· Thesis ·
Seaweed is one of the potential marine commodities to be developed in coastal areas. To get maximum income, farmers must be able to increase production and reduce production costs. Therefore farmers must be able to use farming inputs efficiently. This study aims: (1) to find out how much the income of seaweed farmers (Eucheuma Cottoni) in the Pantai Amal Village; (2) to analyze the factors that influence the production of seaweed (Eucheuma Cottoni) in Pantai Amal Village; (3) to find out the elasticity of seaweed production (Eucheuma Cottoni) in the Pantai Amal Village. The method used is income analysis, multiple linear regression analysis through the Cobb-Douglas approach and production elasticity. The samples used were 60 seaweed farmers. Determination of the sample using the Sampling Quota. The analysis shows that the total costs incurred by farmers in seaweed farming is Rp. 8,121,768 with revenues of Rp. 19,934,167 so that the income of farmers is Rp. 11,812,399 in one seaweed production. The estimation results of the model show that the variable seed (X1), labor (X2), rope stretch (X3) and experience of farming (X4) significantly influence seaweed production. Seed elasticity value is 0.565, labor elasticity is 0.105, stretch rope elasticity is 0.438 and business experience elasticity is 0.216. These results indicate that Ep 1 (between no and one). So that the seed variables, labor, stretch ropes and farming experience are inelastic. This means that the four variables have not made a major contribution to seaweed production in the Pantai Amal Village of Tarakan City.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
KOMPOSISI JENIS IKAN PADA SAAT PASANG PURNAMA DAN PASANG PERBANI PADA AREA BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN Abstak Pantai Amal, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, merupakan salah satu wilayah pesisir yang dimanfaatkan mansyarakat untuk budidaya rumput laut. Selain ideal untuk pertumbuhan rumput laut, kawasan ini secara ekologis memiliki peran sebagai habitat asuhan (Nursery ground) dan mencari makan (Feeding grounnd) untuk berbagai jenis ikan di area tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komposisi jenis ikan di area budidaya rumput laut dengan membanding hasil tangkapan pada pasang tinggi dan pasang rendaah, serta mengetahui bagaiaman peran pasang perairan terhadap kompisis ikan dengan melakukan uji Anovad dan kontribusi faktor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan lokasi penelitian di area budidaya rumput laut dan menggunakan alat tangkap jenis jaring insang (gillnet). Berdasarkan hasil tangkapan penelitian, diperoleh sebanyak 122 individu yang tergolong kedalam 13 spesies. Pada pasang tinggi diperoleh 9 jenis dengan total 93 individu (76,23%) dan pasang rendah 6 jenis dengan total 29 individu (23,77%). Komposis jenis ikan yang paling dominan pada pasang tinggi yaitu julung – julung (Hemirafus far) dengan 62 individu (68,48%) dan jenis ikan yang dominan saat pasang rendah yaitu Kipar (Scatophagus argus) degan 10 individu (37,04%). Hasil uji anova menunjukkan perbedaan rata rata kelimpahan jenis ikan yang signifikan antara pasang yaitu F-hitung = 24,48 > F-crit =5,99 dan nilai P = 0,02 0,05 yang menegaskan bahwa adanya pengaruh nyata kondisi pasang perairan terhadap hasil tangkapan. Dengan perhitungan kontribusi faktor, kondisi pasang perairan memberikan pengaruh sebesar 80,31% terhadap keberadaan ikan. Dengan hasil tersebut dapat menegaskan adanya pengaruh pasang tinggi dan pasang rendah terhadap komposisi jenis ikan yang berasosiasi dengan rumput laut di perairan Pantai Amal Kota Tarakan.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
KOMPOSISI JENIS IKAN PADA SAAT PASANG PURNAMA DAN PASANG PERBANI PADA AREA BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KELURAHAN PANTAI AMAL, KOTA TARAKAN Abstak Pantai Amal, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, merupakan salah satu wilayah pesisir yang dimanfaatkan mansyarakat untuk budidaya rumput laut. Selain ideal untuk pertumbuhan rumput laut, kawasan ini secara ekologis memiliki peran sebagai habitat asuhan (Nursery ground) dan mencari makan (Feeding grounnd) untuk berbagai jenis ikan di area tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana komposisi jenis ikan di area budidaya rumput laut dengan membanding hasil tangkapan pada pasang tinggi dan pasang rendaah, serta mengetahui bagaiaman peran pasang perairan terhadap kompisis ikan dengan melakukan uji Anovad dan kontribusi faktor. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan lokasi penelitian di area budidaya rumput laut dan menggunakan alat tangkap jenis jaring insang (gillnet). Berdasarkan hasil tangkapan penelitian, diperoleh sebanyak 122 individu yang tergolong kedalam 13 spesies. Pada pasang tinggi diperoleh 9 jenis dengan total 93 individu (76,23%) dan pasang rendah 6 jenis dengan total 29 individu (23,77%). Komposis jenis ikan yang paling dominan pada pasang tinggi yaitu julung – julung (Hemirafus far) dengan 62 individu (68,48%) dan jenis ikan yang dominan saat pasang rendah yaitu Kipar (Scatophagus argus) degan 10 individu (37,04%). Hasil uji anova menunjukkan perbedaan rata rata kelimpahan jenis ikan yang signifikan antara pasang yaitu F-hitung = 24,48 > F-crit =5,99 dan nilai P = 0,02 0,05 yang menegaskan bahwa adanya pengaruh nyata kondisi pasang perairan terhadap hasil tangkapan. Dengan perhitungan kontribusi faktor, kondisi pasang perairan memberikan pengaruh sebesar 80,31% terhadap keberadaan ikan. Dengan hasil tersebut dapat menegaskan adanya pengaruh pasang tinggi dan pasang rendah terhadap komposisi jenis ikan yang berasosiasi dengan rumput laut di perairan Pantai Amal Kota Tarakan.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hidrogel merupakan material polimer tiga dimensi yang mampu menyerap dan mempertahankan air dalam jumlah besar. Sintesis hidrogel berbasis α-selulosa memerlukan agen pengikat silang, salah satunya asam sitrat yang bersifat aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsentrasi asam sitrat sebagai pengikat silang terhadap swelling ratio hidrogel berbasis α-selulosa dari pelepah nipah (Nypa fruticans). α-Selulosa diisolasi melalui delignifikasi menggunakan NaOH 10% dan pemutihan menggunakan H₂O₂ 30%, kemudian disintesis menjadi hidrogel dengan penambahan CMC menggunakan variasi konsentrasi pengikat silang asam sitrat sebesar 0%, 10%, 20%, dan 30% (b/v). Identifikasi gugus fungsi α-selulosa menggunakan FTIR dan dianalisis secara deskriptif, sedangkan kemampuan penyerapan air dievaluasi melalui uji swelling ratio dan dianalisis menggunakan One-Way ANOVA. Hasil analisis FTIR menunjukkan adanya pita serapan khas selulosa pada α-selulosa pelepah nipah, serta ketiadaan pita karbonil dan aromatik yang mengindikasikan keberhasilan proses isolasi α-selulosa. Hasil uji swelling ratio menunjukkan bahwa konsentrasi asam sitrat berpengaruh nyata terhadap kemampuan penyerapan air hidrogel (sig. 0,05), dengan nilai tertinggi diperoleh pada konsentrasi asam sitrat 20%, yaitu sebesar 592,66%. Dengan demikian, asam sitrat 20% merupakan konsentrasi pengikat silang terbaik untuk menghasilkan hidrogel berbasis α-selulosa pelepah nipah.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hidrogel merupakan material polimer tiga dimensi yang mampu menyerap dan mempertahankan air dalam jumlah besar. Sintesis hidrogel berbasis α-selulosa memerlukan agen pengikat silang, salah satunya asam sitrat yang bersifat aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konsentrasi asam sitrat sebagai pengikat silang terhadap swelling ratio hidrogel berbasis α-selulosa dari pelepah nipah (Nypa fruticans). α-Selulosa diisolasi melalui delignifikasi menggunakan NaOH 10% dan pemutihan menggunakan H₂O₂ 30%, kemudian disintesis menjadi hidrogel dengan penambahan CMC menggunakan variasi konsentrasi pengikat silang asam sitrat sebesar 0%, 10%, 20%, dan 30% (b/v). Identifikasi gugus fungsi α-selulosa menggunakan FTIR dan dianalisis secara deskriptif, sedangkan kemampuan penyerapan air dievaluasi melalui uji swelling ratio dan dianalisis menggunakan One-Way ANOVA. Hasil analisis FTIR menunjukkan adanya pita serapan khas selulosa pada α-selulosa pelepah nipah, serta ketiadaan pita karbonil dan aromatik yang mengindikasikan keberhasilan proses isolasi α-selulosa. Hasil uji swelling ratio menunjukkan bahwa konsentrasi asam sitrat berpengaruh nyata terhadap kemampuan penyerapan air hidrogel (sig. 0,05), dengan nilai tertinggi diperoleh pada konsentrasi asam sitrat 20%, yaitu sebesar 592,66%. Dengan demikian, asam sitrat 20% merupakan konsentrasi pengikat silang terbaik untuk menghasilkan hidrogel berbasis α-selulosa pelepah nipah.
