Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Penulis: JOHAN
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP INOVASI KINERJA APARATUR DENGAN KETAHANAN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PEMERINTAH KOTA TARAKAN

2026•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap inovasi kinerja aparatur dengan ketahanan organisasi sebagai variabel mediasi pada Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan terhadap aparatur sektor publik untuk mampu beradaptasi, berinovasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan di tengah dinamika lingkungan organisasi yang kompleks dan berubah dengan cepat. Dalam konteks tersebut, kepemimpinan transformasional dan ketahanan organisasi menjadi faktor penting yang diduga mampu mendorong terciptanya inovasi kinerja aparatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah pejabat struktural dan pimpinan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi kinerja aparatur. Selain itu, kepemimpinan transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan organisasi. Ketahanan organisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi kinerja aparatur. Lebih lanjut, ketahanan organisasi berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kepemimpinan transformasional dan inovasi kinerja aparatur, yang menunjukkan bahwa pengaruh kepemimpinan terhadap inovasi tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui peningkatan kemampuan organisasi dalam beradaptasi, bertahan, dan belajar dari perubahan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP INOVASI KINERJA APARATUR DENGAN KETAHANAN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PEMERINTAH KOTA TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap inovasi kinerja aparatur dengan ketahanan organisasi sebagai variabel mediasi pada Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan terhadap aparatur sektor publik untuk mampu beradaptasi, berinovasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan di tengah dinamika lingkungan organisasi yang kompleks dan berubah dengan cepat. Dalam konteks tersebut, kepemimpinan transformasional dan ketahanan organisasi menjadi faktor penting yang diduga mampu mendorong terciptanya inovasi kinerja aparatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah pejabat struktural dan pimpinan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi kinerja aparatur. Selain itu, kepemimpinan transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan organisasi. Ketahanan organisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi kinerja aparatur. Lebih lanjut, ketahanan organisasi berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kepemimpinan transformasional dan inovasi kinerja aparatur, yang menunjukkan bahwa pengaruh kepemimpinan terhadap inovasi tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui peningkatan kemampuan organisasi dalam beradaptasi, bertahan, dan belajar dari perubahan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA SISWA KELAS IV-A SDN 015 TARAKAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF SISWA

2025•

Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan peran guru dalam proses pembelajaran PJOK di kelas IV-A ditinjau dari prespektif siswa. Jenis penelitian pada penelitian ini ialah kualitatif dengan lokasi penelitian di kelas IV-A Sekolah Dasar Negri 015 Tarakan. Informan pada penelitian ini ialah siswa dan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan kelas IV-A SDN 015 Tarakan dengan observsi, wawancara serta dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data yang diterapkan. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PJOK dapat melaksanakan peran guru dalam proses pembelajaran di kelas IV-A ditinjau dari prespektif siswa yang teraktualisasi melalui pelaksanaan peran guru sebagai pembimbing, fasilitator dan motivator. (1) peran guru sebagai pembimbing pelaksanaanya terlihat pada siswa kelas IV-A yang telah mendapatkan penjelasan materi dari guru pada proses pembelajaran PJOK, serta selalu dipastikan dapat memahami materi pembelajaran. (2) peran guru sebagai fasilitator implementasinya terlihat pada siswa yang telah mendapatkan penjelasan materi dengan bahasa yang mudah dipahami serta menggunakan alat bantu, sehingga memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami materi pembelajaran. (3) peran guru sebagai motivator aktualisasinya terlihat pada siswa yang telah memperoleh penyampaian motivasi dari guru PJOK kelas IV-A SDN 015 Tarakan secara intens setiap proses pembelajaran, sehingga siswa dapat bersemangat untuk mengikuti proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN PADA SISWA KELAS IV-A SDN 015 TARAKAN DITINJAU DARI PERSPEKTIF SISWA

2025•

Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan peran guru dalam proses pembelajaran PJOK di kelas IV-A ditinjau dari prespektif siswa. Jenis penelitian pada penelitian ini ialah kualitatif dengan lokasi penelitian di kelas IV-A Sekolah Dasar Negri 015 Tarakan. Informan pada penelitian ini ialah siswa dan guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan kelas IV-A SDN 015 Tarakan dengan observsi, wawancara serta dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data yang diterapkan. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PJOK dapat melaksanakan peran guru dalam proses pembelajaran di kelas IV-A ditinjau dari prespektif siswa yang teraktualisasi melalui pelaksanaan peran guru sebagai pembimbing, fasilitator dan motivator. (1) peran guru sebagai pembimbing pelaksanaanya terlihat pada siswa kelas IV-A yang telah mendapatkan penjelasan materi dari guru pada proses pembelajaran PJOK, serta selalu dipastikan dapat memahami materi pembelajaran. (2) peran guru sebagai fasilitator implementasinya terlihat pada siswa yang telah mendapatkan penjelasan materi dengan bahasa yang mudah dipahami serta menggunakan alat bantu, sehingga memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami materi pembelajaran. (3) peran guru sebagai motivator aktualisasinya terlihat pada siswa yang telah memperoleh penyampaian motivasi dari guru PJOK kelas IV-A SDN 015 Tarakan secara intens setiap proses pembelajaran, sehingga siswa dapat bersemangat untuk mengikuti proses pembelajaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI KONDISI PERMUKAAN JALAN MENGGUNAKAN METODE IRI, RCI, DAN PSI (Studi Kasus: Jalan P. Aji Iskandar, Kota Tarakan)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ketidakrataan permukaan jalan merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas dan kenyamanan infrastruktur transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi permukaan Jalan P. Aji Iskandar di Kelurahan Juata Laut, Kota Tarakan, dengan menggunakan tiga metode yaitu International Roughness Index (IRI), Road Condition Index (RCI), dan Present Serviceability Index (PSI). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan aplikasi Roadroid untuk memperoleh nilai IRI, yang kemudian dikonversi menjadi nilai RCI dan dihitung nilai PSI berdasarkan parameter ketidakarataan jalan. Pengambilan data dilakukan pada segmen jalan sepanjang 3.500 meter, dibagi menjadi 10 segmen pengamatan (STA). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa nilai IRI berkisar antara 5 m/km hingga 6 m/km, dengan nilai rata-rata 5 m/km yang termasuk kategori sedang. Nilai RCI yang dikonversi dari IRI menghasilkan rentang nilai rata-rata 7 yang menunjukkan kondisi jalan dengan kategori baik namun mulai menurunkan kenyamanan berkendara. Sementara itu, nilai PSI rata-rata sebesar 1 mengindikasikan tingkat pelayanan berada dalam kategori kurang, mendekati buruk. Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi permukaan jalan di sebagian besar ruas sudah memerlukan pemeliharaan berkala hingga peningkatan struktural. Korelasi antara ketiga metode memberikan dasar sebagai rekomendasi tindakan pemeliharaan berkala dan peningkatan struktural pada beberapa segmen kritis untuk mengembalikan kualitas pelayanan jalan dan mendukung aktivitas distribusi barang secara lebih aman dan efisien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Penanggulangan Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor Oleh Polres Kota Tarakan

2024•

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah permasalahan yaitu sebuah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang menurut data nasional mengalami peningkatan di setiap tahunnya yaitu pada tahun 2022 13,607 kasus, dan meningkat di tahun 2023 sebanyak 37,684 kasus. Sedangkan daerah kota tarakan yang setiap tahunnya mengalami naik turun dalam lima tahun terakhir yaitu dengan total 36 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanggulangan pencurian kendaraan bermotor oleh Polres Tarakan. Skripsi ini menggunakan metode penelitian hukum empiris yang lansung terjun ke instansi kepolisian yaitu Polres Tarakan untuk menanyakan dan meminta data-data yang sesuai dengan keperluan peneliti diantaranya data primer dan data sekunder. Data primer adalah data hukum yang diperoleh dari sumber pertama dengan melakukan wawancara dengan Satreskrim Polres Tarakan. Adapun data sekunder adalah Undang-Undang, Buku, Jurnal dan data pendukung lainnya. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini, penulis menganalisis bahwa yang pertama mengenai upaya preventif pihak kepolisian melaksanakan beberapa langkah-langkah seperti penyuluhan hukum, razia dan patroli. Kedua, upaya refresif dari kepolisian adalah inventarisasi dan analisa data awal, melakukan penindakan dan melanjutkan proses penyelesaian hasil penindakan. Meskipun pada dasarkan kejahatan sulit buat dihilangkan dan data yang menunjukkan adanya naik turun kasus pencurian kendaraan bermotor di kota Tarakan, namun bisa diminimalisir dengan cara pencegahan dan memberikan sanksi kepada pelaku dengan hukum yang berlaku. This research is motivated by a problem, namely the criminal act of motor vehicle theft which according to national data has increased every year, namely in 2022 there were 13,607 cases, and increased in 2023 by 37,684 cases. Meanwhile, the Tarakan city area has experienced ups and downs every year in the last five years, with a total of 36 cases. This research aims to find out how the Tarakan Police handle motor vehicle theft. This thesis uses an empirical legal research method that goes directly to the police agency, namely the Tarakan Police, to ask and request data that suits the researcher's needs, including primary data and secondary data. Primary data is legal data obtained from the first source by conducting interviews with the Tarakan Police Criminal Investigation Unit. The secondary data is laws, books, journals and other supporting data. The results obtained from this research, the author analyzes are that the first is regarding preventive efforts by the police to carry out several steps such as legal education, raids and patrols. Second, the police's repressive efforts include inventory and analysis of initial data, taking action and continuing the process of resolving the results of the action. Even though crime is difficult to eliminate and data shows that there are ups and downs in cases of motor vehicle theft in the city of Tarakan, it can be minimized by preventing and providing sanctions to perpetrators according to applicable law.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penanggulangan Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor Oleh Polres Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah permasalahan yaitu sebuah tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang menurut data nasional mengalami peningkatan di setiap tahunnya yaitu pada tahun 2022 13,607 kasus, dan meningkat di tahun 2023 sebanyak 37,684 kasus. Sedangkan daerah kota tarakan yang setiap tahunnya mengalami naik turun dalam lima tahun terakhir yaitu dengan total 36 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanggulangan pencurian kendaraan bermotor oleh Polres Tarakan. Skripsi ini menggunakan metode penelitian hukum empiris yang lansung terjun ke instansi kepolisian yaitu Polres Tarakan untuk menanyakan dan meminta data-data yang sesuai dengan keperluan peneliti diantaranya data primer dan data sekunder. Data primer adalah data hukum yang diperoleh dari sumber pertama dengan melakukan wawancara dengan Satreskrim Polres Tarakan. Adapun data sekunder adalah Undang-Undang, Buku, Jurnal dan data pendukung lainnya. Hasil yang di peroleh dari penelitian ini, penulis menganalisis bahwa yang pertama mengenai upaya preventif pihak kepolisian melaksanakan beberapa langkah-langkah seperti penyuluhan hukum, razia dan patroli. Kedua, upaya refresif dari kepolisian adalah inventarisasi dan analisa data awal, melakukan penindakan dan melanjutkan proses penyelesaian hasil penindakan. Meskipun pada dasarkan kejahatan sulit buat dihilangkan dan data yang menunjukkan adanya naik turun kasus pencurian kendaraan bermotor di kota Tarakan, namun bisa diminimalisir dengan cara pencegahan dan memberikan sanksi kepada pelaku dengan hukum yang berlaku. This research is motivated by a problem, namely the criminal act of motor vehicle theft which according to national data has increased every year, namely in 2022 there were 13,607 cases, and increased in 2023 by 37,684 cases. Meanwhile, the Tarakan city area has experienced ups and downs every year in the last five years, with a total of 36 cases. This research aims to find out how the Tarakan Police handle motor vehicle theft. This thesis uses an empirical legal research method that goes directly to the police agency, namely the Tarakan Police, to ask and request data that suits the researcher's needs, including primary data and secondary data. Primary data is legal data obtained from the first source by conducting interviews with the Tarakan Police Criminal Investigation Unit. The secondary data is laws, books, journals and other supporting data. The results obtained from this research, the author analyzes are that the first is regarding preventive efforts by the police to carry out several steps such as legal education, raids and patrols. Second, the police's repressive efforts include inventory and analysis of initial data, taking action and continuing the process of resolving the results of the action. Even though crime is difficult to eliminate and data shows that there are ups and downs in cases of motor vehicle theft in the city of Tarakan, it can be minimized by preventing and providing sanctions to perpetrators according to applicable law.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Frekuensi dan Duty Cycle Terhadap Ripple Tegangan pada Buck Converter

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penerapan DC-DC Converter pada perangkat elektronik dapat berfungsi dengan menggunakan sumber energi yang dimana tegangan keluarannya dapat diubah-ubah ke bentuk tegangan DC keluaran yang lebih tinggi atau lebih rendah. Buck Converter adalah Konverter yang berfungsi menurunkan tegangan keluaran dari tegangan masukannya sesuai kebutuhan pemakaian. Hasil pengujian Frekuensi yang di variasikan dari 20kHz hingga 160kHz dengan konfigurasi tegangan masukan sebesar 17 V dan tegangan keluaran 12 V, Ripple tegangan terbesar di hasilkan pada frekuensi 20kHz sebesar 2.42 V dan menurun hingga 0.05 V seiring nilai frekuensi dinaikkan mencapai 160kHz. Pada perubahan nilai Frekuensi tidak mengubah tegangan output yang dihasilkan. Hasil pengujian Duty Cycle 10% hingga 100%, Pada nilai Duty Cycle 10% menghasilkan Ripple Tegangan yang kecil yaitu 0.04 V dan tegangan keluaran sebesar 1.67 V. Ripple Tegangan terbesar di hasilkan pada nilai Duty Cycle 50% sebesar 0.11 V dan tegangan keluarannya 8.38 V, Ripple Tegangan menurun pada nilai 60% hingga 90% mencapai 0.04 V dan 0 V pada Duty Cycle 100%. Perubahan nilai Duty Cycle mempengaruhi nilai tegangan keluaran dari 1.67 V hingga 16.76 V pada tegangan masukan tetap yang digunakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Performa Mesin Penepung Tipe Disc Mill FFC-15 dalam Memproduksi Tepung Jagung

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

.Mesin penepung tipe disc mill FFC-15 yang terdapat di Laboratorium Teknik Mesin Universitas Borneo Tarakan belum diuji performanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa mesin penepung tipe disc mill FFC-15. Metode yang digunakan adalah metode experimental yang mana 1 kilogram biji jagung kering digiling menjadi tepung dengan variasi saringan 3 mm, 1,5 mm, dan 1 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan kapasitas aktual pada saringan 3 mm sebesar 29,54 kg/jam, pada saringan 1,5 mm sebesar 19,93 kg/jam, dan pada saringan 1 mm sebesar 11,69 kg/jam. Efisiensi penepungan pada saringan 3 mm sebesar 53,71%, pada saringan 1,5 mm sebesar 36,24%, dan pada saringan 1 mm sebesar 21,25%. Persentase susut massa pada saringan 3 mm sebesar 4,46%, pada saringan 1,5 mm sebesar 4,18%, dan pada saringan 1 mm sebesar 9,14%. Persentase tepung tercecer pada saringan 3 mm sebesar 2,96%, pada saringan 1,5 mm sebesar 3,44%, dan pada saringan 1 mm sebesar 6,1%. Rendemen penepungan pada saringan 3 mm sebesar 95,58%, pada saringan 1,5 mm sebesar 95,82%, dan pada saringan 1 mm sebesar 90,86%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PEMETAAN BUDAYA ORGANISASI MENGGUNAKAN ORGANIZATIONAL CULTURE ASSESSMENT INSTRUMENT (OCAI) PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2022•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemetaan budaya organisasi pada Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Stratified Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Fakultas Ekonomi yaitu: Mahasiswa, Alumni, Dosen dan Staff Fakultas Ekonomi berjumlah sebanyak 93 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) dengan bantuan microsoft Excel 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa profil budaya organisasi “saat ini” yang lebih dominan dirasakan ialah budaya Klan yang berfokus pada pengembangan SDM, loyalitas dan fungsi organisasi sebagai keluarga (Clan) dan budaya Hierarki yang berfokus pada lingkungan budaya kerja yang terstruktur dan memiliki kontrol yang kuat (Hierarchy). Sedangkan profil budaya organisasi yang “diharapkan” lebih dominan mempertahankan budaya Klan serta menginginkan perubahan budaya baru dimasa mendatang yaitu budaya Adhokrasi (Adhocracy) yang berfokus menciptakan lingkungan kerja yang dinamis, tidak terlalu dibatasi oleh struktur sehingga anggota organisasi dapat dengan bebas menggali dan menyalurkan ide-ide kreativitas serta berani untuk berinovasi. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Pemetaan OCAI.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PEMETAAN BUDAYA ORGANISASI MENGGUNAKAN ORGANIZATIONAL CULTURE ASSESSMENT INSTRUMENT (OCAI) PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemetaan budaya organisasi pada Fakultas Ekonomi Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Stratified Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah Fakultas Ekonomi yaitu: Mahasiswa, Alumni, Dosen dan Staff Fakultas Ekonomi berjumlah sebanyak 93 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI) dengan bantuan microsoft Excel 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa profil budaya organisasi “saat ini” yang lebih dominan dirasakan ialah budaya Klan yang berfokus pada pengembangan SDM, loyalitas dan fungsi organisasi sebagai keluarga (Clan) dan budaya Hierarki yang berfokus pada lingkungan budaya kerja yang terstruktur dan memiliki kontrol yang kuat (Hierarchy). Sedangkan profil budaya organisasi yang “diharapkan” lebih dominan mempertahankan budaya Klan serta menginginkan perubahan budaya baru dimasa mendatang yaitu budaya Adhokrasi (Adhocracy) yang berfokus menciptakan lingkungan kerja yang dinamis, tidak terlalu dibatasi oleh struktur sehingga anggota organisasi dapat dengan bebas menggali dan menyalurkan ide-ide kreativitas serta berani untuk berinovasi. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Pemetaan OCAI.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail