BookOpen AccessMetadata saja
2026•
PENGARUH SIKAP MOTIVASI DAN GAYA HIDUP KONSUEMEN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MINUMAN KOPI (STUDI KASUS :KEDAI SIKOPI KAMPUNG SATU KOTA TARAKAN) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup secara parsial maupun simultan terhadap Keputusan Pembelian konsumen Kedai Sikopi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Kedai Sikopi, dengan sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data diuji terlebih dahulu menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, dan tidak terjadi heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Hasil uji t menunjukkan bahwa Sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai t-hitung 3,249 > t-tabel 1,688 dan signifikansi 0,003 0,05. Motivasi juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung 2,532 > 1,688 dan signifikansi 0,016 0,05. Sedangkan Gaya Hidup tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung 1,356 1,688 dan signifikansi 0,184 > 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai F-hitung 22,711 > F-tabel 3,162 dan signifikansi 0,000 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,625 menunjukkan bahwa 62,5% variabel Keputusan Pembelian dapat dijelaskan oleh variabel Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup, sedangkan 37,5% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Variabel yang paling dominan mempengaruhi Keputusan Pembelian adalah Sikap dengan nilai Beta 0,425.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SIKAP MOTIVASI DAN GAYA HIDUP KONSUEMEN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MINUMAN KOPI (STUDI KASUS :KEDAI SIKOPI KAMPUNG SATU KOTA TARAKAN) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup secara parsial maupun simultan terhadap Keputusan Pembelian konsumen Kedai Sikopi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Kedai Sikopi, dengan sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data diuji terlebih dahulu menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, dan tidak terjadi heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Hasil uji t menunjukkan bahwa Sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai t-hitung 3,249 > t-tabel 1,688 dan signifikansi 0,003 0,05. Motivasi juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung 2,532 > 1,688 dan signifikansi 0,016 0,05. Sedangkan Gaya Hidup tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung 1,356 1,688 dan signifikansi 0,184 > 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai F-hitung 22,711 > F-tabel 3,162 dan signifikansi 0,000 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,625 menunjukkan bahwa 62,5% variabel Keputusan Pembelian dapat dijelaskan oleh variabel Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup, sedangkan 37,5% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Variabel yang paling dominan mempengaruhi Keputusan Pembelian adalah Sikap dengan nilai Beta 0,425.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH SIKAP MOTIVASI DAN GAYA HIDUP KONSUEMEN TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN MINUMAN KOPI (STUDI KASUS :KEDAI SIKOPI KAMPUNG SATU KOTA TARAKAN) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup secara parsial maupun simultan terhadap Keputusan Pembelian konsumen Kedai Sikopi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Kedai Sikopi, dengan sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya.Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data diuji terlebih dahulu menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas, dan tidak terjadi heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Hasil uji t menunjukkan bahwa Sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai t-hitung 3,249 > t-tabel 1,688 dan signifikansi 0,003 0,05. Motivasi juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung 2,532 > 1,688 dan signifikansi 0,016 0,05. Sedangkan Gaya Hidup tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung 1,356 1,688 dan signifikansi 0,184 > 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai F-hitung 22,711 > F-tabel 3,162 dan signifikansi 0,000 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,625 menunjukkan bahwa 62,5% variabel Keputusan Pembelian dapat dijelaskan oleh variabel Sikap, Motivasi, dan Gaya Hidup, sedangkan 37,5% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini. Variabel yang paling dominan mempengaruhi Keputusan Pembelian adalah Sikap dengan nilai Beta 0,425.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kepribadian tokoh dalam novel Hello karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego. Kajian ini difokuskan pada tokoh utama, yaitu Ana, Tigor, dan Hesty, yang dalam alur cerita mengalami berbagai konflik batin serta dinamika kejiwaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog yang menunjukkan adanya unsur id, ego, dan superego dalam novel. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh sebanyak 139 data yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego dan 35 data superego. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik baca, simak dan teknik pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga struktur kepribadian menurut Freud tampak jelas dalam perkembangan karakter tokoh. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa, ditemukan 139 data yang mengandung aspek kepribadian, yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego, dan 35 data superego. Data tersebut menunjukkan bahwa aspek ego merupakan aspek kepribadian yang paling dominan dalam novel Hello, karena tokoh-tokohnya lebih sering mempertimbangkan realitas, situasi sosial, dan konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa novel Hello karya Tere Liye mengandung representasi aspek kepribadian id, ego, dan superego yang nyata melalui karakter Ana, Tigor, dan Hesty, dan ketiganya berperan penting dalam membangun konflik serta perkembangan alur cerita.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kepribadian tokoh dalam novel Hello karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego. Kajian ini difokuskan pada tokoh utama, yaitu Ana, Tigor, dan Hesty, yang dalam alur cerita mengalami berbagai konflik batin serta dinamika kejiwaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog yang menunjukkan adanya unsur id, ego, dan superego dalam novel. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh sebanyak 139 data yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego dan 35 data superego. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik baca, simak dan teknik pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga struktur kepribadian menurut Freud tampak jelas dalam perkembangan karakter tokoh. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa, ditemukan 139 data yang mengandung aspek kepribadian, yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego, dan 35 data superego. Data tersebut menunjukkan bahwa aspek ego merupakan aspek kepribadian yang paling dominan dalam novel Hello, karena tokoh-tokohnya lebih sering mempertimbangkan realitas, situasi sosial, dan konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa novel Hello karya Tere Liye mengandung representasi aspek kepribadian id, ego, dan superego yang nyata melalui karakter Ana, Tigor, dan Hesty, dan ketiganya berperan penting dalam membangun konflik serta perkembangan alur cerita.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II-B SDN 031 TARAKAN ABSTRAK Kemampuan membaca permulaan merupakan kemampuan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar karena menjadi fondasi untuk memahami pelajaran selanjutnya. Namun, hasil observasi di kelas II-B SDN 031 Tarakan menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca, seperti belum mengenal huruf dengan baik, salah menyebutkan bunyi huruf, kesulitan menggabungkan suku kata, serta kurang berminat membaca. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan strategi pembelajaran yang tepat untuk membantu meningkatkan kemampuan membaca siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II-B SDN 031 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan ultisenso. Keabsahan data diperoleh melalui ultis triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan beberapa strategi, yaitu strategi SAS (Struktural Analitik Sintetik), strategi ultisensory, pendampingan individual, serta program literasi harian 15 menit membaca. Strategi tersebut membantu siswa mengenal huruf dan bunyi dengan lebih baik, menggabungkan huruf menjadi kata, serta meningkatkan kelancaran membaca. Selain itu, guru juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memberikan motivasi kepada siswa. Dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan siswa berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II. Kata kunci: strategi guru, membaca permulaan, siswa sekolah dasar.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini menganalisis bagaimana kinerja enviromental, social, governance (ESG) memengaruhi efisiensi investasi dengan kemampuan manajerial sebagai variabel mediasi pada perusahaan yang tergabung dalam IDX ESG Leaders untuk periode 2020–2024. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan metode sensus dan regresi data panel pada 46 perusahaan (230 observasi). Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan perangkat lunak Stata 17. Common effect model (CEM) dipilih berdasarkan uji chow, uji hausman, dan uji lagrange multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan manajerial dan kemampuan manajerial maupun kinerja ESG tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap efisiensi investasi. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi ESG di perusahaan-perusahaan IDX ESG Leaders masih berfokus pada kepatuhan dan pelaporan, bukan terintegrasi secara strategis ke dalam pengambilan keputusan investasi dan peningkatan kemampuan manajerial. Diharapkan studi ini akan berkontribusi pada literatur ESG di pasar berkembang dan membantu manajemen serta regulator mendorong implementasi ESG yang lebih signifikan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini menganalisis bagaimana kinerja enviromental, social, governance (ESG) memengaruhi efisiensi investasi dengan kemampuan manajerial sebagai variabel mediasi pada perusahaan yang tergabung dalam IDX ESG Leaders untuk periode 2020–2024. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan metode sensus dan regresi data panel pada 46 perusahaan (230 observasi). Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan perangkat lunak Stata 17. Common effect model (CEM) dipilih berdasarkan uji chow, uji hausman, dan uji lagrange multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ESG tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan manajerial dan kemampuan manajerial maupun kinerja ESG tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap efisiensi investasi. Hasil ini menunjukkan bahwa implementasi ESG di perusahaan-perusahaan IDX ESG Leaders masih berfokus pada kepatuhan dan pelaporan, bukan terintegrasi secara strategis ke dalam pengambilan keputusan investasi dan peningkatan kemampuan manajerial. Diharapkan studi ini akan berkontribusi pada literatur ESG di pasar berkembang dan membantu manajemen serta regulator mendorong implementasi ESG yang lebih signifikan.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini membahas tentang adjung sebagai fungsi non-argumen dalam bahasa Bugis dialek Bone. Adjung merupakan unsur sintaksis yang bersifat opsional dan berfungsi memberikan keterangan tambahan, seperti tempat, waktu, cara, maupun tujuan, tanpa menjadi bagian inti dari argumen verba. Penelitian ini menyoroti bentuk frasa yang mengisi fungsi adjung dalam bahasa Bugis dialek Bone yang digunakan oleh masyarakat suku Bone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk frasa pengisi adjung serta fungsi yang dimunculkan dalam konstruksi kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui teknik, wawancara, perekaman, dan pencatatan. Sumber data dalam penelitian ini adalah penutur asli bahasa Bugis dialek Bone yang tinggal di Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Data dianalisis dengan metode agih dan teknik bagi unsur langsung (BUL). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 26 data yang menunjukkan bahwa adjung dalam bahasa Bugis dialek Bone diisi oleh frasa preposisional sebanyak 18 data, frasa nomina sebanyak 11 data, frasa adjektiva sebanyak 5 data dan frasa verba sebanyak 4 data. Adapun fungsi adjung yang teridentifikasi meliputi keterangan waktu sebanyak 15 data, keterangan tempat sebanyak 11 data, keterangan cara sebanyak 5 data, keterangan tujuan sebanyak 4 data, keterangan alat sebanyak 2 data dan keterangan sebab sebanyak 1 data. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa meskipun bersifat opsional, adjung memiliki peran penting dalam memperjelas dan memperkaya informasi dalam struktur kalimat bahasa Bugis dialek Bone.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II-B SDN 031 TARAKAN ABSTRAK Kemampuan membaca permulaan merupakan kemampuan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar karena menjadi fondasi untuk memahami pelajaran selanjutnya. Namun, hasil observasi di kelas II-B SDN 031 Tarakan menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca, seperti belum mengenal huruf dengan baik, salah menyebutkan bunyi huruf, kesulitan menggabungkan suku kata, serta kurang berminat membaca. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan strategi pembelajaran yang tepat untuk membantu meningkatkan kemampuan membaca siswa sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II-B SDN 031 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan ultisenso. Keabsahan data diperoleh melalui ultis triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan beberapa strategi, yaitu strategi SAS (Struktural Analitik Sintetik), strategi ultisensory, pendampingan individual, serta program literasi harian 15 menit membaca. Strategi tersebut membantu siswa mengenal huruf dan bunyi dengan lebih baik, menggabungkan huruf menjadi kata, serta meningkatkan kelancaran membaca. Selain itu, guru juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan memberikan motivasi kepada siswa. Dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan siswa berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas II. Kata kunci: strategi guru, membaca permulaan, siswa sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas tentang adjung sebagai fungsi non-argumen dalam bahasa Bugis dialek Bone. Adjung merupakan unsur sintaksis yang bersifat opsional dan berfungsi memberikan keterangan tambahan, seperti tempat, waktu, cara, maupun tujuan, tanpa menjadi bagian inti dari argumen verba. Penelitian ini menyoroti bentuk frasa yang mengisi fungsi adjung dalam bahasa Bugis dialek Bone yang digunakan oleh masyarakat suku Bone. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan bentuk frasa pengisi adjung serta fungsi yang dimunculkan dalam konstruksi kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui teknik, wawancara, perekaman, dan pencatatan. Sumber data dalam penelitian ini adalah penutur asli bahasa Bugis dialek Bone yang tinggal di Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Data dianalisis dengan metode agih dan teknik bagi unsur langsung (BUL). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan 26 data yang menunjukkan bahwa adjung dalam bahasa Bugis dialek Bone diisi oleh frasa preposisional sebanyak 18 data, frasa nomina sebanyak 11 data, frasa adjektiva sebanyak 5 data dan frasa verba sebanyak 4 data. Adapun fungsi adjung yang teridentifikasi meliputi keterangan waktu sebanyak 15 data, keterangan tempat sebanyak 11 data, keterangan cara sebanyak 5 data, keterangan tujuan sebanyak 4 data, keterangan alat sebanyak 2 data dan keterangan sebab sebanyak 1 data. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa meskipun bersifat opsional, adjung memiliki peran penting dalam memperjelas dan memperkaya informasi dalam struktur kalimat bahasa Bugis dialek Bone.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa menyelesaikan masalah berbentuk soal cerita geometri menggunakan tahapan analisis newman. Tahapan Newman terdiri atas lima langkah, yaitu membaca (Reading), memahami (comperehension), transformasi (transformation), keterampilan proses (process skills), dan penulisan jawaban akhir (encoding). Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 4 siswa yang dipilih secara acak dari seluruh siswa di kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa S1 dan S2 mampu menyelesaikan tahap membaca masalah, memahami masalah dan mentransformasi masalah dengan benar namum masih mengalami kesalahan pada tahap keterampilan proses hingga berdampak pada jawaban akhir yang ditulisnya. Sedangkan S3 dan S4 belum mampu menyelesaikan soal dengan benar karena mengalami kesalahan sejak tahap memahami soal sehingga berdampak pada tahapan selanjutnya seperti transformasi, keterampilan proses hingga penulisan jawaban akhir. Kondisi tersebut disebabkan oleh ketidakmampuan siswa dalam membaca dan memahami masalah, hal ini memberikan dampak kesalahan pada tahapan-tahapan selanjutnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa menyelesaikan masalah berbentuk soal cerita geometri menggunakan tahapan analisis newman. Tahapan Newman terdiri atas lima langkah, yaitu membaca (Reading), memahami (comperehension), transformasi (transformation), keterampilan proses (process skills), dan penulisan jawaban akhir (encoding). Jenis penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes dan wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 4 siswa yang dipilih secara acak dari seluruh siswa di kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa S1 dan S2 mampu menyelesaikan tahap membaca masalah, memahami masalah dan mentransformasi masalah dengan benar namum masih mengalami kesalahan pada tahap keterampilan proses hingga berdampak pada jawaban akhir yang ditulisnya. Sedangkan S3 dan S4 belum mampu menyelesaikan soal dengan benar karena mengalami kesalahan sejak tahap memahami soal sehingga berdampak pada tahapan selanjutnya seperti transformasi, keterampilan proses hingga penulisan jawaban akhir. Kondisi tersebut disebabkan oleh ketidakmampuan siswa dalam membaca dan memahami masalah, hal ini memberikan dampak kesalahan pada tahapan-tahapan selanjutnya.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen tes membaca berbasis cerita pendek sederhana yang ditinjau dari validasi bahasa dan konstruk serta mengetahui respon guru kelas 2A dan 2B terhadap instrumen tes membaca. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian asalah siswa kelas 2B pada tahun ajaran 2023-2024 SDN 014 Tarakan dengan jumlah siswa 28 orang. Hasil kelayakan dari validasi para ahli yaitu 1) validator bahasa menunjukkan bahwa instrumen tes membaca memperoleh skor 43 dengan persentase sebesar 86% pada kategori sangat layak. 2) validator konstruk menunjukan bahwa instrumen tes membaca memperoleh skor 42 dengan persentase sebesar 84% pada kategori sangat layak. Demikian hasil tersebut telah memenuhi syarat dan sangat layak untuk digunakan. Adapun hasil angket respon guru kelas 2A dan 2B terhadap instrumen tes membaca guru kelas 2A memperoleh skor 40 dengan persentase sebesar 100% pada kategori sangat layak dan hasil respon guru kelas 2B memperoleh skor 40 dengan persentase sebesar 100% pada kategori sangat layak. Hasil uji validitas didapatkan data 4 soal dinyatakan valid dengan reliabilitas sebesar 0,849. Maka dari itu instrumen tes yang dikembangkan valid dan reliabel.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan menghasilkan instrumen tes membaca berbasis cerita pendek sederhana yang ditinjau dari validasi bahasa dan konstruk serta mengetahui respon guru kelas 2A dan 2B terhadap instrumen tes membaca. Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian dan pengembangan (Research and Development). Model ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian asalah siswa kelas 2B pada tahun ajaran 2023-2024 SDN 014 Tarakan dengan jumlah siswa 28 orang. Hasil kelayakan dari validasi para ahli yaitu 1) validator bahasa menunjukkan bahwa instrumen tes membaca memperoleh skor 43 dengan persentase sebesar 86% pada kategori sangat layak. 2) validator konstruk menunjukan bahwa instrumen tes membaca memperoleh skor 42 dengan persentase sebesar 84% pada kategori sangat layak. Demikian hasil tersebut telah memenuhi syarat dan sangat layak untuk digunakan. Adapun hasil angket respon guru kelas 2A dan 2B terhadap instrumen tes membaca guru kelas 2A memperoleh skor 40 dengan persentase sebesar 100% pada kategori sangat layak dan hasil respon guru kelas 2B memperoleh skor 40 dengan persentase sebesar 100% pada kategori sangat layak. Hasil uji validitas didapatkan data 4 soal dinyatakan valid dengan reliabilitas sebesar 0,849. Maka dari itu instrumen tes yang dikembangkan valid dan reliabel.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
The purpose of this study was to identify the content features, media aspects, and plot of mathematics instruction films in Ninth Graders of Junior High School based on the most views on YouTube platforms. This study was descriptive qualitative. The subject was a video learning of junior high school mathematics class IX Transformation material. The sampling technique in this study used a purposive sampling technique so that 50 learning videos were obtained. Data analysis technique using average calculation. Several conclusions can be derived from this study based on the data acquired, the findings of the research, and the discussion that occurred to take place, including 1.) Material and media ascpects of mathematics learning videos based on the most viewers on 50 mathematics learning videos obtained research data on several indicators including material relevance with an average value 0f 3.05 and material quality indicators with an average value of 3.18. As for the indicators of the visual aspect of the media with an average value of 3.18; audio media aspects with an average value of 2.98; typography aspects with an average value of 3.24; language aspect with an average value of 3.27; and programming aspects with an average value of 3.24. 2) The flow of mathematics learning videos based on the highest number of viewers on 50 mathematics learning videos obtained an average of several indicators, namely the introduction indicator with an average value of 0.56; the core indicator with ane average value of 0.80; and the closing indicator with an average value of 0.39.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
The purpose of this study was to identify the content features, media aspects, and plot of mathematics instruction films in Ninth Graders of Junior High School based on the most views on YouTube platforms. This study was descriptive qualitative. The subject was a video learning of junior high school mathematics class IX Transformation material. The sampling technique in this study used a purposive sampling technique so that 50 learning videos were obtained. Data analysis technique using average calculation. Several conclusions can be derived from this study based on the data acquired, the findings of the research, and the discussion that occurred to take place, including 1.) Material and media ascpects of mathematics learning videos based on the most viewers on 50 mathematics learning videos obtained research data on several indicators including material relevance with an average value 0f 3.05 and material quality indicators with an average value of 3.18. As for the indicators of the visual aspect of the media with an average value of 3.18; audio media aspects with an average value of 2.98; typography aspects with an average value of 3.24; language aspect with an average value of 3.27; and programming aspects with an average value of 3.24. 2) The flow of mathematics learning videos based on the highest number of viewers on 50 mathematics learning videos obtained an average of several indicators, namely the introduction indicator with an average value of 0.56; the core indicator with ane average value of 0.80; and the closing indicator with an average value of 0.39.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.K DI KLINIK UTAMA CARSA Abstrak Asuhan kebidanan komprehensif merupakan pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh dimulai dengan pemeriksaan laboratorium sederhana dan konseling. Dalam Asuhan kebidanan komprehensif mencakup empat kegiatan pemeriksaan berkesinambungan diantaranya pemeriksaan kehamilan, asuhan kebidanan persalinan, asuhan kebidanan masa nifas, dan asuhan kebidanan bayi baru lahir. Peran Bidan sangat penting dalam memberikan asuhan kebidanan komprehensif yang berfokus pada perempuan secara berkelanjutan.kebidanan komprehensif yang berfokus pada perempuan secara berkelanjutan. Asuhan kebidanan yang diberikan kepada Ny.K adalah melakukan asuhan kehamilan sebanyak dua kali yaitu pada usia kehamilan 32 minggu 2 hari dan 40 minggu 4 hari dengan memberikan asuhan standar 10 T. Pada kedua kunjungan tersebut, klien tidak merasakan adanya keluhan. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 17 Mei 2022 dengan keluhan perut terasa k encang-kencang dan keluar lendir darah dari jalan lahir. Proses persalinan berlangsung 5 jam. Persalinan pada Ny.K berlangsung normal dan tidak ada penyulit. Asuhan nifas dilakukan pada 6 hari postpartum dengan memeriksa keadaan fisik dan memberikan konseling pada ibu. Pada asuhan nifas, didapatkan hasil yang normal. Asuhan pada bayi baru lahir diberikan pada usia 3 jam dengan dilakukan pemeriksaan ttv, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan antorpometri. Bayi lahir dengan spontan, jenis kelamin perempuan, berat badan bayi 3.100 gram