Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

12 hasil
Subjek: Simulasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Desain dan Simulasi Bidirectional Converter Menggunakan Kontrol Arus Proportional Integral (PI)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan akan sistem penyimpanan energi yang efisien semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi energi terbarukan. Baterai sebagai media penyimpanan memerlukan perangkat converter yang mampu mengatur aliran daya dua arah (pengisian dan pengosongan). Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mensimulasikan bidirectional DC-DC converter tipe buck-boost yang mampu menstabilkan proses pengisian (charging) dan pengosongan (discharging) baterai. Untuk mencapai performa yang optimal, sistem ini menggunakan metode kontrol arus Proportional Integral (PI) guna meminimalkan kesalahan (error) pada kondisi tunak dan mempercepat respon sistem terhadap perubahan beban. Simulasi sistem dirancang dan diuji menggunakan perangkat lunak MATLAB/Simulink dengan variasi nilai arus referensi sebesar 5 A, 15 A, 25 A, dan 30 A untuk mode charging, serta -5 A, -15 A, -25 A, dan -30 A untuk mode discharging. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidirectional converter yang dirancang mampu beroperasi dengan baik pada kedua mode operasi tersebut. Pengujian kontrol PI menunjukkan kinerja yang stabil dalam menjejaki arus referensi dengan (settling time) sebesar 29,54 A pada mode (charging) dan -30,5 A pada mode (discharging). Selain itu, sistem kontrol PI berhasil menekan nilai (steady-state error) hingga mencapai 50% serta menjaga riak (ripple) arus baterai tetap berada dalam batas aman. Penelitian ini membuktikan efektivitas kontrol PI dalam menjaga kestabilan parameter elektrik pada sistem manajemen pengisian dan pelepasan energi baterai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pertanggungjawaban Notaris dalam Pembuatan Akta Yang Mengandung Unsur Simulasi

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum yang timbul terhadap akta otentik yang mengandung unsur simulasi serta mengkaji tanggung jawab notaris dalam pembuatan akta tersebut menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, yang bersumber pada bahan hukum primer berupa KUHPerdata dan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Notaris, serta bahan hukum sekunder berupa literatur dan jurnal hukum. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan dengan analisis kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta otentik yang terbukti mengandung unsur simulasi dapat mengalami degradasi kekuatan pembuktian menjadi akta di bawah tangan, bahkan dapat dinyatakan batal atau batal demi hukum apabila mengandung sebab yang tidak sah atau bertentangan dengan hukum, kesusilaan, dan ketertiban umum. Hakim berwenang menilai kebenaran materiil akta tersebut melalui proses pembuktian di persidangan. Selain itu, Notaris dapat dimintai pertanggungjawaban apabila dalam pembuatan akta terbukti tidak menerapkan prinsip kehati-hatian, tidak cermat, atau tetap membuat akta meskipun mengetahui atau patut menduga adanya unsur simulasi. Bentuk tanggung jawab Notaris meliputi tanggung jawab administratif, perdata, dan pidana sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Jabatan Notaris. Oleh karena itu, Notaris wajib menjalankan jabatannya secara profesional, jujur, mandiri, dan berpegang pada asas kehati-hatian guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan bagi para pihak.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Model Petri Net Produksi Batu Bara PT Lamindo Inter Multikon Bunyu