2026 · Book ·
.
2026 · Book ·
2026 · Thesis ·
ABSTRAK
Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia yaitu hipertensi dan dapat menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Tingkat pengetahuan mengenai hipertensi dan aktivitas fisik yang dilakukan lansia merupakan faktor yang diduga berpengaruh terhadap pengendalian tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada lansia di Puskesmas Salimbatu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Salimbatu, dengan sampel 45 responden yang ditentukan menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan, instrumen aktivitas fisik, dan pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai dengan jenis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia dengan tingkat pengetahuan yang baik dan aktivitas fisik yang teratur cenderung memiliki tekanan darah yang lebih terkontrol dibandingkan lansia yang memiliki pengetahuan rendah dan aktivitas fisik kurang. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik terhadap tekanan darah pada lansia di Puskesmas Salimbatu (p < 0,05).Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan aktivitas fisik berhubungan dengan tekanan darah pada lansia. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan edukasi kesehatan dan program aktivitas fisik secara teratur bagi lansia sebagai bagian dari pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Kata kunci: Lansia, Tingkat Pengetahuan, Aktivitas Fisik, Tekanan Darah, Hipertensi.
2026 · Thesis ·
Website Repository Universitas Borneo Tarakan (Repository UBT) merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola dan menyediakan akses terhadap karya ilmiah sivitas akademika. Mengingat pentingnya informasi yang tersimpan pada sistem tersebut, diperlukan pengujian keamanan untuk mengidentifikasi potensi kerentanan yang berpotensi mengganggu kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keamanan website Repository UBT menggunakan metode NIST SP 800-115, mengklasifikasikan kerentanan berdasarkan OWASP Top 10 Tahun 2025, serta menentukan tingkat risikonya menggunakan OWASP Risk Rating Methodology. Pengujian dilakukan melalui empat tahapan NIST SP 800-115, yaitu planning, discovery, attack, dan reporting. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi lima kerentanan, dengan tiga kerentanan yang memiliki tingkat risiko tertinggi yaitu Potential SQL Injection (False Positive) dengan nilai Overall Risk Severity sebesar 5,93 (High), Reflected Cross-Site Scripting (XSS) sebesar 5,68 (High), dan Git Exposure sebesar 4,31 (Medium). Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan penerapan prepared statement atau parameterized query untuk mengamankan proses interaksi dengan basis data, penerapan output encoding dan Content Security Policy (CSP) untuk mencegah eksekusi skrip berbahaya, serta pembatasan akses terhadap direktori .git melalui konfigurasi web server dan penghapusan repository Git dari lingkungan produksi guna mencegah kebocoran informasi internal aplikasi. Rekomendasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengelola Repository UBT dalam meningkatkan keamanan sistem dan meminimalkan potensi eksploitasi kerentanan.
