baru di luar dataset yang mencakup skenario objek tunggal, multiobjek, dan multikelas. Perhitungan akurasi hanya dilakukan pada skenario pengujian objek tunggal dan menghasilkan nilai akurasi sebesar 0,97. Sementara itu, hasil pengujian yang menggabungkan seluruh skenario pengujian menghasilkan nilai rata-rata Precision sebesar 0,92, Recall sebesar 0,90, dan F-Measure sebesar 0,90. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan mampu mengklasifikasikan jenis kekeringan rumput laut secara otomatis dan konsisten berdasarkan karakteristik visual citra.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik sosiodrama terhadap kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih rendahnya tingkat kepercayaan diri siswa yang ditunjukkan melalui rasa malu berbicara di depan kelas, mudah cemas, ragu-ragu, serta kurang berani mengemukakan pendapat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih memainkan peran, mengemukakan pendapat, dan meningkatkan keberanian dalam berinteraksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik sosiodrama berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Peningkatan kepercayaan diri siswa terlihat pada tiga indikator utama, yaitu kemampuan pribadi, interaksi sosial, dan konsep diri. Pada aspek kemampuan pribadi, siswa menjadi lebih berani tampil dan berbicara di depan kelas serta tidak mudah cemas. Pada aspek interaksi sosial, siswa lebih aktif berdiskusi, bekerja sama, dan mampu mengemukakan pendapat. Sementara itu, pada aspek konsep diri, siswa menunjukkan pandangan yang lebih positif terhadap dirinya, lebih yakin akan kemampuan yang dimiliki, serta lebih menghargai potensi diri. Dengan demikian, teknik sosiodrama efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan.
2026 · Book ·
Hiu sungai (Glyphis fowlerae ) merupakan spesies langka yang hidup di sungai, estuari, dan muara dengan tingkat kekeruhan tinggi. Sebagai predator puncak, spesies ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan, namun populasinya terancam degradasi habitat, penangkapan sampingan, dan minimnya data biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakter morfometrik, meristik, dan pola pertumbuhan hiu sungai di Perairan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Penelitian dilakukan Oktober 2025–April 2026 menggunakan metode purposive sampling dengan 40 sampel hasil tangkapan nelayan. Analisis meliputi pengukuran 23 krakter morfometrik, pengamatan visual meristik, evaluasi hubungan panjang-berat melalui persamaan, serta perhitungan faktor kondisi (Condition Factor). Hasil menunjukkan tubuh hiu sungai berbentuk fusiform dengan rasio panjang cagak terhadap panjang total sekitar 84%, mendukung kemampuan berenang secara efisien. Karakter meristik terdiri dari dua sirip punggung, dua sirip dada, dua sirip perut, satu sirip anal, satu sirip ekor, lima celah insang, serta jumlah gigi rahang atas 24–25 dan rahang bawah 27–36. Nilai eksponen pertumbuhan (b) 3,0814 pada jantan dan 3,0897 pada betina menunjukkan pertumbuhan cenderung allometrik positif, namun secara statistik mendekati isometrik. Dengan indeks rata-rata 0,666 pada jantan dan 0,645 pada betina menandakan kondisi populasi bentuk pipih. Temuan ini menyediakan informasi dasar penting untuk mendukung pengelolaan dan konservasi hiu sungai secara berkelanjutan di Perairan Sesayap.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gedung SMP dan SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan yang berlokasi di Juata Permai, Kecamatan Tarakan Utara, mulai beroperasi sejak Juli 2019. Ditemukan permasalahan berupa intensitas pencahayaan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi instalasi listrik gedung tersebut berdasarkan standar PUIL 2011 menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui observasi lapangan dan pengukuran langsung pada 42 ruangan di tiga lantai. Parameter yang dievaluasi meliputi indeks ruang (k), jumlah titik beban, intensitas penerangan, kapasitas MCB, dan kemampuan hantar arus (KHA) kabel. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar ruangan belum memenuhi standar intensitas penerangan PUIL 2011 sehingga memerlukan penambahan atau penggantian titik lampu. Luas penampang kabel 2,5 mm² yang terpasang telah memenuhi standar minimum. Namun, MCB utama 50 A tidak memadai untuk total beban 46.944 W dan perlu ditingkatkan menjadi minimal 100 A. Penelitian ini merekomendasikan penambahan titik cahaya, peningkatan kapasitas MCB utama, penyeimbangan beban antar fasa, serta inspeksi instalasi listrik secara berkala.
2026 · Thesis ·
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi laju aliran udara terhadap temperatur nyala api dan warna api, mengevaluasi pengaruhnya terhadap efisiensi termal pembakaran, serta menentukan laju aliran udara yang paling optimal dalam meningkatkan kinerja kompor berbahan bakar oli bekas. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan melakukan pengujian langsung pada kompor menggunakan variasi laju aliran udara sebesar 1,5 m/s, 2 m/s, dan 2,5 m/s. Parameter yang diamati meliputi temperatur nyala api, warna api, efisiensi termal, dan waktu pendidihan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi laju aliran udara berpengaruh signifikan terhadap karakteristik nyala api dan performa pembakaran kompor. Peningkatan laju aliran udara mampu meningkatkan suplai oksigen sehingga proses pembakaran menjadi lebih stabil dan lebih mendekati pembakaran sempurna yang ditandai dengan perubahan warna api dan peningkatan temperatur pembakaran. Rata-rata temperatur maksimal yang diperoleh sebesar 662,7°C. Efisiensi termal tertinggi dicapai pada laju aliran udara 2,5 m/s sebesar 6,3%, sedangkan waktu pendidihan air tercepat diperoleh dengan rata-rata waktu 592 detik. Berdasarkan hasil penelitian, laju aliran udara 2,5 m/s merupakan kondisi paling optimal dalam meningkatkan kinerja pembakaran kompor berbahan bakar oli bekas.
2026 · Book ·
Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum pidana internasional terhadap korban genosida melalui studi kasus pada International Criminal Tribunal for Rwanda (ICTR). Genosida, yang sering disebut sebagai "the crime of crimes", merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang paling berat dan menuntut perhatian khusus dari komunitas internasional melalui mekanisme hukum yang efektif untuk melindungi korban serta menuntut pertanggungjawaban para pelaku. Fenomena genosida di Rwanda pada tahun 1994 menjadi titik balik penting bagi hukum pidana internasional, di mana komunitas global menyadari bahwa kedaulatan negara tidak boleh menjadi tameng bagi impunitas terhadap kejahatan kemanusiaan yang sistematis. ICTR, yang didirikan oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Resolusi 955, menjadi salah satu pilar utama dalam penegakan hukum pidana internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif serta pendekatan yuridis-normatif untuk mengkaji berbagai instrumen hukum dan yurisprudensi yang dihasilkan oleh tribunal tersebut. Fokus utama kajian ini adalah mengevaluasi sejauh mana mekanisme hukum yang ada mampu memenuhi hak-hak dasar korban, yang mencakup hak atas keadilan, hak atas kebenaran , serta mekanisme reparasi dan dukungan psikologis bagi para penyintas yang mengalami trauma mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ICTR berhasil mencetak sejarah dengan memberikan definisi hukum yang jelas mengenai genosida, termasuk pengakuan terhadap kekerasan seksual sebagai salah satu instrumen genosida dalam putusan kasus Akayesu. Meskipun tribunal ini berhasil memberikan ruang bagi suara korban untuk didengar di panggung internasional, penelitian ini juga menemukan adanya kesenjangan yang signifikan dalam implementasi perlindungan korban. Tantangan utama meliputi keterbatasan akses korban terhadap skema reparasi material, kendala geografis dan bahasa, serta minimnya perlindungan saksi jangka panjang setelah persidangan berakhir. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa meskipun ICTR telah meletakkan fondasi yang kuat bagi hukum internasional, efektivitas perlindungan korban masih terhambat oleh keterbatasan mandat dan sumber daya. Oleh karena itu, skripsi ini menyarankan perlunya penguatan kerjasama antara negara-negara anggota PBB dan lembaga internasional untuk membangun mekanisme kompensasi yang lebih konkret. Penguatan ini penting guna memastikan bahwa penegakan keadilan di masa depan tidak hanya berfokus pada penghukuman pelaku (retributive justice), tetapi juga pada pemulihan martabat dan kesejahteraan korban secara komprehensif (restorative justice).
2026 · Book ·
Perairan Muara Tias merupakan wilayah estuari yang dipengaruhi oleh masukan air tawar dan air laut, serta berbagai aktivitas pemanfaatan pesisir seperti perikanan tangkap dan budidaya tambak ikan dan udang, sehingga pemantauan kualitas airnya menjadi sangat penting untuk mendukung keberlanjutan ekosistem dan pengelolaan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai parameter fisika-kimia serta menentukan Indeks Kualitas Air Laut (IKAL) di perairan Muara Tias, Kalimantan Utara. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 hingga Januari 2026 menggunakan metode purposive sampling pada sembilan titik yang mewakili zona dalam muara, mulut muara, dan luar muara, dengan pengambilan sampel dilakukan dua kali yaitu pada kondisi pasang tertinggi dan surut terendah. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pada kondisi pasang tertinggi, suhu berkisar antara 28–30°C, salinitas 7–15 ppt, pH 7,15–7,76, kecerahan 0,13–0,90 m, DO 5,9–8,0 mg/L, TSS 20–88 mg/L, minyak dan lemak 0,047–0,178 mg/L, amonia 0–0,085 mg/L, dan orto-fosfat 0–0,039 mg/L; sedangkan pada kondisi surut terendah, suhu berkisar 29–31°C, salinitas 0–13 ppt, pH 6,3–7,7, kecerahan 0,13–0,70 m, DO 6,5–8,5 mg/L, TSS 21–68 mg/L, minyak dan lemak 0,045–0,670 mg/L, amonia 0,073–0,452 mg/L, dan orto-fosfat 0–0,047 mg/L. Berdasarkan perhitungan menggunakan metode NSFWQI sesuai PERMEN LHK No. 27 Tahun 2021, nilai IKAL rata-rata pada saat pasang tertinggi sebesar 82,05 dan pada saat surut terendah sebesar 81,51, keduanya termasuk dalam kategori Baik. Perairan Muara Tias secara umum masih berada dalam kondisi layak secara ekologis, meskipun pemantauan berkala tetap diperlukan mengingat adanya beberapa titik yang menunjukkan tekanan lingkungan lebih tinggi, khususnya terkait konsentrasi amonia, TSS dan orto-fosfat.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pencemaran, tingkat kontaminasi, dan tingkat bioakumulasi logam berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) pada air, tanah, dan ikan bandeng (Chanos chanos) di tambak tradisional Desa Binai, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak dua kali (bulan ke-1 dan bulan ke-3) dengan analisis menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Parameter yang dianalisis meliputi Geo-Accumulation Index (Igeo), Contamination Factor (CF), dan Bio Concentration Factor (BCF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Igeo logam berat Pb dan Cd pada air di bulan ke-1 dan ke-3 termasuk dalam kategori tercemar sangat berat (Igeo ≥5), sedangkan pada tanah berada pada kategori tercemar berat hingga sangat berat (45). Nilai CF logam berat Pb dan Cd pada seluruh media tergolong rendah (CF1), yang menunjukkan kontaminasi rendah secara keseluruhan. Nilai BCF logam berat Pb pada tanah mencapai 121,66, sementara BCF Cd pada air sebesar 3,33, sehingga tingkat akumulatif ikan bandeng termasuk dalam kategori sedang (100≤BCF≤1000). Akumulasi logam berat lebih dominan berasal dari media tanah dibandingkan air. Meskipun demikian, konsentrasi logam berat dalam daging ikan bandeng masih berada di bawah batas maksimum cemaran logam berat yang diatur dalam SNI 7387:2009, sehingga ikan masih layak untuk dikonsumsi.
2026 · Thesis ·
Hiu sungai (Glyphis fowlerae ) merupakan spesies langka yang hidup di sungai, estuari, dan muara dengan tingkat kekeruhan tinggi. Sebagai predator puncak, spesies ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan, namun populasinya terancam degradasi habitat, penangkapan sampingan, dan minimnya data biologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakter morfometrik, meristik, dan pola pertumbuhan hiu sungai di Perairan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara. Penelitian dilakukan Oktober 2025–April 2026 menggunakan metode purposive sampling dengan 40 sampel hasil tangkapan nelayan. Analisis meliputi pengukuran 23 krakter morfometrik, pengamatan visual meristik, evaluasi hubungan panjang-berat melalui persamaan, serta perhitungan faktor kondisi (Condition Factor). Hasil menunjukkan tubuh hiu sungai berbentuk fusiform dengan rasio panjang cagak terhadap panjang total sekitar 84%, mendukung kemampuan berenang secara efisien. Karakter meristik terdiri dari dua sirip punggung, dua sirip dada, dua sirip perut, satu sirip anal, satu sirip ekor, lima celah insang, serta jumlah gigi rahang atas 24–25 dan rahang bawah 27–36. Nilai eksponen pertumbuhan (b) 3,0814 pada jantan dan 3,0897 pada betina menunjukkan pertumbuhan cenderung allometrik positif, namun secara statistik mendekati isometrik. Dengan indeks rata-rata 0,666 pada jantan dan 0,645 pada betina menandakan kondisi populasi bentuk pipih. Temuan ini menyediakan informasi dasar penting untuk mendukung pengelolaan dan konservasi hiu sungai secara berkelanjutan di Perairan Sesayap.
2026 · Book ·
PERLINDUNGAN HUKUM PIDANA BAGI PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) BERDASARKAN HUKUM NASIONAL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan hukum terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia serta mengkaji peran pemerintah dalam mencegah pengiriman PMI nonprosedural yang berpotensi menimbulkan tindak pidana perdagangan orang, eksploitasi tenaga kerja, kekerasan, dan pelanggaran hak asasi manusia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya kasus permasalahan yang dialami PMI, baik sebelum keberangkatan, selama bekerja di negara penempatan, maupun setelah kembali ke Indonesia. Berbagai persoalan tersebut umumnya disebabkan oleh lemahnya pengawasan, rendahnya tingkat pendidikan dan kesadaran hukum masyarakat, maraknya perekrutan ilegal oleh calo, serta kurangnya pemahaman mengenai prosedur resmi penempatan tenaga kerja ke luar negeri. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dan peraturan pelaksana lainnya, serta bahan hukum sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap PMI dilakukan secara menyeluruh melalui tiga tahapan, yaitu sebelum bekerja, selama bekerja, dan setelah bekerja, yang meliputi perlindungan administratif, hukum, sosial, dan ekonomi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perlindungan hukum pidana bagi PMI telah diatur secara komprehensif dalam hukum nasional, khususnya melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Namun, efektivitas perlindungan tersebut masih memerlukan penguatan pengawasan, peningkatan edukasi hukum kepada masyarakat, optimalisasi koordinasi antarlembaga, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pengiriman PMI nonprosedural agar hak-hak PMI dapat terlindungi secara maksimal.
2026 · Book ·
2026 · Book ·
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran interaktif pada materi operasi hitung bilangan cacah kelas iv-b di SD Negeri 013 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Produk yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu berupa media pembelajaran interaktif berbasis Microsoft Power Point yang memuat materi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, faktor, dan kelipatan bilangan cacah. Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh persentase kelayakan dari validasi ahli media sebesar 94%, ahli materi 100%, ahli bahasa 88%, dan praktisi 100% dengan kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas diperoleh persentase 93% dan uji coba lapangan 90% dengan kategori sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba tersebut, maka media pembelajaran interaktif pada materi operasi hitung bilangan cacah kelas IV-B di SD Negeri 013 Tarakan dapat digunakan.
2026 · Book ·
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominasi pendekatan pembelajaran konvensional di SDN 017 Tarakan yang menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media Crossword Puzzle berbasis Team Games Tournament (TGT) pada materi Sumber dan Bentuk Energi untuk siswa kelas III-B SDN 017 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap sistematis, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli media, ahli materi, dan praktisi, serta angket respons siswa. Hasil validasi menunjukkan rata-rata persentase kelayakan sebesar 76% yang tergolong kategori layak. Adapun hasil uji coba terbatas terhadap 6 siswa dan uji coba lapangan terhadap 28 siswa kelas III-B menghasilkan rata-rata persentase kemenarikan sebesar 83,93% dalam kategori sangat menarik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Crossword Puzzle berbasis Team Games Tournament (TGT) layak dan sangat menarik digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif di sekolah dasar. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji pengaruh media ini terhadap hasil belajar siswa secara lebih komprehensif.
2026 · Book ·
Kebutuhan akan penyimpanan energi portabel semakin meningkat seiring
berkembangnya penggunaan perangkat elektronik yang memerlukan sumber daya
fleksibel dan mudah dibawa. Namun, sebagian besar power bank konvensional
masih bergantung pada sumber listrik PLN serta belum dilengkapi sistem
pemantauan kondisi baterai secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk
merancang dan membangun power bank dengan sistem dual charging berbasis
panel surya dan adaptor PLN yang dilengkapi teknologi Internet of Things (IoT)
menggunakan ESP32, sensor INA219, dan aplikasi Blynk. Metode penelitian
dilakukan melalui tahapan perancangan perangkat keras dan perangkat lunak,
implementasi sistem, kalibrasi sensor, serta pengujian kinerja yang meliputi
pengisian daya menggunakan panel surya dan PLN, pengujian dual charging
dengan beban aktif, pengujian monitoring IoT, dan pengujian Quality of Service
(QoS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil melakukan pengisian
baterai menggunakan dua sumber energi, yaitu panel surya dan adaptor PLN, serta
mampu melakukan monitoring tegangan, arus, kapasitas baterai, dan status sistem
secara real-time melalui aplikasi Blynk. Pengujian panel surya menunjukkan bahwa
baterai berhasil mencapai kapasitas 100%, sedangkan pengujian dual charging
membuktikan bahwa sistem mampu melakukan pengisian baterai sekaligus
menyuplai daya ke beban aktif secara bersamaan. Hasil kalibrasi sensor INA219
menunjukkan nilai error pengukuran tegangan sebesar 0,51% dengan tingkat
akurasi 99,54%, sedangkan error pengukuran arus sebesar 1,81% dengan tingkat
akurasi 98,18%. Hasil pengujian QoS menunjukkan nilai packet loss sebesar 0%
pada seluruh pengujian, dengan rata-rata latency meningkat seiring bertambahnya
jarak WiFi, yaitu sebesar 87,3 ms pada jarak 3 meter hingga 146,8 ms pada jarak
15 meter. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, sistem yang dirancang mampu
bekerja dengan baik sebagai solusi penyimpanan energi portabel yang informatif,
dan ramah lingkungan.