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENELITIAN INI BERTUJUAN UNTUK MEMODELKAN DAN MENGANALISIS SISTEM PRODUKSI BATU BARA DI PT LAMINDO INTER MULTIKON BUNYU MENGGUNAKAN PENDEKATAN PETRI NET. SISTEM PRODUKSI BATU BARA MERUPAKAN SISTEM YANG KOMPLEKS, MELIBATKAN BERBAGAI TAHAPAN PROSES SERTA INTERAKSI ANTARA OPERATOR, PERALATAN, DAN ALIRAN MATERIAL, SEHINGGA DIPERLUKAN SUATU METODE PEMODELAN YANG MAMPU MEREPRESENTASIKAN PROSES SISTEMATIS DAN TERSTRUKTUR PEMODELAN DAN SIMULASI INI DILAKUKAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PIPE V4.3.HASIL PENELITIAN INI MENUNJUKKAN BAHWA MODEL PETRI NET INI MAMPU MEMVISUALISASIKAN ALUR PROSES PRODUKSI MULAI DARI TAHAP PERSIAPAN AREA PENAMBANGAN , PENGANGKUTAN , PENIMBANGAN , PENGURAIAN, PENYIMPANAN HINGGA PENGIRIMAN BATU BARA. SELAIN ITU MODEL INI DAPAT DIGUNAKAN UNTUK MENGIDENTIFIKASI POTENSI KEMACETAN DAN MENYALAKAN KINERJA SISTEM PRODUKSI. DENGAN DEMIKIAN, PETRI NET TERBUKTI EFEKTIF SEBAGAI ALAT ANALISIS UNTUK MENDUKUNG OPTIMASI SISTEM PRODUKSI BATUBARA DI PT LAMINDO INTER MULTIKON BUNYU, KHUSUSNYA DALAM UPAYA MENINGKATKAN EFIENSI DAN PRODUKTIVITAS PROSES

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV-B SD NEGERI 043 TARAKAN MELALUI PENERAPAN MEDIA SIMULASI PHET DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik kelas IV-B melalui penerapan media simulasi PhET (Physical Education Technology) dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV-B yang berjumlah 24 peserta didik. Data dikumpulkan melalui angket motivasi belajar, tes soal dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media simulasi PhET dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik, yang ditandai dengan peningkatan skor motivasi belajar pada siklus I dan II. Pada siklus I, skor motivasi belajar peserta didik mencapai 75,00% yang temasuk dalam kategori sangat termotivasi, dan pada siklus II meningkat menjadi 95,83% yang termasuk dalam kategori sangat termotivasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media simulasi PhET dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran matematika, karena PhET memungkinkan peserta didik untuk belajar secara interaktif dan menyenangkan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Stabilitas Transien Sudut Rotor Generator Dengan Metode Time Domain Simulation Pada Sistem Kelistrikan Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada masa sekarang kebutuhan akan energi listrik menjadi hal yang sangat penting dalam menunjang kegiatan masyarakat, terutama pada sektor industri, perkantoran, layanan komunikasi, dan bahkan setiap rumah dari masyarakat pastinya menggunakan energi listrik untuk alat elektronik yang digunakan dalam rumah. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah sistem tenaga listrik yang handal dan dan efisien agar penyaluran energi listrik dapat tersalurkan dengan baik kepada seluruh lapisan elemen masyarakat. Metode analisa stabilitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah Time Domain Simulation, yang dimana menganalisis respon sebuah sistem yang mengalami gangguan terhadap waktu. Dari simulasi stabilitas, didapatkan waktu pemutusan kritis untuk kasus yang pertama, dengan melakukan perhitungan CCT (Critical Clearing Time) terhadap perbandingan simulasi pada script yaitu pada waktu 0,2 detik sedangkan untuk kasus kedua didapatkan waktu pemutusan kritis pada 0,226 detik dan hasil simulasi kestabilan pada kedua kasus tersebut osilasi sudut rotor generator masih pada batas kestabilan dan dapat kembali sinkron setelah mengalami gangguan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis stabilitas transien menggunakan metode kriteria sama luas pada sistem transmisi 150 kV wilayah kaltimra

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan listrik semakin meningkat sehingga dibutuhkan sistem kelistrikan yang handal dan stabil. Salah satu aspek penting yaitu kestabilan transien. Kestabilan transien adalah kemampuan sistem untuk mempertahankan keadaan sistem setelah mengalami gangguan besar seperti hubung singkat tiga fasa. Seperti pada wilayah Kaltimra untuk dapat memenuhi kebutuhan listrik yang semakin meningkat maka dibangun sistem transmisi 150 kV PT. PLN UPT Kaltimra. Oleh karena itu diperlukan analisa kestabilan transien. Teori dalam penelitian ini meliputi stabilitas rotor, frekuensi bus dan tegangan bus untuk memahami perilaku sistem dalam kondisi transien. Metode kriteria sama luas dipilih dalam mengevaluasi kestabilan sistem setelah terjadi gangguan dengan teknik analisa data memberi simulasi gangguan hubung singkat tiga fasa kemudian perhitungan terhadap waktu pemutus gangguan dan terakhir penentuan dengan metode kriteria sama luas. Hasil penelitian ini menunjukkan pada kasus 1 waktu pemutus kritis adalah 0,26 detik dengan sudut awal 32,921 derajat, sedangkan pada kasus 2 waktu pemutus kritis adalah 0,196 detik dengan sudut awal 35,9085 derajat. Simulasi menunjukkan genetaror dapat memulihkan kestabilan dalam 0,42 detik untuk kasus 1dan 0,35 detik untuk kasus 2 setelah gangguan. Sehingga dari analisa kestabilan dengan metode kriteria sama luas maka luas A1=A2 yang menunjukkan bahwa kedua generator dapat mempertahankan kesinkornannya setelah gangguan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

POLA OPERASI EMBUNG BINALATUNG KOTA TARAKAN UNTUK KEBUTUHAN AIR BAKU.

2024•

-Pembangunan Embung Binalatung adalah adanya permasalahan akan kebutuhan air baku di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Tujuan utama pembangunan Embung Binalatung untuk memenuhi kebutuhan air baku, maka diperlukan suatu studi untuk merencanakan pola oeprasi Embung Binalatung untuk memenuhi kebutuhan air baku pada embung binalatung. Sehingga dapat menyelesaikan permasalahan air baku di Kota Tarakan. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu F.J Mock yang digunakan untuk menghitung ketersediaan air, metode penman modifikasi untuk menghitung evapotranspirasi potensial dan persamaan weibull untuk menentukan probabilitas keandalan debit dari hasil simulasi operasi tampungan Embung Binalatung didapatkan keandalan tampungan embung dalam memenuhi kebutuhan air baku Untuk wilayah Tarakan Tengah dengan masing-masing kondisi debit air cukup memiliki keandalan 74% mampu melayani 53547 jiwa, debit air normal dengan keandalan 76% mampu melayani 54994 jiwa, debit air rendah dengan keandalan 44% mampu melayani 31839 jiwa dan untuk debit air kering dengan keandalan 36% mampu melayani 26050 jiwa, untuk Wilayah Tarakan Timur dengan masing-masing kondisi debit air cukup memiliki keandalan 77% mampu melayani 54997 jiwa, debit air normal dengan keandalan 77% mampu melayani 54997 jiwa, debit air rendah dengan keandalan 54% mampu melayani 38567 jiwa dan untuk debit air kering dengan keandalan 46% mampu melayani 32855 jiwa, dan ntuk wilayah Tarakan Timur dengan masing-masing kondisi debit air cukup memiliki keandalan 60% mampu melayani 53351 jiwa, debit air normal dengan keandalan 59% mampu melayani 52462 jiwa, debit air rendah dengan keandalan 41% mampu melayani 36457 jiwa dan untuk debit air kering dengan keandalan 32% mampu melayani 28454 jiwa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA LABORATORIUM VIRTUAL BERBASIS SIMULASI PhET (PHYSICS EDUCATION TECHNOLOGY) PADA PEMBELAJARAN IPA SMP NEGERI 4 TANJUNG PALAS TIMUR

2024•

Praktikum dalam pembelajaran IPA berperan penting untuk merekonstruksi pemahaman siswa dalam memahami konsep dan prinsip sains. Namun ada sekolah yang belum memiliki alat dan bahan laboratorium yang memadai. Oleh karena karena itu, guru memiliki cara alternatif dengan menggunakan media PhET. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media laboratorium virtual berbasis simulasi PhET (Physics Education Technology) pada pembelajaran IPA SMP Negeri 4 Tanjung Palas Timur dan menganalisis hasil belajar siswa kelas VII berdasarkan penggunaan media PhET. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Tanjung Palas Timur. Data diperoleh berdasarkan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi hasil belajar. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan penggunaan media laboratorium virtual berbasis simulasi PhET yaitu adanya persepsi dan respon siswa yang baik dikarenakan media PhET menjadikan proses pembelajaran menjadi aktif, media PhET meningkatkan pemahaman siswa, meningkatkan keterampilan kerja siswa, mempermudah penyampaian materi, membantu memperoleh dan mengolah informasi, membantu mensimulasikan keadaan sesungguhnya, media PhET mudah digunakan, membantu menghemat waktu, biaya, dan mencegah terjadinya kecelakaan kerja, mengembangkan sikap ilmiah, menjadikan siswa termotivasi dalam belajar, dan media PhET memberikan fasilitas penunjang belajar bagi siswa. Meskipun demikian, media PhET masih memiliki kekurangan, diantaranya membutuhkan koneksi jaringan yang bagus untuk mengakses simulasinya melalui website dan tampilan simulasi efek rumah kaca dan pemanasan global belum terbaharui sesuai dengan waktu yang ada sekarang. Selain itu, adapun hasil belajar siswa berdasarkan penggunaan media PhET terdapat peningkatan ketuntasan klasikal baik pada siswa kelas VII A maupun kelas VII B.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK PERMAINAN SIMULASI DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN ETOS KERJA SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 2 TARAKAN

2023•

Natasya Nur Rahmadania, 2023, “Pengaruh Teknik Permainan Simulasi dalam Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Etos Kerja Siswa Kelas X di SMK Negeri 2 Tarakan”, dibimbing oleh Riski Sovayunanto, S.Psi, M.Si, dan Nurul Fadilah, S.Pd.I., M.Pd. Etos kerja merupakan nilai-nilai yang dipegang seseorang dengan menunjukkan sikap yang diambil dan dipercayai ketika melaksanakan pekerjaannya. Etos kerja siswa SMK Negeri 2 Tarakan masih rendah, perilaku yang ditunjukkan siswa yaitu sering menunda mengerjakan tugas, tidak percaya diri dengan kemampuannya, lebih mempercayai temannya dalam mengerjakan atau menjawab sesuatu, sering menyalin/menyontek tugas milik teman, sering terlambat dalam melakukan tanggung jawabnya, dan beberapa hal lainnya. Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan etos kerja siswa yang rendah ini adalah menerapkan layanan bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 508 siswa dan sampel berjumlah 8 orang siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang etos kerja. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired samples t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini perhitungan uji paired samples t-test nilai sig (2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0.0000.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh penerapan teknik permainan simulasi dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan etos kerja siswa kelas X SMK Negeri 2 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi jatuh tegangan pada transformator distribusi sisi tegangan rendah Feeder 5 Out Going amal di PT PLN Tarakan