2026 · Book ·
Arif Dermawan, 2026. Survey Perilaku Prokrastinasi Mahasiswa Program Studi Bimbingan Dan Konseling. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prokrastinasi dalam penyusunan skripsi pada mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2019 dan 2020. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda penyelesaian tugas yang dapat memberikan dampak negatif bagi mahasiswa, orang tua, maupun institusi pendidikan. Dampak yang ditimbulkan antara lain keterlambatan kelulusan, hilangnya peluang kerja, menurunnya produktivitas mahasiswa, serta bertambahnya biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua akibat masa studi yang lebih lama. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan jumlah responden sebanyak 40 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 31 mahasiswa atau 77,5% responden mengalami prokrastinasi dalam penyusunan skripsi. Tingginya tingkat prokrastinasi menunjukkan bahwa perilaku menunda pengerjaan skripsi masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari mahasiswa, dosen pembimbing, orang tua, dan institusi pendidikan untuk mengurangi perilaku prokrastinasi agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan meningkatkan produktivitas akademik.
2026 · Book ·
Tarakan telah menetapkan ekosistem ini sebagai area konservasi pada tahun 2006 dan memiliki luas sekitar 32 ha. Namun, ekosistem mangrove saat ini menghadapi ancaman besar, terutama penggunaan lahan untuk budidaya tambak. Organisme fauna makrobentos memiliki peran penting sebagai bioindikator kualitas lingkungan, penyeimbang rantai makanan, serta penyedia jasa ekosistem. Komposisi maupun kepadatan fauna makrobentos akan merespon modifikasi mutu habitat melalui penyesuaian diri, tergantung pada tingkat toleransi atau kepekaannya terhadap perubahan lingkungan. Komunitas fauna makrobentos tidak hanya berperan sebagai indikator pencemaran, tetapi juga dapat digunakan sebagai tanda kembalinya fungsi vegetasi mangrove. Hal ini dapat dilakukan dengan menganalisis struktur komunitas fauna makrobentos yang ada dalam lapisan vegetasi mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa struktur komunitas fauna makrobentos yang berasosiasi dengan hutan mangrove berdasarkan nilai indeks ekologisnya. Struktur komunitas fauna makrobentos dinilai berdasarkan Indeks Kekayaan Jenis (R), Indeks Keanekaragaman Jenis (H’), Indeks Keseragaman Jenis (E), Indeks Dominansi (C) dan Indeks Nilai Penting (INP). Nilai indeks ekologis yang dihasilkan R = 0,79; H’ = 0,73; E = 0,81 dan C = 0,21. Indeks ekologi menunjukkan komunitas makrozoobenthos yang berasosiasi dengan hutan mangrove di Kelurahan Kampung Empat memiliki keterbatasan jenis organisme, berada dalam kondisi kurang stabil, distribusi individu antar spesies tergolong merata, tidak ada spesies tertentu yang mendominasi secara ekstrem, sehingga proporsi jumlah individu antar spesies berada dalam kondisi yang relatif seimbang. Tidak terdapat spesies tertentu yang mendominasi komunitas secara berlebihan, mengindikasikan bahwa distribusi kekuasaan antar spesies cenderung tersebar, yang secara otomatis memperkuat interpretasi terhadap rendahnya tekanan dominansi di kawasan tersebut. Secara umum, seluruh spesies yang ditemukan memiliki nilai INP 100%. Rendahnya nilai INP mengindikasikan bahwa tidak ada satu spesies pun yang mendominasi secara mutlak. Hal ini menunjukkan bahwa peran ekologis dan sumber daya makanan terdistribusi secara kompetitif diantara spesies-spesies yang ada.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tarakan telah menetapkan ekosistem ini sebagai area konservasi pada tahun 2006 dan memiliki luas sekitar 32 ha. Namun, ekosistem mangrove saat ini menghadapi ancaman besar, terutama penggunaan lahan untuk budidaya tambak. Organisme fauna makrobentos memiliki peran penting sebagai bioindikator kualitas lingkungan, penyeimbang rantai makanan, serta penyedia jasa ekosistem. Komposisi maupun kepadatan fauna makrobentos akan merespon modifikasi mutu habitat melalui penyesuaian diri, tergantung pada tingkat toleransi atau kepekaannya terhadap perubahan lingkungan. Komunitas fauna makrobentos tidak hanya berperan sebagai indikator pencemaran, tetapi juga dapat digunakan sebagai tanda kembalinya fungsi vegetasi mangrove. Hal ini dapat dilakukan dengan menganalisis struktur komunitas fauna makrobentos yang ada dalam lapisan vegetasi mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa struktur komunitas fauna makrobentos yang berasosiasi dengan hutan mangrove berdasarkan nilai indeks ekologisnya. Struktur komunitas fauna makrobentos dinilai berdasarkan Indeks Kekayaan Jenis (R), Indeks Keanekaragaman Jenis (H’), Indeks Keseragaman Jenis (E), Indeks Dominansi (C) dan Indeks Nilai Penting (INP). Nilai indeks ekologis yang dihasilkan R = 0,79; H’ = 0,73; E = 0,81 dan C = 0,21. Indeks ekologi menunjukkan komunitas makrozoobenthos yang berasosiasi dengan hutan mangrove di Kelurahan Kampung Empat memiliki keterbatasan jenis organisme, berada dalam kondisi kurang stabil, distribusi individu antar spesies tergolong merata, tidak ada spesies tertentu yang mendominasi secara ekstrem, sehingga proporsi jumlah individu antar spesies berada dalam kondisi yang relatif seimbang. Tidak terdapat spesies tertentu yang mendominasi komunitas secara berlebihan, mengindikasikan bahwa distribusi kekuasaan antar spesies cenderung tersebar, yang secara otomatis memperkuat interpretasi terhadap rendahnya tekanan dominansi di kawasan tersebut. Secara umum, seluruh spesies yang ditemukan memiliki nilai INP 100%. Rendahnya nilai INP mengindikasikan bahwa tidak ada satu spesies pun yang mendominasi secara mutlak. Hal ini menunjukkan bahwa peran ekologis dan sumber daya makanan terdistribusi secara kompetitif diantara spesies-spesies yang ada.
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Arif Dermawan, 2026. Survey Perilaku Prokrastinasi Mahasiswa Program Studi Bimbingan Dan Konseling. Pembimbing Utama Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat prokrastinasi dalam penyusunan skripsi pada mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling angkatan 2019 dan 2020. Prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda penyelesaian tugas yang dapat memberikan dampak negatif bagi mahasiswa, orang tua, maupun institusi pendidikan. Dampak yang ditimbulkan antara lain keterlambatan kelulusan, hilangnya peluang kerja, menurunnya produktivitas mahasiswa, serta bertambahnya biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua akibat masa studi yang lebih lama. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan jumlah responden sebanyak 40 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 31 mahasiswa atau 77,5% responden mengalami prokrastinasi dalam penyusunan skripsi. Tingginya tingkat prokrastinasi menunjukkan bahwa perilaku menunda pengerjaan skripsi masih menjadi permasalahan yang perlu mendapat perhatian serius. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari mahasiswa, dosen pembimbing, orang tua, dan institusi pendidikan untuk mengurangi perilaku prokrastinasi agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan meningkatkan produktivitas akademik.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan wilayah pesisir, tetapi keberadaannya terus tertekan akibat aktivitas manusia. Salah satu jenis mangrove pionir yang banyak digunakan dalam kegiatan rehabilitasi pesisir adalah Avicennia alba. Penelitian ini untuk menganalisis pertumbuhan semai A. alba di Pantai Amal Lama, pengambilan sampel dilakukan pada Juni–Agustus 2024 dengan total 50 semai selama sembilan minggu. Berdasarkan hasil penelitian laju pertumbuhan mangrove A. Alba di Panta Amal Lama, adanya peningkatan laju pertumbuhan tinggi semai, nilai R² = 0,9749 menunjukan tingkat kecocokan yang sangat tinggi (97,49%) dengan data yang ada. Hal ini berarti persamaan eksponensial tersebut sangat baik dalam memprediksi tinggi semai berdasarkkan data yang ada. Persamaan y=5,9758e0,1286x menunjukan nilai logaritma natural (sekitar 0,012). Persamaan ini menujukan bahwa pertumbuhan tinggi semai mengikuti pola eksponensial, dimana tinggi semai lebih cepat seiring bertambahnya waktu.
2026 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan pemegang saham minoritas serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan dalam Perseroan Terbatas yang melakukan peleburan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta mengacu pada bahan hukum primer, sekunder dan non hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara normatif pemegang saham memiliki kedudukan yang setara berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas. Namun, dalam praktik peleburan, keputusan ditentukan berdasarkan suara terbanyak dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sehingga berpotensi merugikan pemegang saham minoritas. Prinsip mayoritas dalam pengambilan keputusan menyebabkan posisi tawar pemegang saham minoritas menjadi lemah. Bentuk perlindungan hukum yang diberikan baik dari Undang-undang Perseroan Terbatas maupun dari prinsip Good Corporate Governance (GCG), yakni melalui hak penilaian (apparsial right), hak yang didahulukan (pre-emtive right), hak derivatif (derivative right), hak perseorangan (personal right), dan hak angket (enquette right).
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan pemegang saham minoritas serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan dalam Perseroan Terbatas yang melakukan peleburan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, serta mengacu pada bahan hukum primer, sekunder dan non hukum. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara normatif pemegang saham memiliki kedudukan yang setara berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas. Namun, dalam praktik peleburan, keputusan ditentukan berdasarkan suara terbanyak dalam forum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sehingga berpotensi merugikan pemegang saham minoritas. Prinsip mayoritas dalam pengambilan keputusan menyebabkan posisi tawar pemegang saham minoritas menjadi lemah. Bentuk perlindungan hukum yang diberikan baik dari Undang-undang Perseroan Terbatas maupun dari prinsip Good Corporate Governance (GCG), yakni melalui hak penilaian (apparsial right), hak yang didahulukan (pre-emtive right), hak derivatif (derivative right), hak perseorangan (personal right), dan hak angket (enquette right).
2026 · Book ·
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama kesehatan masyarakat, khususnya pada balita di wilayah pesisir. Kondisi sanitasi lingkungan yang kurang memadai dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi yang berdampak pada gangguan pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sarana air bersih, sarana jamban, sarana saluran pembuangan air limbah, sarana pembuangan sampah dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan 71 sampel yang diambil dengan teknik random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan sarana air bersih (p=0,399>p=0,05) dan sarana jamban (p=0,965>p=0,05) dengan kejadian stunting. Terdapat hubungan signifikan sarana pengelolaan sampah (p=0,002
2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan wilayah pesisir, tetapi keberadaannya terus tertekan akibat aktivitas manusia. Salah satu jenis mangrove pionir yang banyak digunakan dalam kegiatan rehabilitasi pesisir adalah Avicennia alba. Penelitian ini untuk menganalisis pertumbuhan semai A. alba di Pantai Amal Lama, pengambilan sampel dilakukan pada Juni–Agustus 2024 dengan total 50 semai selama sembilan minggu. Berdasarkan hasil penelitian laju pertumbuhan mangrove A. Alba di Panta Amal Lama, adanya peningkatan laju pertumbuhan tinggi semai, nilai R² = 0,9749 menunjukan tingkat kecocokan yang sangat tinggi (97,49%) dengan data yang ada. Hal ini berarti persamaan eksponensial tersebut sangat baik dalam memprediksi tinggi semai berdasarkkan data yang ada. Persamaan y=5,9758e0,1286x menunjukan nilai logaritma natural (sekitar 0,012). Persamaan ini menujukan bahwa pertumbuhan tinggi semai mengikuti pola eksponensial, dimana tinggi semai lebih cepat seiring bertambahnya waktu.
2025 · Thesis ·
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama kesehatan masyarakat, khususnya pada balita di wilayah pesisir. Kondisi sanitasi lingkungan yang kurang memadai dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi yang berdampak pada gangguan pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sarana air bersih, sarana jamban, sarana saluran pembuangan air limbah, sarana pembuangan sampah dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan 71 sampel yang diambil dengan teknik random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan sarana air bersih (p=0,399>p=0,05) dan sarana jamban (p=0,965>p=0,05) dengan kejadian stunting. Terdapat hubungan signifikan sarana pengelolaan sampah (p=0,002
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan