Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

ASRI

95 karya publik ditemukan.

2026: 182025: 142024: 172023: 252022: 122021: 22020: 52019: 1

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA BERBASIS WORDWALL PADA MATERI KELILING BANGUN DATAR

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kelayakan multimedia pembelajaran berbasis Wordwall pada materi keliling bangun datar ditinjau darivalidasi ahli media, ahli materi dan ahli praktisi, serta kemenarikan ditinjau dari respon siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Research and Development (R&D) yang beracuan pada model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi, dan angket respon siswa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 84%, ahli materi sebesar 87, 25% dan praktisi sebesar 94, 54%. Selanjutnya hasil respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 94,57%, dan hasil respon siswa pada uji coba lapangan sebesar 94,44%. Berdasarkan hasil validasi ahlı materi, ahli media dan praktisi serta respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan, maka multimedia pembelajaran berbasis Wordwall pada materi keliling bangun datar dinyatakan layak dan menarık digunakan dalam proses pembelajaran.

pengaruh Teknik Self-Management Terhadap Perilaku Bullying Siswa Kelas X di SMK Negeri 2 Tarakan

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bullying merupakan salah satu tindakan perilaku agresif yang disengaja dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang secara berulang-ulang dan dari waktu ke waktu terhadap seseorang. Perilaku bullying dapat berupa ancaman fisik atau non fisik (verbal). Tindakan ini dilakukan dengan sengaja dan intens, baik oleh individu maupun kelompok, dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi, tanpa rasa tanggung jawab, dan dilakukan berulang kali serta memberikan kepuasan bagi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self-management terhadap perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 5 siswa di kelas X yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala likert dan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif serta inferensial dengan uji paired sample T-test menggunakan SPSS statistic 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikan (sig 2-Tailed) sebesar 0,001

Analisis Yuridis Terhadap Pemenuhan Hak Anak Pasca Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil : Sebagai Upaya Untuk Menjamin Kepastian Hukum (Studi Kasus Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks)

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak anak pasca perceraian bagi pegawai negeri sipil : sebagai upaya untuk menjamin kepastian hukum dengan studi kasus Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks. Dalam penelitian ini muncul dua rumusan masalah yaitu, pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks dan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 Tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil dalam Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks serta penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 Tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil dalam Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks. Manfaat penelitian sebagai pengembangan ilmu hukum yang bermanfaat bagi masyarakat maupun praktisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif dengan menggunakan teknik pengumpulan dan penganalisis sumber bahan hukum primer dan sumber bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa dasar hukum pertimbangan majelis hakim terhadap pemenuhan hak anak pada Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks tidak murni menggunakan Peraturan Pemerintah yang mengatur mengenai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetapi lebih menggunakan ketentuan Hukum Islam yang bersifat dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta keadaan pihak yang menerima nafkah. Dengan demikian penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 Tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil terhadap ketentuan penetapan 1/3 gaji untuk anak tidak terlaksana.

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL BAGIAN PAYUDARA DI KOTA TARAKAN

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Serta untuk mengetahui faktor yang menghambat penegakan hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Normatif dengan menggunakan Metode Wawancara dan Studi Pustaka dalam mecari data di lapangan, pendekatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan Pendekatan Perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan sebaiknya melakukan patroli dimulai lebih awal dari pukul 19.00 hingga 05.00 pagi. Hal ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta menjadi bentuk pencegahan agar para pelaku kejahatan tidak leluasa dalam bertindak. Selain itu faktor yang menghambat proses penegakan hukum terhadap kasus pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan adalah faktor internal seperti kurangnya alat bukti dan banyaknya kasus yang diselesaikan dengan cara keadilan restoratif selain itu aparat penegak hukum juga masih menghadapi keterbatasan, baik dalam hal pelatihan khusus untuk menangani kekerasan seksual secara profesional. Faktor eksternal berasal dari lingkungan seperti minimnya saksi, serta lokasi kejadian yang cenderung sepi, tidak adanya kamera pengawas membuat pengumpulan bukti sangat sulit selain itu keadaan sosial seperti rendahnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan, adanya stigma terhadap korban, dan budaya patriarki turut memperparah situasi

Analisis Yuridis Terhadap Pemenuhan Hak Anak Pasca Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil : Sebagai Upaya Untuk Menjamin Kepastian Hukum (Studi Kasus Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks)

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak anak pasca perceraian bagi pegawai negeri sipil : sebagai upaya untuk menjamin kepastian hukum dengan studi kasus Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks. Dalam penelitian ini muncul dua rumusan masalah yaitu, pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks dan penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 Tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil dalam Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks serta penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 Tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil dalam Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks. Manfaat penelitian sebagai pengembangan ilmu hukum yang bermanfaat bagi masyarakat maupun praktisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif dengan menggunakan teknik pengumpulan dan penganalisis sumber bahan hukum primer dan sumber bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa dasar hukum pertimbangan majelis hakim terhadap pemenuhan hak anak pada Putusan Nomor 1049/Pdt.G/2020/PA.Mks tidak murni menggunakan Peraturan Pemerintah yang mengatur mengenai Pegawai Negeri Sipil (PNS) tetapi lebih menggunakan ketentuan Hukum Islam yang bersifat dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta keadaan pihak yang menerima nafkah. Dengan demikian penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 Tentang Izin Perkawinan dan Perceraian Bagi Pegawai Negeri Sipil terhadap ketentuan penetapan 1/3 gaji untuk anak tidak terlaksana.

TINJAUAN YURIDIS PEMIDANAAN TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN (Studi Kasus Putusan NO. 1/Pid.Sus-Anak/2024/PN. Tar)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tinjauan Yuridis Pemidanaan Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencabulan (Studi Kasus Putusan No. 1/Pid.Sus-Anak/2024/PN. Tar). Pertama, Pertimbangan hukum hakim dalam pemidanaan anak sebagai pelaku tindak pidana pencabulan pada putusan No. 1/Pid.Sus-Anak/2024/PN. Tar. Kedua, kapan status anak dapat dikatakan sebagai saksi korban tindak pidana pencabulan. Skripsi ini merupakan penelitian normatif yang dilakukan dengan mengkaji dan menganalisis secara kepustakaan mengenai ketentuan perundang-undangan, asas hukum dan doktrin hukum. Seluruh data yang diproleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Pengadilan Negeri Tarakan Kelas 1B dan Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa pertimbangan hukum Hakim dalam Putusan No. 1/Pid.Sus-Anak/2024/PN. Tar telah cermat memeriksa dan mengadili anak sebagai pelaku tindak pidana pencabulan. Berdasarkan hasil wawancara dengan Hakim yang menangani kasus ini, maka dasar pertimbangan Hakim dalam kasus pencabulan ini sudah sesuai dengan dasar pemidanaan dengan pertimbangaan hakim secara yuridis (dakwaan dan pembuktian) maupun non yuridis (hal-hal yang meringankan dan memberatkan) sesuai ketentuan KUHAP. Namun berdasarkan hasil analisis penulis terkait pertimbangan oleh Hakim, penulis berpikir bahwa Hakim masih kurang melihat dan mendalami faktor latar belakang ABH serta Hakim kurang mengulik lebih dalam fakta dan keterangan dari ABH (awal mula terjadinya persetubuhan). Selanjutnya kapan status anak dapat dikatakan sebagai saksi korban narasumber menjelaskan lebih jelas apabila sudah diketahui dengan benar bahwa si Anak ini sudah dipastikan sebagai korban pelaku tindak pidana. Tidak ada putusan Mahkamah Konstitusi yang secara spesifik mengatur tentang anak sebagai saksi korban. Namun, MK telah mengeluarkan beberapa putusan yang terkait dengan definisi saksi dan perlindungan anak dalam proses peradilan pidana yang dapat relevan dengan kedudukan anak sebagai saksi korban, seperti Putusan MK No. 65/PUU-VIII/2010 dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL BAGIAN PAYUDARA DI KOTA TARAKAN

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Serta untuk mengetahui faktor yang menghambat penegakan hukum terhadap tindak pidana pelecehan seksual bagian payudara di Kota Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Normatif dengan menggunakan Metode Wawancara dan Studi Pustaka dalam mecari data di lapangan, pendekatan yang dilakukan adalah dengan menggunakan Pendekatan Perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa penegakan hukum dalam pencegahan dan penanganan tindak pidana pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan sebaiknya melakukan patroli dimulai lebih awal dari pukul 19.00 hingga 05.00 pagi. Hal ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, serta menjadi bentuk pencegahan agar para pelaku kejahatan tidak leluasa dalam bertindak. Selain itu faktor yang menghambat proses penegakan hukum terhadap kasus pelecehan seksual begal payudara di Kota Tarakan adalah faktor internal seperti kurangnya alat bukti dan banyaknya kasus yang diselesaikan dengan cara keadilan restoratif selain itu aparat penegak hukum juga masih menghadapi keterbatasan, baik dalam hal pelatihan khusus untuk menangani kekerasan seksual secara profesional. Faktor eksternal berasal dari lingkungan seperti minimnya saksi, serta lokasi kejadian yang cenderung sepi, tidak adanya kamera pengawas membuat pengumpulan bukti sangat sulit selain itu keadaan sosial seperti rendahnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan, adanya stigma terhadap korban, dan budaya patriarki turut memperparah situasi

TINJAUAN YURIDIS PEMIDANAAN TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENCABULAN (Studi Kasus Putusan NO. 1/Pid.Sus-Anak/2024/PN. Tar)

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tinjauan Yuridis Pemidanaan Terhadap Anak Sebagai Pelaku Tindak Pidana Pencabulan (Studi Kasus Putusan No. 1/Pid.Sus-Anak/2024/PN. Tar). Pertama, Pertimbangan hukum hakim dalam pemidanaan anak sebagai pelaku tindak pidana pencabulan pada putusan No. 1/Pid.Sus-Anak/2024/PN. Tar. Kedua, kapan status anak dapat dikatakan sebagai saksi korban tindak pidana pencabulan. Skripsi ini merupakan penelitian normatif yang dilakukan dengan mengkaji dan menganalisis secara kepustakaan mengenai ketentuan perundang-undangan, asas hukum dan doktrin hukum. Seluruh data yang diproleh dalam penelitian, baik data primer dan data sekunder akan dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif. Pada penelitian ini penulis memilih lokasi penelitian di Pengadilan Negeri Tarakan Kelas 1B dan Balai Pemasyarakatan Kelas II Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian, maka penulis berkesimpulan bahwa pertimbangan hukum Hakim dalam Putusan No. 1/Pid.Sus-Anak/2024/PN. Tar telah cermat memeriksa dan mengadili anak sebagai pelaku tindak pidana pencabulan. Berdasarkan hasil wawancara dengan Hakim yang menangani kasus ini, maka dasar pertimbangan Hakim dalam kasus pencabulan ini sudah sesuai dengan dasar pemidanaan dengan pertimbangaan hakim secara yuridis (dakwaan dan pembuktian) maupun non yuridis (hal-hal yang meringankan dan memberatkan) sesuai ketentuan KUHAP. Namun berdasarkan hasil analisis penulis terkait pertimbangan oleh Hakim, penulis berpikir bahwa Hakim masih kurang melihat dan mendalami faktor latar belakang ABH serta Hakim kurang mengulik lebih dalam fakta dan keterangan dari ABH (awal mula terjadinya persetubuhan). Selanjutnya kapan status anak dapat dikatakan sebagai saksi korban narasumber menjelaskan lebih jelas apabila sudah diketahui dengan benar bahwa si Anak ini sudah dipastikan sebagai korban pelaku tindak pidana. Tidak ada putusan Mahkamah Konstitusi yang secara spesifik mengatur tentang anak sebagai saksi korban. Namun, MK telah mengeluarkan beberapa putusan yang terkait dengan definisi saksi dan perlindungan anak dalam proses peradilan pidana yang dapat relevan dengan kedudukan anak sebagai saksi korban, seperti Putusan MK No. 65/PUU-VIII/2010 dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Analisis Struktur Wilayah Di Kota Tarakan Menggunakan Metode Skalogram

2025 · Book ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola struktur wilayah berdasarkan Kelurahan di Kota Tarakan; dan menentukan wilayah konsentrasi aktivitas sosial dan eknomi berdasarkan Kecamatan di Kota Tarakan. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Skalogram dan Indeks Konsentrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan Wilayah Hirarki I terdiri dari 3 kelurahan salah satu di antaranya Kampung Empat. Pada Wilayah Hirarki II terdiri dari 1 kelurahan yaitu Karang Rejo. Wilayah Hirarki III terdiri dari 7 kelurahan salah satu diantaranya Mamburungan Timur. Selanjutnya Wilayah Hirarki IV terdiri dari 9 kelurahan salah satu diantaranya Mamburungan. Hasil Analisis Konsentrasi Sosial pada Fasilitas Pendidikan mencapai angka tertinggi 31,10 yang terdapat pada Kecamatan Tarakan tengah, Analisis Konsentrasi Fasilitas Kesehatan dengan indeks tertinggi 51,40 terdapat pada Kecamatan Tarakan barat. Hasil Analisis Konsentrasi Ekonomi dengan indeks tertinggi 62,85 terdapat pada Kecamatan Tarakan Barat. Hasil rekapitulasi Analisis Konsentrasi sosial dan ekonomi dengan indeks tertinggi 48,30 berada di Kecamatan Tarakan Barat

Analisis Struktur Wilayah Di Kota Tarakan Menggunakan Metode Skalogram

2025 · Thesis ·

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola struktur wilayah berdasarkan Kelurahan di Kota Tarakan; dan menentukan wilayah konsentrasi aktivitas sosial dan eknomi berdasarkan Kecamatan di Kota Tarakan. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Skalogram dan Indeks Konsentrasi. Hasil penelitian ini menunjukkan Wilayah Hirarki I terdiri dari 3 kelurahan salah satu di antaranya Kampung Empat. Pada Wilayah Hirarki II terdiri dari 1 kelurahan yaitu Karang Rejo. Wilayah Hirarki III terdiri dari 7 kelurahan salah satu diantaranya Mamburungan Timur. Selanjutnya Wilayah Hirarki IV terdiri dari 9 kelurahan salah satu diantaranya Mamburungan. Hasil Analisis Konsentrasi Sosial pada Fasilitas Pendidikan mencapai angka tertinggi 31,10 yang terdapat pada Kecamatan Tarakan tengah, Analisis Konsentrasi Fasilitas Kesehatan dengan indeks tertinggi 51,40 terdapat pada Kecamatan Tarakan barat. Hasil Analisis Konsentrasi Ekonomi dengan indeks tertinggi 62,85 terdapat pada Kecamatan Tarakan Barat. Hasil rekapitulasi Analisis Konsentrasi sosial dan ekonomi dengan indeks tertinggi 48,30 berada di Kecamatan Tarakan Barat

Pengembangan Media Video Animasi Tebtang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA

2025 · Book ·

Asriana 2024. Pengembangan Media Video Animasi Tentang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA. Pembimbing Utama Ni Made Diah Padmi, M.Pd, Pembimbing Anggota Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penggunaan media video animasi dalam pembelajaran masih jarang dijumpai. Metode pembelajaran yang konvensional, seperti ceramah dan media leaflet cenderung monoton dan kurang menarik sehingga membuat siswa merasa bosan dan kehilangan minat terhadap proses pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih inovatif dan menarik dalam pendidikan, khususnya dalam memberikan pemahaman tentang dampak pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu media video animasi tentang pernikahan dini bagi siswa SMA, serta untuk mengetahui tingkat kelayakan media video animasi pernikahan dini sebagai media pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R & D (Research and Development) yang mengadopsi model Borg and Gall yang memiliki 10 tahapan penelitian, namun pada penelitian ini hanya menggunakan 5 tahapan saja yang terdiri dari potensi dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan bentuk awal produk, uji coba (skala terbatas) dan revisi produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA berhasil dikembangkan dengan hasil persentase validasi ahli media 92% dalam kategori “Sangat Layak” dan validasi ahli materi dengan hasil persentase 85% dalam kategori “Sangat Layak”. Sedangkan uji coba kelompok terbatas yang terdiri dari 8 siswa SMA diperoleh sebesar 78% dengan kategori “Baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.

Pengembangan Media Video Animasi Tebtang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asriana 2024. Pengembangan Media Video Animasi Tentang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA. Pembimbing Utama Ni Made Diah Padmi, M.Pd, Pembimbing Anggota Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penggunaan media video animasi dalam pembelajaran masih jarang dijumpai. Metode pembelajaran yang konvensional, seperti ceramah dan media leaflet cenderung monoton dan kurang menarik sehingga membuat siswa merasa bosan dan kehilangan minat terhadap proses pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih inovatif dan menarik dalam pendidikan, khususnya dalam memberikan pemahaman tentang dampak pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu media video animasi tentang pernikahan dini bagi siswa SMA, serta untuk mengetahui tingkat kelayakan media video animasi pernikahan dini sebagai media pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R & D (Research and Development) yang mengadopsi model Borg and Gall yang memiliki 10 tahapan penelitian, namun pada penelitian ini hanya menggunakan 5 tahapan saja yang terdiri dari potensi dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan bentuk awal produk, uji coba (skala terbatas) dan revisi produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA berhasil dikembangkan dengan hasil persentase validasi ahli media 92% dalam kategori “Sangat Layak” dan validasi ahli materi dengan hasil persentase 85% dalam kategori “Sangat Layak”. Sedangkan uji coba kelompok terbatas yang terdiri dari 8 siswa SMA diperoleh sebesar 78% dengan kategori “Baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK SISWA KELAS IV SD

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK Pembelajaran berbasis kontekstual merupakan konsep belajar yang dapat membantu guru dalam mengaitkan antara materi pelajaran dengan konsep kehidupan nyata siswa. Melalui pembelajaran berbasis kontekstual peserta didik dapat mendorong pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. . Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran tematik berbasis kontekstual pada materi teks prosedur, manfaat energy dan sumber daya alam yang layak serta efektif, ditinjau dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, ahli praktisi, dan soal, serta hasil tes soal yang dikerjakan oleh peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan prosedur penelitian model 4- D yang terdiri dari empat tahap, yaitu define (pendefinisian), design (perancangan), develop (pengembangan), dan disseminate (penyebaran). Hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 80%, termasuk kategori layak, ahli media diperoleh sebesar 84%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahasa diperoleh sebesar 87%, termasuk kategori sangat layak, ahli praktisi diperoleh sebesar 95%, termasuk kategori sangat layak, sertates soal diperoleh sebesar 84 % termasuk kategori sangat layak. Hasil tes soal yang dikerjakan peserta didik pada uji coba terbatas diperoleh sebesar 78%, termasuk kategori efektif, dan pada uji coba lapangan diperoleh sebesar 91,15%, termasuk kategori sangat efektif. Berdasarkan hasil uji validasi serta uji keefektifan, maka modul pembelajaran tematik berbasis kontekstual dinyatakanlayak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

Pembentukan Derivasi dan Infleksi pada Portal Web Tribunkaltara.com Periode Januari 2024

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

PEMBENTUKAN DERIVASI DAN INFLEKSI PADA PORTAL WEB TRIBUNKALTARA.COM PERIODE 1-15 JANUARI 2024 ABSTRAK ASRINA 2024. Pembentukan Derivasi dan Infleksi pada Portal Web Tribunkaltara.com Periode 1-15 Januari 2024. (dibimbing oleh Erna wahyuni dan Siti Fathonah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses pembentukan derivasi dan infleksi pada portal web Tribunkaltara.com periode Januari 2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa kata yang terdapat pada kalimat-kalimat yang mengalami proses morfologi afiksasi, reduplikasi, dan komposisi, sehingga menghasilkan pembentukan kelas kata baru berupa derivasi dan infleksi. Sumber data dalam penelitian ini adalah portal web Tribunkaltara.com periode 1-15 Januari 2024. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode simak baca, pustaka dokumentasi, dan teknik catat. Hasil dari penelitian ini ditemukan sebanyak 148 data secara keseluruhan yang terbagi menjadi 52 data derivasi dan 96 data infleksi. Afiksasi sebanyak 100 data yang terdiri atas 33 data derivasi dan 67 data infleksi. Reduplikasi sebanyak 29 data dengan 27 penggunaan reduplikasi utuh dan 2 reduplikasi perubahan bunyi yang secera keseluruhan berjenis infleksi. Komposisi sebanyak 19 data yang secara keseluruhan berjenis derivasi. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pada portal web Tribunkaltara.com terdapat proses morfologi pembentukan kelas kata baru derivasi dan infleksi. Kata kunci: derivasi, infleksi, proses morfologi, pembentukan kata.

AN ANALYSIS OF STUDENTS' DIFFICULTIES IN READING COMPREHENSION AT SECOND SEMESTER OF ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2024 · Book ·

In this study, the researcher describes about "Reading Comprehension Difficulties in Second Semester Students of English Education Department of Borneo University Tarakan". This research focuses on students' comprehension difficulties in reading. In this study, the researcher identifies problem factors by looking at several indicators, namely reading words, fluency, vocabulary and knowledge. This research will use a qualitative method with a descriptive approach that seeks to describe a phenomenon and problem by drawing a conclusion orally or in writing. In this study, researchers took 7 second semester students of class A2 as informants. As for data collection, researchers used observation, interviews and questionnaires as research instruments. Researchers used three main phases in analyzing research data, namely data reduction, data presentation, and verification of conclusions. From the data analysis, the researcher found student problems and the causes of problems in student reading comprehension, namely the lack of vocabulary and word knowledge is the main obstacle in reading so that this affects other aspects such as word reading and fluency, this will be a little more difficult when a student feels embarrassed or hesitant when ordered by the lecturer to discuss the reading results. Based on the above problems, the researcher draws one conclusion, namely the lack of vocabulary owned by students and their curiosity about new vocabulary or not enriching vocabulary.

ANALISIS PENGARUH KOMPOSISI POLYPROPYLENE (PP) TERHADAP KEKUATAN IMPACT DAN KEKERASAN KOMPOSIT BERMATRIKS EPOXY

2024 · Book ·

Ferdy Ardiansyah, 2024. “Analisis Pengaruh Komposisi Polypropylene (Pp) Terhadap Kekuatan Impact dan Kekerasan Komposit Bermatriks Epoxy”. Pembimbing Utama Shinta Tri Kismanti, S.Pd., M.Si Pembimbing Anggota Marhadi Budi Waluyo, S.T., M.T. Pada penelitian ini penggunaan limbah Kemasan Mie Instan berbahan plastik Polypropylene (PP) sebagai penguat pada komposit. Tujuan penelitian ini adalah pembuatan komposit dengan PP sebagai filler. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah serat sampah bungkus plastik mie instan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah experimental. Pengujian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu uji Impact dan uji kekerasan. Berdasarkan analisa data hasil penelitian, menunjukan komposit memiliki nilai kekerasan tertinggi berada pada komposit variasi tanpa filler (100%/0%) dan variasi B (15%/10%) dengan nilai sebesar 80,5 Shore D dan 67 Shore D. Penambahan partikel cacahan sampah plastik dapat meningkatkan kekuatan impact pada material komposit, Kekuatan impact tertinggi berada pada komposit variasi B dengan komposisi 15%/85% memiliki kekuatan impact sebesar 0.099 J/mm². Fenomena pada material komposit sampah plastik bungkus mie instan dengan paduan resin epoxy dimana menurunnya komposisi resin epoxy dan bertambahnya komposisi serat bungkus mie instan dapat menaikkan kekuatan mekanik komposit. Hal ini menunjukan bahwa serat bungkus mie instan menjadi filler utama dalam meningkatkan kekuatan mekanik. Peningkatan kekuatan mekanik ini disebabkan oleh serat bungkus mie instan akan tetapi banyaknya filler yang digunakan maka antar muka antara filler dan matriks tidak saling menggikat ketika diuji mekanik serat tersebut akan terangkat.

Analisis Penerapan Prinsip Ekologi Dalam Pertanian Berkelanjutan Pada Usahatani Sayuran Di Kecamatan Tarakan Timur

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pertanian merupakan salah satu sektor riil yang dapat berperan sangat nyata dalam meningkatkan pendapatan negara, dimana terdapat beberapa subsektor penunjang salah satunya subsektor tanaman hortikultura meliputi berbagai jenis tanaman hias, sayuran, buah-buahan dan tanaman obat. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk mengakibatkan permintaan akan sayuran terus bertambah, menjadi peluang besar bagi petani sayuran untuk lebih meningkatkan usahataninya. Namun disadari betul bahwa petani pada umumnya masih dalam kondisi serba kekurangan sehingga pemenuhan kebutuhan jangka pendek lebih diprioritaskan dibandingkan jangka panjang. Tujuan penelitian ini, (1) untuk mengetahui karakteristik petani sayuran yang ada di Kecamatan Tarakan Timur, (2) untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur dan (3) untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi tingkat penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tarakan Timur pada bulan November 2023 sampai dengan selesai. Metode responden dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik petani di Kecamatan Tarakan Timur berdasarkan umur yaitu petani yang berumur 34-39 tahun sebanyak 24 orang, pendidikan yaitu petani yang berpendidikan selama 5-9 tahun sebanyak 29 orang, lama berusahatani yaitu 1-15 tahun sebanyak 28 orang dan luas lahan yaitu 100 m2-3399 m2 sebanyak 45 orang. Tingkat pengetahuan petani yaitu pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 87% sedangkan tingkat penerapan yaitu pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 100%. Faktor yang mempengaruhi tingkat penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur secara nyata adalah pendidikan.

Analisis Penerapan Prinsip Ekologi Dalam Pertanian Berkelanjutan Pada Usahatani Sayuran Di Kecamatan Tarakan Timur

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertanian merupakan salah satu sektor riil yang dapat berperan sangat nyata dalam meningkatkan pendapatan negara, dimana terdapat beberapa subsektor penunjang salah satunya subsektor tanaman hortikultura meliputi berbagai jenis tanaman hias, sayuran, buah-buahan dan tanaman obat. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk mengakibatkan permintaan akan sayuran terus bertambah, menjadi peluang besar bagi petani sayuran untuk lebih meningkatkan usahataninya. Namun disadari betul bahwa petani pada umumnya masih dalam kondisi serba kekurangan sehingga pemenuhan kebutuhan jangka pendek lebih diprioritaskan dibandingkan jangka panjang. Tujuan penelitian ini, (1) untuk mengetahui karakteristik petani sayuran yang ada di Kecamatan Tarakan Timur, (2) untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur dan (3) untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi tingkat penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tarakan Timur pada bulan November 2023 sampai dengan selesai. Metode responden dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik petani di Kecamatan Tarakan Timur berdasarkan umur yaitu petani yang berumur 34-39 tahun sebanyak 24 orang, pendidikan yaitu petani yang berpendidikan selama 5-9 tahun sebanyak 29 orang, lama berusahatani yaitu 1-15 tahun sebanyak 28 orang dan luas lahan yaitu 100 m2-3399 m2 sebanyak 45 orang. Tingkat pengetahuan petani yaitu pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 87% sedangkan tingkat penerapan yaitu pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 100%. Faktor yang mempengaruhi tingkat penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur secara nyata adalah pendidikan.