2023•

Dimasa sekarang ini, energi listrik merupakan energi yang bisa dikatakan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari pesatnya perkembangan jumlah penduduk yang semakin meningkat. Beban yang cukup jauh dari pusat pembangkit akan mengalami jatuh tegangan, jika dibiarkan akan mengakibatkan kerusakan pada peralatan listrik rumah tangga. Penyebab jatuh tegangan bermacam-macam, oleh karena itu suplai energi listrik yang dikirim dari trafo distribusi harus energi yang berkualitas untuk melayani kebutuhan energi listrik konsumen atau industri. Pada penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai hasil pengukuran tegangan jatuh di lapangan dan nilai hasil software simulasi degan metode MAPE. Pada pengukuran jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo GNA 243, UNB 433, PAL 122, PAL 181, PAL 193, PAL 132, PAL 133 dan PAL 309, Dimana rata-rata jatuh tegangan adalah 3 volt. Sedangkan pada simulasi jatuh tegangan rata-rata 1 volt. Pada perhitungan jatuh tegangan beban 1 Fasa terjadi jatuh tegangan, untuk data pengukuran jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo PAL 142 pada Fasa R sebesar 2,362 volt, pada Fasa S sebesar 2,252 dan PAL 123 pada Fasa T sebesar 2,287 volt. Sedangkan untuk data simulasi jatuh tegangan terbesar terjadi pada trafo PAL 142 pada Fasa R sebesar 1,493 volt, PAL 149 fasa S sebesar 1,490 volt dan UNB 262 Fasa T sebesar 1,466 volt. Berdasarkan hasil perhitungan MAPE yaitu : MAPER sebesar 42,16, MAPES sebesar 49,02 dan MAPET sebesar 34,31. Dimana jika dilihat pada tabel. 4.8 interpretasi MAPE, maka hasil MAPE keseluruhan adalah cukup baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI JATUH TEGANGAN PADA TRANSFORMATOR DISTRIBUSI SISI TEGANGAN RENDAH FEEDER 5 OUT GOING KAMPUNG 4 DAN KAMPUNG 6 DI PT. PLN TARAKAN

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jatuh tegangan yang terjadi pada sisi pengirim dan sisi konsumen. Penyebab jatuh tegangan dipengaruhi oleh banyak faktor antara lain: hambatan saluran, arus saluran, faktor daya, dan panjang saluran. Mengingat kebutuhan tenaga listrik yang semakin meningkat dari tahun ke tahun menyebabkan rugi-rugi daya dan jatuh tegangan pada jaringan juga semakin meningkat. Penelitian ini dilakukan di lokasi PT. PLN Tarakan pada feeder 5 out going kampung 4 dan kampung 6. Data penelitian adalah data pengukuran tegangan pada sisi pengirim dan konsumen. Penelitian ini menerapkan perhitungan analitik dengan metode deskriptif kuantitatif yang dibandingkan dengan perhitungan berbasis software ETAP. Jatuh tegangan pada perhitungan terbesar terdapat di trafo KPE 166 pada Fasa R sebesar 8 volt, Fasa S sebesar 2 volt dan Fasa T sebesar 3 volt, namun masih dibatas toleransi SPLN (Fasa R 221 volt, Fasa S 2 volt dan Fada T 3 volt). Sedangkan untuk Trafo KPE 62 terjadi jatuh tegangan sebesar 2 volt untuk Fasa R, S, T sudah melebihi batas toleransi SPLN sebesar 5%. Sedangkan pada simulasi, trafo KPE 166 hanya terjadi jatuh tegangan sebesar 1 volt untuk Fasa R, S, T. Jatuh tegangan beban 1 Fasa terjadi pada trafo KPE 62 pada Fasa R sebesar 2,150 volt, TJP 126 pada Fasa S sebesar 2,065 dan KPE 165 pada Fasa R sebesar 2,010 volt. Sedangkan pada simulasi jatuh tegangan tersebesar terjadi pada trafo TJP 126 pada Fasa S sebesar 1,472 volt, Fasa T sebesar 1,468 volt dan Fasa R sebesar 1,463 volt. Untuk membandingkan hasil pengukuran dan simulasi menggunakan metode MAPE, perhitungan MAPE yaitu : (MAPER = 44,22043, MAPES = 42,47312 dan MAPET = 44,08602). Hasil MAPE keseluruhan adalah cukup baik. Jatuh tegangan yang diijinkan oleh SPLN adalah 5% dari tegangan nominal. Hasil analisis menunjukkan bahwa jatuh tegangan yang terjadi di out going kampung 4 dan kampung 6 rata-rata masih dalam batas yang diizinkan oleh SPLN yaitu 5% dari tegangan nominal.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Permainan Simulasi Terhadap Pemahaman Pendidikan Seks di RT.03 Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat

2021•

PENGARUH TEKNIK PERMAINAN SIMULASI TERHADAP PEMAHAMAN PENDIDIKAN SEKS DI RT.03 KELURAHAN KARANG HARAPAN KECAMATAN TARAKAN BARAT ABSTRAK Nur Fajriah, 2021. Pengaruh Teknik Permainan Simulasi Terhadap Pemahaman Pendidikan Seks di RT.03 Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat. Universitas Borneo Tarakan. Dibimbing oleh Hendra Pribadi, S.Pd.,M.Psi sebagai pembimbing utama dan Suriata M.Pd selaku pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik permainan simulasi terhadap pemahaman pendidikan seks di RT.03 Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat. Permainan simulasi adalah permainan yang dimaksudkan untuk merefleksikan situasi- situasi yang terdapat dalam kehidupan yang sebenarnya akan tetapi dapat dimodifikasi dan dibuat lebih sederhana, dapat diambil sebagian atau dikeluarkan dari konteksnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen jenis Pre-Experimental Design dalam bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menggunakan 15 sampel penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan skala pemahaman pendidikan seks yang diberikan sebelum dan setelah pemberian treatment berupa bimbingan kelompok dengan teknik permainan simulasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh teknik permainan simulasi terhadap pemahaman pendidikan seks. Hal ini dibuktikan dengan data hasil perhitungan uji Wilcoxon yang dikelola menggunakan SPSS 22.0 for windows diperoleh asym sig sebesar 0,001 dengan taraf signifikan (α) sebesar 5% (0,05), sehingga dapat diartikan asymp sig α atau 0,001 0,05. Maka dari itu hipotesis diajukan Ha dapat diterima dan H0 ditolak. Dengan kata lain bahwa terdapat perubahan tingkat pemahaman pendidikan seks anak setelah diberikan teknik permainan simulasi, maka dapat disimpulkan bahwa teknik permainan simulasi berpengaruh terhadap pemahaman pendidikan seks di RT.03 Kelurahan Karang Harapan Kecamatan Tarakan Barat. Kata Kunci: Teknik Permainan Simulasi, Pendidikan Seks Mengetahui, Hendra Pribadi, S.Pd., M.Psi NIDN.198509112014041001   INFLUENCE OF SIMULATION GAME TECHNIQUES ON UNDERSTANDING SEX EDUCATION IN RT.03 KARANG HARAPAN VILLAGE OF WEST TARAKAN SUBDISTRICT ABSTRACT Nur Fajriah, 2021. The Influence of Simulation Game Techniques on Understanding Sex Education in RT.03 Karang Harapan Village of West Tarakan Subdistrict. University of Borneo Tarakan. Guided by Hendra Pribadi, S.Pd., M.Psi as the main guide and Suriata M.Pd as the member guide. This research aims to find out the influence of simulation game techniques on the understanding of sex education in RT.03 Karang Harapan Village of West Tarakan Subdistrict. Simulation games are games that are intended to reflect on situations that exist in actual life but can be modified and made simpler, can be taken in part or taken out of context. This research is a pre-experimental design experiment in the form of One Group Pretest-Posttest Design. The study used 15 research samples. The data collection method uses a scale of understanding of sex education given before and after the provision of treatment in the form of group guidance with simulation game techniques. Data analysis used is descriptive statistical analysis and Wilcoxon test. The results showed that there is an influence of simulation game techniques on the understanding of sex education. This is evidenced by the results of wilcoxon test calculations managed using SPSS 22.0 for windows obtained asym sig of 0.001 with a significant level (α) of 5% (0.05), so it can be interpreted asymp sig α or 0.001 0.05. Therefore the hypothesis proposed by Ha is acceptable and H0 is rejected. In other words, there is a change in the level of understanding of child sex education after being given simulation game techniques, it can be concluded that simulation game techniques affect the understanding of sex education in RT.03 Karang Harapan Village of West Tarakan Subdistrict. Keywords: Simulation Game Techniques, Sex Education

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail