Abstrak
Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi perhatian utama kesehatan masyarakat, khususnya pada balita di wilayah pesisir. Kondisi sanitasi lingkungan yang kurang memadai dapat meningkatkan risiko penyakit infeksi yang berdampak pada gangguan pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sarana air bersih, sarana jamban, sarana saluran pembuangan air limbah, sarana pembuangan sampah dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional, melibatkan 71 sampel yang diambil dengan teknik random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan sarana air bersih (p=0,399>p=0,05) dan sarana jamban (p=0,965>p=0,05) dengan kejadian stunting. Terdapat hubungan signifikan sarana pengelolaan sampah (p=0,002