Abstrak
Stunting kerap kali dikaitkan sebagai penyebab perkembangan sel otak anak yang tidak maksimal. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kalimantan Utara berada pada angka 27.5% pada tahun 2021 dan menjadi 22.1% pada tahun 2022 dengan salah satu penyumbang angka stunting tertinggi berasa dari Kabupaten Nunukan yang mencapai persentase sebesar 30.5% pada tahun 2022. Angka stunting yang tinggi tidak lepas dari peran orang tua terutama ibu hamil dan ibu menyusui. Salah satu penyebab terjadinya stunting pada anak adalah karena kurangnya pengetahuan mengenai pola asuh dalam memenuhi asupan nutrisi pada ibu hamil dan ibu menyusui. Edukasi adalah kunci dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan ibu menyusui mengenai pola asuh yang baik dan benar sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan ada tidaknya pengaruh dari pemberian edukasi pola asuh terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil dan ibu menyusui. Penelitian ini menggunakan pre-experimental design jenis one-group pre-post test design. Jumlah sampel penelitian ini adalah 100 responden ibu hamil dan ibu menyusui diwilayah kelurahan nunukan tengah. Hasil analisis uji wilcoxon untuk mengetahui pengaruh edukasi didapatkan nilai signifikasi P = 0.000 atau P0.005. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa pemberian edukasi pola asuh pada ibu hamil dan ibu menyusui sebagai upaya pencegahan stunting berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil dan ibu menyusui dalam upaya pencegahan stunting.