BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Rimpang dari Familı Zingiberaceae dikenal sebagai sumber rempah, obat tradisional, dan golongan senyawa bioaktif, misalnya terpenoid umumnya senyawa metabolit terakumulasi pada struktur khusus yang disebut dengan struktur sekretori Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tipe sel sekretori, menganalisis ukuran dan kerapatan selnya, mendeskripsikan kandungan terpenoid melalui ujı hıstokimia, serta mengkaji potensi hasilnya sebagai sumber belajar biologi. Sampel berupa rimpang kunyit putih (Curcuma zedoaria), kunyit kuning (Curcuma longa), temulawak (Curcuma xanthorrhiza), jahe merah (Zingiber officinale var rubrum), jahe putih (Zingiber officinale vat, amarum), dan kencur (Kaempferia galanga). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui sayatan melintang tangan bebas, pengamatan mikroskopis, dan ujı histokımia menggunakan reagen kupri asetat 3-5% dengan tiga kali ulangan. Hasil menunjukkan bahwa sel idioblas merupakan satu-satunya struktur sekretori pada keenam rimpang, tanpa trikoma kelenjar, rongga sekretori, maupun saluran sekretori. Sel idioblas terbesar dijumpai pada kencur (609,18 = 48,95461,67± 41,05 µm) dan terkecil pada temulawak (393,25 + 102,39×362,51 + 111,28 µm) Kerapatan tertinggi terdapat pada kunyit kuning (31,33 ± 1,15 mm²) dan terendah pada kencur (8,677,23 mm²), yang mengindikasikan kecenderungan ukuran dan kerapatan sel idioblas berbanding terbalik. Seluruh sampel positif terpenoid, ditandai endapan berwarna kuning pada sel idioblas, sehingga sel tersebut berfungsi sebagai tempat akumulasi terpenoid. Hasil penelitian ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar pada mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan berupa modul atau lembar kerja praktikum.
BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Partisipasi petani hortikultura dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Desa Tideng Pale Kabupaten Tana Tidung menunjukkan tingkat yang beragam, baik dalam kehadiran, keterlibatan dalam diskusi, maupun penerapan materi penyuluhan dalam kegiatan usahatani. Kondisi tersebut mendorong perlunya kajian mengenai peran penyuluh pertanian dalam mendorong partisipasi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam mendorong partisipasi petani hortikultura serta mengidentifikasi peran yang paling mendorong partisipasi petani. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penentuan informan secara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah 30 petani hortikultura. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian dalam mendorong partisipasi petani terlaksana melalui empat peran utama, yaitu fasilitator, motivator, edukator, dan komunikator. Sebagai fasilitator, penyuluh membantu petani memperoleh informasi, teknologi, dan solusi usahatani. Sebagai motivator, penyuluh memberikan dorongan dan semangat kepada petani. Sebagai edukator, penyuluh meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani melalui materi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Sebagai komunikator, penyuluh membangun komunikasi dua arah dengan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran edukator merupakan peran yang paling mendorong partisipasi petani dan dipilih oleh 11 informan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebutuhan petani terhadap pengetahuan dan keterampilan menjadi faktor utama yang mendorong partisipasi dalam kegiatan penyuluhan pertanian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Partisipasi petani hortikultura dalam kegiatan penyuluhan pertanian di Desa Tideng Pale Kabupaten Tana Tidung menunjukkan tingkat yang beragam, baik dalam kehadiran, keterlibatan dalam diskusi, maupun penerapan materi penyuluhan dalam kegiatan usahatani. Kondisi tersebut mendorong perlunya kajian mengenai peran penyuluh pertanian dalam mendorong partisipasi petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran penyuluh pertanian dalam mendorong partisipasi petani hortikultura serta mengidentifikasi peran yang paling mendorong partisipasi petani. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penentuan informan secara purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah 30 petani hortikultura. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12 Pro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh pertanian dalam mendorong partisipasi petani terlaksana melalui empat peran utama, yaitu fasilitator, motivator, edukator, dan komunikator. Sebagai fasilitator, penyuluh membantu petani memperoleh informasi, teknologi, dan solusi usahatani. Sebagai motivator, penyuluh memberikan dorongan dan semangat kepada petani. Sebagai edukator, penyuluh meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani melalui materi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Sebagai komunikator, penyuluh membangun komunikasi dua arah dengan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran edukator merupakan peran yang paling mendorong partisipasi petani dan dipilih oleh 11 informan. Temuan ini menunjukkan bahwa kebutuhan petani terhadap pengetahuan dan keterampilan menjadi faktor utama yang mendorong partisipasi dalam kegiatan penyuluhan pertanian.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rimpang dari Familı Zingiberaceae dikenal sebagai sumber rempah, obat tradisional, dan golongan senyawa bioaktif, misalnya terpenoid umumnya senyawa metabolit terakumulasi pada struktur khusus yang disebut dengan struktur sekretori Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tipe sel sekretori, menganalisis ukuran dan kerapatan selnya, mendeskripsikan kandungan terpenoid melalui ujı hıstokimia, serta mengkaji potensi hasilnya sebagai sumber belajar biologi. Sampel berupa rimpang kunyit putih (Curcuma zedoaria), kunyit kuning (Curcuma longa), temulawak (Curcuma xanthorrhiza), jahe merah (Zingiber officinale var rubrum), jahe putih (Zingiber officinale vat, amarum), dan kencur (Kaempferia galanga). Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif melalui sayatan melintang tangan bebas, pengamatan mikroskopis, dan ujı histokımia menggunakan reagen kupri asetat 3-5% dengan tiga kali ulangan. Hasil menunjukkan bahwa sel idioblas merupakan satu-satunya struktur sekretori pada keenam rimpang, tanpa trikoma kelenjar, rongga sekretori, maupun saluran sekretori. Sel idioblas terbesar dijumpai pada kencur (609,18 = 48,95461,67± 41,05 µm) dan terkecil pada temulawak (393,25 + 102,39×362,51 + 111,28 µm) Kerapatan tertinggi terdapat pada kunyit kuning (31,33 ± 1,15 mm²) dan terendah pada kencur (8,677,23 mm²), yang mengindikasikan kecenderungan ukuran dan kerapatan sel idioblas berbanding terbalik. Seluruh sampel positif terpenoid, ditandai endapan berwarna kuning pada sel idioblas, sehingga sel tersebut berfungsi sebagai tempat akumulasi terpenoid. Hasil penelitian ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar pada mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Tumbuhan berupa modul atau lembar kerja praktikum.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Stasiun Meteorologi BMKG Kota Tarakan menghadapi tantangan dalam perekapan dan analisis data radiosonde yang masih dilakukan secara manual, menyebabkan inefisiensi dan potensi kesalahan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem perekapan otomatis dan analisis data radiosonde (RASON) menggunakan metode random forest untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengolahan data. Sistem terdiri dari modul impor data, analisis dengan random forest, visualisasi data, dan antarmuka pengguna berbasis GUI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu meningkatkan efisiensi perekapan data hingga 99%, dengan waktu perekapan otomatis hanya 8 detik untuk 20 baris data, dibandingkan 10 menit 24 detik pada metode manual. Akurasi klasifikasi menggunakan random forest mencapai 100% untuk indeks stabilitas atmosfer (KI, LI, SI, TT) dan 99,93% untuk CAPE, dengan nilai Precision, Recall, dan F1-Score yang tinggi, seperti 1,0000 untuk KI dan TT, serta 0,9938 untuk LI dan 0,9965 untuk CAPE. Klasifikasi keseluruhan (AllData_Class) mencapai Precision 0,9030, Recall 0,9877, dan F1-Score 0,9369. Evaluasi usabilitas dengan skor SUS rata-rata 90 menunjukkan bahwa sistem mudah digunakan dan diterima dengan baik oleh pengguna. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja BMKG Kota Tarakan, mendukung pengambilan keputusan terkait kondisi cuaca, serta menjadi solusi modern dalam analisis data meteorologi. Pengembangan lebih lanjut dapat dilakukan dengan integrasi sistem prediksi cuaca ekstrem dan klasifikasi curah hujan untuk memperluas manfaatnya.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Survei Pemahaman Mahasiswa Pada Mata Kuliah Mikro Konseling Di Jurusan Bimbingan Dan Konseling Universitas Borneo Tarakan Penelitian bertujuan : (1) untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat pemahaman mahasiswa terhadap keterampilan dasar komunikasi konseling pada mata kuliah mikro konseling, dan (2) untuk mengajukan salah satu alternatif dalam rencana pelaksanaan layanan, agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai keterampilan dasar komunikasi konseling. Penelitian ini adalah penelitian kuantitaif deskriptif atau survey. Metode pengumpulan data dengan tes, hal ini dengan memberikan angket dan wawancara. Dengan populasi sebanyak 93 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam mengukur keterampilan dasar komunikasi konseling, diperoleh data bahwa kategori baik sebanyak 85 subjek (91,39%), 8 subjek (8,61%) dengan kategori cukup. Dijelaskan bahwa keterampilan dasar komunikasi konseling mahasiswa secara keseluruhan tergolong baik,hanya terdapat 1 subjek yang memiliki keterampilan cukup.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Survei Pemahaman Mahasiswa Pada Mata Kuliah Mikro Konseling Di Jurusan Bimbingan Dan Konseling Universitas Borneo Tarakan Penelitian bertujuan : (1) untuk mengetahui dan mendeskripsikan tingkat pemahaman mahasiswa terhadap keterampilan dasar komunikasi konseling pada mata kuliah mikro konseling, dan (2) untuk mengajukan salah satu alternatif dalam rencana pelaksanaan layanan, agar mahasiswa dapat memahami dan menguasai keterampilan dasar komunikasi konseling. Penelitian ini adalah penelitian kuantitaif deskriptif atau survey. Metode pengumpulan data dengan tes, hal ini dengan memberikan angket dan wawancara. Dengan populasi sebanyak 93 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam mengukur keterampilan dasar komunikasi konseling, diperoleh data bahwa kategori baik sebanyak 85 subjek (91,39%), 8 subjek (8,61%) dengan kategori cukup. Dijelaskan bahwa keterampilan dasar komunikasi konseling mahasiswa secara keseluruhan tergolong baik,hanya terdapat 1 subjek yang memiliki keterampilan cukup.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh variabel keamanan terhadap keputusan pembelian, variabel kepercayaan terhadap keputusan pembelian, dan varibel kemudahan terhadap keputusan pembelian di aplikasi shopee, serta untuk mengetahui variabel mana yang paling berpengaruh. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pengguna aplikasi shopee yang berdomisili di Tarakan, usia minimal 17 tahun dan pernah berbelanja di aplikasi Shopee. Sampel penelitian ini berjumlah 140 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kusioner. Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Dengan demikian dapat disimpulkan secara persial bahwa variabel keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, variabel kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dan variabel kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di aplikasi shopee.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh variabel keamanan terhadap keputusan pembelian, variabel kepercayaan terhadap keputusan pembelian, dan varibel kemudahan terhadap keputusan pembelian di aplikasi shopee, serta untuk mengetahui variabel mana yang paling berpengaruh. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen pengguna aplikasi shopee yang berdomisili di Tarakan, usia minimal 17 tahun dan pernah berbelanja di aplikasi Shopee. Sampel penelitian ini berjumlah 140 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kusioner. Pengujian hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda. Dengan demikian dapat disimpulkan secara persial bahwa variabel keamanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, variabel kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dan variabel kemudahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di aplikasi shopee.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Anemia dalam kehamilan merupakan kondisi ibu hamil dengan kadar hemoglobin (Hb) 11 g/dL pada trimester I dan III sedangkan pada trimester II kadar hemoglobin (Hb) 10,5 g/dL. Faktor-faktor yang mempengaruhi anemia yaitu usia, kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe, dan status gizi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran usia, status gizi, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan anemia pada ibu hamil TM III di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM III dengan anemia di wilayah kerja puskesmas gunung lingkas. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Sampling sebanyak 50 responden, dengan pengumpulan data menggunakan kuesionare. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran usia, status gizi, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan anemia pada ibu hamil TM III di Puskesmas Gunung Lingkas menunjukkan karakteristik responden berusia 20- 35 tahun memiliki jumlah presentase lebih banyak sebesar 33 responden (66,0%), KarakteristikrespondenstatusgizidenganIMTgemuk memilikijumlahpresentase lebih banyak sebesar 27 responden (54,0%), sedangkan karakteristik responden kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe sebagian besar dari 50 ibu hamil TM III dengan anemia patuh dalam mengonsumsi tablet Fe sebanyak 37 responden (74,0%), sedangkan yang tidak patuh dalam mengonsumsi tablet Fe sebanyak 13 responden (26,0%). Kesimpulan penelitian yang dilakukan menemukan bahwa ibu hamil usia 20-35 tahun dan status gizi berlebih lebih banyak yang menderita anemia pada TM III, sedangkan untuk mengonsumsi tablet Fe mayoritas responden patuh dalam mengonsumsinya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anemia dalam kehamilan merupakan kondisi ibu hamil dengan kadar hemoglobin (Hb) 11 g/dL pada trimester I dan III sedangkan pada trimester II kadar hemoglobin (Hb) 10,5 g/dL. Faktor-faktor yang mempengaruhi anemia yaitu usia, kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet Fe, dan status gizi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui gambaran usia, status gizi, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan anemia pada ibu hamil TM III di wilayah kerja Puskesmas Gunung Lingkas. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil TM III dengan anemia di wilayah kerja puskesmas gunung lingkas. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Total Sampling sebanyak 50 responden, dengan pengumpulan data menggunakan kuesionare. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa gambaran usia, status gizi, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan anemia pada ibu hamil TM III di Puskesmas Gunung Lingkas menunjukkan karakteristik responden berusia 20- 35 tahun memiliki jumlah presentase lebih banyak sebesar 33 responden (66,0%), KarakteristikrespondenstatusgizidenganIMTgemuk memilikijumlahpresentase lebih banyak sebesar 27 responden (54,0%), sedangkan karakteristik responden kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe sebagian besar dari 50 ibu hamil TM III dengan anemia patuh dalam mengonsumsi tablet Fe sebanyak 37 responden (74,0%), sedangkan yang tidak patuh dalam mengonsumsi tablet Fe sebanyak 13 responden (26,0%). Kesimpulan penelitian yang dilakukan menemukan bahwa ibu hamil usia 20-35 tahun dan status gizi berlebih lebih banyak yang menderita anemia pada TM III, sedangkan untuk mengonsumsi tablet Fe mayoritas responden patuh dalam mengonsumsinya.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
.Studi Setting Rele Differensial Pada Trafo Daya. Trafo daya adalah suatu komponen yang berperan penting dalam menyuplai tenaga listrik, maka dari itu perlu suatu alat proteksi untuk melindunginya. Sistem proteksi yang digunakan adalah rele differensial. Rele differensial bekerja didasarkan atas keseimbangan arus primer dan arus sekunder trafo yang dilindungi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analisis numerik. Hasil yang diperoleh dari perhitungan arus differensial adalah 0,241 A dan arus restrain 4,08 A. Pada sisi 20 kV didapatkan arus sekunder CT (In) sebesar 3,96 A dengan nilai arus pickup adalah 0,5 A. Nilai arus bias1 sama dengan nilai arus restrain yaitu 4,08 A dan nilai arus bias 2 adalah 12,24 A. Pada saat terjadi gangguan arus satu fasa ketanah sebesar 1.723,75 A disisi Tegangan 20 kV maka menyebabkan rele differensial bekerja untuk memproteksi trafo daya PT. PLN Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
ABSTRAK ARHAN NPM: 1740501008. Skripsi ini berjudul “Implementasi Peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Dana Alokasi Umum Bantuan Pendanaan Kelurahan di Kelurahan Kampung Enam Kota Tarakan” dibawah arahan dan bimbingan Ibu Dr.Nur Asikin, S.HI,.M.H dan Bapak Mawardi Khairi, S.H., M.H. Berdasarkan Peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Dana Alokasi Umum Bantuan Pendanaan Kelurahan Di Kelurahan Kampung Enam Kota Tarakan , Penelitian Skripsi ini bertujuan untuk menjawab berbagai Permasalahan di masyarakat terkait bentuk implementasi peraturan Walikota Tarakan, Keluhan - keluhan terhadap buruknya kualitas layanan di kelurahan dan kurang nya transfaransi terhadap penggunaan dana kelurahan menunjukkan bahwa belum terwujudnya pemerintahan yang baik dalam lingkup kelurahan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk implementasi peraturan wali kota Tarakan nomor 11 tahun 2020 tentang dana alokasi umum bantuan pendanaan kelurahan di kelurahan kampung enam kota Tarakan . penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis empiris, data yang diperoleh dari penelitian lapangan dihimpun lalu dikelompokkan dan diseleksi menurut kualitas dan kebenaranya lalu disusun secara sistematis, kemudian ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya mewujudkan pemerintahan yang baik khususnya yang terkait dengan prinsip transfaransi penggunaan dana kelurahan, belum dilakukan oleh kepala kelurahan kampung enam kota Tarakan. Penyelenggraan pemerintahan di kelurahan belum sepenuhnya melibatkan masyarakat, hal ini menunjukkan bahwa prinsip transparansi belum dilaksanakan sepenuhnya di kelurahan kampung enam, masih banyaknya pembagunan dan pemberdayaan masyarakat yang belum dilaksanakan dengan baik meperlihatkan bahwa pemerintahan yang baik dalam skala kelurahan belum terlaksana sebgaimana mestinya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Aplikasi pupuk organik bersamaan dengan waktu tanam dan setelah tanam belum banyak dikaji, sehingga belum ada informasi yang cukup terkait waktu aplikasi pupuk kandang yang tepat untuk dikombinasikan dengan aplikasi urea untuk menghasilkan serapan dan efisiensi serapan unsur hara N yang tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu mengkaji pengaruh waktu aplikasi pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan jagung dan sifat tanah, mengetahui dosis urea yang tepat terhadap serapan N terbaik, mengetahui pengaruh dosis Urea terhadap pertumbuhan jagung dan sifat tanah serta mengkaji pengaruh kombinasi waktu aplikasi pupuk kandang ayam dan dosis urea terhadap pertumbuhan jagung dan sifat tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2020 hingga Januari 2021. Rancangan acak lengkap, yang terdiri dari 2 faktor yaitu waktu aplikasi dengan tiga taraf yakni 1 minggu sebelum tanaman (W1), pada saat tanam (W2), dan 1 minggu setelah tanam (W3). Kemudian pupuk kandang ayam (T) terdiri atas empat taraf yaitu urea 0 kg/ha (D0), Urea 100 kg/ha (D1), Urea 200 kg/ha (D2), Urea 300 kg/ha (D3). Hasil penelitian, perlakuan dosis urea (D) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun selama pertumbuhan, berat panen, kering oven tanaman, dan pH tanah. Selanjutnya perlakuan waktu pemberian pupuk kotoran ayam (W) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun selama pertumbuhan, berat panen dan kering oven tanaman, namun signifikan terhadap peningkatan pH tanah. Kemudian pemberian pupuk kotoran ayam seminggu setelah tanam (W3) menghasilkan pH tanah yang tertinggi. Kombinasi perlakuan waktu pemberian pupuk kotoran ayam dan dosis urea (DW) tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap parameter tinggi tanaman dan jumlah daun selama pertumbuhan, berat panen, kering oven tanaman dan pH tanah. Namun signifikan terhadap peningkatan kandungan karbon organik tanah. Terakhir pemberian pupuk kotoran ayam seminggu setelah tanam dengan dosis urea 100 kg/ha (W3D1) mampu meningkatkan kandungan karbon organik tanah yang tertinggi sekitar 6,14%.