Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ERMA

101 karya publik ditemukan.

2026: 172025: 102024: 282023: 232022: 72021: 102020: 5

Analisis Kesulitan Belajar Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Prosedur Newman Pada Siswa Kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan

2022 · Thesis ·

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematikan berdasarkan prosedur newman. Tujuan penelitian ini adalah Mendeskripsikan jenis kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman pada kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan dan Mendeskripsikan faktor apa saja yang menyebabkan siswa melakukan kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman pada kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan. Penelitian melibatkan 33 siswa kelas IX MTs Al-Ikhlas Nunukan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara dengan 6 subjek untuk diwawancarai. Data dianalisis secara kualitatif untuk mendeskripsikan jenis kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita dan faktor penyebab berdasarkan prosedur newman. Berdasarkan hasil penelitian: 1) terdapat 4 jenis kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita yaitu kesulitan memahami masalah, kesulitan transformasi, kesulitan ketrampilan proses dan kesulitan penulisan jawaban akhir; 2) Faktor penyebab siswa mengalami kesulitan belajar dalam menyelesaikan soal cerita matematika yaitu kurang teliti, kurang hati-hati dan terburu-buru dalam menjawab soal cerita yang diberikan, dan tidak dapat melakukan proses perhitungan dengan baik dan benar.

Efektivitas Penambahan Tepung Kunyit pada Pakan Terhadap Daya Tahan Benih Ikan Lele Dumbo Clarias gariepinus Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophilla

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Faktor penghambat produksi ikan pada kegiatan pembenihan yang disebabkan adanya infeksi bakteri penyebab rendahnya tingkat kelangsungan hidup benih ikan lele.tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian pakan campuran kunyit terhadap pada benih ikan lele Dumbo Clarias gariepinus yang diuji tantangan dengan bakteri A. Hydrophilla.

Efektivitas Penambahan Tepung Kunyit pada Pakan Terhadap Daya Tahan Benih Ikan Lele Dumbo Clarias gariepinus Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophilla

2022 · Thesis ·

Faktor penghambat produksi ikan pada kegiatan pembenihan yang disebabkan adanya infeksi bakteri penyebab rendahnya tingkat kelangsungan hidup benih ikan lele.tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian pakan campuran kunyit terhadap pada benih ikan lele Dumbo Clarias gariepinus yang diuji tantangan dengan bakteri A. Hydrophilla.

Perlindungan Hukum Pemegang Hak Cipta Terkait Royalti Pemutaran Musik Di Cafe Dan Restoran

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK CIPTA TERKAIT ROYALTI PEMUTARAN MUSIK DI CAFE DAN RESTORAN Abstrak Pemegang Hak Cipta sebagai pemilik hak ekonomi atas karya musik tidak terpenuhi dengan banyaknya pelaku usaha yang memutarkan musik di cafe dan restoran yang menjadi permasalahan terhadap perlindungan hukum bagi pemegang hak cipta. Royalti yang tidak dilakukan oleh pelaku usaha cafe dan restoran merupakan pelanggaran hak ekonomi yang dimiliki oleh pemegang hak cipta. Dalam penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait perlindungan hukum terhadap Pemegang Hak cipta. Pertama, Perlindungan hukum bagi pemegang hak cipta terhadap pemutaran musik di cafe dan restoran. Kedua, Akibat hukum bagi pelaku usaha yang menggunakan musik di cafe dan restoran. Dalam membantu dan menjawab permasalahan ini, digunakan metode penelitian yang bersifat normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan yaitu dengan menelaah instrumen hukum hak cipta terhadap perlindungan hukum bagi pemegang hak cipta dan ketentuan hukum hak cipta terkait royalti hak cipta, khususnya dalam pemutaran musik di cafe dan restoran dan pendekatan konseptual yaitu dengan menelaah pandangan serta doktrin yang sesuai dengan perkembangan ilmu hukum. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang didapatkan dalam sumber-sumber hukum. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel. Hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, perlindungan hukum bagi pemegang hak cipta terkait pemutaran musik di cafe dan restoran terdiri dari 2 bentuk yaitu, perlindungan hukum preventif termuat pada Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu Dan/Atau Musik terdapat pada pasal 3 dan perlindungan hukum represif termuat pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta pasal 96 dan pasal 113 ayat (3). Kedua, akibat hukum bagi pelaku usaha yang menggunakan musik di cafe dan restoran diwajibkan membayar royalti kepada pemegang hak cipta melalui LMKN.

PENGARUH KOMBINASI TEPUNG KULIT NANAS DAN DAUN PEPAYA SEBAGAI CAMPURAN PAKAN KOMERSIL PADA PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Pakan yang harus diberikan dengan kebutuhan nutrisi harus sesuai untuk menunjang pertumbuhan ikan, sumber energi utama untuk ikan adalah protein. Buah nanas mengandung enzim bromelin yang dapat diperoleh dari tanaman nanas baik dari tangkai, kulit, daun, buah, maupun batang dalam jumlah yang berbeda. Enzim Bromelin merupakan salah satu jenis enzim protease mampu menghidrolisis ikatan peptida pada protein atau polipeptida menjadi molekul yang lebih kecil yaitu asam amino, sedangkan daun pepaya adalah tumbuhan penghasil enzim papain yang merupakan golongan enzim protease sulfihidril. Tujuan dari penelitian yakni untuk mengetahui pengaruh dari pemberian tepung kulit nanas dengan kombinasi tepung daun pepaya pada pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan konsentrasi yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Data yang diperoleh dari observasidan pengamatan secara langsung di lapangan. Rancangan percobaan menggunakan metode rancangan acak lengkap. Dari hasil penelitian perlakuan F adalah perlakuan terbaik setiap perlakuan pengolah data menggunakan Aplikasi Excell dan dianalisis dengan mengunakan static one way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kombinasi tepung daun papaya sebanyak 25% dan tepung kulit nanas sebanyak 75% merupakan hasil terbaik dengan nila pengukuran Panjang Mutlak (2.35) cm, Berat Mutlak (5.10) gram, Pertumbuhan Spesifik (0.188) %, Rasio Konversi Pakan (0.388) gram dan Kelangsungan Hidup (100) %. ABSTACT Feed should be given to properly fulfill the nutrition needs for supporting the fish growth. The main energy source of fish is protein. Pineapple contains bromelin enzyme obtained from the pineapple plant starting from stalk, peel, leaf, fruit and stem in different number. Bromelin enzyme is one type of protease enzyme which has the ability to hydrolyze the peptide bond of protein or polypeptide into smaller molecure of amino acid, while pepaya leaf produces papain enzyme which is classfied into sulfhydlyl protease enzyme. The purpose of this research is to figure out the influence of combination between pineapple peel flour and pepaya leaf flour to the growth and survival of tilapia (Oreochormis niloticus) with different concentrations. This research used experimental research. The data optained from direct observations in the field. This experimental research used a completery randomized design. This research results show the treatmen F was the best one. In each treatment, the data were processed using excell application and the analyzed using the static one-way ANOVA with the confindence level of 95%. The research results show that the addition of combination between 25% pepaya leaf flour and 75% pineapple peel flour had the best result as proven witch the tilapia’s absolute length of 2.35 cm, absolute weight of 5.10 gram, spacific growth of 0.188%. feed conversion ratio of 0.388 gram, and survival of 100%

Perlindungan Hukum Pemegang Hak Cipta Terkait Royalti Pemutaran Musik Di Cafe Dan Restoran

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG HAK CIPTA TERKAIT ROYALTI PEMUTARAN MUSIK DI CAFE DAN RESTORAN Abstrak Pemegang Hak Cipta sebagai pemilik hak ekonomi atas karya musik tidak terpenuhi dengan banyaknya pelaku usaha yang memutarkan musik di cafe dan restoran yang menjadi permasalahan terhadap perlindungan hukum bagi pemegang hak cipta. Royalti yang tidak dilakukan oleh pelaku usaha cafe dan restoran merupakan pelanggaran hak ekonomi yang dimiliki oleh pemegang hak cipta. Dalam penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait perlindungan hukum terhadap Pemegang Hak cipta. Pertama, Perlindungan hukum bagi pemegang hak cipta terhadap pemutaran musik di cafe dan restoran. Kedua, Akibat hukum bagi pelaku usaha yang menggunakan musik di cafe dan restoran. Dalam membantu dan menjawab permasalahan ini, digunakan metode penelitian yang bersifat normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan yaitu dengan menelaah instrumen hukum hak cipta terhadap perlindungan hukum bagi pemegang hak cipta dan ketentuan hukum hak cipta terkait royalti hak cipta, khususnya dalam pemutaran musik di cafe dan restoran dan pendekatan konseptual yaitu dengan menelaah pandangan serta doktrin yang sesuai dengan perkembangan ilmu hukum. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer yaitu data yang didapatkan dalam sumber-sumber hukum. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan artikel. Hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, perlindungan hukum bagi pemegang hak cipta terkait pemutaran musik di cafe dan restoran terdiri dari 2 bentuk yaitu, perlindungan hukum preventif termuat pada Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Royalti Hak Cipta Lagu Dan/Atau Musik terdapat pada pasal 3 dan perlindungan hukum represif termuat pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta pasal 96 dan pasal 113 ayat (3). Kedua, akibat hukum bagi pelaku usaha yang menggunakan musik di cafe dan restoran diwajibkan membayar royalti kepada pemegang hak cipta melalui LMKN.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK PADA TEMA 4 PEDULI LINGKUNGAN SOSIAL SISWA SUB TEMA 2 PERMASALAHAN DI LINGKUNGAN SOSIAL KELAS III SD NEGERI 031 TARAKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK PADA TEMA 4 PEDULI LINGKUNGAN SOSIAL SISWA SUB TEMA 2 PERMASALAHAN DI LINGKUNGAN SOSIAL KELAS III SD NEGERI 031 TARAKAN ABSTRAK Pengembangan Media Pembelajaran Big Book Pada Tema 4 Peduli Lingkungan Sosial Siswa Sub Tema 2 Permasalahan di Lingkungan Sosial Kelas III SD Negeri 031 Tarakan. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan (dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari, M.Pd dan Mety Toding Bua, M.Pd). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran big book pada tematik materi tema 4 peduli lingkungasn sosial sub tema 2 permasalahan di lingkungan sosil. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian dan pengembangan. Model penelitian menggunakan Research and development yang dimodifikasi oleh Borg and Gall. Tahapan penelitian dan pengembangan ini terdapat 10 tahap, yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, (10) produksi massal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, lembar validasi dan kusioner respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran big book pada tematik materi tema 4 peduli lingkungan sosial sub tema 2 permasalahan di lingkugan sosial sangat layak ditinjau dari hasil validasi ahli media diperoleh skor rata-rata 2,8 dengan persentase 70%, hasil validasi ahli materi diperoleh skor rata-rata 2,7 dengan persentase 67,5%, hasil validasi ahli bahasa diperoleh skor rata-rata 3,6 dengan persentase 85%, dan hasil kusioner respon siswa pada uji coba pemakaian mencapai persentase 100%. Berdasarkan perolehan skor rata-rata dan persentase yang diperoleh maka media pembelajaran big book pada materi peduli lingkungan sosial, dikatakan layak untuk digunakan.

ANALISIS PERWILAYAHAN KOMODITAS KOPI (Coffea spp) DI KABUPATEN MALINAU

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Perkembangan sektor perkebunan merupakan salah sektor yang tak kalah pentingnya dalam peningkatan perekonomian masyarakat . Oleh karena itu, pembangunan sektor perkebunan merupakan hal yang sangat berkaitan langsung dengan pola hidup masyarakat di Kabupaten Malinau. Jika dilihat pangsa pasar serta tingkat konsumsi masyarakat terhadap beberapa komoditas, Kabupaten Malinau merupakan pasar penghasil kopi. Hal ini ditunjang dari jumlah penduduk yang kian padat. Sehingga permintaan terhadap komoditas juga cukup meningkat di masa sekarang. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis kecamatan basis komoditas kopi di Kabupaten Malinau (2) Untuk menganalisis karakteristik penyebaran koomoditas kopi berdasarkan asas lokalita di Kabupaten Malinau (3) Untuk menganalisis karakteristik komoditas kopi berdasarkan asas spesialisasi di Kabupaten Malinau. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ), Lokalita, dan Spesialisasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat lima kecamatan di Kabupaten Malinau yang merupakan basis komoditas kopi, komoditas kopi di Kabupaten Malinau tidak berpusat di satu wilayah, melainkan menyebar di beberapa wilayah di Kabupaten Malinau dan terdapat tiga kecamatan yang berspesialisasi pada komoditas kopi. Saran bagi pemerintah, berdasarkan keakuratan data dirasa kurang cukup karena dilihat dari hasil produksi pertahunnya cendrung sama, untuk kedepannya diharapkan aktualisasi data lebih real sehingga peneliti selanjutnya dapat merealisaskian data sesuai keadaan di lapangan. Serta pemerintah daerah diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkan kecamatan-kecamatan yang menjadi basis komoditas kopi di Kabupaten Malinau. Pemerintah juga perlu meningkatkan peran penyuluh pertanian agar petani kopi dapat meningkatkan hasil produksi nya serta mengoptimalkan peran kelompok tani sebagai wadah organisasi.

PENGARUH KOMBINASI TEPUNG KULIT NANAS DAN DAUN PEPAYA SEBAGAI CAMPURAN PAKAN KOMERSIL PADA PERTUMBUHAN IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pakan yang harus diberikan dengan kebutuhan nutrisi harus sesuai untuk menunjang pertumbuhan ikan, sumber energi utama untuk ikan adalah protein. Buah nanas mengandung enzim bromelin yang dapat diperoleh dari tanaman nanas baik dari tangkai, kulit, daun, buah, maupun batang dalam jumlah yang berbeda. Enzim Bromelin merupakan salah satu jenis enzim protease mampu menghidrolisis ikatan peptida pada protein atau polipeptida menjadi molekul yang lebih kecil yaitu asam amino, sedangkan daun pepaya adalah tumbuhan penghasil enzim papain yang merupakan golongan enzim protease sulfihidril. Tujuan dari penelitian yakni untuk mengetahui pengaruh dari pemberian tepung kulit nanas dengan kombinasi tepung daun pepaya pada pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) dengan konsentrasi yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Data yang diperoleh dari observasidan pengamatan secara langsung di lapangan. Rancangan percobaan menggunakan metode rancangan acak lengkap. Dari hasil penelitian perlakuan F adalah perlakuan terbaik setiap perlakuan pengolah data menggunakan Aplikasi Excell dan dianalisis dengan mengunakan static one way ANOVA dengan tingkat kepercayaan 95%, Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kombinasi tepung daun papaya sebanyak 25% dan tepung kulit nanas sebanyak 75% merupakan hasil terbaik dengan nila pengukuran Panjang Mutlak (2.35) cm, Berat Mutlak (5.10) gram, Pertumbuhan Spesifik (0.188) %, Rasio Konversi Pakan (0.388) gram dan Kelangsungan Hidup (100) %. ABSTACT Feed should be given to properly fulfill the nutrition needs for supporting the fish growth. The main energy source of fish is protein. Pineapple contains bromelin enzyme obtained from the pineapple plant starting from stalk, peel, leaf, fruit and stem in different number. Bromelin enzyme is one type of protease enzyme which has the ability to hydrolyze the peptide bond of protein or polypeptide into smaller molecure of amino acid, while pepaya leaf produces papain enzyme which is classfied into sulfhydlyl protease enzyme. The purpose of this research is to figure out the influence of combination between pineapple peel flour and pepaya leaf flour to the growth and survival of tilapia (Oreochormis niloticus) with different concentrations. This research used experimental research. The data optained from direct observations in the field. This experimental research used a completery randomized design. This research results show the treatmen F was the best one. In each treatment, the data were processed using excell application and the analyzed using the static one-way ANOVA with the confindence level of 95%. The research results show that the addition of combination between 25% pepaya leaf flour and 75% pineapple peel flour had the best result as proven witch the tilapia’s absolute length of 2.35 cm, absolute weight of 5.10 gram, spacific growth of 0.188%. feed conversion ratio of 0.388 gram, and survival of 100%

ANALISIS PERWILAYAHAN KOMODITAS KOPI (Coffea spp) DI KABUPATEN MALINAU

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan sektor perkebunan merupakan salah sektor yang tak kalah pentingnya dalam peningkatan perekonomian masyarakat . Oleh karena itu, pembangunan sektor perkebunan merupakan hal yang sangat berkaitan langsung dengan pola hidup masyarakat di Kabupaten Malinau. Jika dilihat pangsa pasar serta tingkat konsumsi masyarakat terhadap beberapa komoditas, Kabupaten Malinau merupakan pasar penghasil kopi. Hal ini ditunjang dari jumlah penduduk yang kian padat. Sehingga permintaan terhadap komoditas juga cukup meningkat di masa sekarang. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis kecamatan basis komoditas kopi di Kabupaten Malinau (2) Untuk menganalisis karakteristik penyebaran koomoditas kopi berdasarkan asas lokalita di Kabupaten Malinau (3) Untuk menganalisis karakteristik komoditas kopi berdasarkan asas spesialisasi di Kabupaten Malinau. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ), Lokalita, dan Spesialisasi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa terdapat lima kecamatan di Kabupaten Malinau yang merupakan basis komoditas kopi, komoditas kopi di Kabupaten Malinau tidak berpusat di satu wilayah, melainkan menyebar di beberapa wilayah di Kabupaten Malinau dan terdapat tiga kecamatan yang berspesialisasi pada komoditas kopi. Saran bagi pemerintah, berdasarkan keakuratan data dirasa kurang cukup karena dilihat dari hasil produksi pertahunnya cendrung sama, untuk kedepannya diharapkan aktualisasi data lebih real sehingga peneliti selanjutnya dapat merealisaskian data sesuai keadaan di lapangan. Serta pemerintah daerah diharapkan dapat mempertahankan dan mengembangkan kecamatan-kecamatan yang menjadi basis komoditas kopi di Kabupaten Malinau. Pemerintah juga perlu meningkatkan peran penyuluh pertanian agar petani kopi dapat meningkatkan hasil produksi nya serta mengoptimalkan peran kelompok tani sebagai wadah organisasi.

PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PENGGUNAAN MATA UANG RINGGIT MALAYSIA DI PERBATASAN PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum pidana terhadap penggunaan mata uang Ringgit Malaysia diperbatasan pulau Sebatik kabupaten Nunukan. Pertama, Penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana penggunaan mata uang Ringgit Malaysia di wilayah Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan. Kedua, bentuk pertanggungjawaban pemerintah kabupaten Nunukan terhadap penggunaan mata uang Ringgit Malaysia diwilayah Pulau Sebatik kabupaten Nunukan. Ketiga, skripsi ini merupakan penelitian empiris yuridis yang dilakukan secara langsung dilapangan dan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari Bank Indonesia perwakilan Provinsi Kalimantan Utara, Kepolisian Sektor Sebatik Timur Kabupaten Nunukan, Kantor Kecamatan Sebatik Timur, Kecamatan Sebatik Utara dan Kecamatan Sebatik Tengah. Data sekunder berasal dari undang-undang, buku, jurnal, artikel dan data-data internet. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, Penegakan Hukum terhadap pelanggaran penggunaan mata uang Ringgit Malaysia dipulau Sebatik kabupaten Nunukan belum berjalan sebagaimana mestinya dibuktikan dengan tidak adanya perkara terkait pelanggaran penggunaan mata uang Ringgit Malaysia hingga saat ini, hal ini disebabkan tidak adanya penindakan secara tegas dari aparat berwenang khususnya dari pihak Kepolisian Republik Indonesia di wilayah tersebut. Kedua, Bentuk pertanggungjawaban pemerintah Kabupaten Nunukan terhadap penggunaan mata uang Ringgit Malaysia diwilayah pulau Sebatik kabupaten Nunukan yang terjadi di masyarakat hingga saat ini melalui kecamatan hanya upaya penyebaran informasi melalui sosialisasi, penyebaran selembaran, baleho, dengan kegiatan-kegiatan guna mengalakkan cinta NKRI, cinta Mata uang Rupiah.

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK PADA TEMA 4 PEDULI LINGKUNGAN SOSIAL SISWA SUB TEMA 2 PERMASALAHAN DI LINGKUNGAN SOSIAL KELAS III SD NEGERI 031 TARAKAN

2021 · Thesis ·

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BIG BOOK PADA TEMA 4 PEDULI LINGKUNGAN SOSIAL SISWA SUB TEMA 2 PERMASALAHAN DI LINGKUNGAN SOSIAL KELAS III SD NEGERI 031 TARAKAN ABSTRAK Pengembangan Media Pembelajaran Big Book Pada Tema 4 Peduli Lingkungan Sosial Siswa Sub Tema 2 Permasalahan di Lingkungan Sosial Kelas III SD Negeri 031 Tarakan. Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan (dibimbing oleh Kadek Dewi Wahyuni Andari, M.Pd dan Mety Toding Bua, M.Pd). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran big book pada tematik materi tema 4 peduli lingkungasn sosial sub tema 2 permasalahan di lingkungan sosil. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian dan pengembangan. Model penelitian menggunakan Research and development yang dimodifikasi oleh Borg and Gall. Tahapan penelitian dan pengembangan ini terdapat 10 tahap, yaitu: (1) potensi dan masalah, (2) pengumpulan informasi, (3) desain produk, (4) validasi desain, (5) revisi desain, (6) uji coba produk, (7) revisi produk, (8) uji coba pemakaian, (9) revisi produk, (10) produksi massal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, lembar validasi dan kusioner respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran big book pada tematik materi tema 4 peduli lingkungan sosial sub tema 2 permasalahan di lingkugan sosial sangat layak ditinjau dari hasil validasi ahli media diperoleh skor rata-rata 2,8 dengan persentase 70%, hasil validasi ahli materi diperoleh skor rata-rata 2,7 dengan persentase 67,5%, hasil validasi ahli bahasa diperoleh skor rata-rata 3,6 dengan persentase 85%, dan hasil kusioner respon siswa pada uji coba pemakaian mencapai persentase 100%. Berdasarkan perolehan skor rata-rata dan persentase yang diperoleh maka media pembelajaran big book pada materi peduli lingkungan sosial, dikatakan layak untuk digunakan.

PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP PENGGUNAAN MATA UANG RINGGIT MALAYSIA DI PERBATASAN PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait penegakan hukum pidana terhadap penggunaan mata uang Ringgit Malaysia diperbatasan pulau Sebatik kabupaten Nunukan. Pertama, Penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana penggunaan mata uang Ringgit Malaysia di wilayah Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan. Kedua, bentuk pertanggungjawaban pemerintah kabupaten Nunukan terhadap penggunaan mata uang Ringgit Malaysia diwilayah Pulau Sebatik kabupaten Nunukan. Ketiga, skripsi ini merupakan penelitian empiris yuridis yang dilakukan secara langsung dilapangan dan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer berasal dari Bank Indonesia perwakilan Provinsi Kalimantan Utara, Kepolisian Sektor Sebatik Timur Kabupaten Nunukan, Kantor Kecamatan Sebatik Timur, Kecamatan Sebatik Utara dan Kecamatan Sebatik Tengah. Data sekunder berasal dari undang-undang, buku, jurnal, artikel dan data-data internet. Hasil dari penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa: Pertama, Penegakan Hukum terhadap pelanggaran penggunaan mata uang Ringgit Malaysia dipulau Sebatik kabupaten Nunukan belum berjalan sebagaimana mestinya dibuktikan dengan tidak adanya perkara terkait pelanggaran penggunaan mata uang Ringgit Malaysia hingga saat ini, hal ini disebabkan tidak adanya penindakan secara tegas dari aparat berwenang khususnya dari pihak Kepolisian Republik Indonesia di wilayah tersebut. Kedua, Bentuk pertanggungjawaban pemerintah Kabupaten Nunukan terhadap penggunaan mata uang Ringgit Malaysia diwilayah pulau Sebatik kabupaten Nunukan yang terjadi di masyarakat hingga saat ini melalui kecamatan hanya upaya penyebaran informasi melalui sosialisasi, penyebaran selembaran, baleho, dengan kegiatan-kegiatan guna mengalakkan cinta NKRI, cinta Mata uang Rupiah.

Kemerataan dan Dominansi Capung (Odonata) di Area Teresterial Kota Tarakan serta Potensi Implementasi pada Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X SMA/MA

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemerataan dan dominasi capung di area teresterial Kota Tarakan serta potensi implementasi pada pembelajaran Biologi siswa kelas X SMA/MA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian terbagi menjadi tiga yaitu Persawahan Mamburungan, Hutan Kota Sawah lunto SKIP dan Lahan Pertanian Kampung Enam. Parameter yang diukur adalah kemerataan dan dominansi capung. Parameter lingkungan dalam penelitian ini diantaranya suhu, kelembaban, kecepatan angin, intensitas cahaya dan ketinggian. Hasil penelitian capung di area teresterial Kota Tarakan ditemukan delapan belas spesies dari dua famili diantaranya Libellulidae dan Coenagrionidae. Analisis tingkat kemerataan capung di area teresterial Kota Tarakan sebesar 0.932302 yang menunjukan bahwa nilai tersebut mendekati angka 1 dan termasuk dalam kriteria kondisi komunitas yang stabil. Kemudian indeks dominansi jenis capung yang terdapat di area teresterial Kota Tarakan ialah jenis Crocothemis servilia dengan nilai tertinggi 0.02% yang masuk dalam kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada jenis capung yang yang mendominasi. Dominansi pada ketiga lokasi penelitian ini menunjukkan bahwa persebaran jenis capung merata sehingga lingkungan di ketiga lokasi tersebut stabil. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian kemerataan dan dominansi capung dengan pembelajaran Biologi, pada materi Animalia kelas X SMA/MA dengan Kompetensi Dasar 3.8, dituangkan dalam bentuk Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS) dan handout. Persyaratan yang diperlukan untuk mengintegrasi siswa dengan objek kejadian sebagai sumber belajar harus disesuaikan dengan kejelasan potensi, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, kejelasan sasaran, kejelasan informasi, kejelasan dan pedoman eksplorasi serta kejelasan perolehan yang ingin dicapai. Kata Kunci: Capung, Kemerataan, Dominansi, Potensi Implementasi

Kemerataan dan Dominansi Capung (Odonata) di Area Teresterial Kota Tarakan serta Potensi Implementasi pada Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X SMA/MA

2021 · Thesis ·

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemerataan dan dominasi capung di area teresterial Kota Tarakan serta potensi implementasi pada pembelajaran Biologi siswa kelas X SMA/MA. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Lokasi penelitian terbagi menjadi tiga yaitu Persawahan Mamburungan, Hutan Kota Sawah lunto SKIP dan Lahan Pertanian Kampung Enam. Parameter yang diukur adalah kemerataan dan dominansi capung. Parameter lingkungan dalam penelitian ini diantaranya suhu, kelembaban, kecepatan angin, intensitas cahaya dan ketinggian. Hasil penelitian capung di area teresterial Kota Tarakan ditemukan delapan belas spesies dari dua famili diantaranya Libellulidae dan Coenagrionidae. Analisis tingkat kemerataan capung di area teresterial Kota Tarakan sebesar 0.932302 yang menunjukan bahwa nilai tersebut mendekati angka 1 dan termasuk dalam kriteria kondisi komunitas yang stabil. Kemudian indeks dominansi jenis capung yang terdapat di area teresterial Kota Tarakan ialah jenis Crocothemis servilia dengan nilai tertinggi 0.02% yang masuk dalam kategori rendah. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada jenis capung yang yang mendominasi. Dominansi pada ketiga lokasi penelitian ini menunjukkan bahwa persebaran jenis capung merata sehingga lingkungan di ketiga lokasi tersebut stabil. Selanjutnya dilakukan analisis keterkaitan penelitian kemerataan dan dominansi capung dengan pembelajaran Biologi, pada materi Animalia kelas X SMA/MA dengan Kompetensi Dasar 3.8, dituangkan dalam bentuk Silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Lembar Kerja Siswa (LKS) dan handout. Persyaratan yang diperlukan untuk mengintegrasi siswa dengan objek kejadian sebagai sumber belajar harus disesuaikan dengan kejelasan potensi, kesesuaian dengan tujuan pembelajaran, kejelasan sasaran, kejelasan informasi, kejelasan dan pedoman eksplorasi serta kejelasan perolehan yang ingin dicapai. Kata Kunci: Capung, Kemerataan, Dominansi, Potensi Implementasi

PENGARUH PEMBERIAN POC LIMBAH CAIR TAHU DAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau dengan memodifikasi dosis pupuk organik cair dan pemberian mulsa organik. Penggunaan bahan organik sebagai pupuk organik cair (POC) dimaksudkan untuk menambah unsur hara bagi tanaman. Limbah tahu dapat memberikan nilai tambah bagi kesuburan tanah karena limbah tahu mengandung N, P, K Ca, Mg dan C organik yang berpotensi meningkatkan kesuburan tanah. Pemakaian mulsa organik merupakan salah satu pemanfaatan bahan organik yang baik bagi pertumbuhan tanaman. Mulsa dapat berperan dalam mengubah keadaan iklim mikro yang dapat mempengaruhi sifat tanah, menguntungkan untuk pertumbuhan, perkembangan dan peningkatan hasil tanaman. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Fakultas Pertanian Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor yaitu faktor 1 dosis pupuk organik cair (POC) dengan 4 taraf dan faktor 2 mulsa organik dengan 3 taraf diulang sebanyak 3 kali. Parameter Pengamatan yaitu tinggi tanaman, lebar daun, diameter batang, jumlah daun, berat biji, berat polong, bjumlah cabang jumlah polong. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan diuji lanjut dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa dosis pupuk organik cair (POC) berpengaruh nyata pada pertumbuhan tinggi tanaman, lebar daun, jumlah daun, diameter batang, jumlah cabang, berat polong, berat biji dan jumlah polong, dengan dosis terbaik pada perlakuan 90 ml/tanaman (L1), dan pada Mulsa organik berpengaruh nyata pada parameter lebar daun dengan perlakuan terbaik mulsa jerami (M1). Interaksi perlakuan terbaik pada mulsa organik + POC 90 ml/tanaman (M1L1) yang diaplikasikan memberikan pengaruh nyata pada parameter jumlah daun.

STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUKSI LADA (PIPER NIGRUM LINN) (STUDI KASUS : DESA GUNUNG SERIANG KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN)

2020 · Thesis ·

Pengembangan produksi lada mengalami penurunan dan menyebabkan pendapatan petani menjadi berkurang, sehingga peningkatan produksi menjadi kurang maksimal. Penelitian strategi pengembangan produksi lada (piper nigrum linn) bertujuan untuk (1) mengetahui faktor internal dalam strategi pengembangan produksi komoditi lada di Desa Gunung Seriang, (2) mengetahui faktor eksternal dalam strategi pengembangan produksi komoditi lada di Desa Gunung Seriang, (3) merumuskan strategi pengembangan produksi komoditi lada di Desa Gunung Seriang. Metode penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 10 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal meliputi: kekuatannya; ketersediaan lahan yang luas, letak wilayah strategis, sumber daya manusia yang banyak, dan adanya kelompok tani sebagai wadah pemersatu petani, sedangkan kelemahannya meliputi: modal yang kurang, penanganan hama dan penyakit yang kurang, teknologi yang masih tradisional, dan akses jalan yang kurang memadai/tidak kondusif. Faktor eksternal meliputi: peluang berupa adanya dukungan pemerintah, potensi sumberdaya, adanya BUMDes, sedangkan ancamannya meliputi: harga hasil produk ditentukan tengkulak, petani beralih menanam komoditi lain dan tidak adanya penyuluhan. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi berada di kuadaran II yang berarti keadaan petani Desa Gunung Seriang mendukung strategi S-T dengan meningkatkan/memaksimalkan kualitas dan kuantitas hasil produksi yang lebih baik dengan memanfaatkan luas lahan serta memperbaiki produksi dan meningkatkan kualitas kerja dengan dukungan SDM yang banyak serta wilayah yang strategis.

KAJIAN KUALITAS MATERI PENYULUHAN PERTANIAN PADA KELOMPOK CAHAYA TANI DI KOTA TARAKAN

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KAJIAN KUALITAS MATERI PENYULUHAN PERTANIAN PADA KELOMPOK CAHAYA TANI DI KOTA TARAKAN Abstrak Kualitas materi penyuluhan ditunjang oleh kemampuan dan keterampilan penyuluh yang akan berpengaruh kepada penerima manfaat nantinya. Peneltian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait kajian kualitas materi penyuluhan pertanian. Pertama, bagaimana deskripsi kualitas materi penyuluhan pertanian pada kelompok Cahaya Tani di Kota Tarakan Kecamatan Tarakan Utara ? Kedua, bagaimana deskripsi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas materi penyuluhan pertanian pada Kelompok Cayaha Tani di Kota Tarakan Kecamatan Tarakan Utara. Metode penentu sampel purposive sampling Analisis data yang digunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yaitu (1) terwujudnya kualitas materi penyuluhan maka harus tersampaikan mengenai ragam materi penyuluhan yang meliputi pesan ideologis dan informatif, pokok-pokok bahasan yang meliputi ilmu budidaya pertanian, ilmu ekonomi pertanian, ilmu pengelolaan rumah tangga tani, pelembagaan petani serta politik pembangunan pertanian, sumber materi dapat diperoleh melalui sumber resmi pemerintahan, pengalaman petani, sumber, informasi dari publikasi seperti buku jurnal media masa, majalah dan sumber lain yang dapat dipercaya. Sifat-sifat materi penyuluhan dapat di bedakan mengenai berisi pemecahan yang sedang dihadapi para petani, yang berisi petunjuk dan rekomendasi sedangkan materi yang bersifat instrumental untuk pemilihan materi sebagai penyuluh harus mengetahui materi yang sangat pokok dan materi penunjang. (2) hasil dari faktor kualitas materi penyuluhan yaitu yang tidak menguntungkan 70.37% dari segi biaya yang tidak terjangkau 74.07%, tingkat kerumitan/Kesederhanaan 81.48%, tidak sesuai lingkungan fisik 70.37 %, tidak sesuai lingkungan budaya 70.37% tidak mudahnya dikomunikasi 100% penghematan tenaga kerja dan waktu sangat efisien 66.67% Untuk terwujudnya hasil yang sempurna maka sebaiknya penyuluh lebih sigap lagi dalam hal ini agar kualitas materi penyuluhan pertanian tercapai dan dari segi faktor kualitas materi penyuluhan dapat menguntungkan atau menunjang para petani yang di kelompok Cahaya Tani tersebut, dengan hal ini maka petani juga juga harus mampu mengadopsi inovasi yang disampaikan serta lebih berpartisipasi lagi atas apa yang telah di sarankan oleh penyuluh sehingga apa yang diharapkan tercapai, dalam hal ini juga perlu adanya perhatian khusus dari instansi terkait seperti dinas pertanian jika dari pihak pemerintah, penyuluh, atau pun kelompok tani saling berkesinambungan maka apa yang diharapkan dapat tercapai. Kata Kunci : Kualitas Materi, Penyuluhan Pertanian, Kelompok Tani

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.L Di Wilayah Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Peran Bidan selain memberikan asuhan komprehensif juga harus meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam penanganan dan memberikan pelayanan kesehatan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir dan keluarga berencana. Pelaksanaan Asuhan Kebidanan Komprehensif dimulai pada tanggal 28 Oktober 2019 di Puskemas Karang Rejo Tarakan dengan Ny. L sebagai responden. Kunjungan Awal dilakukan pada saat klien memasuki usia kehamilan 35 minggu 5 hari dan selanjutnya dilakukan kunjungan ulang sebanyak 2 kali kunjungan dan dilakukan setiap 1 minggu 1 kali kunjungan. Persalinan terjadi pada usia kehamilan 38 minggu, yang dilakukan sesuai dengan standar asuhan persalinan normal (APN).Asuhan kunjungan masa nifas dilakukan sebanyak 4 kali dan asuhan kunjungan neonatal sebanyak 3 kali. Penatalaksanaan asuhan masa nifas dan bayi baru lahir menyesuaikan kebutuhan selama masa nifas dan bayi baru lahir. Selama melakukan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan kunjungan awal. Namun, didapatkan masalah kehamilan pada kunjungan ulang pertama sampai dengan kunjungan ulang kedua yaitu protein urine didapatkan hasil pemeriksaan + 2 pada kunjungan ulang pertama dan + 1 pada kunjungan ulang kedua. Hal tersebut dilakukan tindakan segera dengan berkolaborasi dengan Ahli Gizi agar tidak menimbulkan komplikasi selama masa kehamilan. Pada persalinan tidak ditemukan masalah, pada kunjungan nifas dan bayi tidak ditemukan adanya masalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Berdasarkan asuhan yang diberikan, masalah yang terjadi pada kehamilan tidak menyebabkan komplikasi selama masa kehamilan. Ibu dan bayi dalam kondisi normal dan asuhan yang diberikan sesuai dengan teori. Asuhan kebidanan komprehensif telah di dokumentasikan dalam bentuk SOAP.

Pengaruh Iklan dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Impulse Buying pada Pengunjung Ramayana Department Store Tarakan

2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Iklan berfungsi untuk menginformasikan tentang produk atau jasa dan iklan bisa bersifat mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian yang tidak direncanakan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan dan gaya hidup terhadap pembelian impulsif pada pengunjung Ramayana Department Store Tarakan. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik nonprobability sampling dan metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan metode survei dengan instrument pertanyaan/pernyataan dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Tarakan yang pernah berbelanja di Ramayana Department Store Tarakan dengan jumlah sampel sebanyak 210 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi dengan bantuan program SPSS versi 22. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel iklan dan gaya hidup berpengarh positif dan signifikan terhadap pembelian impulsif.